
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
“jika kau mau menikah silahkan.biar sekalian,toh pak penghulu masih di sini.”nyonya Anin menjawab sangat santai.
Ricko orang yang sering bercanda karena itu tidak ada yang menganggap nya serius.
“ayo kita nikah!.”
Lily dan max yang sedang menyalami tamu,menoleh secara bersamaan.mata mereka tertegun, melihat siapa yang sedang di tarik oleh ricko.
“mereka punya hubungan apa?bukan nya Qilla bilang tidak suka sama pak ricko?.”ujar Lily sangat lirih.
“mungkin dia sama seperti kita.”jawab Max, menyenggol lengan Lily.
“ricko!!!.”qilla berteriak sangat nyaring.
“apa baby?!!!.”tanya ricko menggoda.
“I hate you!!!.”
***
Ke esokan pagi nya.
Kamar hotel.
celah-celah jendela menyinari sebuah kamar,dengan kelopak bunga mawar yang bertebaran di mana-mana.
kamar yang di desain khusus untuk orang-orang yang akan melaksanakan honeymoon.
baju-baju berserakan di lantai,di ikuti dua orang yang saling memeluk,dengan mata terlelap di dalam satu selimut yang sama.
“eughh.”
Lily membuka mata nya,tangan nya ia rentang kan,di ikuti mulut nya yang menguap.
“astaga ini sudah siang."
Lily bergumam sangat lirih,mata nya melirik kesana-kemari.dengan tubuh yang sangat pegal dan juga nyeri di beberapa bagian tubuh,Lily berusaha bangkit.
pipi Nya kembali memerah,mengingat kejadian semalam.
Lily melirik ke arah sebelah nya,ternyata max sedang terlelap membelakangi nya.
Lily bergumam sangat lirih, sebelum berlalu pergi ke kamar mandi.walau pun harus dengan menahan nyeri di bagian tubuh nya.
Satu jam kemudian.
Lily duduk di jendela kamar hotel.sembari menikmati cake dan susu di hadapan nya.
“kenapa dia belum bangun sih?.”gumam Lily lirih.
“max,bangun!.”lily menggoyang-goyangkan lengan sang suami.
“max!!!.”
suara Lily naik lima oktaf karena yang di bangun kan tidak kunjung bergeming.
“terserah lah,aku lapar.”ucap Lily kesal.
setelah menyahut cardigan berwarna Marron yang panjang nya sampai ke lutut.lily berlalu meninggal kan kamar hotel.
rambut yang basah ia gulung sampai atas.
di sepanjang jalan menuju restauran hotel,Lily terus disapa oleh beberapa orang.
semangkuk sup iga beserta nasi telah siap di hadapan Lily sekarang.lily langsung melahap nya dengan sangat cepat.
“wah nyonya besar sudah bangun ya?.”
hari ku langsung memburuk.
Lily mendongak, menatap datar ke arah kakak tiri nya, Lila.
“ada urusan apa kau dengan ku?.cepat lah aku tidak punya banyak waktu meladeni perkataan mu.”tanya Lily cepat.
“kau pasti bangga kan setelah menjadi seorang nyonya besar?.menikah dengan the real crazy Duda?.lalu fakta bahwa orang tua mu adalah keluarga terkenal?.”cecar Lila.
“hahaha,bangga?of course.kenapa tidak?.aku yakin kau pasti iri kan?.aku menikah dengan laki-laki kaya,orang tua ku juga lebih kaya.bukan nya sudah ku bilang berulang kali pada mu Lila,aku selalu unggul dalam berbagai hal dari mu.”desis Lily kesal.
“tapi kau bukan anak papa!.dan aku berhasil merenggut Ryo!.”ujar Lila penuh kebanggaan.
Diam,Lily masih bertahan dengan raut wajah datar.sebelah alis nya ikut terangkat,mengulas senyum tipis.
# like,komen and vote.