
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
“tidak ada bayaran dalam pertemanan.”tolak max mentah-mentah.
“cih!dasar bos pelit.”umpat Feng Wei kesal.
Lily hanya diam mendengarkan perdebatan yang terjadi antara max dan Juga Feng Wei.
Mata nya menatap kosong ke arah jendela,di mana pemandangan kota Beijing terlihat sangat indah.
Di tambah butiran salju yang berhamburan turun menambah keindahan kota Shanghai.
Mobil terus melaju hingga sampai di sebuah gedung pencakar langit yang lumayan tinggi.
Xuan Xian entertainment.
Nama yang tertera dengan logo huruf X yang saling bertautan.sebuah agensi besar yang menaungi banyak artis, aktor, model,penyanyi, boyband dan girlband besar di negara ini.
“kenapa kita kesini?.”tanya Lily begitu turun dari mobil milik Feng Wei.
“bertemu dengan ayah mu.”jawab Feng Wei,melangkah masuk lebih dulu.
Lily terus-menerus mengamati sekitar nya, sementara Feng Wei sedang mengobrol dengan seorang petugas,tidak lama dia kembali mendekat ke arah Lily dan juga max.
“kita bisa bertemu dengan nya sekarang?.”tanya Max penasaran.
“tentu saja,ini berkat uang mu.jika bukan karena uang mu,mungkin kita akan sulit bertemu dengan nya.dan tuhan menghendaki hari ini,jadwal nya kosong.”jawab Feng Wei santai, bergerak lebih dulu menuju ke ruang tunggu.
Feng Wei, max dan juga Lily menunggu di ruang tunggu agensi yang masuk big 3 agensi terbesar di Cina ini.
Interior yang simpel tapi terkesan sangat elegan, membuat ruang tunggu agensi ini sangat indah.
Teh hijau khas negara ini dan beberapa cemilan sudah di sediakan.
“ini,minum lah.kita biasa tinggal di Indonesia,jadi udara di sini sangat dingin.”ujar max mengulur kan segelas teh hijau pada Lily.
“em, terima kasih.”jawab Lily sangat singkat.meresapi teh hijau yang baru di hidang kan.
Tidak lama, seseorang kembali masuk.tubuh nya yang tinggi,mata sipit,dan kulit pucat menjadi ciri khas dan daya tarik tersendiri.
Dia adalah Darren Wang, seorang aktor papan atas, berumur 45 tahun.aktor yang memasuki urutan tiga aktor terkaya di negara ini,dengan bayaran 3,1 miliar perepisode.
“selamat datang mr.darren."Feng Wei yang pertama kali berdiri,menyapa Darren Wang.
Diam,Darren Wang belum menjawab.mata nya menatap sendu ke arah seorang gadis yang enggan menatap ke arah nya.
Darren Wang adalah mantan suami kedua dari mama lily.darren dan mama Lily menikah,saat Darren masih berumur 22 tahun, sementara Lily sekarang berumur 23 tahun.
Lily putri ku?.
Gumam Darren Wang lirih.
“lily.”max mengajak Lily yang sedari tadi acuh, untuk berdiri.
“selamat pagi mr.darren Wang.”sapa max, sementara Lily yang mendengar hanya ikut membungkuk.
“lily putri ku.”panggil Darren Wang.
“silahkan duduk dulu!.”lily mempersilahkan begitu max menyenggol tangan nya.
“lily....”
“saya langsung to the points saja mr.darren, kedatangan saya kesini tentu nya bukan tanpa ada alasan.kedatangan saya ke sini karena paksaan dari papa saya,saya akan menikah.dan dalam Islam, perempuan butuh wali sah.andai saya bukan anak anda,saya tidak akan mengundang anda.tapi, bagaimana pun saya adalah anak anda,bisa kah anda datang ke pernikahan kami?.”tanya Lily panjang lebar.
secara perlahan Lily mengulur kan undangan yang memang sedang ia simpan sekarang di dalam tas.
Lily Aprillia Jasmine & Maxime Brian Mcknight.
mata Darren Wang berubah sendu,membaca nama sang putri di undangan.
“sauzi Wang,maaf karena fuqin(ayah:bahasa Mandarin) tidak ada di saat kau kesulitan.”
sauzi Wang?.
Lily tersenyum kecil,dia tidak menyangka.ayah yang pernah meninggalkan nya, ternyata juga mengingat nya.
“tidak masalah.”jawab nya singkat.
“ hanya memantau keberadaan mu dari jauh,akhir nya sekarang fuqin benar-benar bisa melihat mu.”lirih Darren Wang.
“baby girl,kau tidak mau memeluk ayah mu?.”bisik max yang Langsung membuat Lily menggeleng kan kepala nya perlahan.
“aku menunggu kedatangan mu fuqin (ayah).”pinta Lily.
“Fuqin (ayah: bahasa Mandarin) pasti akan datang,ayah janji.”jawab Darren Wang bahagia.
“bisa tidak kau di sini lebih lama sauzi?fuqin merindukan mu.fuqin ingin menebus hari-hari kau kecil.”pinta Darren Wang tulus.
“tidak masalah,kau bisa di sini selama lima hari.dua hari sebelum pernikahan kau harus segera pulang.”saat melihat Lily menatap ke arah nya,max langsung menjawab.
“bagaimana dengan mu?.”tanya Lily bingung.
“aku tidak bisa lama-lama di sini,ada banyak urusan.urusan pernikahan kita, pekerjaan yang tidak bisa di tunda.”tolak max halus.
“kau kan bos!di novel-novel CEO hanya duduk diam saja uang mengalir.”kekeh Feng Wei.
“dasar pecinta halu!.”maki max kesal.
“fuqin hari ini senggang, bagaimana jika kita pergi ke rumah fuqin?.rumah yang kelak akan menjadi rumah mu juga.”ajak Darren Wang penuh semangat.
“dengan senang hati ”sela max cepat.
“max!.”lily mengerucut kan bibir nya tidak suka.
“tuan Feng Wei,anda bisa ikut.kita bisa pesta teh nanti.”ajak Darren Wang pada Feng Wei yang sibuk menikmati teh hijau.
“baik lah ayo!.”ajak Feng Wei yang paling semangat.
Dua mobil beriring-iringan menuju sebuah kompleks perumahan elit di sanghai.
“wah,bunga nya banyak sekali.”pekik Lily bahagia.
“kau suka?masuk lah,ayah akan mempertemukan mu dengan istri ayah.”ajak Darren Wang.
Ting tong.
Di bel kedua, pintu kembali terbuka, seorang wanita dengan kulit putih dan mata sipit keluar.
“sauzi?.”
Hah?.
Lily terperangkap kaget, karena wanita itu tau nama cina milik nya.
“dia istri ayah mu baby,nama nya Lian xien.”bisik max lirih tepat di telinga Lily.
“hallo.”lily sedikit menunduk hormat pada ibu tiri nya.
“akhhh!sauzi akhir nya kau datang!mu qin(ibu: bahasa Mandarin) merindukan mu.”lian xen berhamburan memeluk erat Lily.
Dia bisa berbahasa Indonesia juga?.
Batin Lily heran.
“ayo masuk!mu qin benar-benar merindukan mu.”ajak Lian xen,mengerat kan pelukan nya di lengan milik Lily.
Rumah dengan nuansa cina yang sangat erat langsung menyambut kehadiran Lily.
Tidak ada orang lain di sana, karena tiga tahun lalu setelah mengalami keguguran.dokter memvonis Lian xen tidak bisa mempunyai anak lagi.