
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
Helaan nafas terdengar kasar keluar dari hidung Lily.tangan nya meremas tas dari Louis Vuitton,mata Lily menatap nanar ke arah gerombolan reporter dan kameramen yang bersiap menyambut kehadiran banyak artis.
Lily menghela nafas,memejam kan mata sejenak ketika pintu di buka dari luar.
Dengan langkah anggun Lily keluar.mata nya menyipit karena baru saja keluar, ia langsung di sambut oleh flash kamera.
Ini alasan Lily tidak ingin menjadi seorang public figur.terlalu menjadi pusat perhatian.
Sabar Lily,pertahan kan senyum mu.
Lily mengulas senyum lebar, sedikit membungkuk menyapa semua orang yang ada di sana.
Seorang bodyguard suruhan max mendekat, menggiring Lily masuk tanpa memberi waktu para wartawan memotret wajah nya.
Lily menerobos kerumunan,hingga sampai dengan aman ke dalam.
“kau masuk dengan aman kan?.”tanya max tiba-tiba.
Lily menoleh,mata nya tertegun menatap max yang terlihat sangat tampan.balutan jas hitam dengan bahan satin premium yang bila terkena lampu,akan terlihat mengkilap.
Rambut yang tertata rapi, dengan jam tangan berlogo kan Dior,menambah kesan maskulin dan juga tegas.
“iya,saya masuk dengan aman.terima kasih karena sudah mengizinkan bodyguard anda,membantu saya.”ucap Lily formal.
“kenapa kau berbicara formal baby girl?pada hal biasa nya kau menggunakan bahasa aku?.”walau pun di tengah keramaian,max masih memiliki waktu untuk menggoda Lily.
Lily menghela nafas panjang,tatapan mata nya berubah tajam.
“jika tidak berada di keramaian,saya ingin sekali mencabik-cabik wajah tampan anda itu tuan.”gerutu Lily kesal,mata nya mendelik tajam.
“ciee,mengaku ya kalau saya tampan?.tapi maaf kau adalah orang yang kesekian juta,mengatakan aku tampan.”puji max pada diri nya sendiri.
“tapi tidak masalah baby girl,kau akan menjadi orang yang pertama terpesona pada ku malam ini.”ujar max lagi.
Menghela nafas panjang,Lily memilih untuk tidak peduli dengan segala perkataan max.
Secara perlahan,Lily menyapu pandangan Nya ke semua arah.para artis dan penyanyi terkenal di Indonesia berkumpul jadi satu.
semua orang terlihat mengenakan pakaian yang bagus dan juga indah.
untung saja Nyonya Anin Tadi memberi ku pakaian,tas,baju dan sepatu dengan merek-merek terkenal.
Lily bersyukur dalam hati.
“kenapa?apa kau bersyukur karena mama ku membawa kan baju-baju dari Paris untuk mu?.”tanya max tiba-tiba.
“bagaimana bisa anda tau?.”pertanyaan polos tiba-tiba terlontar dari bibir mungil Lily.
“tentu saja aku tau, karena aku sendiri yang meminta mommy untuk membeli kan mu baju dari paris.”jawab max antusias.
dan aku juga yang membayar semua nya.
lanjut max dalam hati.
“jadi anda yang meminta nyonya Anin membeli kan saya baju?”tanya Lily pelan.
sejenak max menggangguk kepala nya pelan,mengulas senyum manis.
“kau baik-baik saja?”tanya max begitu menyadari Lily hanya terdiam.
“iya,tentu saja.”jawab Lily pelan.
“ayo kita duduk,aku akan mencari kan mu tempat duduk.kau bisa duduk bersama dengan ku.”ajak max.
“lingkar kan tangan mu di lengan ku,aku takut kau akan hilang di tengah keramaian.”pinta max.
Lily menoleh,sejenak ia meragu.tapi secara perlahan namun pasti,tangan nya terulur menyentuh lengan kekar max.mengait kan satu lengan nya di sana,sebelum berlalu pergi dari bersama dengan max.
Lily dan juga max semakin menjadi pusat perhatian.visual yang mereka miliki, membuat banyak orang terkesima.
secara bersamaan,Lily dan juga max menoleh.
pakaian itu? bagaimana gadis tidak tau diri ini mendapat kan banyak pakaian branded.
Lila memandang pakaian-pakaian yang Lily pakai.seperti dari Dior dan Chanel,tanpa sadar tangan nya mengepal dengan sangat erat.
“tentu saja,aku masuk dua nominasi sekaligus.sayang kalau aku tidak datang.”jawab Lily santai,mengibas kan rambut nya,hingga perhiasan dari KNN boutique terlihat jelas.
KNN boutique? butik yang bekerjasama dengan Asterio group bidang perhiasaan?.
“kakak,maaf kami terburu-buru.aku pergi dulu, bye-bye.”lily mengibas kan tangan nya,sebelum berlalu pergi dengan wajah penuh kepuasan.
Sabar Lila,dia memang sengaja memanas-manasi mu.
Gerutu Lila dalam hati,dengan pandangan yang benar-benar menahan kekesalan.
“kau benar-benar membuat nya seperti cacing kepanasan.”ucap max dengan kekehan yang terdengar lucu.
“tentu saja,saya akan membuat diri ku lebih dari dia dalam segala hal.”jawab Lily Antusias, sementara max hanya tersenyum kecil.
“ayo duduk!.”ajak max.
Setelah Lily duduk,acara di mulai.Lily terus diam,sepanjang acara,hingga tepukan di bahu nya menghenti kan lamunan nya.
“kau akan bernyanyi setelah ini.”bisik max.
Apa?.
Lily terbelalak kaget, secepat mungkin menghela nafas.
“bagaimana aku bisa tampil di hadapan banyak orang sekarang?.”tanya Lily bingung.
“kau bisa, karena ada aku di sisi mu.”jawab Max penuh kebanggaan.
“terima kasih.”lily mengangguk penuh kebahagiaan.
“ayo!ikuti perempuan itu dia akan memberi kan mu mic dan juga memandu mu ke atas panggung.”
Lily mengangguk, mengikuti seorang panitia.di belakang panggung,ia di siap kan,di beri kan panggung.
“semangat nona!.”
Lily mengangguk penuh antusias,begitu suara musik mulai terdengar,Lily naik ke atas panggung.
my love to hate me....
dari kursi duduk nya.max terperangah,suara Lily benar-benar sangat merdu.
sejenak ruangan hening.mereka semua menikmati alunan lagu dari makhluk tuhan yang indah ini.
Prok,prok.
Tepuk tangan menggema dengan sangat nyaring.sebelum turun Lily membungkuk hormat,mendekat kembali ke meja nya.
“pemenang nominasi artis pendatang baru tahun ini adalah Lily A.J!!!.”teriakan pembaca nominasi,menggema.
“masyaallah.”mata Lily berkaca-kaca karena dia berhasil memenang kan sebuah nominasi.
“selamat baby girl,sudah ku duga kau pasti bisa menang.”max berdiri dari duduk nya, mengulur kan tangan nya penuh kebanggaan.
“terima kasih,semua ini berkat anda.”lily menjawab uluran tangan dari max,dengan penuh suka cita.
“naik lah,jangan lupa sebut nama ku.”
Lily mengangguk penuh semangat,berlalu pergi dari sana menuju ke atas podium kemenangan.
“selamat.”ujar pembaca nominasi,memberi kan piala dan juga sebuah buket bunga.
# Like, komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.