
FOLLOW IG AUTHOR:NIS3263.
HAPPY READING.
“sebenar nya ada apa sih dengan kalian?ini handphone saya.saya bisa memperbaiki semua nya sendiri, bagaimana jika Devan menghubungi saya nanti,saya tidak mau khawatir.”
tanya Lily bingung,menatap max dan juga ricko secara bersamaan.
“kasihan sekali ya keluarga korban? bagaimana bisa pesawat itu jatuh?.”
“iya,untung saja setelah ku check saudara ku tidak jadi berangkat menggunakan Tiger air mx17.jika dia berangkat,mungkin sekarang dia sudah jadi almarhum.”
“semoga saja para korban zzzz air mx17 di beri kan tempat yang baik di sisi Tuhan.”
Zzzz air mx17? jatuh.
Wajah Lily berubah pucat mendengar obrolan karyawan yang baru saja berlalu menjauh nya.
Zzzz air mx17?tidak mungkin kan?Devan.devan laki-laki baik,Allah tidak akan merenggut nya dengan cepat.
Lily berbalik,menahan tangan salah satu karyawan yang sedang membicara kan tentang jatuh nya zzzz air mx17.
“kalian tadi bilang apa? pesawat apa yang jatuh?.”tanya Lily beruntun tanpa jeda.
“kau tidak tau,ini menjadi topik utama berita hari ini.pesawat zzzz air mx17 jatuh di laut Natuna,pesawat yang terbang dari Jakarta ke Papua.”
Jeduar..
Bak petir menyambar di siang bolong.tubuh Lily langsung terpundur, hingga membentur dinding.
Lily memegangi dada nya, pasokan udara semakin menipis.
“lily.”panggil max.
“ini alasan kalian merusak handphone ku dan juga melarang ku masuk ke dalam ruang redaksi.”gumam Lily, air mata sudah memenuhi netra.
“devan,apa yang terjadi pada nya? Devan a-aku....”
Lily tidak bisa melanjut kan perkataan nya, tubuh nya lebih dulu pingsan.untung nya dengan sigap max menahan tubuh Lily agar tidak membentur lantai.
“lily,hei lily.”ricko menepuk-nepuk pelan pipi Lily,berharap gadis itu segera sadar.
“dia pingsan,bawa dia ke UKS biar dokter yang memeriksa nya.”titah ricko pada max yang langsung menggendong Lily.
UKS.
seorang dokter tengah memeriksa keadaan Lily yang terbaring lemah di atas ranjang.untung nya stasiun TV ini memiliki ruang kesehatan sendiri
“dia shock,jangan beri kabar yang mengejut kan pada nya.tampak nya akhir-akhir ini dia kelelahan dan tidak menjaga tubuh nya dengan baik.”ucap dokter, memancap kan infus di punggung tangan Lily.
“baik terimakasih.”jawab ricko, sementara max hanya terdiam.
“hari ini aku akan pergi ke Papua sebentar,hanya untuk beberapa hari.”di sebuah restauran,Lily duduk bersama devan.
“papua?apa yang akan kau lakukan di sana?kenapa kau mau ke ujung timur Indonesia sih.seharus nya nanti saja,saat aku bisa mengambil cuti.kita berdua bisa jalan-jalan bersama ke raja Ampat.”lily menggerutu,sembari menatap tajam ke arah Devan.
“aku akan membangun sebuah klinik di daerah Jayapura,papa yang minta.jadi aku mau mengechek lahan di sana,hanya dua hari mungkin.”jawab Devan ragu.
“kenapa kau tidak menunda nya saja?.pinta Lily sendu.tangan nya memainkan jari-jemari kekar milik Devan.
“jangan bicara melantur.”gerutu Lily kesal,mata nya mendelik ke arah Devan.
“lily,aku sangat menyayangi mu sebagai seorang sahabat.kau berhak bahagia,aku berharap akan hadir seorang laki-laki yang pantas menjaga mu.”
Lily berkaca-kaca,tatapan mata nya berubah sendu.entah kenapa, perkataan Devan seperti kata-kata terakhir.
“apa maksud mu?aku hanya akan menikah.jika kau yang mengantar kan ku ke pelaminan.”jawab Lily.
Devan tersenyum kecil,pandangan nya berubah sangat sendu.tangan nya memain kan jari-jari tangan Lily.
“tuan Max laki-laki yang baik.aku tau,dia terlihat sangat menyukai mu.rasa sakit yang di sebab kan oleh Ryo,bisa hilang dengan kehadiran mu.tuan max bisa mengalih kan mu dari duka,dia mampu membangkit kan emosi yang sempat hilang.aku merestui mu,jika memang Tuhan mentakdir kan kau bersama dengan nya.jangan terlalu menunggu ku,walau pun nanti kau menikah tanpa kehadiran ku.doa ku selalu menyertai langkah kaki mu.”doa mengudara dari bibir Devan.
“jangan bicara seperti ini!.”lily menghela nafas sangat panjang.
“selamat tinggal!.”ujar Devan.
“devan!!”teriak Lily,terbangun dari pingsan nya.
“kau baik-baik saja sekarang?.”dengan lembut max bertanya.
“devan,di mana Devan aku-aku tadi bermimpi buruk.”gumam Lily panik,manik mata nya bergerak tidak tentu arah.
“lily tenang dulu,sekarang ayo minum lebih dulu.”ujar max, mengulur kan gelas berisi air putih.
“tapi devan.”perkataan Lily terhenti,karena Max langsung membantu nya untuk minum.
“devan? pesawat yang di naiki nya jatuh!.”teriak Lily seperti orang gila.
“jangan-jangan seperti ini, kau membuat ku sedih.”ujar max panik,mendekap pelan tubuh Lily.
“hiks,hiks.”lily terisak dalam dekapan max.
“ak-aku harus mencari Devan,dia-dia pasti baik-baik saja.”panik Lily, mencabut paksa infus di tangan nya.tanpa memperduli kan darah yang mengalir.
“devan!Devan!aku harus mencari nya!.”ujar Lily panik,berlari keluar dari stasiun TV.
“lily!Lily!berhenti!.”dari belakang,max berteriak memanggil manggil Lily.
“lily!Lily!Lily!.”max berteriak,langkah nya yang besar segera menggapai Lily pelan.
“tenang,sahabat mu akan baik-baik saja.”max memegang kedua tangan lily.
“aku ingin bertemu dengan devan sekarang!.”teriak Lily dengan tangis yang memecah.
“dia akan baik-baik saja.”max meyakinkan,tapi lily terus memberontak,tangan nya memukul-mukul dada bidang max.
“devan naik pesawat itu!dan pesawat itu jatuh di laut,aku harus mencari keberadaan nya.”teriak Lily kesal, berusaha memberontak.tapi,cekalan tangan max tidak mudah lepas.
“jangan seperti ini.devan sangat menyayangi mu,jika terjadi sesuatu pada mu dia pasti sedih.”ujar max, memegang kedua tangan Lily.
semua orang hanya bisa menonton.hati mereka juga ikut teriris-iris melihat tangis Lily yang benar-benar menyayat hati.
nada yang bergetar kehilangan, benar-benar terdengar nyata.sosok Lily yang selama ini terkenal dengan keceriaan nya, sekarang tengah terisak kencang.menunjuk kan sisi rapuh yang ia miliki.
# Like, komen and vote ya readers kesayangan author bidadari ayah.