To Be My Princess Forever

To Be My Princess Forever
Ketemu lagi



setelah membaca surat yang ditinggalkan Chantika, dayang itu langsung bergegas mencari penasehat Moran dan memberikan suratnya untuk dibaca.


mengetahui isi surat tersebut. langsung penasehat Moran memberi tahu kepada anggota istana lainnya. sontak semua orang terkejut tidak percaya.


tiba tiba raja kembali dari perjalanannya. Raja tidak jadi menemani Putranya berperang atas desakan oleh Pangeran Khram sendiri. Akhirnya Raja pun kembali dengan hanya beberapa pengawal saja.


" Lihat yang mulia kembali"


" Salam yang mulia, ada apa gerangan yang mulia kembali" (tanya penasehat Moran)


" Khram mendesak ku untuk kembali, yaa lagipula musuh hanyalah segerombolan lalat tidak berguna. akan sangat mudah putraku memenangkan peperangan ini hahaha"


" Semoga saja, Pangeran Khram tentu akan menang" ( sanjung Moran)


" yang mulia ada kabar buruk"(tambahnya)


" ada apa Moran"


" Tuan Putri Chantika ternyata sudah mengetahui rahasia besarnya selama ini....."


" lalu?"(cuek)


" Tuan Putri, dia....dia kabur yang mulia"


" kau bersunguh sungguh?"


" ini surat yang dia tinggalkan yang mulia, itu tulisan tangan Tuan Putri "


" (membaca suratnya)..... HAHAHAHA BAGUS BAGUSSS"


" yang mulia kenapa anda tertawa senang?"


" Bagus dia punya inisiatif yang tinggi, setidaknya dia tidak akan menggangu penglihatan ku"


" yang mulia! apa yang mulia lupa siapa yang membawa bunga Dark Lotus!"(tegas hakim geram)


" Hakimm, berani kau dengan nada tinggi mu"


" yang mulia kita harus mencari tuan putri, diluar istana sangatlah berbahaya "(usul Moran)


" DENGAR SEMUA!! AKU PERINTAHKAN KALIAN, JANGAN ADA YANG MENCARI ANAK PELAYAN ITU TITIKK!!!"


" yang mulia apa yang kau katakan, Bagaimana jika Pangeran tahu?"


" Aku Rajamu bukan dia, dia tidak akan bisa apa apa"


" jika ada yang mencarinya maka aku anggap dia keluar juga dari istana,......jika ada yang berani membawanya kembali ke sini maka aku cap dia pembangkang! CAMKAN ITU!"( tambah raja sambil pergi masuk ke balai istana)


" Moran, bagaimana ini?"(tanya hakim)


" kita tidak bisa mencarinya...... sudah ada perintah, kita....... tidaklah berdaya"(jawab Moran dengan lesu)


" Tidak!!! aku akan minta pengawalku untuk mencarinya "( kata Moran)


Akhirnya Penasehat Moran memanggil dua orang Pengawal bayangan nya. Dia memerintahkan kepada mereka berdua untuk mencari Tuan Putri Chantika, namun untuk tidak dibawa kembali ke istana, namun untuk dijaga dan dipantau sampai Pangeran Khram mencarinya sendiri.


Segeralah kedua suruhan penasehat Moran berangkat mencari Tuan Putri mereka, dengan arahan dari penasehat Moran untuk mengenali tuan putri dari kudanya, mereka pun pergi menusuri pasar dan sejalannya.


sampai dua tiga hari........ akhirnya mereka melihat black unicorn dengan seorang gadis bercadar. mereka langsung mendekati gadis dengan kuda hitam itu dan bertanya......


" Permisi nona..... siapakah namamu"


Chantika tidak langsung menjawab pertanyaan dua pemuda di depannya, dia melihat dengan baik orang orang itu. Tahu akan putri Chantika yang mengenali pakaian pengawal bayangan, Penasehat Moran sudah bersiasat dan menyuruh suruhannya memakai pakaian biasa.


" saya Gaeun, anda siapa "


" Ooh nona Gaeun hendak kemana?"


" saya hanya pengembara, tuan tuan ada gerangan apa bertanya kepada saya?"


" Tidak Put...... maksudnya saya nona Gaeun. kami hanya bertanya anda mau kemana?"


