The Real Crazy Duda.

The Real Crazy Duda.
Liam.



FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


“judul nya perpisahan ya?.”tanya Lily bingung.


“aku memang mengarang nya sendiri,agar lagu nya sedih.tentang perpisahan yang sesungguh nya,kau bisa membaca nya dulu.”pinta Andi.


“ah iya,baik.”jawab lily,mata nya mulai mengedar membaca setiap bait yang ada.


“wah ini benar-benar indah,semoga kita bisa berkolaborasi dengan baik.”puji Lily.


“iya,aku masih ada sedikit urusan.kita bisa bertemu lagi nanti.satu Minggu lagi syuting MV,aku menunggu kehadiran mu.”ujar Andi,bangkit dari duduk nya, mengulur kan tangan nya.


“terima kasih atas kesempatan nya, silahkan.”lily mempersilahkan kan Andi untuk pergi lebih dulu.


Dert,dert.


Baru saja masuk ke dalam stasiun TV xxx,getaran handphone milik nya.menghenti kan langkah kaki Lily.


Siapa lagi sih?.batin Lily kesal.


Lily segera merogoh saku celana milik nya.memgambil handphone,nama max langsung muncul di layar paling pertama.


[Ya halo assalamualaikum].


[Wa'alaikum sallam,baby girl kenapa kau menutup telpon ku tadi hah?!.kau benar-benar tidak menghargai posisi ku sebagai calon suami mu.]


[Maaf tadi aku sedang kedatangan tamu.aku tengah mempersiap kan single terbaru, kolaborasi dengan Andi Pradana].


[Maksud mu?penyanyi muda yang sedang terkenal itu ya?.tapi,itu bukan lah alasan untuk menutup panggilan ku baby ].


[tuan,saya benar-benar sibuk sekarang.jika ada yang ingin anda bicara kan,sebaik nya cepat].


[aku pergi ke Bandung Sekarang.mungkin akan lama,apa kau mau oleh-oleh atau sebagai nya?.aku bisa membeli kan nya,khusus untuk mu].


[Oleh-oleh tidak perlu repot-repot].


[No,aku tidak pernah merasa repot untuk mu.bilag saja kau mau apa sekarang?.aku akan mampir ke rumah mu nanti].


[Mampir ke rumah?.aku kan sudah tidak pernah kembali ke rumah lagi.aku tinggal di asrama, tapi aku akan pulang nanti].


[Hem,aku tutup telpon nya ya baby?].


[Iya.jaga diri anda].


[Assalamualaikum].


[Wa'alaikum sallam].


Tut.


Lily memati kan telpon nya bertepatan dengan sampai nya ia di ruangan nya.


“kembali dengan rutinitas mu Lily.”gumam Lily sangat pelan.


Lily mulai mengambil kaca mata nya.baru saja beberapa menit mengerjakan tugas,ketukan pintu mengalih kan fokus Lily.


Ceklek.


“ada yang bisa saya bantu mas?.”tanya rekan kerja Lily.


“ada yang bernama mbak Lily Aprillia Jasmine?.”


Mendengar nama nya di sebut,secara refleks Lily mendongak.


“ya,saya.ada apa ya?.”tanya Lily,langkah nya secara perlahan mendekat.


“mba,dapat kiriman dari pacar mba.”jawab kurir,menyerah kan sebuket bunga dan juga kotak makanan.


“apa?!.”semua orang di copy editor langsung berteriak.


“apa itu dari pak max?.”


“aprill kau akan menikah dengan pak max kan?.”


“iya,pasti tangan yang di posting oleh pak max adalah tangan lily.”


“pak max kan pernah melamar ku,tidak mungkin kan pak max cepat berpaling.”


“jangan lupa undangan nya ya?.”


Dan masih banyak lagi celotehan rekan kerja Lily.membuat gadis cantik itu hanya mampu meringis pelan.


“terima kasih ya mas.”ujar Lily,mengulur kan selembar uang lima puluh ribu sebelum kembali ke tempat duduk nya.


“jadi benar ya kau dan pak max akan menikah?.”


“ninging,kau kan sahabat nya.kau pasti tau hal ini kan?.”karna tidak mendapat kan jawaban dari Lily,semua karyawan di copy editor mencecar Lily.


Mba diam.


Pinta Lily dalam hati.


“aku tidak tau, setau ku pacar Lily bukan pak max.pacar Lily itu seorang chef di restauran terkenal.”kilah Ningning dengan wajah meyakinkan.


Ah Alhamdulillaah.


Gumam Lily dalam hati


“oh iya?mana bukti nya?.kami tidak akan percaya tanpa ada nya bukti.”senior Lily bersidekap,menatap ke arah Lily tajam.


“aku punya bukti kok.”lily menjawab santai,membuka handphone nya.lalu menunjuk kan sebuah foto,di mana ia tengah di rangkul oleh seorang laki-laki tampan.


Seorang laki-laki tampan dengan mata sipit,hidung mancung,bibir tipis yang sangat mirip dengan oppa-oppa Korea.


“ini kekasih mu?.”


“oh astaga,dia mirip oppa-oppa Korea.”


“ku rasa dia memang keturunan korea.kalian lihat kan wajah nya,putih mata sipit,aku Pasti nafsu makan jika dia menjadi pacar ku.pintar masak,tampan ahhh,aku iri lily.”


Celoteh lily.sementara Ningning hanya memandang bingung ke arah foto laki-laki di handphone Lily.


“siapa nama nya?.”tanya senior Lily.


“dia,song Li-am.dia memang lahir tumbuh di Korea,tapi dia bekerja di sini iya kan mba?.”jawab Lily semangat.


“eh iya.”jawab Ningning refleks.


Liam,terima kasih kau telah menyelamat kan ku hari ini.


Gumam Lily pelan, tersenyum sangat lebar.memperlihat kan ia sedang bahagia sekarang.


Malam hari.


Lily membawa buket bunga dari kain flanel yang di buat oleh max pulang ke rumah nya.


Jika biasa nya Devan akan selalu menjemput nya, sekarang Lily terbiasa sendiri.mulai mengikhlaskan kepergian sang sahabat,walau pun sudut hati nya menjerit sedih.


“lily ayo!.”ajak Ryo mengulur kan helm pada Lily.


“kau mau pulang kan?.ke mana?ke rumah Devan atau ke rumah mu?.”tanya Ryo beruntun.


“pulang ke rumah,kalian fikir aku akan membiar kan kalian menguasai rumah,tentu tidak.”jawab Lily acuh,mulai naik ke atas motor ryo.


“aku tidak sejahat itu.”sindir Ryo.


“tidak sejahat itu? menyelingkuhi ku saja itu sudah termasuk pidana.kau mungkin tidak akan mengambil rumah ku,tapi ular berbisa itu harus di waspadai.”gerutu Lily.


Aku sudah menikah dengan wanita yang ku cintai,tapi tidak tau kenapa aku merindukan saat-saat ini.saat tidak ada jarak kebencian di antara kita,di mana hubungan kita masih sama-sama baik-baik saja.


30 menit kemudian.


Motor ryo sudah sampai di halaman rumah Lily.dengan cepat Lily masuk ke dalam kamar nya.


baru saja hendak melangkah, cengkraman seseorang membuat Lily reflek melayang kan tinju.


“awh.”


Lily menoleh sebentar begitu mendengar suara seseorang sedang meringis.


“berani sekali kau menyentuh ku hah?!!!.”teriak Lila kesakitan.


# Like, komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.