
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Lily terisak kencang,bahu nya bergetar dalam pelukan nyonya anin.netra nya membasahi gelang hitam,yang sudah terikat di tangan nya puluhan tahun.
“huh,de-devan.”isak Lily.
“tegar ya sayang.”nyonya Anin menggengam tangan Lily.
PEMAKAMAN.
Langkah kaki Lily terhenti,begitu memasuki pemakaman.tempat yang akan menjadi saksi perpisahan nya dengan sang sahabat, Devan.
“a-aku tidak ingin Devan pergi aunty.aku menyayangi nya.”raungan penuh kesedihan terdengar,saat jenazah Devan masuk ke dalam liang lahat.
“baby girl jangan seperti ini, ikhlas kan.devan sudah tenang di sana.”max memeluk erat Lily yang terus meraung-raung memanggil nama Devan.
jika di tanya siapa yang paling kehilangan,jawaban nya tentu lily.hanya Devan yang ia punya selama ini,tempat nya bersandar dan bercerita.
tapi sekarang,sahabat kecil nya teman hidup nya telah lebih dulu di pinang oleh maut,tanpa bisa melaksanakan keinginan terbesar nya dalam hidup,yaitu melihat Lily sahabat nya menikah.
keinginan Devan sekarang hanya tinggal angan-angan semata, laki-laki yang berprofesi sebagai dokter itu harus terbaring di liang lahat,tempat peristirahatan nya yang terakhir.
“lily, istighfar sayang.”nyonya Anin mengelus pelan punggung Lily.
“astagfirullah...”max menuntun Lily untuk berucap istighfar.
“astagfiruahallazim.”ucap Lily lirih, sebelum jatuh tidak sadar kan diri dalam dekapan max.
“lily!!!!!.”pekik nyonya Anin kaget.
“ya Allah...”max segera menggendong tubuh mungil Lily ,keluar dari luar pemakaman.dengan banyak kamera yang menyorot.
dengan sigap ricko membuka kan pintu bagian belakang.untuk Lily dan juga max.
“ayo!”ajak max,sembari memangku tubuh Lily yang tidak sadar kan diri.
“dia terlihat sangat terpukul sekarang.”guman mama Anin pelan.
rumah sakit.
sudah dua belas jam,Lily tidak sadar kan diri sejak pemakaman Devan.
para sahabat seperti Liam dan juga Ryan datang sekedar mengechek keadaan Lily.
“sedang apa kalian di sini?.”max bersidekap dada,berdiri tepat di depan pintu ruang rawat Lily.
“kami ingin menjenguk keadaan nya,ku dengar dia pingsan.kasihan sekali ya?tubuh nya memang sangat lemah.”hina nya.
wanita dengan dress di atas lutut bunga-bunga kecil motif tulip,rambut merah yang di gerai panjang.serta Hells hitam,dan tas memandang tajam ke depan.
“anda lupa sedang berhadapan dengan siapa nona Lila?. Maxime Brian Mcknight,dalam sekejap aku bisa membuat karir mu hancur.dengan segala skandal yang kau miliki.”ketus max kesal,tangan nya mengepal dengan sangat erat.
andai kau bukan salah satu model andalan MBM entertainment.mungkin sejak awal aku sudah menendang mu dari gedung ku.
kesal max dalam hati.sikap profesional yang ia miliki melekat di jiwa.
sebagai seorang pimpinan.max tentu tidak bisa mementingkan urusan pribadi di banding kan urusan perusahaan.
“atau kau mau bukti nya sekarang nona?.saya memelihara kau di MBM entertainment, agar kau bisa melihat sesukses apa lily sekarang.”
“kami hanya ingin menjenguk nya saja tuan,tidak lebih.”jawab Lila tenang.
“sudah lah max sayang,biar mereka menjenguk lily.mereka adalah saudara nya ini sudah jam tujuh,kau harus pulang.mandi,lalu makan malam.ricko akan lembur,membawa pekerjaan nya ke sini.”
