
*****
Hari itu pun tiba , hari yang di tunggu-tunggu oleh hampir seluruh murid kelas 3 di seluruh indonesia .
Cuaca pada hari ini begitu cerah padahal tadi malam hujan turun cukup deras . di luar terlihat orang berlalu lalang begitu pun dengan motor dan mobil .
Nada baru saja keluar dari kamar mandi dengan rambut yang di tutupi handuk, ia langsung menuju meja rias untuk merias dirinya dan mengeringkan rambutnya yang basah. Nada menyunggingkan senyum di wajahnya sambil sesekali bernyanyi kecil sembari merias dirinya. Rupanya Nada tak dapat menyembunyikan perasaannya saat ini. Yah....ia terlihat begitu gembira sampai-sampai Mbo yang berdiri sedari tadi di depan pintu kamar sambil memanggil namanya pun tak di dengarnya sangking asyiknya bernyanyi.
" non...." teriak mbo sambil mengetuk pintu dan langsung membuat Nada terkesiap.
" Oh... iya mbo masuk aja enggak di kunci kok " Ucapnya lalu mbo membuka pintu kamarnya.
" ada apa ya....mbo "
" gini non, tadi mas adi telpon nanyain non . Suruh cek ada di rumah apa enggak soalnya kata mas adi non Nada enggak bisa di hubungi "
" Oh... iya tadi Nada lagi mandi, ya udah entar Nada telpon Mas Adi deh "
" Oh... Kalau gitu mbo permisi dulu yah...non "
" iya mbo...., eh.... bentar mbo. Nada mau bilang kalau nanti Nada pulangnya agak malam . soalnya Nada mau keluar sama Al rayain kelulusan "
" Oh....iya non tapi hati-hati yah non "
" iya... mbo " Ucap Nada menyunggingkan senyum di wajahnya.
Hari ini adalah pertemuan pertama sekaligus kencan pertama keduanya setelah hampir beberapa minggu enggak ketemu karna Al harus konsen sama ujiannya.
Nada sudah tidak dapat menahan rasa kantuknya dan akhirnya tanpa sadar ia pun tertidur setelah menunggu hampir se-jam lamanya. waktu terus berjalan hingga tanpa Nada sadari ia sudah tertidur cukup lama. Nada terbangun saat salah satu karyawan toko membangunkannya dengan mengetuk pelan meja tempat ia menyandarkan kepalanya sambil sesekali memanggilnya dengan sebutan ade .
" de.... ade.... " Ucap karyawan toko beberapa kali.
Nada mengucak matanya dan langsung menatap seseorang yang berada di sampingnya, dengan suara parau dan masih setengah sadar ia berkata.
" maaf...kenapa yah kak " Ucapnya polos.
sambil tersenyum dan tetap ramah karyawan toko itu berkata. " maaf.... dek....kami mau tutup tokonya ".
" Oh.... " Ucapnya setengah sadar. tambahnya " apa....mau tutup ?! eh...maaf...emangnya udah jam brapa yah kak.... " tanyanya terkesiap.
" sudah jam 10 malam dek " Ucap Nada terduduk setelah tadi berdiri untuk sesaat karena kaget. Raut wajah Nada berubah sendu lalu dengan suara pelan ia berkata.
" kak berapa semua jumblah pesananku "
" Jus alpukat 2 sama roti 4 beda varian rasa yah.... jadi semuanya 32 dek ... "
Nada melangkahkan kakinya keluar toko lalu ia merogoh tasnya mencari HP yang ia taruh di dalam tas. Nada menyalakan layar HPnya namun tidak ada satu panggilan pun dari Al.
Dengan perasaan cemas dan khawatir Nada berusaha menghubungi Al sambil sesekali melangkahkan kakinya pergi . Sudah hampir beberapa kali Nada mencoba menghubungi Al sejak ia keluar dari toko namun tidak ada satu panggilan pun yang masuk.
" Al Kamu ke mana sih " ucapnya Lirih .
Karena tidak bisa menghubungi Al akhirnya Nada memutuskan untuk menghubungi teman-temannya Al . Nada mencoba menghubungi Rio yaitu sahabat dekatnya Al.
Sekali dua kali nada menelepon namun jawabannya selalu sibuk, Nada tidak menyerah ia masih berusaha untuk menelepon Rio dan usahanya tidak sia-sia Rio akhirnya menjawab panggilannya.
Belum lagi Rio menyapa , di ujung telepon sana Nada langsung bertanya.
" Rio...Al ada di situ enggak " Ucapnya to the point.
" lah....bukannya dia lagi sama loe yah..." Ucap Rio bingung.
" hmm harusnya sih gitu, Eh tapi kalau dia hubungin loe , loe langsung telepon gue yah " ucap Nada dengan suara yang terdengar bergetar karena sudah mulai khawatir terjadi sesuatunya dengan Al.
Setelah menelepon Rio, nada kembali mencoba menghubungi Al. Kalau tadi saat pertama kali ia menelpon suara operator mengatakan kalau Nomor yang anda tuju sedang sibuk tapi kali ini suara operator yang menyatakan kalau nomor yang anda tuju tidak dapat di hubungi . Kali ini Raut wajah Nada berubah dan perasaannya kini pun campur aduk.
" Al....kamu kemana sih "
" Al , Jawab dong jangan bikin aku khawatir "
" Al , kalau kamu terima pesan aku ini cepat hubungi aku "
" Al Aku janji aku nggak akan marah asal kamu jawab telepon aku dan pesan aku "
" Al please..... jawab.... "
" Al aku sayang sama kamu , cepat jawab kalau kamu juga sayang sama aku "
Ucap Nada mengirim pesan suara pada Al.
Tadi sebelum Nada sampai di rumah. Rio sempat menghubunginya dan mengatakan kalau ia tadi habis dari rumahnya Al dan saat ia sampai di sana ternyata rumahnya gelap Tidak seperti biasanya .
Tata dan Rara langsung memeluk Nada saat mereka mendapati nya sedang duduk di depan jendela sambil memegang boneka kecilnya dan sesekali ia terlihat seperti menelpon.
Suasana menjadi Haru saat Nada terdengar menangis.
Malam ini Ketiga sahabat itu berbagi kesedihan.