The Real Crazy Duda.

The Real Crazy Duda.
modus.



FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


“henti kan drama menjengkel kan mu itu Lila!.kami semua tau bagaimana kau,sejak kapan kau peduli pada Lily?bukan nya selama ini kau selalu iri pada nya?.”


Liam yang sedang makan di sofa, menggerutu kesal karena sikap Lila yang pura-pura baik dan peduli pada Lily.


”apa maksud mu Liam?.aku memang tidak menyukai Lily,tapi bukan berarti aku mengharap kan hal buruk terjadi pada nya.”jawab Lila tidak suka,pandangan nya menajam pelan.


“kau jelas tau maksud ku Lila,berhenti berpura-pura polos!.”teriak Liam marah.


“apa kerja mu hanya membuat masalah Lila?.kenapa sejak kita menikah,kau semakin membuka topeng asli mu itu?.”ryo ikut berdiri,menatap Lila sinis.sebelum menarik tangan Lila keluar.


Kediaman Mcknight.


“baru pulang?.”


Max menoleh,ricko berdiri di hadapan nya.dengan setelan yang cukup rapih dan tampan.


“iya.”jawab max singkat.


“bukan nya mama bilang kau akan ikut menjaga Lily di rumah sakit?dengan pakaian formal seperti ini?.”dengan dahi berkerut,max bertanya meneliti pakaian yang tengah di pakai oleh ricko.


“aku akan mengisi acara di stasiun TV kita hari ini.karena itu aku berdandan dengan sangat tampan.”jawab ricko membangga kan diri nya sendiri.


“oh,jaga diri mu.”pesan max,menepuk pelan pundak sang sahabat.


”oke,kau juga.”jawab ricko.


Max menghela nafas sangat panjang.melepas semua kain yang melekat di tubuh nya.nya.sebelum memutar shower.


sial,kenapa aku memikir-kan wanita sialan itu.


Batin max menggeram dalam hati.


Pukul 23:45.


Max kembali ke rumah sakit dengan beberapa paper bag berisi makan malam.senyum tipis terukir di wajah tampan Nya,ketika semua orang menyapa nya dengan sangat sopan.


“ma,pulang lah.max dan Liam yang akan jaga lily.mama sudah tua,tidak baik tidur di sofa.nanti tulang mama rontok.”sindir max begitu masuk ke dalam ruang rawat Lily.


“apa?! Maxime Brian Mcknight!!!.dasar anak kurang ajar,berani sekali kau mengatai mama!!.”teriak nyonya Anin tidak terima,menarik kencang telinga Maxime.


“sudah ma pulang lah,sopir menunggu di parkiran.mama kan tidak muda lagi.”ujar max,mendorong pelan tubuh nyonya Anin keluar dari sana.


“devan.”


Max secepat kilat meletak kan paper bag di tangan nya,begitu mendengar suara gumaman Lily.


“kau baik-baik saja?.”tanya max.


Secara perlahan Lily membuka mata nya.


“kau mau sesuatu?aku akan mengambil kan nya untuk mu?.atau kau mau berjalan-jalan,udara di luar cukup bagus?.”tanya max berentet.


kuasai Fikiran nya ketika nanti dia sadar,jangan biar kan gadis itu kembali mengingat sahabat nya.bisa jadi kondisi nya tiba-tiba langsung drop lagi.


max teringat dengan perkataan Dokter, karena itu dia yang lebih dulu bertanya.


“bagaimana jika kita keluar?ayo biar ku bantu.aku bisa menggendong mu jika kau masih lemas.”


Lily hanya diam,ketika secara perlahan max menggendong tubuh nya untuk turun.


“aku bisa berjalan sendiri.cukup pegangi saja.”tolak Lily.


“begini?.”max menarik lengan Lily ke dalam pelukan nya,hingga tubuh kedua nya menempel tanpa jarak.


“tidak sedekat ini juga.”jawab Lily malas.


“dasar laki-laki.”umpat Lily,tapi bibir nya tersenyum.


“ayo!.”ajak max,merangkul Lily dan menarik tiang infus Lily.


Lily dan max terus berjalan berdua,menyusuri rumah sakit dengan senyum yang terus terukir di bibir mereka masing-masing.


“berapa lama aku tertidur?dan bagaimana bisa aku masuk rumah sakit?.”


begitu duduk di bangku rumah sakit.lily langsung bertanya dengan cepat, bagaimana bisa dia ada di sini.


“kau mau makan sesuatu my baby?perut mu belum di isi apa-pun.”jawab max mengalih kan pembicaraan.


“aku mau bakso.tapi di sini tidak ada yang jualan bakso.”jawab Lily sedih.


“oh di restauran yang tidak jauh dari sini, ada jualan bakso.”ujar max,menunjuk handphone nya.


“apa kita bisa ke sana?aku mau makan bakso?.”pinta Lily dengan wajah yang imut.


aish,tidak ada yang bisa menolak mu dengan wajah seperti ini.


gumam max kesal.hati nya jadi luluh melihat wajah menggemas-kan Lily.


cup.


Lily segera memundur kan tubuh nya.saat max, tiba-tiba mengecup dahi nya.


“apa yang anda lakukan tuan?.”tanya Lily kaget.


“mencium calon istri,ayo nanti rumah makan nya tutup.”ajak max,merangkul Lily menuju mobil.


mobil Lamborghini milik max memecah kepadatan kota di malam hari.


“bagaimana jika kita pergi ke Swiss?.”tanya max di tengah-tengah perjalanan.


“untuk apa?aku ingin istirahat dulu dari aktivitas sebagai aktris.jangan mengajak ku untuk syuting MV di Swiss.”gerutu Lily kesal, mengerucut kan bibir nya lalu membola kan mata nya.


“no.bukan untuk syuting MV sayang,tapi untuk tempat honeymoon.membuat max junior.”


apa?!.


Lily mendadak terbelalak kaget mendengar perkataan max tentang honeymoon.


“bapak ingin honeymoon di Swiss?.memang nya tuan sudah punya calon istri?.”tanya Lily polos.


jleb.


jawaban yang langsung membuat max menggeram dalam hati.karena Lily mengoyak harga diri nya sebagai The real crazy Duda.


“apa kau secara tidak langsung,bilang aku tidak laku?.”geram max.


“tidak,aku kan hanya bertanya pak.”lily menjawab acuh.


“ayo turun!.”max menarik tangan Lily untuk turun,begitu sampai di sebuah restauran yang masih buka.


“di sini ada bakso nya ya pak?.tapi dompet ku tertinggal,tidak tau di mana.traktir ya pak max?.”pinta Lily.


“hem.”max hanya ber-dehem dengan sangat singkat.


“terima kasih.”jawab Lily bahagia.


di bantu oleh max Lily berjalan memasuki restauran.mata nya terpaku pada buku menu, bakso bakso yang tersedia di sana tampak sangat menggiurkan.


ahhh mereka terlihat sangat enak.


gumam Lily dalam hati lucu,mata nya berulang kali mengerjap pelan.


# Like, komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.