
"hei Lin,Zines banguuunn"
panggil panggil Gaeun, membangunkan Lin yang masih tertidur dengan Zines. Lin kemudian bangun dan mereka melanjutkan perjalanannya.
dua hari
dua hari mereka berjalan. sampai akhirnya mereka berhasil sampai puncak. dan di puncak Huangshan, terlihat dari kejauhan sebuah bunga. segera mereka menghampirinya.
" Lin.....apakah ini...."
" iya ini bunganya......Dark Lotus"
" wah! kita berhasil!!!"
seketika Gaeun hendak menyentuh bunganya.
" Gaeun berhenti!!" Lin langsung memegang tangan Cantika.
" jangan Gaeun, ini tidak mudah"
" memangnya ada apa ? apa ini jebakan?!" tanya Gaeun bingung.
" iya....jika memang semudah itu, dari dulu aku sudah mendapatkannya"
" lihat ini"( tambahnya)
Lin langsung menyentuh bunga Dark Lotus itu dengan pedangnya. dan tiba-tiba...... terjadi gempa. tidak hanya itu. tanah mulai retak lalu retakan tersebut membentuk lingkaran yang cukup lebar dan mulai bercelah celah.
segera Lin Dan Gaeun juga Zines menghindari retakan tersebut.
di luar prediksi BMKG,
lingkaran retakan tersebut kemudian turun ke bawah dan menjadi sebuah jurang. terlihat bunga Dark Lotus jadi ada di bawah dasar jurang itu.
lalu..... tiba-tiba dari dasar jurang itu mereka dikagetkan dengan munculnya seekor ular besar.
" apa apaan ini gustii"(keluh kesah Gaeun)
" ini dia tantangan terakhir nya"(kata Lin)
" itu.... bukankah itu tiba-tiba muncul tadi?"(tanya Gaeun menunjuk ke ular tersebut)
" Gaeun mundur, biar aku saja yang hadapi"
" baiklah"
Gaeun segera mundur dan bersembunyi bersama Zines. Lin segera siap siaga menghadapi ular yang pernah ia temui sebelumnya. tapi dulu ia mundur karena tahu jurang itu tidak ada jalannya dan menghadapi ular hitam itu tidaklah mudah.
namun sekarang dia tidak akan mundur karena dia sudah berjanji akan terus berusaha.
ular itu pun menyerang lebih dulu dengan ekornya. Lin berusaha bertahan dan mencoba menyerang. terlihat Lin kesulitan menyerang ular itu, sudah Berjam jam Lin bergelut tapi dia hanya bisa bertahan dan menghindari serangan saja. khawatir dengan Lin, Chantika memutuskan untuk ikut menyerang. tapi Chantika menyerang diam diam agar dia bisa menusukan pedangnya dari belakang ular.
Lin langsung mengalihkan perhatian ular itu agar tidak melihat gerak gerik Gaeun. sempat ular itu hampir menoleh kebelakang, Zines dengan sigap langsung menyerang. menjadi umpan sehingga ular itu mengejar Zines dan sesuai dengan rencana, Gaeun langsung menghunuskan pedangnya ke kepala ular bersamaan dengan lin.
dipikir sudah tewas Lin yang kelelahan pun dibuat lengah, ular sekarat itu langsung dengan keras menyerang Lin dengan ekornya. Lin yang tidak sempat menghindar akhirnya terkena pukulan keras dari ekor ular tersebut dan mengenai kakinya.
Chantika refleks langsung menusuk ekor tersebut dengan pedangnya dan membuat ular itu langsung menjadi abu.
" linnn kamu gak papa?"
