The Real Crazy Duda.

The Real Crazy Duda.
duet.



FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.


HAPPY READING.


“apa mantan istri pak max akan pulang ke Indonesia?.”gumam Lily kaget,mata nya terbelalak pelan.


“aprill!!ku dengar kau sudah di lamar oleh pak.....pftt.”


Perkataan Ningning terhenti, karena Lily tiba-tiba membekap mulut nya.


“kecil kan suara mu mbak,kau membuat semua orang menatap ke arah kita.”bisik Lily pelan.


“tapi benar kan kau di lamar pak max?.”tanya Ningning lagi dengan suara yang masih saja besar.


“mbak,kau mau membuat ku jadi topik utama lambe turah ya?.cih menjengkel kan.”kesal Lily.


“pak max!!.”


Mendengar suara Ningning,Lily langsung berbalik badan,lalu membungkuk kan badan nya lebih kehormatan.


“selamat pagi pak.”sapa semua karyawan serentak termasuk Lily.


“pagi.”jawab max dengan senyum sangat lebar.


Deg.


Cantik.


Setelah mengedar kan pandangan nya.tatapan mata max teralih kan pada sosok Lily.


Gaya rambut yang Curly, serta tambahan poni baru membuat Lily terlihat lebih segar,dan jauh lebih muda di banding kan seusia nya.


“aprill,pak max melirik ke arah mu.”bisik Ningning pada Lily yang terus menunduk kan pandangan nya.


“ah??”lily reflek mendongak, langsung menunduk lagi.


“aku pergi dulu ya, pekerjaan ku masih banyak.”pamit Lily, berhamburan pergi dari sana.


“kenapa dia menggemas kan sih?.”gumam max,menatap punggung Lily yang sudah berlalu pergi.


“max,ayo pergi jangan seperti orang gila senyum-senyum sendiri.”ajak ricko,menarik pelan tangan Max untuk pergi dari sana.


Ruang copy editor.


Tiga jam kemudian.


Lily meregang kan leher nya secara perlahan,mata nya terpejam.tangan nya terangkat ke udara.


Kaca mata masih bertengger indah di mata nya,di ikuti beberapa kertas yang tertumpuk rapih.


“ah pegal nya.”gumam Lily pelan.


Ceklek.


“nona Lily!.”


“apa lagi kak?!.”tanya Lily lesu pada manager nya yang baru menerobos masuk.


“anda akan kolaborasi dengan Andi Pradana.”


“apa?!”semua orang di ruang copy editor langsung memekik heboh,termasuk Lily.


“iya,dan sekarang Andi sudah menunggu mu di gedung MBM entertainment,lebih baik kira pergi sekarang!.”ajak sang manager,lily langsung berhamburan keluar dari sana.


Senyum bahagia tercetak di bibir Lily,sebuah pencapaian baru lagi akan dia capai.


Gedung MBM entertainment.


Baru saja Lily hendak masuk ke dalam gedung MBM entertainment, handphone Lily mendadak bergetar.


Tuan Maxime Brian Mcknight.


[Hallo assalamualaikum,ada apa pak?maaf saya sibuk,kita bisa bicara lagi nanti kan?.]


Tut.


Tanpa membiar kan lawan bicara nya membalas, Lily segera memati kan handphone milik nya.


Ruangan max.


Mata max menatap tahan ke arah handphone yang ia letak kan di atas meja.


Ceklek.


“max kau sudah menghubungi Lily?.”tanya Ricko.


Kau berhadapan dengan duda labil,siap kan stok kesabaran mu Ricko.


Ricko mengelus pelan dada nya.menetral kan kesabaran nya karena harus menghadapi max.


“belum,dia tadi memati kan telpon ku!berani sekali dia!.”seru max tidak terima.


“kita harus berangkat sekarang max,kita akan terlambat jika harus menemui Lily dulu.”balas ricko, melirik ke arah arloji di tangan nya.


Hari ini max berencana untuk mengechek kafe dan perkebunan milik nya di daerah Bandung.


Selain CEO di stasiun TV swasta terbesar di indonesia.max juga memiliki beberapa usaha seperti perkebunan dan juga cafe yang menyebar di beberapa kota di Indonesia.


“tapi aku belum mengabari nya? Bagaimana jika dia mencari keberadaan ku?.”tanya max percaya diri.


“kirim pesan saja,kenapa kau bingung sih?.”tanya ricko kesal,mata nya mendelik tajam.


“iya-kau benar.walau pun kadang-kadang.”jawab max terkekeh di akhir kalimat nya.


“ayo!aku akan mengirim nya di perjalanan.”ajak max keluar dari kursi kebesaran milik nya.


Back to gedung MBM entertainment.


“mari nona.”ajak manager Lily.


Lily mengangguk pelan,mulai berjalan mengikuti manager nya.ternyata benar,ada seorang laki-laki tampan dengan style yang mirip oppa-oppa Korea sedang menunggu nya.


“mas Andi,ini dia nona lily.”


Laki-laki yang merupakan penyanyi bernama Andi Pradana itu segera berdiri.mengulas senyum sangat manis,lalu mengulur kan tangan nya.


“halo,Andi pradana.senang bertemu dengan mu.”sapa Andi.


“lily,senang bertemu dengan mu juga.”jawab Lily sopan.


“silahkan duduk mas.”


Dert,dert...


“maaf,ada yang mengirim pesan.”


Andi mengangguk.membiar kan Lily membaca pesan yang baru masuk ke handphone milik nya.


Tuan Maxime Brian Mcknight.


Hai my baby girl.hari ini aku akan pergi ke Bandung,mengechek perkebunan dan juga cafe milik ku.eh bukan hanya milik ku,tapi kelak juga akan menjadi milik mu,milik kita maksud nya.


Lily hanya membaca pesan itu,tanpa membalas nya sedikit pun.kembali memasuk kan handphone nya di dalam saku.


“maaf,sahabat saya mengirim kan pesan.”sungkan Lily.


“tidak perlu sungkan seperti itu lily.oh iya,aku berencana mengajak mu kolaborasi.aku ingin mengeluar kan sebuah single baru,mencari teman duet yang memiliki suara khas.kau memang baru terjun ke dalam dunia permusikan,namun kemampuan dan juga suara mu yang khas membuat ku yakin kau partner duet terbaik.”puji Andi pada Lily.


Ah benar kah?. ternyata keputusan tuan max sangat benar, membuat ku menjadi seorang penyanyi.


Lily tersenyum malu,pipi nya merona merah Karena malu.


“terima kasih untuk pujian Nya, karena ku rasa aku tidak sehebat itu.”sungkan Lily.


“kau hebat Lily,aku memuji nya.dan ini adalah lagu nya,kau bisa latihan selama beberapa malam.aku akan menghubungi mu nanti,kita bisa latihan via telpon.tiga hari lagi kita akan melakukan perekaman,dan juga foto untuk teaser single terbaru kita.”


Lily menerima kertas yang berisi bait lagu dari andi.sembari mendengar kan semua perkataan Andi dengan sangat serius.


perpisahan.


what?mau duet sama gadis,tapi lagu tentang perpisahan?.


gumam Lily bingung.


# Like, komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.