Titah nyonya Anin yang baru datang,membawa rantang berisi makanan.untuk Liam yang juga baru datang.
“ini untuk mu liam.kau baru pulang tahlilan kan?. aunty fikir kau akan berjaga di sini sampai malam.jadi ini bisa menjadi teman mu.”ujar nyonya Anin, mengulur kan rantang berisi nasi.
“ohhh aunty sangat baik.aku akan membantu mu bertemu dengan Hyun bin nanti.”jawab song Li-am sumringah.
“akh!!benar kah?.”nyonya Anin berjingkrak-jingkrak bahagia.
“ma,aku pulang dulu ya.dan kau Lila,jika sampai kau berkata sesuatu yang tidak benar,dan menggangu kesehatan lily.aku sendiri yang akan mencekik mu.”ancam max.
“assalamualaikum ma.”salam max,mengecup pelan punggung tangan nyonya Anin.
ceklek.
Lila,Ryo,nyonya Anin dan juga Liam masuk secara bersamaan menuju ke ruangan di mana Lily sedang di rawat.
ahahahah,aku benar-benar bahagia melihat kondisi mu sekarang.sebenar nya aku kasihan pada mu,adik ku tersayang.tapi melihat mu seperti ini,aku benar-benar bahagia,hihihi.
Lila tertawa dalam hati melihat kondisi lily.dia benar-benar bahagia melihat Lily yang di pasang kan selang bantu pernafasan dan juga selang infus di punggung kanan nya.
Lila menarik kursi untuk duduk di sebelah ranjang Lily.
“aku datang adik ku,kenapa kau tidak mati saja sekalian sih?.”bisik Lila lirih tepat di telinga sang adik yang sedang tidak sadar kan diri.
“aku menunggu kabar kematian mu lily.”bisik Lila lirih.
“liam,aku turut berdukacita atas meninggal nya.Maaf,aku sangat ingin pergi ke sana, menunggu Devan di evakuasi.tapi pekerjaaan ku akhir-akhir ini sangat padat.”sesal Ryo.
“kenapa kau meninggalkan Lily?dan mengkhianati nya dengan lila.yang jelas tidak mampu di banding Kan dengan Lily,kau ingat sendiri kan bagaimana perlakuan nya pada kau selama ini?.”sindir Liam kesal.
“aku tau.”jawab Ryo singkat.
“almarhum Devan sangat kesal pada mu.kau tau kan aku dan almarhum sangat menyayangi Lily?.kau menyakiti nya, gadis yang sedari kecil kami jaga mati-matian.”gerutu Liam kesal,menyuap kan satu-persatu makanan yang di bawa oleh nyonya Anin.
“aku tau,tapi aku tidak bisa memutar waktu.”jawab Ryo menunduk.
“dasar pengecut.”gerutu Liam kesal.
“sayang,ayo pulang.lily tidak mau membuka mata nya,mungkin saja dia sangat membeci ku.”lila memulai akting nya,menunduk agar terlihat bersedih di hadapan nyonya Anin.
pada hal aku berharap kau tidak akan membuka mata mu untuk selama nya.
lanjut Lila dalam hati.
“jangan seperti itu nak,kita sama-sama mengharap kan kesadarannya Lily.semoga saja dia bisa segera sadar,dan menerima kenyataan bahwa devan telah pergi dengan lapang dada.”ujar nyonya Anin sedih, tangan nya mengelus pelan lengan Lila.
“iya nyonya,Lily hanya takut.takut Lily tidak mau membuka mata nya lagi,pada hal kan Lila belum minta maaf.lila takut nyonya.”isak Lila.
“henti kan drama menjengkel kan mu itu Lila!.kami semua tau bagaimana kau,sejak kapan kau peduli pada Lily?bukan nya selama ini kau selalu iri pada nya?.”
Liam yang sedang makan di sofa, menggerutu kesal karena sikap Lila yang pura-pura baik dan peduli pada Lily.
# Like, komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.