
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
“ah lelah nya.”lily bergumam lirih.
Mereka semua sudah sampai di kediaman wang.begitu sampai Lily langsung merendam tubuh nya dengan air hangat.
“kau sudah selesai mandi baby?.”max menegur.
“em.”lily berdehem.
“kau dari mana?.”tanya Lily.
“mencari angin sebentar.”bohong max.
“kau sedang berbohong sekarang?.”tanya lily sembari membaring kan tubuh nya di atas ranjang.
bagaimana dia bisa tau aku sedang berbohong sekarang?.
max menatap bingung ke arah Lily yang berhasil mengetahui ia sedang berbohong bahkan menyembunyikan sesuatu dari Lily.
bukan nya akting ku sudah bagus ya?.
Max membatin.tapi lamunan nya terhenti ketika Lily terus menatap tajam ke arah nya.
“aku baru saja bicara dengan ricko,ada sedikit masalah.ya hanya sedikit,kau tidak perlu khawatir baby.”maxm menenang kan.
“sampai harus mengirim pak ricko kembali ke Indonesia secepat ini?apa kau sedang berbohong pada ku max?.”
Telak,max terdiam mendengar perkataan Lily yang sangat tepat sasaran.istri baru nya itu memang paling pandai menebak situasi.
Menghembuskan nafas panjang.max bingung harus memulai nya dari mana.
Dia bimbang sekarang.di satu sisi max sangat ingin berada di Cina, menikmati hari-hari baru nya bersama dengan lily.tapi masalah di Indonesia juga lebih penting,dan itu menyangkut rumah tangga nya.
“max...”
“sebenar nya....”
“kau masih mencintai nya kan?.”
Belum juga max selesai berbicara.suara perdebatan dari kamar sebelah, menghentikan cerita mereka.
Lila dan Ryo sekarang tengah berdebat dengan sangat hebat.dan bisa di pastikan bahwa nama Lily juga ikut terseret.
“ada apa ini?mereka bahkan berdebat di rumah orang lain.”desis Lily.
Dengan langkah kesal Lily mengetuk pintu kamar sebelah,untung hanya ada mereka.karena yang lain sibuk berjalan-jalan.
“sebenar nya ada apa sih dengan kalian berdua?!.ini rumah orang,kenapa kalian malah sibuk berdebat?di mana tata Krama kalian sebagai tamu hah?!!!.”lily langsung berceloteh panjang lebar.
“diam kau!!.”teriak Lila kesal.
“kau yang diam! benar-benar menjengkel kan!!!.”sahut Lily.
“ini semua karena mu!kau masih saja membayang-bayangi rumah tangga ku pada hal kau sudah menikah!!!.”
tuduhan demi tuduhan selalu saja di beri kan Lila pada lily.iri telah mendarah daging dalam tubuh nya, membuat semua yang di lakukan Lily selalu salah di mata nya.
“tidak bisa ya sehari saja kita seperti kakak dan adik lain nya?.”lily mulai malas.
“tidak karena kau selalu iri dengan ku!.”teriak Lila marah.
“lila henti kan,kau benar-benar tidak tau malu ya?.ini rumah orang tua Lily,seharus nya kau tidak mencari masalah dengan nya!.”tekan Ryo penuh amarah.
tangan Ryo menarik kasar lengan lila.membawa sang istri untuk semakin mendekat ke arah nya.
“kau masih mau membela nya?!apa kau mencintainya hah?!”tuduh Lila.
“lila!”teriak Lily geram.
“bersikap baik lah pada ku,jika kau tidak ingin ku usir malam ini.”ancam Lily.
“turunkan nada bicara mu!”teriak Lily.
“lily!aku tidak akan membiar kan mu!.”
Dengan gerakan tiba-tiba,Lila hendak menarik tangan lily.tapi kalah cepat dengan max,yang langsung melindungi tubuh istri nya.
“lila!!!.”
Lila tidak peduli lagi dengan teriakan ryo.dia terus menyerang lily.tapi naas,tubuh nya tidak seimbang hingga terhuyung ke belakang.
Bruk.
“lila!!!.”
Lily,Ryo dan max memekik secara bersamaan melihat Lila jatuh ke belakang.
Darah segar mulai mengucur deras dari pangkal paha nya,membuat semua orang langsung panik.
“astaga,Lila!.”ryo mendekat, menggendong tubuh Lila.
“sakit.”lila meringis,sembari memegangi perut bagian bawah nya.
“ayo bawa dia ke rumah sakit!.”ajak max berjalan lebih dulu.
“ada apa?.”
Begitu di bawah,Lily dan max di sambut oleh Feng Wei yang ikut khawatir dengan keadaan mereka.
“ikut dengan kami feng!!kita harus ke rumah sakit sekarang.”titah max.
mengangguk kan kepala,Feng langsung masuk ke dalam mobil.mengambil alih kemudi,lalu langsung melajukan nya dengan kecepatan tinggi menuju rumah sakit.
“semua nya pegangan!!!.”
Lily langsung memegang sabuk pengaman nya dengan sangat erat.
setelah memastikan semua penumpang nya berpegangan.tanpa basa-basi Feng Wei langsung menekan pedal gas dengan kecepatan tinggi.
rumah sakit Xxxxxxxx.
Lila sudah mendapat kan perawatan intensif.lily dan juga yang lain tengah menunggu di luar.
“dia akan baik-baik saja kan?."tanya Lily panik.
sejahat apapun Lila pada nya selama ini.lila tetap lah kakak nya,Lily tidak bisa diam saja dan tidak panik melihat saudari nya tengah terluka.
ya Allah ya Rabb.lila memang telah melakukan banyak kesalahan pada ku,tapi ku mohon jangan sampai terjadi sesuatu pada nya.
Lily menengadah kan tangan nya.berdoa dengan setengah hati.
“lila dan bayi kalian akan baik-baik saja,berdoalah terus ryo.saya harap kau mampu mengendalikan diri,jika sewaktu-waktu Lila mengamuk.”max menenang kan Ryo.
“aku tidak tau apa yang sebenar nya terjadi.akhir-akhir ini Lila sangat sensitif,dia bukan seperti ibu hamil biasa nya.dia selalu menuduh ku yang tidak-tidak, berselingkuh dengan Lily yang notabene nya adalah adik ipar ku.dan juga Lily sudah menikah,Lila benar-benar aneh.”
Ryo meremas rambut ikal nya frustasi.berujar penuh kesedihan,rumah tangga yang ia impikan selama ini hancur karena tidak sebahagia fikiran nya
mungkin ini yang di nama kan karma.mereka tidak pernah memikirkan bagaimana Lily bisa menjalani hidup nya tanpa trauma karena telah di khianati oleh orang-orang terdekat nya.
max membatin.menatap ke arah Lily yang juga tengah menatap ke arah nya.
“aku tidak ingin bilang di waktu seperti ini.tapi mungkin Allah telah mengabulkan doa ku,maaf.aku pernah berdoa agar kalian mendapat kan karma.aku juga sempat bilang,bayi itu adalah alasan untuk mu bertahan.jika anak itu pergi,kau mungkin tidak memiliki alasan untuk tetap bertahan di sisi nya,sekali lagi maaf.aku tidak pernah berfikir ini akan menjadi kenyataan.”
Lily menunduk kan kepala nya karena sedih.air mata mengalir begitu saja dari netra nya.
Allah mengabulkan doa orang-orang yang tersakiti.dan saat Lily ada di posisi itu,di posisi tersakiti dan terdzolimi.lily tidak sadar, dia berdoa untuk keburukan bagi Lila.
“baby jangan seperti ini.”max mengingat kan.
# Like, komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.