
" Ra , Kamu sudah dapat telpon dari Nada... ? " tanya Tata .
" belum nih.... "
" lah tuh anak gimana sih masa kakak sama sahabatnya mau nikah dianya nggak ada "
" ya.... dia pasti datanglah lagian masih beberapa hari lagi kan.... " Ucap Rara santai.
" btw kamu sama calon suamimu sudah berapa lama enggak ketemu "
" yah... baru kemarinlah dan mungkin sampai nikah baru bisa ketemu lagi " Ucap Rara menyunggingkan senyum di wajahnya.
" aduh.... aura- aura pengantin tuh gini kali yah... senyum mulu " Ucap Tata menggoda.
" eh btw enggak kerasa yah sudah lima tahun sejak kita lulus SMA dan bentar lagi loe mau nikah "
" iya yah...nggak kerasa udah lima tahun aja "
" Saat itu adalah masa-masa yang tak akan pernah terlupakan " Ucap Tata mengenang.
Saat keduanya sedang asyik mengobrol tiba-tiba saja handphone Rara berdering.
" eh umur panjang " ucap Rara Menatap layar handphonenya.
" siapa " tanya Tata.
" ssstttt... Nada " ucapnya bisik.
Rara meletakkan hp-nya di atas meja dan meloudspeaker agar Tata juga bisa mendengar obrolan keduanya.
" Hai gimana kabarmu " tanya Rara ramah.
" Baik " jawab Nada singkat seperti biasanya.
" Aduh....jawabnya singkat amat, panjang dikit kek kayak jalan tol " ucap Tata ,tiba-tiba hening.
" Hei kenapa diam. kaget ya kalau gue lagi di sini. "
tiba-tiba terdengar suara ketawa dari sana.
Tata dan Rara saling bertukar pandang, keduanya bingung mendengar suara tertawa dari sana.
" Nad, loe baik-baik aja kan... " Tanya Rara.
" iya , gue baik kok , malahan baik banget . "
" trus kenapa loe ketawa" tanya Tata .
" cieee akhirnya luluh juga.... " Ucap Nada menggoda.
Rara berkerut bingung sambil menatap Tata dan Tata hanya terdiam sambil memperlihatkan senyum malu-malunya.
" maksudnya apa sih Nad " Tanya Rara.
" yah....loe enggak tau yah , tuh sahabat loe bentar lagi nyusul loe tuh.... "
" Siapa...? Tata ? " Ucapnya terkesiap dan dengan spontannya langsung memeluk Tata.
" lo dilamar..., kok enggak cerita sih...." Tanya Rara dengan wajah bersinar dan senyum mengembang.
" Ra, jangan di godain terus ntar mukanya berubah jadi kayak kepiting rebus , merahhh banget " Ucap Nada menggoda dan membuat Tata tak dapat berkata-kata sangking malunya.
" lah... emang udah merah pipinya " sambung Rara yang membuat semuanya tertawa lepas.
" eh... btw kok loe tau kalau dia di lamar " tanya Rara penasaran.
" iyah... kok loe tau kalau dia di lamar, padahal gue aja enggak tau "Ucap Rara lagi.
" iya kok loe bisa tau sih, padahalkan gue baru mau surprising kalian berdua pas kita bertiga ketemu "
" yah gagal dong surprise-nya " ucapnya sok nggak bersalah.
" iyah...gagal, gara-gara loe sih " timpal Rara dan ketiganya malah ketawa.
" maaf yah.... kan gue juga ikutan senang makanya gue antusias banget pas loe jawab telpon gue "
" iyah permintaan maaf loe di terima ". tambahnya." btw loe tau dari mana sih kalau gue dilamar " .
" dari pacar loe lah orang dia minta izin ke gue "
" minta izin... ? " tanya Tata lagi.
" iyah....dia ngirim SMS . gini isi SMS nya ' Nad, doa'in gue yah semoga kali ini sahabat loe terima lamaran gue " Ucap Nada dan ketiganya pun tertawa lepas.
" asli ta, pacar loe lucu banget. " Ucap Rara masih ketawa.
" makanya itu gue terima dia " ketiganya masih ketawa. tambahnya. " eh manusia alien loe lagi di mana nih " tanya Tata.
" lagi nunggu jemputan " Jawabnya singkat.
" jemputan ?? loe nunggu jemputan jam segini ? emangnya loe dari mana mau kemana ? " Tanya Rara sedikit cemas saat melihat jam yang sudah menunjukkan pukul 10 malam dan ia tau di bali hanya beda se-jam sama jakarta.
" gue dari bali ke jakarta " Ucapnya to the point dan berhasil membuat kedua sahabatnya terkejut.
" apa !!! " Ucap keduanya bersamaan.
" surprise.... gue udah di jakarta nih "
" kok enggak ngabarin ke kita sih... " Ucap Tata sedikit kecewa. tambahnya. " kan gue bisa jemput loe " .
" yah...gimana dong, gue kan sayang banget sama kalian makanya gue enggak mau ngerepotin kalian berdua "
" ahhh kok loe sweet banget sih " Ucap Tata dengan mata berbinar-binar.
" iyah...kok loe sweet sih " sambung Rara.
" ahhh jadi pengen meluk kalian berdua " Ucap Nada dan membuat kedua sahabatnya tersenyum.
" eh btw udah dulu yah jemputan gue udah datang tuh "
" siapa yang jemput" tanya Rara.
" Pacar kamu.... " jawabnya santai.
" oh...salamin yah...."
" iyah.... see you. sayang kalian berdua " Ucapnya lalu menutup telpon.