The Real Crazy Duda.

The Real Crazy Duda.
kuntilanak



FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


Penampilan Lila terlihat benar-benar berantakan sekarang.dengan rambut yang mengeluar kan bau jus.


“ada apa?astaga Lila sayang,apa yang terjadi pada mu?.”papa bertanya bingung,memandang aneh ke arah Lila.


“ini semua karena putri kesayangan papa!.dia mempermalukan ku di depan banyak orang.memaki ku bahkan menghina ku,dia juga menyiram kan jus pada rambut ku!.”teriak Lila kesal.


“sayang sudah jangan begini,sekarang kau masuk saja ke dalam kamar,mandi.untuk Lily mama dan papa yang akan mengurus nya,Lila nggak perlu khawatir.”mama menenang kan sang putri yang terlihat benar-benar marah.


“mama sama papa harus kasih Lily pelajaran!.”teriak Lila frustasi,sebelum melangkah masuk ke dalam kamar nya,untuk membersih kan diri.


“kau yang memulai nya dulu pasti kan Lila?. papa tau seperti apa adik mu.”sinis papa.


“papa apa-apaan ini?kenapa papa membela nya!!!lihat apa yang dilakukan pada Lila!!.”teriak mama tidak terima.


“itu pasti salah mu.”hanya itu jawaban yang di keluarkan oleh papa.


Malam hari.


Ting.


Lily yang sibuk memberes kan barang-barang nya yang ada di atas meja kerja, menoleh.


Sebuah pesan terlihat masuk dari private number.


Dalam sekali lirikan saja,Lily tau siapa yang mengirimi nya pesan.pasti max, tidak akan meleset sedikit pun.


Ada apa lagi sih laki-laki ini menggangu ku dasar duda mesum!.


Umpat Lily dalam hati.


Private number.


Aku sudah di bawah,datang ke area parkir.aku yang akan mengantar mu pulang,jangan lama baby.atau aku akan menjemput mu dan melakukan hal yang tidak akan kau fikir kan.


“senior,duluan ya! jemputan sudah nunggu!.”pekik Lily, melambai kan tangan nya pada ningning yang sibuk dengan pekerjaan nya.


“iya hati-hati.jangan lupa mandi!.”


Lily hanya tersenyum.dia tidak lagi berjalan santai,tapi setengah berlari.tanda pengenal Nya melayang-layang seiring langkah kaki nya.


“ah kenapa aku memakai Hells sih?.”gumam Lily pelan.


Lily menghela nafas.tadi dia sibuk mengisi acara, karena itu dia mengenakan Hells setinggi lima cm.


Parkir.


“ada apa tuan?.”tanya Lily pada max,begitu masuk ke dalam mobil.


“aku akan mengantar mu pulang.”jawab max santai.


“kenapa?”tanya lily.tangan Nya, menyahut sebotol air putih di dasbor mobil max.


“apa itu kebiasaan mu?nggak izin mengambil sesuatu?.”tanya max,menghenti kan gerakan tangan Lily yang hendak menyahut sebuah roti.


“nggak.”lily menggeleng.


“cih,nikmati dulu makanan mu baru ku antar pulang.”max menyandar kan kepala nya di jok mobil.


“terima kasih.”ucap Lily berbinar, menikmati roti di tangan nya.


“maaf karena membuat nama agensi dan anda tercoreng.saya bukan orang yang mudah menahan diri.”


Tiba-tiba suasana berubah.lily merasa bersalah karena sudah lepas kendali tadi.


“bukan masalah, kuntilanak itu yang memulai nya lebih dulu.”jawab max enteng.


“ya,andai dia tidak menunduh ku menjual diri demi kepopuleran.aku tentu tidak akan melakukan itu pada nya.”


Karena aku belum siap di hukum begitu sampai di rumah nanti.


Lanjut Lily dalam hati.menggigit bibir bawah nya kelu.


Lily tertawa pelan mendengar sebutan yang di beri kan Max untuk Lila kakak nya.


“kuntilanak?julukan yang cukup bagus.”jawab Lily, memuji panggilan yang max berikan.


“kenapa kau mau bekerja di stasiun TV juga?kau sudah menjadi seorang penyanyi?.”tanya max heran.


“penyanyi tidak menjamin semua nya.setidak nya aku memiliki pendapatan yang pasti sebagai seorang copy editor.”jawab Lily jujur.


Menjadi seorang penyanyi tidak menjamin segala nya.akan ada saat nya, penyanyi tidak akan terkenal lagi.


Karena itu Lily tidak melepas kan pekerjaan nya sebagai seorang copy editor.


“ayo pulang!aku takut terlalu malam!.”ajak Lily.


Secara perlahan,max mulai melajukan mobil nya.di tengah-tengah perjalanan handphone milik max berdering.


Mama?untuk apa lagi mama menelfon.aku kan sudah mengantar Lily sesuai perintah nya.


Max mendesah kasar.mengambil earphone,memasang kan di telinga nya.


[Ya mam?.]


[Kau sudah mengantar kan calon menantu mama kan?].


[Aku sedang mengantar kan nya ma.jangan khawatir,akan ku pasti kan dia sampai dengan selamat].


[Bagus, sudah ini sudah terlalu malam.mama akan tidur.].


Tut.


Setelah sampai di rumah,Lily lebih dulu turun, mengucap kan terima kasih.


“terima kasih karena sudah mengantar saya pulang tuan.”ucap Lily,sembari menunduk hormat.


“kau tidak ingin menawari ku mampir?.”tanya max jahil,bersiap untuk keluar.


“ini sudah terlalu larut malam untuk bertemu.di tambah rumah ini punya anak gadis, saya tidak mau jadi bahan perbincangan mulut ember tetangga.”jawab Lily, mengguna kan alasan yang paling logis.


Pergi sana!hus hus!kenapa lama sih?.


Gerutu lily.karena max tidak beranjak sedikit pun.


“kau kan sudah menjadi kekasih ku,itu hal yang wajar.”


What?!.


Lily terperangah kaget mendengar ucapan yang baru saja keluar dari bibir the real crazy Duda itu.


“kekasih?saya rasa saya bukan kekasih siapapun.”jawab Lily malas.


“oh ayo lah honey!jangan seperti itu,kau terlihat sangat menggemas kan sekarang.”goda max.


“saya bukan kekasih anda.saya rasa saya tidak setua anda hingga pelupa.”ejek Lily.


“kau bilang apa barusan?aku tua?.hei jangan salah,aku tidak tau.semua orang menjuluki ku sebagai duren sawit and du...”


“duren sawit and duku Mateng.duda keren sarang duwit dan duda kuat mapan and ganteng.saya muak mendengar anda memuji diri anda sendiri pak.”potong Lily cepat,mata nya membola malas, karena kata-kata andalan max.


“itu kau tau baby.seharus nya kau memanggil ku dengan sebutan duren sawit and duku mateng.”ucap max dari dalam mobil,masih menatap jahil ke arah Lily.


“silahkan pulang tuan,ini sudah malam.bye-bye crazy Duda!.”setelah mengatai max,Lily langsung berlari masuk ke dalam rumah.


Ah,my baby girl.


Gumam max lirih.sebelum melajukan mobil nya, meninggal kan halaman rumah Lily.


Lily menghela nafas.sebelum menekan bel, melihat hari sudah malam.pasti lah hanya bibi pembantu yang masih berjaga.


Semoga semua orang sudah tidur ya Allah.


Lily harap-harap cemas,berdoa agar semua orang sudah tidur.


# Like, komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.