
Malam harinya.......
tiba saatnya mereka berangkat ke pesta api unggun.
Lin yang sudah siap pun mengetok pintu rumah Gaeun.
" Gaeun...... cepatlah".
" iyaaaa sabarrrr"
" hai kak Lin "( panggil seseorang dari arah belakang)
" oh!, yiyi, bibi"
" apa kau sedang menunggu gaeun?"(tanya bibi yiyi)
" ahaha iya, yiyi dan bibi sudah akan berangkat? ayo pergi bersama saja"
" boleh saja.......aku dan ibuku akan jalan kaki, itu cukup dekat"(kata Yiyi)
" oh boleh boleh"
" siappp! (sepasang mata terpacu dengan seorang gadis yang keluar dari pintu......siapa lagi kalau bukan Lin).........eh ada yiyi" ( Gaeun terkejut di depan pintunya bukan hanya ada satu manusia yang menunggunya)
" aduh jadi malu, aku lama yah hehe"( tambahnya dengan tangan menggaruk kepala)
" gak lama kok, aku belum jadi tulang "(ucap Lin tersenyum lebar)
" wah kak gaeun cantik bangett" (puji yiyi)
" benarkah.... yiyi juga sangat imut"
" sudah siap semua.....ayo kita berangkat "
" ayooo"
Gaeun pun jalan bersama yiyi dengan bergandengan tangan mendahului Lin Dan bibi yiyi dibelakang.
" haha mereka lucu ya Lin"
" umur segitu emang lagi lucu lucunya bi"
sesampainya di balaikota.......
" Gaeunnn......disini" ( panggil baji melambaikan tangannya)
" haiii bajii"
" wah bajumu cantik, dan kau juga ahahaha"
" ahahaha makasih....."
" itu.....Lin?"(tanya baji menunjuk Lin yang sedang mendekat)
" iya.... kenapa?"(jawab Lin cuek)
" ahaha ti tidak apa apa, hanya pangling"
" kenapa? aku jelek?"
" engga kok bukan begitu Lin, isss kau berpenampilan berbeda, kau jadi seperti bangsawan."( kata baji memuji)
" bernarkan Lin kau jadi nampak seperti pangeran "(ucap gaeun)
Pesta pun dimulai.....
banyak orang yang datang
banyak kemeriahan
banyak tawa dan senyum dari mereka
di saat itu Lin memberanikan diri mengajak gaeun berdansa
tentu gaeun menerimanya
mereka pun berdansa di dekat api unggun dan banyak yang melihat,memuji, dan.......
Dan iya Gaeun.......malam ini wajahmu seperti tuan putri
haha
senyum mu, tawamu, aku suka
aku suka rambut ungumu itu, terlihat terang dimata ku
matamu ......
aku suka gaunmu, sepatu mu juga
aku suka semuanya dari mu
terimakasih kau mau berdansa bersama ku
Gaeun
mereka bilang kau cantik
mereka bilang kita serasi
ahahaha
tidak.....tidak....
maksudku mereka bilang kalau dansa kita indah
mereka iri Gaeun
mereka menyukai kita, menyukai mu
aku juga.......
semenjak mengenal mu, hidupnya sudah tidak abu abu
kau seperti sumber kebahagiaan ku
keceriaan mu saja bisa membuat hatiku hangat
aku tidak mau jika kau menjauh
aku mungkin tidak bisa
mungkin akan kembali jadi abu-abu
Gaeun
bisakah kita bersama seperti ini keesokan harinya?
bisakah aku selalu di dekatmu?
bisakah kau selalu ceria dan tertawa?
jika tidak, aku yang akan menjaga senyumanmu itu
dari apapun
dari siapapun
Takdir? iya Gaeun bertemu denganmu dan menjadi temanmu adalah takdir yang paling gg luar biasa
takdirku yangvpaking aku syukuri
aku mencintaimu gaeun, tidak peduli jika kau tidak.
aku tidak akan memaksa mu mencintai ku juga
hanya saja.......
Jangan jauh dari ku
setiap saat setiap waktu setiap detiknya
aku berharap orang itu tidak akan menemukan kita,
membawamu pergi dari ku.
aku berharap dia melupakan mu saja
membiarkan mu bebas di dunia
disini
bersama ku
tapi..............
terkadang aku berpikir....... bagaimana jika dia datang
jika dia menarik tanganmu dan menculikmu
membawamu pergi jauh dariku
bagaimana denganku?
apa yang harus aku lakukan selanjutnya?
tanpamu?
aku tidak ada tujuan yang jelas.
sebelum itu terjadi.......akan ku habiskan waktu ku ini denganmu tanpa ku sia siakan.
akan ku isi dengan canda ria, kenangan manis agar kau selalu mengingatku
agar kau tidak melupakan diriku
Gaeun.......