To Be My Princess Forever

To Be My Princess Forever
Pengorbanan



Setelah terus mengikuti Unicorn itu terbang....


ternyata oh ternyata arah terbang unicorn itu mengarah ke kerajaannya. dan benar saja! Unicorn itu lantas mendarat di halaman utama kerajaan. sontak kedatangan unicorn hitam ini langsung disambut panik oleh para penjaga istana juga penasehat Moran dan menteri menteri juga orang istana lainnya.


semua berkumpul dengan heran dan terkejut. disusul oleh Pangeran Khram dan Shoma juga para pengikut dari kerajaan Bellea. Semua orang termasuk Pangeran Khram langsung menatap Pria asing yang turun dari Unicorn tersebut sambil menggendong seorang gadis yang ia tutupi wajahnya.


Lin terheran heran mengapa Zines membawanya ke kerajaan Magzines. bukan hanya Lin! tapi semua orang terheran heran dan bingung kenapa ada unicorn dan mengapa mereka datang kemari.


" anak muda....siapa kamu dan apa tujuanmu kemari?" (tanya seorang patua)


" saya ......." (jawab Lin bingung)


" jawab!!! siapa kamu dan bagaimana bisa kamu memiliki unicorn hitam?!"(tegur shoma)


" tidak! ini bukan unicorn ku tapi ini kudanya "(Lin menjawab)


" siapa yg kau bawa itu dan apa tujuanmu kesini untuk minta pertolongan?"(tanya patua lagi)


" tidak aku........ hei kenapa kamu bawa kita kesini?!" ( ucap Lin lirih kebingungan kepada zines)


" dari mana asalmu?"(tanya Pangeran Khram)


" siapa gadis yg kau bawa?"(tanya Pangeran curiga)


" dia temanku, Gaeun"


" Gaeun......"(Masi curiga)


" sebenarnya kami dari bukit Huangshan ( mendengar katanya sontak semua orang terkejut)..... dia, Gaeun terluka berat saat mengambil bunga Dark Lotus. lalu aku meminta kepada kudanya ini untuk pulang ke rumahnya tapi malah......kesini.....aku juga tidak tau "(jelas Lin )


" Zines!"(panggil Pangeran)


setelah Pangeran Khram memanggil, Tentu saja unicorn hitam itu langsung mendekati Pangeran Khram dan berlutut seperti halnya yang biasa Zines lakukan dan hanya Zines saja yg seperti ini. hal itu tentu membuat yakin Pangeran Khram bahwa unicorn itu adalah Zines dan Gaeun adalah adiknya.


" CHANTIKA....."


Bergegas Pangeran menghapiri Lin Dan langsung merebut Chantika dari Lin. shoma, penasehat Moran, Patua dan lainnya langsung paham kalau itu adalah Tuan Putri dan mengabaikan keanehan pada Zines. segera Pantau dan penasehat Moran memanggil tabib kerajaan Buckinggam dan dengan segera Pangeran Khram berlari menuju kamarnya.


" Hei kamu! tetap diam dan ikuti aku! kita masih punya urusan, Masi banyak pertanyaan pertanyaan untuk mu"(tegur shoma kepada Lin Dan menyeretnya)


Shoma langsung saja membawa Lin ke ruang kejaman. dimana itu adalah tempat untuk orang orang yang diintrogasi. shoma langsung menanyakan identitas juga segala hal berkaitan dengan bukit Huangshan dan juga Putri Chantika. Namun Lin hanya menjawab identitas dan bagaimana dia bertemu Gaeun dan Sampai datang kesini.


" apa kau berkata jujur?!" (tegur shoma)


" sumpah demi hyang agung aku menceritakan yang sebenarnya!"


" apa kau tahu siapa Gaeun itu? "(tanya shoma)


" apa dia kekasihnya orang tadi? namanya Chantika? apa namanya Gaeun a Chantika?"(jawab Lin polos)


Brakkkkkkkk (pukul meja)


" kau kira begitu?! kau kira dia rakyat biasa?! denger yah! dia adalah tuan putri kerajaan Magzines PUTRI CHANTIKA! DENGAR ITU DAN HAFALKAN DALAM OTAKMU!!!" ( jawab shoma dengar marah)


" Aku tanya kepadamu ya bujang......apa saja yang sudah kau lakukan pada tuanku HAH!!! APA KAU SUDAH MENGGANGGUNYA?! APA KAU MELUKAINYA?! APA KAU MELAKUKAN HAL HAL ANEH KEPADANYA???! HAH BODOH!!!!!"


" TIDAKKK!...... aku tidak melukainya aku tidak melakukan apa apa atau hal aneh yang kau pikirkan aku tidak menggangunya justru dia yg mengganggu ku lebih dulu"


PLAKKK ............ shoma langsung menampar wajah Lin karena marah, baginya kata terakhir Lin adalah sebuah penghinaan terhadap tuannya dan membuatnya begitu marah dan geram. Shima tidak suka ada orang yang menjelekkan tuan putri nya itu.


......................


......................


Dilain sisi.....


Pangeran Khram langsung meletakkan adiknya dengan penuh extra hati hati ke kasurnya. segera tabib Buckinggam datang masuk. dan saat hendak memeriksa tubuh tuan putrii.......


" STOPP......tunggu"(cegat Pangeran)


" ada apa Pangeran???"(tanya tabib)


" maaf tabib bukannya apa tapi sebaiknya anda tetap disamping raja dan tinggalkan kamarku sekarang "


" tapi Pangeran, Tuan Putri harus segera mendapat pertolongan, dia harus segera diobati"(jawab patua)


" aku tahu! panggilkan tabib perempuan, Bibi Chang kesini"


" baik Pangeran "


Tabib Buckinggam pun akhirnya meninggalkan kamar Pangeran Khram,dan segera Penasehat Moran memanggil bibi Chang, yaitu tabib perempuan khusus untuk Putri Putri kerajaan.


alasan Pangeran tidak mengizinkan tabib Buckinggam memeriksa Chantika.......karena dia tidak mau seorang pria menyentuh adik kesayangannya itu. dan sebenarnya dia masih punya dendam kepada pria asing tadi yaitu Lin.


Bibi Chang pun datang dan dengan segera dia melihat kondisi Tuan Putri Chantika, merasa harus segera ditangani maka bibi Chang meminta bantuan kepada dayang dayang putri dan Pangeran Khram juga mengusir patua, penasehat Moran dan pria pria didalam untuk pergi.


" Sebaiknya Pangeran Khram juga keluar "(usir halus dari bibi Chang)


" tapi bibi Chang, aku...."


" keluarlah Pangeran, tenang....... Tuan Putri akan baik baik saja tidak perlu dicemaskan begitu"(usir halus part 2)


Akhirnya Pangeran juga terusir dari kamarnya sendiri:)


menunggu dan terus menunggu...... Pangeran menunggu dengan begitu cemasnya. dia bolak balik bolak balik kesana kemari dengan raut wajah khawatir nya. sampai Shoma datang mengganggu mondar mandir nya Pangeran yg berharga.


" Pangeran...."(panggil Shoma berlari menghadap)


" ada apa shoma?"


" Pangeran tolong ikut aku ke ruang kejaman"


segera mereka bergegas ke ruang kejaman.


sesampainya .........