" saya hanya berjalan mengikuti keinginan saja..... jika tidak ada perlu yang penting saya hendak melanjutkan pergi"


" silahkan "


Gaeun awalnya merasa curiga akan pemuda tersebut tapi dia tidak banyak berpikir dan tetap melanjutkan perjalanannya.


merasa sayap Zines sangat menonjol dan menjadi pusat perhatiann orang orang, Gaeun berniat untuk menutupi sayap dan tanduknya. ini juga dilakukan agar orang yang paham Zines tidak mengenalinya.


Sampai akhirnya takdir mempertemukan mereka kembali, Lin Dan Gaeun.


awalnya Lin yang memutuskan berkelana tidak lah pergi jauh jauh. hingga akhirnya dia berjalan menuju kampung di negeri moniyan. Gaeun yang kebetulan juga melewati kampung tersebut, sedang sibuk membeli buah dan makanan. juga orang orang yang berkumpul memenuhi pasar hanya karena mereka melihat black unicorn.


Lin tampak mendekati keramaian tersebut, dia terkejut dengan seekor kuda hitam di depannya. melihat black unicorn tersebut langsung dia menarik tangan Gaeun dan membawanya pergi.


" Siapa kamu hah, lancang!!!"


" Gaeun....."


" Lin? itu kamu?"


" iya ini aku Gaeun"(hampir memeluk Gaeun tapi Zines menghalangi)


" ooh maaf maaf..... aku terlalu senang melihat mu lagi"(ucap Lin)


" ahaha tidak apa...... apa yang kamu lakukan?"


" aku memutuskan untuk berkelana. dan kau?"


"aku....."


akhirnya Lin Dan Gaeun melanjutkan perjalanan mereka sambil berbincang-bincang. Lin yang menceritakan niatnya untuk tidak kembali ke kampung halamannya dan memutuskan berkelana.


Gaeun pun tertawa dan dia mengatakan bahwa dirinya bukanlah seorang Tuan Putri sungguhan. merasa tidak mengerti Lin hanya tertawa. Gaeun pun menceritakan semuanya. Gaeun mengatakan yang sejujurnya kepada Lin bahwa dirinya hanyalah anak angkat permaisuri dari seorang pelayan pribadinya. Sontak Lin terkejut tidak percaya.


" lalu kenapa kau disini? sejauh ini?"(tanya Lin)


" Lin, aku kabur..... aku tidak pantas di istana. sudah cukup aku tinggal disana dengan kemewahan. sekarang aku harus jadi diriku sendiri"(semangat)


" Gaeun.....pasti sakit rasanya"


" iya.....sangat....tapi akan lebih sakit jika aku terus disana dan menjadi putri palsu....


oiya jangan anggap aku tuan putri lagi!! pokoknya sekarang..... aku adalah Gaeun!!!


aku akan mengembara bersama Zines"(katanya dengan semangat)


" ahahaha baiklah kau tetap Gaeun yang di bukit itu"


" Lin aku punya masalah"


" ada apa Gaeun?"


" semenjak Zines menjadi unicorn, setiap kali aku berjalan selalu menjadi pusat keramaian..... aku ingin menutupi sayap dan tanduknya "


" ooh aku mengerti, kita bisa menghilangkan nya"


" apahh!!! ya jangan dong kasian Zines"


" ya bukan dihilangkan dalam arti dipotong Dolo!!! maksudku guruku bisa melakukannya. dia orang yang sakti"


" jadi kita akan ke rumah gurumu? bukankah kau tidak ingin kembali?"


" tidak juga si...... ini demi Zines. mau nggak?"


" iya iya mau"


" rumah guruku terlalu jauh dari sini. untuk kesana butuh satu bulan lebih. bagaimana kalau kita terbang?"


" itu mudah kita punya Zines"


" baiklah ayo"


Lin pun ikut naik ke punggung Zines dan mereka langsung melesat terbang ke angkasa. Kehilangan jejak Tuan Putri, Pengawal bayangan itu terbelalak melihat Zines yang sungguhan bisa terbang itu.


" wah gila beneran Unicorn coo"


" heh tapi ini bagaimana? kita kehilangan jejak Tuan Putri"


" lah iya co, mana kita gak dengar apa yang mereka bicarakan"


" mereka sebenarnya hendak pergi kemana??"


" sudahlah sebaiknya kita melapor ke tuan Moran"


segeralah mereka berdua bergegas kembali ke istana dan melapor pada penasehat Moran. mendengar bahwa Putri Chantika semakin jauh..... Penasehat Moran pasrah dan menghentikan pencarian Putri Chantika dan hanya berharap Pangeran Khram segera kembali.