The Real Crazy Duda.

The Real Crazy Duda.
di pinang oleh maut.



FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


“selamat sore,saya mengabar kan langsung dari rumah sakit xxx.sebagian dari korban sudah selesai di identifikasi.berikut data-data dari korban yang berhasil di identifikasi.”


Devan julliano Wiratama?.


Mata max membola melihat layar tv LED yang ada di ruangan nya.terutama satu nama,yang termasuk di data-data korban yang berhasil di identifikasi.


Devan benar-benar sudah meninggal ya?. bagaimana ini,Allah ya Rabb aku masih berdoa akan ada keajaiban yang engkau beri kan,tapi ternyata takdir berkehendak lain.


Gumam max lirih.


Max mengambil handphone milik nya.menghubungi seorang anak buah nya,yang ia tugas kan untuk menjaga Lily.


[Ya halo tuan?].


[Di mana Lily?apa dia sekarang ada di rumah sakit?].


[Tidak tuan,nona Lily dan sahabat nya yang bernama song Li-am sedang dalam perjalanan].


[Pantau keadaan nya,jangan biar kan terjadi sesuatu].pinta max.


“lily maaf aku tidak ada di sebelah mu sekarang,pada hal kau sedang membutuh kan ku.”


***


Lily menghela nafas panjang,tangan nya saling meremas.dia sedang berada di dalam sebuah taksi,bersama dengan liam.menuju ke rumah sakit.


“devan apa kau benar-benar akan meninggal kan ku seorang diri?.”gumam Lily lirih.


“kau harus kuat,Devan benci melihat mu lemah.”ujar Liam dengan senyum lebar.


Lily hanya mengangguk.


secara perlahan,Lily dan juga Liam keluar dari taksi.


“korban yang sudah teridentifikasi selanjut nya adalah Devan julliano Wiratama!.”


begitu turun dari taksi.lily dan Liam di sambut dengan suara speaker yang menyebut kan nama korban yang sudah teridentifikasi.


“apa? innalilahi wa Inna ilaihi Raji'un.”gumam Lily pelan,kedua telapak tangan nya menutup mulut.karena sangat terkejut.


“devan!!!.”teriak Lily pilu, sementara mama devan sudah tidak sadar kan diri dalam pelukan papa.


“bohong!!ini pasti bohong!!!. bagaimana bisa Devan meninggal kan ku pergi.devan jahat.”isak Lily lirih.


“jangan seperti ini Lily.”liam mendekap Lily dengan sangat erat.


“kita harus mengurus kepulangan jenazah Devan ke Jakarta.”ajak Liam, menggandeng Lily masuk ke rumah sakit,untuk mengurus kepulangan Devan.


Jam 5 subuh.


Jenazah Devan sudah tiba di Jakarta bersama dengan Lily,Liam dan kedua orang tua Devan.


Secepat nya Devan akan segera di makam kan.bandara yang menjadi titik awal perjalanan Lily,mengantar kan sang sahabat ke keabadian.


“lily.”


Di bandara Jakarta.max,nyonya Anin dan juga ricko sedang menunggu kedatangan jenazah Devan.


Di belakang mereka,para awak media berbaris rapi.siap meliput,kabar duka yang datang dari artis pendatang baru terpopuler.


“astaga sayang jangan menangis.”nyonya Anin mendekap Lily yang hanya diam, menatap kosong ke arah depan.


“tuan saya turut berduka atas meninggal nya Devan.saya bersaksi selama hidup,mendiang adalah laki-laki yang sangat baik.semoga Allah menempat kan nya,di sisi nya.”ucap max.


“dia benar-benar pergi....meninggal kan ku sendiri.”gumam Lily pelan.


“sayang jangan sedih.ayo kita masuk ke mobil.”ajak nyonya Anin,menarik tangan Lily menuju mobil.


Lily menghela nafas sangat panjang,begitu membuka mobil.duduk diam,dengan isakan yang sesekali masih terdengar.


“devan.”


max yang duduk di sebelah kursi kemudi,hanya mampu memejam kan mata.


kenapa kau terus menangis?itu membuat ku sakit.


gumam max lirih.


“ikhlas kan dia nak.aunty tau sesedih apa kau sekarang.tapi ini suratan takdir,Allah lebih menyayangi Devan.”ujar nyonya Anin, menggengam erat tangan Lily.


“aku hanya memiliki Devan di dunia ini.dan dia sekarang sudah pergi untuk selama nya.aku sangat ingin pergi bersama nya,aku lelah.”gumam Lily putus asa.


pandangan Lily berubah penuh putus asa.ada kesedihan yang menelusup ke dalam hati nya.


“jangan seperti ini.”jawab nyonya Anin.


rumah duka.


ada banyak pelayat yang berdatangan,mulai dari para sahabat,teman kuliah,rekan kerja dan yang pasti para penggemar Lily dari Lily flower.


banyak karangan bunga yang menghiasi halaman rumah duka.


ada satu karangan bunga,yang berasal dari fans lily.para pelayan juga ada sebagian dari fans-fans Lily.


mereka semua tau hubungan antara Lily dan Devan.mereka turut berduka karena kehilangan, sosok sahabat sang idola.


Lily keluar dari dalam mobil.langsung di sapa dengan banyak nya ucapan bela sungkawa.


“terima kasih untuk kehadiran kalian semua.saya sangat berterima kasih,tolong beri doa yang tulus untuk sahabat saya.maaf saya permisi.”


setelah menyambut kehadiran para penggemar nya.lily langsung berlalu masuk ke dalam rumah Devan.


jenazah Devan hanya di Semayam kan selama satu jam.sebelum di bawa ke pemakaman.


jarak pemakaman yang ada memang tidak terlalu jauh.karena itu para pelayat termasuk lily berjalan di belakang mobil ambulans.


“kau janji akan selalu bersama dengan ku kan Devan?.”tanya Lily kecil, menggenggam pelan tangan Devan.


“tentu,kau Satu-satunya sahabat ku.dan juga satu-satu nya saudari ku,aku bukan hanya akan bersama mu tapi menjaga mu.”jawab Devan kecil penuh keyakinan.


“kau juga akan hadir saat aku menikah nanti kan?.aku ingin kau yang mengantar ku menuju pelaminan,menyerah kan ku pada suami ku.”pinta Lily.


“aku akan melakukan nya,saat kau besar aku akan selalu bersama mu.aku berdoa Allah memberi kan mu jodoh yang bisa menjaga mu dengan baik."doa Devan.


“aku selalu menyayangi mu,terima kasih karena selalu ada saat aku di marahi mama dan papa.terima kasih karena sudah pasang badan untuk ku.lila benar-benar jahat,dia selalu memukuli ku.”lily kecil berceloteh pelan,sembari mengeluar kan sesuatu dari kantung boneka Doraemon nya.


“karena kau adalah sahabat ku.aku memiliki hadiah untuk mu,aku yakin kau pasti akan suka.aku membeli nya sendiri, menggunakan uang ku loh.”pamer Lily,menunjuk kan gelang couple berwarna hitam.


“ini indah sekali, terima kasih aku akan terus memakai nya.”jawab Devan.


“biar aku bantu.”lily memasang kan gelang hitam di tangan Devan.


“yah,ternyata ini kebesaran.”wajah kecewa tidak bisa di sembunyi kan lily kecil di wajah nya.karena ternyata gelang yang ia beli kebesaran.


“tidak masalah,aku bisa memakai nya sampai besar nanti.kita adalah sahabat jadi kita akan memakai nya terus,aku sangat menyayangi mu lily.semoga Allah mentakdirkan kita selalu bersahabat,selama nya.”


# Like, komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.