To Be My Princess Forever

To Be My Princess Forever
berubah



Lin Dan Gaeun juga Zines berenang bersamaan. sampai pada akhirnya mereka melihat sebuah kerang besar disebuah terumbu karang.


Gaeun pun memberikan kode kepada Lin agar dia pergi melanjutkan pencariannya. merasa percaya bahwa Gaeun pasti akan segera kembali setelah mendapatkan mutiaranya, Lin pergi meninggalkan Gaeun sendiri.


Lin melambaikan tangannya kepada Gaeun, Gaeun pun langsung mendekati kerang tersebut. karena kerangnya menyatu dengan karang, Gaeun berusaha membuka kerangnya.


Sampai beberapa saat yang begitu lama, setelah kerang berhasil terbuka..... memang benar ada mutiara hitamnya namun........



Tiba tiba kerang tersebut mengeluarkan asap hitam. terlihat asap itu seperti keluar dari mutiaranya. awalnya Gaeun ragu untuk mengambil mutiaranya, tapi karena dia positip tingking mengira kalau kejadian ini normal, Gaeun pun mengambil mutiaranya.


Disaat yang bersamaan ketika mutiara itu diambil..... di depan Lin yang awalnya hanya sebuah tebing didalam air, tiba tiba dinding tebing bergeser dan terlihat sebuah gua di hadapannya sekarang.


dalam hatinya Lin bergumam " apa ini gua rahasia? sungguh beruntung jika memang iya..... sudahlah masuk saja akan ku uji keberuntungan ku"


Lin pun masuk ke dalam gua tersebut. setelah jauh berenang ke depan, tanpa dia sadari pintu gua tersebut kembali menutup menjadi seperti semua.


Disisi lain...... Gaeun tidak langsung kembali ke daratan tapi dia mencari Mutiara yang lain. saat dia berenang bersama Zines mencari cari kerang di terumbu karang...... Zines terkecoh dengan segerombolan ikan ikan kecil yang mengerumuninya. merasa diajak bermain, Zines mengikuti segerombolan ikan itu pergi.


Melihat kudanya pergi, tentu saja Gaeun mengejarnya. " Zines mau kemana siii..... ya ampun...... mana ga bisa manggil dia"


Sampai akhirnya segerombolan ikan tersebut berhenti dan terlihat ikut join dengan ikan ikan lain membuat putaran yang besar. saat sedang asik mengamati segerombolan ikan itu.......tiba tiba semua ikan bubar karena Jian sengaja masuk ke dalam gerombolan ikan ikan itu.


" dia bukannya temannya Lin"(ucap Gaeun dan Jian dalam hati mereka)


Jian pun melambai kepada Gaeun. Gaeun pun feedback melambai. tidak hanya Jian, tapi ada beberapa pria bersamanya. mereka pun sibuk mencari Mutiara hitam.


iseng, Gaeun menunjuk mutiara hitamnya kepada Jian, merasa iri Jian bermaksud merebut mutiara itu dari tangan Gaeun. untungnya Gaeun berhasil mengelak. namun tidak putus asa Jian terus berusa mengambil mutiaranya Gaeun. akhirnya terjadi kejar kejaran antara Jian dan Gaeun.


Dilain tempat......


Lin tiba disebuah tempat penuh dengan runtuhan bangunan tua. disana dingin dan gelap. Lin bergumam dalam hatinya " sepertinya aku berhasil, ini tempat persis seperti yang digambarkan kakek guru. aku hanya tinggal mencari 14 tiang itu.


" ketemu!!" melihat beberapa tiang dari kejauhan, Lin pun yakin dan segera mendekat.



" akhirnya ketemu juga.... sepertinya belum ada siapa siapa disini! aku harus secepatnya mengambil pedang itu "


Lin pun segera masuk dan benar saja terlihat pedang Basoka menancap ditengah tengah tiang itu. Dengan sekuat tenaga Lin menarik pedangnya, namun begitu keras dan Sulit dicabut.