" aku baik baik saja Gaeun"
" kau bisa berdiri" (Gaeun membantu Lin berdiri)
" aduhh aauu.....kakiku sakit banget" (rintih Lin tidak bisa berdiri)
" Lin kakimu berdarah darah....sini biar aku ikat saja"
Chantika langsung mengambil kain tas nya untuk membalut luka di kaki Lin itu, berharap darahnya berhenti keluar. selang beberapa saat setelah mereka sudah lama duduk. Lin ingin mencoba untuk berdiri. Gaeun membantunya berdiri, memang.....Lin bisa berdiri tapi jalannya begitu pincang pincang. Bahkan Lin tidak bisa terbang.
Lin Dan Gaeun melihat ke bawah jurang. terlihat dibawah Bunga Dark Lotus masih melambai-lambai tapi disebelahnya muncul bunga lain yang sebelumnya tidak ada.
" itu....bukanya tadi tidak ada tanaman seperti itu yah?!"(tanya Gaeun terheran heran)
" kata guruku ada bunga lain selain dark Lotus, namanya black wings magic"(jawab Lin)
" mungkin itu adalah bunganya"(tambahnya)
" black wings magic?? aku belum pernah dengar"(jawab Chantika penasaran)
" sekuat apa? seperti apa??" (tanya Gaeun)
" ya aku tidak tauu....guruku juga tidak tau"
" ya sudah lupakan, kita hanya perlu bunga Dark Lotus saja kan. ayo turun dan ambil!" (sahut Gaeun bersemangat)
" bagaimana hah??? aku tidak bisa terbang dengan kakiku yang seperti ini"
" pasti ada jalan lain Lin, pasti ada gua atau tangga semacamnya.....ayo carii" (jawab Chantika cemas)
" cukup Gaeun! kamu gak liat tidak da jalan disini? apa kamu gak liat dinding-dinding jurang itu tidak ada tangga? tidak ada gua? bahkan tidak ada celah sama sekali!" (seru Lin menyadarkan)
" kita gak bisa turun begitu saja Gaeun.....sudah kubilang sebelumnya....... ini sia sia .........jika pun kita turun bahkan terjun bebas, kita gak bisa naik keatas! andai kaki ku baik baik saja"(tambahnya sambil putus asa)
" tidak Lin kamu salah! jika pun kamu membawaku terbang ke bawah, ini kekuatan yin yang! kita pasti akan terjebak dibawah! kamu pasti gak bisa terbang ke atas"
" haha iya aku lupa disini ada kekuatan yin yang yg melindungi bunga Dark Lotus...... sudahlah kita kembali saja...... semoga kita bisa kembali dengan selamat "
" gak akan!"( seru Gaeun dengan wajahnya serius)
" hah?!"
Chantika segera mengambil langkah mundur, Lin mengira dia menyerah dan langsung saja Lin naik ke punggung Zines untuk kembali. tapi........ saat hendak pergi, tiba-tiba Chantika berlari kencang dan hendak melakukan terjun bebas ke bawah jurang.
Lin yang terkejut sontak turun dari Zines.
" GAEUN STOPP"
tanpa mendengarkan panggilan Lin, Gaeun langsung terjun bebas ke jurang tanpa takut dan brukkkkkk....... Chantika tergeletak didasar jurang, dia terkapar dengan darahnya yang menyelimutinya. hampir pingsan, Gaeun terus merangkak meraih Bunga Dark Lotus yang ada tepat didepannya.
hanya satuu jari saja yg bisa menyentuh bunga Dark Lotus, Chantika akhirnya jatuh pingsan. sementara itu Lin yang melihat keadaan Gaeun terus menerus memanggil manggil Gaeun, dia begitu cemas dan bingung harus berbuat apa.
tiba tiba terdengar suara pacuan kaki kuda. dan ternyata itu adalah Zines yang sedang mengambil ancang-ancang untuk ikut terjun menyusul Tuannya. dan tanpa Lin sadari.......... denga spontannya, Zines terjun ke jurang.
