To Be My Princess Forever

To Be My Princess Forever
Sayembara



Sudah beberapa hari aku disini.......


sama sekali tidak membosankan, sering diadakan pesta disini dan juga malam harin yang tidak sepi. Tempat ini membuat ku merasa damai.


sampai pada suatu malam saat aku sedang melihat bintang dengan Zines di tepi pantai. Lin Dan gurunya datang menghampiri ku.


" apa yang kau lakukan disini nak?"


" oh kakek aku hanya sedang melihat bintang"


" ambil ini"(ucap kakek)"


" cincin? untukku?"


" ini adalah cincin batu giok murni, ini bukan sembarang cincin...... cincin ini bisa memberikan perlindungan pada tuannya "



" memberi perlindungan seperti apa?" (tanya Gaeun)


" jika engkau bertemu seseorang, cincin itu akan terasa panas jika orang yang kau temui memiliki niat yang buruk atau orang jahat"(jelas kakek guru)


" itu dapat memberikan perlindungan kepada kita untuk hati hati Gaeun "(ucap Lin menambahkan)


" semua orang disini memakai cincin ini, kalian belum kan?! ambillah "


" hehe kakek aku....."(kata Lin )


" kau dulu menghilangkan nya dasar bodohhh"


" ya maaf kakek dulu cincinnya kelonggaran "


" terimakasih kakek guru "(ucap Gaeun)


" Tapi kakek, kenapa punyaku ada benang merahnya?"( tanya Gaeun)


" Kamu tidak akan mengerti nak, sudahlah itu tidak penting" " anggap saja hanya aksesoris"


" ooh baiklah "


" Gaeun sebaiknya kita pulang, kamu jangan disini terus nanti masuk angin. aku tidak ada tolak angin untuk mu cepatt"


" iya iya bawel"


" Lin"


" apa?"


" apa kau akan tetap disini? apa kau tidak jadi berkelana?"


" awalnya aku malu untuk kembali...... tapi ternyata......"


" Lin.....semua tidak seperti yang kau perkirakan. tetaplah disini bersama keluarga mu Lin. jangan pergi pergi"


" Gaeun"


" ada apa?"


" Tinggallah disini saja, kau tidak punya tujuan kan? tinggal saja disini bersamaku"


" tinggal disini?"


" iya........ apa kau akan berkelana selamanya? lebih baik kau punya rumah dan keluarga....... tetaplah disini Gaeun, kau tidak akan kesepian "


Ajakan Lin memang membuat Gaeun senang, tapi dalam lubuk hatinya itu bukan yang ia cari, bukan yang ia harapkan. Gaeun seolah pergi berkelana ingin mencari sesuatu, mencari rumahnya.


Gaeun tidak langsung bilang iya kepada Lin, tapi dia tetap tinggal disana sudah satu Minggu lebih. dia sudah dekat dengan orang orang disana. Gaeun juga belajar bela diri dari kakek guru dan belajar pedang.


" Pedangmu cukup bagus nak"(puji kakek guru)


" terimakasih kakek, pedang ini dari ka.......... maksudku dari seseorang yang menyayangi ku"(jawab Gaeun)


setiap harinya Gaeun belajar menggunakan pedangnya. Karena Gaeun memiliki kepintaran lebih, dia juga mengajarkan sesuatu yang tidak diketahui di desa itu. semakin lama orang orang jadi menyayangi gadis ini.


terasa seperti keluarga ~


...*****...


...*****...


...*****...


Sampai suatu hari......


Kakek Guru mengadakan sayembara. sayembara bebas diikuti siapa saja. Lin Dan teman temannya disibukkan dengan menyebar kabar sayembara itu ke sekitar desa.


Lalu putra sulung kakek guru, Aobing(40) pergi menyebar undangan sayembara itu sampai ke negeri tetangga. saat Hari H tiba...... Banyak Pangeran Pangeran datang hendak mengikuti sayembara.


Bukan hanya Pangeran tentunya, tapi juga para pemuda, pendekar dan orang orang ramai mengikuti sayembara tersebut. Lin pun ikut serta dalam sayembara bersama Jian (20). Jian adalah temannya Lin namun Lin tidak menyukai nya karena dia suka membuat keributan.


walaupun Xia adalah gadis desa, tapi dia adalah putri satu satunya kakek guru yang terkenal akan kesaktian dari ayahnya itu. jika berhasil menikahi gadis guru terhebat ini berharap sebagai menantunya bisa mewarisi kesaktian kakek guru.


