The Secret Of Rain

The Secret Of Rain
Part 6



Hari ini langit di luar terlihat begitu cerah . matahari seakan sedang tersenyum menyinari bumi , setelah beberapa hari yang lalu hujan terus menerus hingga membuat siapapun orang sulit untuk melangkah .


Dari arah kejauhan terlihat Nada adinda dengan penampilan rambut di ikal sedang mengayunkan sepedanya memasuki gerbang sekolah .


dari penampilannya ia terlihat sedikit tomboy ,ia  memakai baju kaos putih dan di selimuti dengan jaket yang berbentuk panda yang jelas jaket itu jaket favoritnya terus dia juga tampak memakai celana jeans yang sedikit robek-robek .


" Nad ... Nad "


terdengar suara dari arah belakang .


Langsung saja dengan spontan Nada membalikkan badannya .


" ya ... "


Di belakang sana terlihat sosok yang sangat di kenalnya .


" Tata .... ? " ucapnya dengan heran .


" loe ..... !" ucap Nada lagi setelah melihat penampilan sahabatnya .


Nada merasa aneh setelah melihat penampilan Tata yang tampak menor baginya . dengan tatapan yang sedikit keheranan Nada melihat sahabatnya dari atas sampai ke bawah .


" loe .... , loe kenapa .....? kenapa pakaian loe kayak gini ? " ucap Nada yang kini terlihat mengkerutkan keningnya sambil menggeleng-geleng kepala tanda tak percaya . Namun Tata hanya senyam - senyum ngga jelas .


" kenapa .... ! ada yang salah dengan penampilan gue ...? ngga kan ...." ucapnya sambil senyam-senyum .


" kenapa sih .... apa coba yang salah " ucap Tata lagi .


sementara itu dari arah belakang tampak terdengar suara seseorang yang sedang celetuk , seseorang itu terdengar menjawab pertanyaan Tata .


" hei .... Ta .... , loe ngga lihat apa kalau loe itu terlihat aneh tau " ucap Rara to the point .


Namun Tata hanya diam .


"coba deh loe ngaca , loe lihat dari bawah sampai ke atas "


" Ta ..... tuh coba loe lihat sepatu loe , emangnya ngga ada sepatu yang lain lagi ya , hingga loe pergi ke sekolah harus pakai high heels " ucap Rara serius .


" iiiih Ra , loe kenapa sih .... , iya gue ganti . gue kan cuma iseng aja berhubung hari ini sekolah kita lagi kedatangan Tamu dari sekolah lain . jadi gue iseng aja , siapa tau salah satu dari mereka adalah jodoh gue mungkin ? ! " ucap Tata tersenyum simpul .


" ya kale ada yang mau sama loe kalau penampilan loe kayak gitu. " Timpal Nada .


" Tata ..... , loe itu cantik tapi apa adanya aja . Ni make up harus di hapus karena bedak loe ketebelan , bibir merah loe juga ketebelan . loe mau kemana sih Ta ... " ucap Nada memberi tahu sambil menghapus semua make up nya memakai tisu .


" Nah kalau gini kan Cantik " ucap Rara sambil menyungging kan senyum di wajahnya .


Akhirnya ketiga sahabat itu berjalan saling beriringan memasuki halaman sekolah . Di sana sudah terlihat perkumpulan beberapa murid dari sekolah lain .


Nada salah satu orang yang suka keramaian makanya itu dia sangat gembira ketika mendengar kalau pertandingan Basket Antar sekolah bakal di adain di sekolahnya .


Di koridor sekolah juga nampak beberapa Murid dari sekolah lain yang sedang duduk , ada juga yang sedang berada di kantin bahkan tak jarang ada beberapa dari mereka yang sedang menyanyi - nyanyi sambil main gitar .


" aku suka melihat pemandangan seperti ini , aku suka keramaian " ucap Nada dalam hati saat berjalan di koridor sekolah .


" eh kalian berdua udah sarapan pagi belum ? "


" kalau belum yuk kita kekantin soalnya perut gue udah ribut di dalam nih dan kayaknya cacing-cacing udah pada demo nih " ucap Rara sambil tersenyum dan dia mendapat anggukan dari kedua temannya .


" eh tapi gue ke toilet dulu , kalian berdua duluan aja ntar gue nyusul " ucap Nada memberitahu .


kedua sahabatnya pergi ke kantin sementara Nada langsung menuju ke toilet .


Kini Tata dan Rara sudah memasuki ruang kantin dan di sana ternyata sudah terlihat Al and the genk .


