Twins But Different Nature

Twins But Different Nature
BAB 23. OLIVE NATASYA KUSUMA



Pov Olive


Sepulangnya dari acara pertunangan Johannes dan arianna. Olive pun langsung kembali ke apartemennya, dan 'ARGGHHH...' teriak olive ketika dia sudan masuk ke dalam apartemennya, Dia membanting semua barang-barang yang ada di dalam kamarnya dan bahkan menghancurkan pigura foto yang isinya adalah potret diri Johannes.


"aku tidak akan pernah membiarkan kalian berdua menikah, dan aku pastikan kamu tidak akan pernah mendapatkan Johannes. Kalau aku saja tidak bisa bersanding dengannya, maka perempuan lain pun tidak akan bisa...!!" ucapnya sambil menangis tersedu-sedu.


Olive betul-betul sudah dibutakan oleh rasa cintanya kepada Johannes sehingga dia pun nekat untuk melakukan apa saja.


Tidak lama olive menelepon seseorang dan berkata, "besok siang jam 12 aku tunggu kalian di cafe melati, ingat jangan sampai terlambat, karena saya ada kerjaan untuk kalian." ucapnya kepada seseorang di seberang sana, dan setelah itu pun ia mematikan teleponnya.


"Jangan pernah panggil aku olive natasya kusuma, kalau aku tidak bisa menghancurkan perempuan sialan itu!" ucapnya kepada diri-sendiri.


***


Olive Natasya Kusuma adalah wanita yang cantik dan sexy, dia seorang model untuk majalah-majalah. Dia berpacaran dengan Johannes Andrean selama lima tahun, dan bisa dibilang olive adalah wanita yang mempunyai gairah **** yang begitu besar.


Selama berpacaran dengan Jo, dia seringkali merayu dan menggoda pria itu untuk dapat tidur dengannya, apalagi Jo merupakan pebisnis yang sangat kaya tapi sayangnya Johannes tidak pernah tergoda. Dia berpikir kalau dia berhasil tidur dengan Jo dan sampai hamil, maka dia bisa menguasai harta Jo tapi Tuhan tidak pernah mengijinkan itu semua.


Sampai suatu hari dia bertemu dengan pria yang bernama alex, dan alex itu pria yang tidak terlalu tampan tapi bisa memberikan kenyamanan dan pastinya hebat dalam hal memuaskan lawan jenis.


Hal Itulah yang membuat olive memilih untuk meninggalkan Johannes dan ikut bersama alex, mereka pergi ke singapura dan menikah di sana. Tapi di saat pernikahan mereka berjalan tiga tahun, alex malah memilih untuk meninggalkan olive dan menceraikan olive.


sampai pada suatu hari, olive mendengar lagi nama Johannes, pengusaha muda yang sedang sukses-suksesnya meniti karir. Ia pun memilih kembali ke jakarta untuk bertemu dengan Johannes, karena dalam pikirannya dia yakin kalau Johannes masih mencintainya dan pastinya akan menerima dia kembali.


Dan hasilnya tidak seperti harapannya, yang ada malahan sang pria sudah melabuhkan hatinya untuk perempuan lain dan sudah mau bertunangan.


Olive merasa kecewa, marah dan cemburu. Dia berusaha bagaimanapun caranya untuk bisa memisahkan Jo dengan arianna, Karena menurutnya Jo adalah miliknya, dan harus kembali kepadanya.


***


BUTIK ARIANNA


hari ini aku melanjutkan kembali aktifitasku seperti biasa. Banyak laporan yang masuk ke meja kerjaku dan harus segera aku selesaikan.


"selamat pagi sayangku," sapa seorang pria tampan dari handphone


"pagi juga sayang," balasku


"sayang, maaf kalau hari ini kita tidak bisa makan siang sama-sama. Karena mendadak aku harus pergi ke Jogja untuk bertemu clientku." ucap Johannes


"berapa hari kamu di Jogja, sayang?" tanyaku lagi


"aku belum tau sayang, pokoknya kalau urusanku sudah beres, aku akan kembali ke jakarta." balasnya lagi


"oke, baiklah sayang! Kamu hati-hati ya, dan selalu kasih kabar ke aku." ucapku dengan nada manja


"hmmm...mendengar suaramu ini membuatku ingin cepat-cepat menikah sayang, supaya aku bisa memelukmu setiap hari." ucap Jo


"hehehe...kamu bisa saja sayang! Ya sudah sana, kamu berangkat gih sayang."