Kembali kepada Gaeun......


tampak beberapa pria dan Pangeran berhasil mendapatkan mutiara hitam, segera mereka berenang kembali ke daratan. melihat itu.....jian yang belum mendapat satu pun mutiara semakin kuat keinginannya untuk merebut mutiaranya Gaeun.


karena zines yang menyeruduk begitu kuat, membuat batu batu itu runtuh. Jian pun langsung pergi menghindar begitu juga dengan Gaeun. tapi Gaeun tidak cepat dalam berenang, terus mengelak jatuhnya batu batu itu hingga tanpa sadar gelang blue pearl nya putus.


lama kelamaan Gaeun merasa kehabisan nafas. melihat temannya Lin itu tidak kunjung terlihat, Jian segera kembali hendak menolong. namun dia melihat.........


melihat zines berubah.


IYA!!! Gaeun yang pingsan karena kehabisan nafas nya itu membuat zines langsung membaca mantra di dalam hatinya dan seketika buuummmm berubahnya zines membuat seisi laut menjadi gempa.


orang orang yang sudah kembali begitu juga dengan kakek guru merasakan gempa tersebut. " apa yang terjadi" gumam orang orang dan hanya mengira itu sekedar gempa biasa.


Gempa itu terasa juga sampai di tempat Lin berada. Dengan gempa itu lantai yang menancap pedang Basoka mulai retak disekitar sisi pedangnya sehingga dengan mudahnya Lin mencabut pedang Basoka itu. setelah mendapatkan pedang itu, Lin segera berenang ke atas.


Jian melihat sayap yang begitu hitam dan tanduk di kepala zines. Jian terkejut melihat kuda itu berubah menjadi black unicorn. " apa itu???? black unicorn??!! kuda langka!!!" bukan hanya Jian saja yang melihat, tapi beberapa orang disekitar situ juga melihatnya.


segera zines membawa Tuannya berenang ke atas dengan kecepatan luar biasa. seolah dia meluncur ke atas dengan cepatnya. Jian dan lainnya pun segera mengikuti dibelakang.


......................


......................


......................


Sesampainya di tepian, zines segera meletakkan tuannya itu. Orang orang pun dikejutkan dengan kedatangan black unicorn. seketika Gaeun dan zines dikerumuni orang banyak. dengan sikap tenang......


Kakek guru mendekati Gaeun perlahan. melihat dirinya pingsan dan sudah tidak memakai gelang yg ia berikan, Kakek guru segera meminta Xia dan istrinya untuk mengobati Gaeun. Istri kakek guru pun menggendong Gaeun pergi ke dalam rumahnya.


sementara itu Jian terus menuduh bahwa Gaeun adalah mata mata, terkadang ucapannya berganti menjadi " Gadis itu adalah penyihir" " kuda ini sangat berbahaya". melihat orang orang terpengaruh akan ucapan Jian, kakek guru membentak semuanya.


" DIAMMMM....... Dengar semuanya! sekarang tidak perlu menduga yang tidak tidak. belum tentu kuda ini berbahaya belum tentu gadis itu adalah penyihir ataupun mata mata!"


" Tapi kakek, bagaimana mungkin seorang gadis biasa memiliki seekor kuda langka? bagaimana bisa gadis itu memiliki black unicorn?!! Dia pasti bukan sembarang orang kuda ini saja tadi menyeruduk aku dan ingin membunuh ku" (tuduh Jian)


" benar guru...... saya melihat sendiri bahwa kuda ini berubah dan menyebabkan gempa tadi "(ucap salah satu peserta)


"KAKEKKK" terdengar dari kejauhan Lin berlari sambil membawa pedang Basoka. sontak semua orang tercengang tidak percaya. " kakek lihat!! aku berhasil mendapatkan pe........dang.......nya" kata kata Lin terhenti karena dia kaget melihat zines berubah.


Lin pun berbisik kepada kakek guru. " kakek kenapa zines berubah??" kakek guru hanya menggelengkan kepalanya. sementara Jian terus terusan menuduh Gaeun dan zines. Merasa marah dan hendak menghajar Jian, Lin dihentikan oleh Aobing.


Akhirnya kakek guru memutuskan untuk mengurung zines. dia sendiri yang menarik zines dan mengurungnya di sebuah penjara.


" sudah sudah sekarang kalian kembali..... lupakan sejenak hal ini kita lanjutkan sayembaranya, kita sudah melihat siapa pemenang"


Kakek guru pun mengakui bahwa Lin berhasil mendapatkan pedang Basoka dan menetapkan pedang itu menjadi miliknya. Jian yang merasa cemburu karena tidak mendapatkan keduanya, membuat ia ingin mencuri black unicorn tersebut alias zines.........