
Pernah ngga merasakan Cinta bertepuk sebelah tangan .
~~
Bukankah Cinta itu kadang jatuh ke pada orang yang tidak tepat dan pada akhirnya akan di pertemukan sama orang yang tepat pula .
~~
Bukankah seorang pria di ciptakan untuk mencintai seorang wanita ... ?
Dan apakah aku salah jika aku mencintai kamu......? SAHABAT !
~~
Dia itu dulu hanya seorang teman , teman masa kecil dan kini sudah berubah menjadi sahabat .
Sahabat ,
akan kah sebuah kata yang di bangun atas dasar kenyamanan ini akan tetap sama artinya..... atau kah aku akan tetap bersembunyi dalam satu kata yang nantinya akan berubah dan mempersulit aku untuk bisa bernapas .... ?
~~
Arya memasuki kamar, di lihatlah kedua sahabatnya sedang duduk sambil Melamun .
" tuh anak berdua lagi kenapa sih tumben pada diam " Bisik Arya kepada sahabat lainnya yang berada di sampingnya .
" iya .... ,tumben tuh anak berdua pada diam " Ucap Rey bingung sambil mengangkat salah satu keningnya .
Pada siang hari ini keempat sahabat itu sedang kumpul di rumahnya Al . berhubung tadi di sekolah guru lagi pada rapat jadi murid-murid di suruh pulang sebelum jamnya .
" woi...kalian berdua lagi pada ngapain sih , ngelamun aja " ucap Rey yang terlihat menepuk pundak keduanya dan mereka berduapun terbangun dari lamunannya .
" iya kalian berdua lagi mikirin apa sih " Ucap Arya yang langsung menyuguhkan minuman yang tadi baru di taruhnya di atas meja .
" gue.....? Ngelamun.... ? ya nggalah " Ucap Al mengelak .
Sementara itu Rio terlihat berisik dengan gitar yang sedang berada di pegangannya . seperti sedang stres Rio memainkan gitarnya dengan asal-asalan sambil terlihat kesal sembari mengucak-ngucak rambutnya sementara itu ketiga sahabatnya memandanginya dengan tatapan Bingung .
" loe kenapa nyet " tanya Arya .
" loe ngga lihat....? dia itu kelihatan lagi stres kalau yang begini mah antara 2 kalau bukan masalah perempuan pasti masalah Cewek " Ucap Rey cengengesan .
" woi itu mah sama aja kale... " Ucap Arya sambil menjitak kepala Rey .
Dan semuanya pun tertawa lepas .
" Siapa sih perempuannya " Tanya Al yang sedari tadi terlihat memperhatikan ketiga sahabatnya .
" Ngga Ada " Ucapnya singkat .
" ahhh pasti loe bohong nih " Timpal Rey lagi .
" ahhh gue lagi ngga mood nih " Ucapnya sambil menjatuhkan badannya di tempat tidur yang tadi di dudukinya .
" aduh .... kayaknya masalahnya serius nih " Ucap Rey yang masih saja terlihat menggoda sahabatnya .
" ini nih kayaknya masalah antara hidup dan mati nih . gue Curiga " Timpal Arya yang kini ikut-ikutan menggoda Rio .
" woi .... loe juga nih melamun apa sih ... " Ucap Rey sambil menepuk pelan bahu Al .
" Ngga " Ucapnya singkat .
" Roman-romannya nih .... kedua sahabat kita ini lagi terganggu oleh bayang-bayangan bidadari tak bersayap yang turun dari kayangan "
Ucap Rey yang kini menampakkan wajahnya yang mulai kemerahan akibat menahan tawa .
" loe tuh kalau kayak gini , juara satu " Ucap Rio yang sudah mulai kesal .
" eits... santai aja bro kalau masalah cinta serahkan sama gue " Ucap Arya berlagak seperti seorang pakar dalam masalah percintaan .
********
Di sudut kamar nampak Tiga orang Cewek yang juga lagi berbaring di atas tempat tidur .
" eh.... Nad , BTW kemarin loe kemana aja ? " Tanya Rara .
" Ngga kemana-mana ?"