" zinesss apa yg kau lakukan!!"
tidak bisa dipercaya Lin hanya bisa melihat dengan mata terbelalak heran, bingung, tidak abis Fikri, dengan apa yang terjadi.
terlihat Zines juga jatuh terkapar dengan lutut lutut kakinya yang berdarah darah, Zines yang tidak bisa berdiri itupun terus merangkak mendekati tuannya yang tidak berdaya. Zines langsung mengalihkan pandangannya ke black wings magic dan teringat kata kata yg dikatakan Lin.
segera Zines merangkak mencoba meraih bunga black wings magic tersebut. saat sudah ada didepan wajahnya...... tanpa lama lama Zines langsung memakan bunga itu dan mengunyah tanpa khawatir.
"apa yg Zines lakukan?! kenapa dia memakan bunga itu?!"
selang beberapa saat setelah Zines menelan habis bunga black wings magic tersebut tiba tiba seisi jurang bercahaya yang menyilaukan membuat Lin yang diatas jurang tidak bisa melihat ke bawah. tiba tiba Zines, dia bisa berdiri dan seperti ada sebuah magic power menyelimutinya dan membuat zines memiliki sayap di kanan kirinya. bukan hanya itu.......
Zines juga berubah menjadi hitam dan dia memiliki tanduk hitam dikepalanya. sekarang ini Zines telah berubah menjadi seekor Black Unicorn. benar benar sangat berbeda dengan Zines yang sebelumnya.
saat Zines mengepakkan sayapnya, dari sayap sayap itu mengeluarkan sebuah magic power berwarna keunguan. tanpa pikir panjang lagi Zines langsung mengepak ngepakan sayapnya sehingga cahaya yang memenuhi jurang itu sedikit demi sedikit menghilang seperti asap.
terus dan terus Zines kepakan sayapnya Sampai jurang itu terlihat jelas lagi. Lin langsung terbelalak melihat keadaan didasar jurang. melihat seekor kuda hitam didekat Gaeun.
" itu.....itukan.... seekor Unicorn.....Black Unicorn??! apa itu Zines?!"
" ZINESSS" ( sontak Lin memanggil Zines memastikan)
Zines langsung menoleh ke atas jurang dan langsung saja terbang menghampiri Lin. Lin langsung terkejut dengan apa yang dia lihat itu.
" Zines!? ini kamu haha?! sungguh?!"
" bagaimana bisa?.......(berpikir keras).....oh jangan jangan ini karena black wings magic!"
Zines langsung memberikan kode kepada Lin.
" aku paham Zines (segera Lin naik keatas Zines)"
Zines langsung turun ke bawah. sesampainya dibawah......Lin langsung menghampiri Gaeun yang pingsan itu, sebelum dia mengangkat Gaeun, Lin langsung mengambil sebuah wadah yang ada di tas yang dibawanya dan mengambil bunga Dark Lotus tersebut dan Lin juga mengambil air suci nya.
segera setelahnya....... Lin langsung membopong Gaeun dan naik ke punggung Zines.
Zines langsung terbang ke atas jurang dan hendak keluar dari bukit Huangshan. tapi tiba-tiba bukit Huangshan seperti memasang sebuah perisai yang membuat zines tidak bisa lewat.
" Zines.....ini adalah perisai yin yang....kamu punya kekuatan Zines, coba gunakan tandukmu"
segera Zines dengan sekuat tenaga menyeruduk paksa perisainya, saat Zines menyeruduk, tanduknya seperti mengeluarkan magic power saat menyentuh perisai tersebut. melihat perisai itu meretak Lin semakin percaya kalau Zines bisa menembusnya. Segera Lin meminta Zines untuk terus menerus menyeruduk perisai itu dengan tanduknya.
tidak butuh waktu lama.......Zines berhasil memecahkan perisainya dan langsung meninggalkan bukit Huangshan. Zines segera kembali ke kerajaan. untuk sampai ke kerajaan, dengan keadaan Zines sekarang hanya butuh waktu setengah hari saja atau lebih cepat dari itu.