What Will You Do When Being God?

What Will You Do When Being God?
Chapter 12. Zodiac Gemini & Libra



Andora menceritakan bahwa dia juga mampu memanipulasi kehampaan dan menyentuh sesuatu yang abstrak.


Dia juga dapat memanipulasi realita dengan skala yang tidak terbatas. Kebal terhadap manipulasi takdir, kematian, dan kehidupan.


 


Andora juga dapat secara bebas membesarkan ukurannya hingga tidak terbatas tanpa halangan. Dapat mengubah segala hukum yang membelenggu di kehidupan ini dengan sangat mudah.


 


Sama seperti ayahnya, Andora juga bisa melihat masa depan hingga waktu ke yang sangat jauh.  Namun sebanyak apa pun ia mencoba, Andora tidak dapat menemukan waktu dimana raja mereka akan terbangun.


Itulah faktor yang membuat ia sangat syok saat melihat Dyze sebagai tuan mereka berdiri di hadapannya.


 


Bagaimana mungkin? Dia telah menjelajahi masa depan dengan penglihatannya selama ribuan tahun hingga jutaan tahun mendatang, namun tetap saja dia tidak dapat menemukan waktu yang dia cari.


Ren kemudian berpikir dalam benaknya.


‘Anomali apa yang dapat mengganggu cerita itu sendiri? Apakah itu disebabkan karena keberadaan-ku sebagai Author menjelma menjadi karakter fiksi?’


Andora kemudian melanjutkan, dia mempunyai hubungan akrab yang tidak begitu baik dengan Anastasia.


 


Hal itu mungkin disebabkan karena Anastasia begitu ‘subur' sedangkan Andora sendiri sangat 'gersang'.


 


Dia juga mempunyai rival pertarungan yang begitu tangguh, namanya adalah Adeline, Sang Supreme Phoenix.


 


Sebenarnya masih banyak hal yang dapat dibanggakan oleh Andora, namun Ren telah mengisyaratkannya untuk berhenti.


 


“Patuhi panggilan-ku, Anastasia.”


“Baik.”


Wanita dengan perpaduan cantik dan imut, didukung oleh telinga serta sepuluh ekor rubah menggemaskan miliknya, sedang melangkah dengan anggun.


 


Perlahan-lahan mendekati Andora dan berlutut di sampingnya.


 


“Hamba, Anastasia, atas nama Zodiac Commander Gemini, menghadap sang raja dengan patuh.”


“Angkat kepalamu, ambil senjata dan perkenalkan dirimu.”


“Baik.”


 


Anastasia tersenyum, kemudian mengangkat wajahnya, senyuman itu benar-benar mempesona jika Ren saat itu tetap dalam tubuh manusia biasa.


 


Sayangnya, dalam tubuh Dyze dia hampir seperti merasakan mati rasa, hanya pada saat  bertarung yang membuat darahnya begitu mendidih.


 


Senjata yang diambil Anastasia ialah busur tajam yang terbuat dari elemen.


 


Busur tersebut berbahan dasar emas serta berlian yang dapat Anastasia manipulasi menjadi 9 elemen sesuka hatinya.


 


Tiap sudut tajam  dari busur itu mengkilap, untuk sebuah busur, ini terlalu mewah.


 


Ia kemudian menggenggam busur tersebut menggunakan tangan kanannya, kemudian mulai memperkenalkan dirinya.


 


“Hamba memiliki pasukan divisi khusus bernama Heavenly Divine Spirit Numbers. Jumlahnya sekitar 12% dari jumlah yang tersisa.”


 


[ 75 juta 667 ribu 992 personil. Jumlah yang tersisa kini 544 juta 898 ribu 613 personil. ]


 


“Pasukan divisi hamba terdiri dari para spirit berkualitas, mereka begitu fleksibel, dapat membantu serangan serbu dari jarak dekat mau pun serangan dahsyat dari jarak jauh.”


 


“Kekuatan hamba yang paling mencolok terdapat pada kesepuluh ekor milik hamba. Mereka dapat memanipulasi elemen dengan bebas tanpa terhalang apa pun.”


 


Anastasia kemudian menjelaskan secara rinci.


 


Untuk kekuatan, Anastasia berfokus pada ekornya. Setiap satu ekornya memiliki kekuatan yang berbeda-beda. Dan ekor-ekor ini tumbuh setiap Anastasia menginjak kelipatan usia 1000 tahun dalam hidupnya.


 


#Ekor pertama


 -Mampu membuatnya memanipulasi api.


 


#Ekor Kedua


 -Mampu membuatnya memanipulasi aliran atau arus air.


 


#Ekor ketiga


 -Mampu membuatnya memanipulasi tekanan angin.


 


#Ekor keempat


 -Mampu membuatnya memanipulasi listrik atau dapat menghasilkan energi listrik dari petir.