Sayembara kedua masih sama seperti sayembara pertama yaitu para peserta perlu pergi menyelam ke laut Peranggi untuk mencari Pedang Basoka.



Pedang Basoka adalah pedang laut Peranggi milik Ratu duyung bernama Meryana. Ratu Mery dikenal kejam dan tidak sembarang berbaik hati pada manusia.


Mendengar sayembara untuk pedang Basoka sangatlah membuat senang para pesertanya. namun mereka semua juga berbisik bisik akan bagaimana mereka menyanggupi sayembara nya, Jian pun bertanya kepada kakek guru.


" maaf kakek guru, Kedua sayembaranya bertempat di laut Peranggi. lalu bagaimana kita bisa menyelam selama itu? mencari Mutiara dan pedang tidaklah sebentar kan"


" haha tentu saja Jian aku tidak akan sebegitu nya memberikan sayembara tanpa persiapan"


" Pakailah gelang ini"( ucap kakek guru sembari membagikan gelangnya)



" apa kehebatan nya kek??"(tanya Jian penasaran)


" ini adalah gelang blue pearl, gelang ini akan membuat kalian dapat bernafas bebas di dalam air. tapi tentu kalian tetap tidak bisa bicara seperti ikan ahahaha" (jelas kakek guru)


" wahh kakek memang hebatt"(ucap Jian langsung memakai gelangnya)


" Tapi ingat!! jika gelang yang kalian pakai lepas, maka kalian harus segera kembali ke permukaan karena kekuatan itu juga akan menghilangkan"


" tenang saja kakek gelangnya tidak longgar "(jawab Jian PD)


" gelang buakn hanya lepas tapi bisa saja rusak Jian"(kata Lin kepadanya)


" aduhh Lin jangan khawatir deh....... ngomong ngomong kamu juga ikut sayembara kan! sayembara yg mana yg kamu ikuti ha ahahahhaha?"


" tentu saja aku ingin pedang Basoka "


" kalau begitu bagaimana kalau kita jadi partner "


" dihh ogah " (jawab Lin cetus)


Sayembara pun dimulai.......


Semua orang langsung mengencangkan gelang mereka dan langsung menyelam ke laut. Melihat orang orang bersemangat mengikuti sayembara......


membuat Gaeun iri dan ingin ikut juga meramaikan.


" Kakek.... apa aku juga boleh ikut?"


" nak Gaeun ingin pedang Basoka juga?"


" haha mustahil bagi saya bersaing dengan orang orang hebat. tapi saya ingin ikut meramaikan saja. saya juga ingin punya mutiara hitam dari laut"(ucap Gaeun semangat)


" jika kamu ingin mutiaranya, aku bisa mencarikannya untukmu Gaeun"(ucap Lin mendekat)


" tidak Lin aku ingin cari sendiri....... sapa tau juga aku bisa membantumu"


" tapi......"


" sudahlah Lin, biarkan dia ikut."(ucap kakek guru sembari memberikan gelang pada Gaeun)


" kakek terimakasih 🥺"


" guru kenapa dikasih"(jawab Lin marah,)


" memangnya kenapa Lin? dia hanya mencari Mutiara untuk dirinya sendiri."


" betull.....lagi pula aku tidak akan menjadi bebanmu Lin, ada Zines akan membantuku"


" apahh??? gak salah denger"(Lin heran)


" ahahaha Lin Lin........nak Gaeun, apa kau sungguh sungguh akan mengajak kudamu itu?"


" iya kakek....... kakek bisakan🥺"


" tentu saja......"


Kakek guru pun mengambil tanaman laut dan membacakan mantra seperti mantra yang ia masukan dalam gelang blue pearl. Kemudian kakek memberikan tanaman itu pada Zines untuk dimakannya.


" dengan memakan itu, kudamu bisa bernafas didalam air. tapi itu tidak bertahan lama nak, hanya 20 ja saja"


" kakek yang terbaik...... terimakasih ya kakek"


" ya pergilah...... cari mutiara mu"


" ayo Linn"


Lin Dan Gaeun pun menyusul lainnya menyelami laut Peranggi bersama Zines juga.


akankah Gaeun berhasil????