" Al coba deh loe lihat di sana siapa yang datang tapi .... kemana yang satunya " ucap Rio memberitahu tapi Al hanya menatapnya sekilas kemudian melanjutkan makannya .


setelah beberapa menit kemudian Nada pun terlihat memasuki Ruangan kantin dan kali ini dia memang benar-benar mendapat tatapan tajam dari Al , mata Al ngga pernah lepas dari pandangannya saat ini sampai membuat Nada merasa kikuk Namun seperti biasa walaupun terlihat kikuk Nada terus berjalan menuju ke tempat di mana kedua temannya itu berada sambil memberi tatapan yang sama ke pada Al .


" eh gimana .... " ucap Nada gugup .


" gimana apanya ? " ucap Tata bingung .


" itu.... , kenapa kalian pada ngga bilang kalau dia ada di sini .... " ucap Nada sambil menunjuk hp nya memberi kode .


" oh .... sms .... " ucap Rara memastikan .


" iya kenapa pada ngga sms gue "


" ya udah lah Nad , toh dia ngga sejahat itulah mau marah - marah loe seenaknya " ucap Rara sambil melambaikan tangannya mencoba memanggil bu tati si penjual bakso .


" bu tati .... seperti biasa ya .... kalau gue sama Tata bakso tapi kalau si anak satu ini bakso sama mie kuning aja ngga usah pake laksa " ucap Rara memberitahu sambil menunjuk ke arah Nada .


Tempat Duduk Al Dan Nada itu berseblahan , bahkan mereka berdua kini terlihat saling membelakangi .


" Al gimana perasaan loe , bentar lagikan loe bakal Tanding sama sekolah sebelah " ucap Arya bertanya .


" Al....., gue dengar-dengar kalau yang bakalan tanding sama sekolah kita itu adalah sekolah lama loe " ucap Rey yang langsung membuat mood makan Al menjadi hilang dan langsung saja dia berjalan pergi ke pak didi untuk bayar semua makannya . setelah selesai bayar dia langsung berbalik ke arah teman-temannya lalu dia berkata.


" Rio...., loe mau ikut gue atau tetap mau di situ " ucapnya datar .


langsung saja secara spontan Rio berdiri dan meninggalkan makanannya yang sudah di bayarin oleh Al . Nada yang berada di tempat yang sama secara spontan juga langsung berbalik melihat ke arah Al . Nada merasa sedikit Aneh melihat tingkah Al yang terlihat memasang tampang marah atau tampang ngga suka ketika mulai membahas tentang dirinya .


" loe juga sih udah tau dia itu paling ngga suka kalau bahas soal masa lalunya dia , kenapa juga pake acara nanya-nanya ngga jelas " ucap Arya yang juga terlihat kesal .


" kan gue hanya nanya doang , kenapa juga dia jadi sensitif begitu , perasaan dulu ngga segitunya deh " ucap Rey sambil mengerutkan dahinya .


" ya udah buruan makan gih , soalnya gue juga mau ikut mereka " ucap Arya yang terlihat berdiri sambil menatap Rey yang masih makan .


" iya - iya bentar " ucap Rey yang masih terlihat makan .


Setelah mereka semua hilang dari pandangan , Rara langsung membuka percakapan .


" Nad ... " ucap Rara membuyarkan lamunannya .


" loe kenapa .... , lagi mikir apa sih " ucap Tata yang di balas senyum oleh Nada .


" Ngga .... " ucapnya singkat sambil sesekali terlihat memainkan sedotan di minumannya .


" Nad , gue Rasa omongan loe tentang dia tuh ada benarnya juga , dia itu emang aneh masa cuma tanya soal sekolah lamanya aja dia terlihat sebegitu marahnya " ucap Tata sambil menatap ke arah Nada Namun Nada hanya Diam sembari memperlihatkan senyuman tipis di bibirnya .


Setelah mendengar ucapan Tata , Nada juga jadi kembali memikirkan Al .


" Dia itu kenapa .... , apa yang salah dengan masa lalunya hingga dia bisa bertingkah seperti itu ? " ucapnya Dalam hati kemudian dia kembali berkata .


" ya udahlah itu urusan dia and itu kehidupan dia , jadi kita ngga perlu bahas dia lagi ya " ucap Nada yang langsung dapat anggukan dari kedua sahabatnya .


.


.


.


masa lalu , masa lalu itu milik semua orang , yang di rangkai menjadi sebuah kenangan dan kenangan itu berupa sebuah cerita hanya saja tidak semua kenangan itu indah dan tak jarang ada beberapa orang yang masih bersembunyi dengan kenangan .