 


#Ekor kelima


-Mampu membuatnya memanipulasi Bumi(daratan/tanah).


 


#Ekor keenam


 -Mampu mengubah air menjadi Es dan memanipulasi/mengendalikannya.


 


 


-Mampu membuat Tanah sekeras besi/baja atau bahkan lebih keras lagi.


 #Ekor kedelapan


 -Cahaya ini mampu menyembuhkan luka Anastasia dari luka ringan hingga berat(hanya sampai pada batas tertentu).


 #Ekor kesembilan


 


-Mampu membuatnya merenggut penglihatan semesta dan membuat Dunia seakan gelap di mata lawannya.


 


#Ekor kesepuluh dan yang paling kuat diantara semuanya.


 -Mampu membuatnya memanipulasi Void(kekosongan)


Hanya dengan Ekor ke-10 dapat membuat Anastasia berpotensi menghancurkan sebuah alam semesta berisi kehidupan, hal ini dapat dilakukannya karena dia dapat memperkuat serangan penghabisan atau Skill miliknya dengan Energi “Void”.


Dan karena sifatnya yang selalu mengikuti arus cocok diberi zodiak Gemini.



Anastasia dapat memusatkan 1 elemen pada busurnya sehingga membuatnya mewarisi sifat dari elemen tersebut.


 


“Hamba akan memberikan contoh.”


『 Api 』


 


Secara tiba-tiba percikan api muncul setelah Anastasia mengucapkannya, hal itu memicu api besar yang menyilaukan seisi ruangan melahap busurnya.


Namun api itu tidak membuat busur miliknya meleleh, sebaliknya, busur tersebut menjadi satu dengan api itu.


Hawa panas dari api yang menyatu dengan busur itu dapat terasa membakar kulit ... Itu jika mereka tidak memiliki ketahanan mutlak pada api, namun sayang sekali semua yang ada di ruangan itu memilikinya.


“Hamba tidak hanya mampu menyatukan busur ini dengan elemen sehingga dapat mewarisi sifatnya, hamba juga dapat menciptakan anak panah yang bersifat sama.”


『 Terciptalah 』


 


Sebuah anak panah dengan wujud api murni terbentuk, suhu dari anak panah ini begitu jauh dari busurnya.



(Ilustrasi busur paling mendekati)


Karena saking panasnya anak panah ini dapat bersinar menyilaukan layaknya cahaya.


 


Anastasia menggenggam anak panah itu dan berkata.


“Hamba sendiri dapat menaikkan atau menurunkan suhu elemen dengan bebas. Semua itu tergantung pada keinginan hamba atau pun perintah.”


 


Ren mengangkat tangannya, memberi isyarat bahwa Anastasia telah memperkenalkan dirinya dengan baik.


“Aku sedikit merindukan sensasi lembut dari mereka, aku akan bermain denganmu setelah ini.”


Anastasia benar-benar sulit menutupi kebahagiaan yang meluap-luap dari dalam dirinya.


Kepalanya terasa seperti mendidih, dia juga dapat mendengar dengan sangat jelas, seluruh rekan wanitanya di Zodiac Commander menggigit bibir.


 


Di dalam benak Ren, dia begitu antusias menantikan sensasi dari kelembutan bulu milik Anastasia. Karena saat dia masih menjadi Author, dia selalu menuliskan kelembutan bulu Anastasia sambil mengelus selimut.


 Namun satu hal yang pasti, kelembutan milik Anastasia jauh lebih mulus dari sutra sekali pun.


“Selanjutnya, patuhi panggilan-ku. Adeline.”


“Baik.”


Sepasang sayap raksasa dengan bulu api bersimbol seperti timbangan mengepak di udara, menjatuhkan ratusan helai bulunya yang indah dalam satu gerakan.



Sayap itu mulai menuruni udara, dan setelah terdengar suara telapak kaki yang menyentuh lantai, sepasang sayap itu menutup lalu menghilang.


 


Kini gadis dengan perawakan berusia 18-20 tahun berlutut di samping Anastasia.


Gadis itu memiliki rambut kuning oranye seperti senja.


Iris matanya yang berkilau layaknya emas murni, semakin cantik dengan didukung bulu mata lentik serta kulit putih mulus dan wangi.


 


Dia dikenal sebagai ...


“Hamba, Adeline, atas nama Zodiac Commander Libra memenuhi panggilan.”


 


“Hamba meminta maaf jika telah bertindak tidak sopan karena terbang di atas Anda, Raja-Ku.”


“Tidak. Pertunjukanmu tidak mengecewakan, Adeline, Sang Supreme Phoenix.”


... Supreme Phoenix.


 


“Hamba begitu berterima kasih dari lubuk hati terdalam.”


 “Angkat kepalamu, ambil senjata dan perkenalkan dirimu.”


 “Dimengerti.”