To Be My Princess Forever

To Be My Princess Forever
kita mulai!!



Chantika yang mengambil alih kusir sekarang terus berjalan menuju arah Negeri China. Dia terus berjalan sambil membawa peta Bukit Huangshan yang dia curi dari tempat penyimpanan milik Paman Moran.


Chantika terus berjalan bersama Zines dan sewaktu-waktu Chantika bertanya pada orang orang disekitarnya.


Sampai akhirnya Chantika tiba dekat dengan Bukit Huangshan.



" Zines lihatt..... sepertinya itu Bukit Huangshan-nya terlihat sama seperti di peta"


" Yes yes yes yessss akhirnya sampaaii "(sorak girangnya)


" tcihhh ternyata tidak sampai seharian untuk kesini, ini semua berkat kudaku yang cepatt muachh...."


Putri Chantika terus berjalan kedepan dan melihat ada gua di kaki gunung, juga melihat beberapa anak tangga dan gua lain ditepi bukitnya.


" Omigattt ternyata ada pintu masuknya dongg(gua) kupikir langsung manjat manjat huh"


" yaudah Zines ku mari let's goooo"


Saat dia akan menuju gua,


Chantika melihat segerombolan orang berbaju hitam layaknya ninja yang juga akan masuk kedalam gua tersebut. Chantika terus memperhatikan ninja-ninja itu dengan detailnya.


" Zines, aku rasa mereka adalah orang-orang suruhan paman Moran deh, lihat sepatu mereka! bukankah itu sepatu prajurit kerajaan?!"


" mereka cepat juga yah.....huhh gak mudah ini mah hemmm kita harus cari jalan lain! pasti ada gua lainnya iyakan! ayoo"


Chantika menarik Zines dan terus menyusuri kaki bukit. Sampai mereka menemukan gua lain dan tanpa basa basi mereka segera masuk.


......................


......................


Saat mereka keluar dari gua, mereka melihat hamparan dan terlihat samar-samar sebuah gubuk kecil, segera Chantika mendekati gubuk itu penasaran.



" Wahhh ternyata ditempat seperti ini ada gubuk yah, tapi kelihatannya gubuknya udah lama deh. ada orang tidak yah??"


tok....tok....tok....


" hallooo.....spadaa.....yang merasa human bilang Boo"( Chantika membuka pintu gubuk untuk memeriksa )


Merasa gubuknya kosong dan tidak ada respon, Chantika memutuskan untuk beristirahat di gubuk itu dan Karena hari yang sudah gelap.


saat hendak balik badan untuk mengambil bekalnya, tiba-tiba......


" Boo "(suara dari belakang Chantika)


" haaaaa mamaakk.....yang jin yang setan yang mulia tolong akuu"( Chantika terlalu syok dan spontan langsung berlari dan sembunyi dibalik Zines)


" heh bocah!!!! kesini kau!"


"......"


" aku bukan jin dan bukan setan woi"


" terus apa?!!"(Sura dibalik zines~)


" human lah apa lagi, gak liat kakiku Napak"


Chantika berdiri dan melihat kaki orang tersebut dan mengamati dengan seriuss


" Ooohh kamu.....kamu....kamu pasti pengawal kerajaan iyakan?!!"


" hah? bukan!"


" kamu pasti orang bayangannya paman Moran iyakan?!!"


" bukaann_-"


" NGAKUU!!"


" BUKANN NYETT......astagaaa"


" hah masa???"


" kau yang siapa sih?! Dateng bikin kesel, buka pintu gubukku sembarangan! kamu siapa? dimana rumahnya? namanya siapa? hah!!"


" eh iya iya maap....aja galak galak kaya kue lahh"


"_-...... ada aku kesah?"


" aku......(eh! aku gak boleh bilang kalau aku tuan putri kan?! iya aku ini sedang menyamar !!!) namaku Gaeun"


" Gaeun? kau bukan orang negeri sini?"


" iya bukan, rumahku juga jauuuuh banget dan aku orang biasa....iya orang biasaa"


" oke oke....ngapain ke gubukku?"


" Tidak....aku kesini untuk mencari bunga Dark Lotus dan kebetulan aku melihat gubuk milikmu"


" Hah?? ha...ha....ahahhahah"(tertawa terbahak-bahak)


" kenapa...apa yang lucu_-"


" seorang bocah kaya kamu?? ahahaha kocak Geming ahahaha"


" ya memangnya kenapa hah!"


" kamu punya apa berani beraninya mencari bunga Dark Lotus hah!.........(hening beberapa saat)............ aku saja yang sudah lama mencari nya tidak bisa"


" kamu juga mencari bunga itu?"