" trus kemarin kenapa loe Ngga ada di rumah " Ucapa Rara lagi Dan Langsung membuat Nada tersentak bangun seolah kebohongannya sudah terbongkar .
" hmhm gimana ya.... " Ucap Nada mencoba mencari alasan .
" hayo ngaku deh loe sekarang " Ucap Rara sambil menunjuk dan tersenyum simpul .
" gue tau kok kemarin loe lagi di mana " Ucap Rara lagi yang makin membuat Nada terkejut .
" trus ngapain juga loe Nanya-nanya " Ucap Nada gagap .
" gue pengen dengar dari mulut loe aja, benar apa ngga "
" hm.... gue tuh malu .... " Ucap Nada sambil menunduk .
" Ngapain Malu sih "
" habisnya gue harus terpaksa nginap di rumah orang yang paling gue benci" Ucap Nada yang langsung membuat Tata yang sedari tadi hanya terlihat terdiam pun kaget .
" What .... ! "
" jangan bilang loe nginap di rumahnya Al " Ucap Tata yang seolah-olah tak percaya dengan apa yang di dengarnya barusan Namun sayangnya dia mendapat sanggahan dari Rara yang kemudian membenarkan semuanya .
" Ta...Ngga usah kaget kayak gitu lah "
" trus-trus " Ucap Tata yang terlihat mulai kepo .
" ahhh... gue ngga tau pokoknya gue ngga mau bahas soal dia " Ucap Nada kesal mengingat kejadian kemarin .
" Trus tadi loe berangkat ke sekolah bareng dia .... ? " Tanya Tata mencari tau .
" ya .... ngga lah loe pikir gue sinting apa . yang ada nih , gue bakal di labrak sama anak-anak yang lain kalau lihat gue datang sama dia " Ucapnya mengelak .
" trus gimana ceritanya loe bisa berada di rumahnya dia.....? " tanya Tata sambil memasang muka serius .
" gue juga Ngga tau yang gue ingat saat itu gue lagi berantem hebat sama dia dan saat gue bangun gue udah ada di rumahnya dia " jawab Nada menjelaskan .
" oh.... " Ucap keduanya bersamaan .
kedua sahabatnya mencoba mempercayai tanpa mau banyak bertanya karena bagi mereka kalau dia mau cerita pasti juga bakal di ceritain .
" percaya ajalah " Ucap Rara lagi yang merasa kurang puas dengan penjelasan Nada .
" Nad , tapi kalau di pikir-pikir Al itu ganteng loh " Ucap Rara asal .
" ganteng apa nya mata loe soek " ucap Nada kesal karena kini Rara mulai lagi membahas soal Al .
" udah lah Nad terima aja emang benar kok kalau di lihat-lihat tuh kakak kelas ganteng juga " Timpal Tata sambil cengengesan .
" ahhhh gue ngga tau " Ucap Nada yang mulai frustasi karena digoda terus sama kedua temannya .
Tapi karena terus di goda dia jadi teringat kembali soal kejadian kemarin waktu lagi berada di rumahnya Al .
" tapi kemarin , tuh anak emang aneh banget , masa kemarin tiba-tiba dia baik banget sama gue . padahal gue udah nampar dia berkali-kali tapi bukannya marah dan biarin aja gue sendirian di atap , eh dianya malah balik nolongin gue dan lebih parahnya lagi dia seolah perduli banget sama gue, sampai pakai acara nyuapin gue segala " Ucap Nada dalam hati Dan tanpa di sadarinya dia menyebut Nama Al dalam lamunannya dan di dengar oleh kedua sahabatnya .
" Al... " Ucap Nada singkat .
" Cieeee yang lagi kangen nih " Canda Tata .
" Cie cie " timpal Rara .
" katanya tadi ngga mau bahas soal dia , eh loe nya malah sebutin Namanya "
" Kangen nih yeee "
Candaan kedua sahabatnya malah membuat Pipi Nada menjadi memerah seperti kepiting Rebus .
" Cieee yang mulai salting nih "
" Ahhhh " Ucap Nada yang terlihat menimpuk kedua sahabatnya memakai bantal .
*****