"i love you too sayang." balas arianna


Setelah mematikan telepon dari jo, aku kembali mengerjakan semua laporanku. Tanpa aku sadari ternyata sudah jam satu siang, dan aku pun segera keluar dari ruang kerjaku dan memilih untuk mencari tempat makan yang dekat dengan butikku.


Aku memilih berjalan kaki ketimbang mengendarai mobil. Karena memang tempat makan yang aku datangi jaraknya tidak terlalu jauh dari butik dan juga sekalian untuk melemaskan otot- otot kakiku.


Di tengah jalan aku melihat ada bapak-bapak berjualan kerak telur, dan karena aku paling suka makan kerak telur, aku pun memesannya sambil terus menunggu pesananku di depan gerobak itu.


dan tanpa aku sadari ada mobil hitam berlari dengan sangat kencang dan mau menabrakku. tapi ada tangan malaikat yang langsung mendorongku ke trotoar, dan langsung terdengar suara teriakan yang sangat besar.


"AKKKHHHHHH...!!"


Aku melihat bapak jualan kerak telur itu sudah berbaring di aspal dengan tubuhnya yang penuh dengan darah, dan mobil hitam itu terus kabur dengan sangat kencang.


Aku pun segera berdiri menghampiri bapak tersebut, lalu segera menelepon ambulans untuk segera datang.


"mbak, kamu gak apa-apa kan?" tanya salah satu ibu yang umurnya sudah lumayan tua yang ada di tempat kejadian.


"saya gak apa-apa kok bu! sekarang yang utama kita harus menolong bapak ini. Kasihan sekali beliau! karena menolong saya, dia sampai jadi seperti ini." ucapku dengan perasaan yang sangat takut


Dan syukurlah 15 menit kemudian ambulans datang, dan aku pun segera naik ke dalam ambulans itu pula untuk membawa bapak tua ke rumah sakit.


Ya Tuhan tangan malaikat yang tadi mendorongku itu ternyata tangan bapak tua ini, kasihan sekali dia. Aku pun berjanji akan bertanggung-jawab untuk semua biaya rumah sakit bapak tua ini.


Aku pun tadi sudah menitipkan gerobaknya di ibu-ibu tadi yang ternyata kenal dengan bapak penjual kerak telur itu. Dan dia bilang dia yang akan menghubungi keluarganya.


Sesampainya di rumah sakit, bapak penjual kerak telur ini langsung dibawa keruang unit gawat darurat. Dan aku harus menunggu di luar, menunggu sampai mereka selesai memberikan penanganan.


"Ya Tuhan tolong selamatkan nyawa beliau, aku takut sekali kalau sampai terjadi sesuatu yang berat dengan bapak tersebut." ucapku


Tidak lama perawat keluar dan memberitahukan kalau bapak penjual kerak telur itu kehilangan banyak darah dan membutuhkan golongan darah O untuk dapat menolongnya.


Aku pun yang tidak mau lagi berpikir panjang, segera memberitahukan kepada perawat bahwa golongan darah saya O dan bersedia untuk mendonorkan darah saya.


akhirnya perawat itu pun setuju dan segera memeriksa aku, dirasa kesehatanku aman, mereka langsung mengambil darahku untuk bapak tersebut.


Setelah selesai pengambilan darah, Aku masih tetap berbaring di atas tempat tidur di rumah sakit itu, dan aku sedikit merasakan pusing di kepalaku.


Aku yang lupa bahwa dari tadi aku belum memberitahukan kepada Johannes pun segera menghubungin nomornya tapi entah mengapa ditelepon berulang kali dia tetap tidak mengangkatnya juga. Akhirnya aku memilih memberitahukan kepada brianna tentang keadaanku, dan dia pun berjanji akan segera ke rumah sakit untuk menyusulku.


Ketika aku masih berbaring, aku mendengar bunyi pesan masuk di aplikasi berwarna hijau, dan aku pun memilih untuk membuka pesan tersebut.


Dan ketika aku membuka pesan tersebut, aku sangat kaget dan juga shock,


"A-apa maksud dari ini semua...??"


***BERSAMBUNG***