" iya...... tapi aku tidak berhasil "


" kamu hebat masih bisa selamat! kenapa tidak pulang dan meminta bantuan?"


" pulang?....... aku hanya seorang pengecut jika pulang, lagi pula mereka juga pasti menganggap ku sudah tiada"


" tapikan...."


" sudahlah, kamu mau istirahat kan? masuklah "


" boleh????"


" iya "


" hehe terimakasih yah sudah mengizinkan ku"


" iya "


" Nama tuan siapa? sudah lama disini?


apa cuma sendirian tinggal disini?


apa tidak takut tinggal sendiri disini?


apa banyak orang yang mampir disini?


sejak kapan disini? hah?"


" _-......bisa satu satu nggak? (menghela nafas panjang) hah........ Namaku Lin(20)"



" Iya aku sudah lama disini, sendirian.....sejak dua tahun yang lalu".


" hah dua tahun??? selama itu kamu disini? bukankah lebih baik pulang?!"


" jika aku pulang aku hanya akan dianggap pengecut, aku tahu mereka juga pasti mengira aku mati, dan lebih baik tetap begitu"


" lalu apa kamu mau tetap disini?"


" iya maybe.... aku memutuskan untuk memperingatkan orang orang yang ingin mencari bunga Dark Lotus untuk pulang....... dan kamu sebaiknya pulang saja "


" Tidakk! aku sudah jauh jauh kesini dan harus bisa mendapatkan bunga itu "


" kamu tidak punya apa apa..... pulanglah.... ingat kata Yakult!"


" cintai ususmu??"


" cintai dirimu sendiri, lagi pula untuk apa bunganya?"


" ayahku sakit dan kata tabib hanya bunga Dark Lotus yang bisa, dan aku ingin mendapatkan bunga itu agar ayahku sembuh dan terkesan lalu mencintaiku"


"(apa dia tidak punya hubungan baik dengan ayahnya? ) yaa tapi percuma saja, percayalah padaku, ini hanya akan sia sia. daripada mati mending kembali"


" tidak aku tidak......."(jawabannya ragu)


......................


" eeee Lin..... rumahmu dimana" ( Chantika mengalihkan pembicaraan)


" aku dari negeri China......kau tahu?! aku juga dulu seperti mu, mencari bunga Dark Lotus........... untuk guruku"


"(wah dia....dia lagi curhat)"


" tanpa pikir panjang dan hanya modal tekad dan sedikit kung Fu ku , semua itupun tidak berguna, aku malu untuk kembali........ aku takut disebut pecundang, aku takut guruku kecewa".


" jika kamu tidak mau gurumu kecewa, maka lanjutan usahamu untuk mendapatkan bunga Dark Lotus, dan berikan kepada gurumu. bukankah kamu sudah jadi pecundang dengan sembunyi disini? bukankah lebih baik mati dengan berusaha?"


"......"(mendengar kata kata Chantika, Lin menjadi diam dan dia terus keluar dan pergi. Chantika yang merasa bersalah hanya bisa memanggil nya dan terduduk diam, sambil menunggu Lin kembali Chantika Sampai tertidur di lantai.


......................


......................


......................


keesokan paginya.....


" heii Gaeun (tunyuk....tunyuk..), bangun"( Lin yg membangunkan Gaeun dengan pedangnya)


" Lin?!"


" sampai kapan kau akan tidur? ayo"


" kemana?"


" apa lagi? mencari bunga Dark Lotus lah!(senyum)"


" Linnn....(terhura)" " hahaha ayooo"


Chantika yang bersemangat langsung berangkat bersama Lin,


kemudian Lin mengambil alih kusir dan meminta Gaeun masuk ke dalam kereta. Terlihat rasa semangat pada waja mereka dan berjanji akan berjuang bersama sampai puncak!


......................


......................


......................


......................


" hei Lin....."


" apa"(jawab cuek)


" nah kannn......gini dong"


" dipikir pikir malah kepikiran sih......... lagi pun........ ada betulnya juga katamu"


" betul betul betulll......" ( tersenyum riang)


" Lin...."


" apaa"(cuek lagi)


" mau jadi temanku?"


" kita bisa jadi rekan "


" apahh temannn?!" (menggoda)


" rekan"


" apah apah?! temannn"(sengaja)


" aku bilang rekann! tuli"


" lihat Zines dia memarahi ku huhuhu"


"(huh dasar......tapi.....dia terlihat lucu....)" (tersenyum)