The Playboy's Baby

The Playboy's Baby
17



Tapi ketika penyiar radio tersebut menjelaskan tentang lagu terbarunya The Storm, Sarah dengan sedikit tertarik mulai mendengarkan.



Dengan hati-hati Sarah mengendarai mobilnya sambil mendengar penjelasan penyiar radio tersebut.



Single terbaru The Storm yang berjudul Merindukan Mu pun akhirnya mulai terdengar di dalam mobil Sarah.



Alunan musik yang lembut membuat Sarah seketika ikut menganggukan kepalanya mengikuti irama musik.



Melihatmu membuatku merasakan sesuatu yang tidak pernah ku rasakan


Kau membawa warna baru dalam hidupku


Kehandiranmu membuat hidupku lebih berwarna



Aku mencoba membuka mataku, berharap kau ada disamping ku


Bukan dirimu yang kulihat tapi hampa yang ku rasakan


Dimanakah dirimu wahai wanita pujaanku



Aku merindukan mu


Merindukan mu setengah mati


Merindukan mu dengan segenap hati ku


Sangat sering merindukan mu



Sering kali aku tersenyum memikirkan mu


Mengingat bagaimana pertemuan kita


Pertemuan yang menyatuhkan kita


Dimanakah dirimu


Aku ingin bertemu



Aku merindukan mu


Merindukan mu setengah mati


Merindukan mu dengan segenap hati ku


Sangat sering merindukan mu



Sarah merinding begitu selesai mendengar single terbarunya The Storm. Dia memang sudah mendengarnya. Tapi mendengarnya sekali lagi membuat Sarah mangakui bahwa lagu mereka lumayan bagus.



Musiknya terdengar lebih ke arah akustik. Drum-nya dimainkan dengan pelan dan lembut. Tidak seperti drum pada umumnya yang dimaninkan secara keras dan berisik. Gitarisnya juga baik sekali memainkan gitarnya.



Dari liriknya, Sarah bisa merasakan bahwa penulisnya itu sangat merindukan sosok seorang wanita. Mungkin pacarnya.



Vokalisnya juga bagus dalam membawakan lagu itu. Terdengar sangat menjiwai.



Sarah sampai ikut terbawa emosi ketika mendengarnya. Tanpa dia sadari, air matanya sudah mengalir sedikit. Dia lalu mengusapnya dengan tangannya. Kehamilannya itu membuat emosinya cepat berubah.



Walaupun sampai sekarang Sarah tidak tahu keberadaan Ayah dari anak yang dikandungnya ini, tetapi dia tidak pernah merasa sedih jika dia harus mengurus anaknya sebagai single parents.



Sarah lebih suka jika pria tersebut tidak muncul lagi di kehidupannya. Sarah juga memang tidak berencana untuk mencari pria tersebut. Dia sama sekali tidak ingin mengatakan tentang kehamilannya ini pada pria aneh yang tidak di kenalnya itu.



Menurut Sarah, pria itu adalah orang asing dalam kehidupannya. Dia tidak tahu apa-apa tentang pria itu. Dia tidak tahu bagaimana sikap dan prilaku pria tersebut. Baik atau tidak.



Pria itu juga belum tentu akan menerima anak yang ada di dalam kandungan Sarah. Sarah berpikir bahwa mungkin lebih baik dia mengurus anak-nya sendiri.



************



Dari rumah sakit Sarah langsung kembali ke apartementnya. Tubuhnya terasa lemas dan letih. Dia memutuskan untuk mandi dengan air panas. Setelah segar, Sarah pun pergi ke dapur untuk makan malam.



Kehamilan-nya membuat Sarah mudah lapar. Tiap jam dia selalu ingin makan. Untung saja, berat badannya tidak terlalu bertambah.



Di usia kandungan-nya lima bulan, badan Sarah tidak melar atau menjadi gemuk. Hanya perutnya yang membesar. Jika orang tidak melihat perut Sarah yang besar, mereka tidak akan menyadari bahwa Sarah sedang hamil.



Walaupun begitu, Sarah selalu memperhatikan kondisi janin-nya. Dia selalu minum susu khusus buat ibu hamil.



Ketika Sarah ingin membuat susu, ternyata susu-nya habis. Dia lupa membelinya.



Sarah kemudian masuk ke kamarnya untuk mengganti pakaiannya. Bersiap-siap untuk ke supermarket.



Sarah mengenakan baju yang nyaman baginya. Dia memakai kaos yang di lapisi sweater dan celana training hitam.




Ketika Sarah sudah hampir membayar barang belanjaan-nya, dia tiba-tiba ingin makan es kerim



Sarah pun berbalik dan mencari tempat es kirim di jual. Dia juga tiba-tiba ingin makan rujak, untung saja di supermarket ada rujak.



Sarah pun memborong semua makanan yang ingin dimakannya itu. Belanjaan yang semula hanya susu menjadi lebih banyak karena kondisinya ini.



Sarah keluar dari supermarket dengan kedua tangannya full membawa hasil belanjaannya. Tanpa sadar ketika Sarah berjalan dia terlalu sibuk memperhatikan barang belanjaannya dan tiba-tiba menabrak sesuatu. Orang lebih tepatnya.



"Sorry" ucap Sarah menoleh pada orang yang tidak sengaja ditabraknya yang ternyata seorang pria.



Sarah tidak bisa melihat wajah pria tersebut. Pria tersebut memakai kaca mata hitam dan topi yang sedikit menutupi wajahnya.



"Elo?" ucap pria yang tidak sengaja di tabrak Sarah terdengar kaget menunjuk Sarah dengan telunjuk tangan kanannya.



Sarah memasang wajah bingung. Dia tidak tahu siapa pria yang ada di hadapan-nya ini.



"Siapa ya?" tanya Sarah mencoba mengingat pria yang ada di hadapannya ini.



"Elo kemana aja?" Pertanyaan Pria tersebut semakin membuat Sarah bingung dan tidak mengerti.



Ini orang ngomong apa sih?



"Ha?"



Tiba-tiba pandangan pria tersebut tertuju ke perut Sarah. Sarah tidak bisa melihat ekspresinya karena dia sedang memakai kacamata.



"Elo hamil?" tanya pria itu kaget melihat perut besar Sarah.



Sarah tanpa sadar mengangguk.



"Elo hamil?" tanya pria itu sekali lagi tidak melihat anggukan Sarah.



"Kalo iya memangnya kenapa?"



"Elo beneran hamil?"



"Eggak, gue pake bantal buat gedein perut gue" jawab Sarah sinis pergi meninggalkan pria tersebut.



Emosinya mulai naik.



Belum jauh Sarah berjalan, pria tersebut menariknya ke tempat yang lebih sunyi.



Sarah berusaha melepaskan dirinya dari pria itu tetapi pria itu tetap menariknya, "Lepasin. Lepasin gue. Kalo enggak lo lepasin, gue teriak" ancam Sarah serius pada pria itu.



Sarah ketakutan. Dia takut bahwa pria yang ada di hadapannya ini adalah seorang penculik atau lebih parahnya seorang pembunuh.



Melihat Sarah yang ketakutab, Pria tersebut kemudian membuka kacamata dan topinya.



Mata Sarah langsung terbuka lebar begitu melihat siapa yang ada di hadapannya sekarang.



Tepat berdiri di depan Sarah, adalah pria yang tidak ingin di temuinya. Pria yang adalah ayah dari anak yang sedang di kandung Sarah. Pria yang sudah dengan berani-nya menghamili Sarah.



Sh*t just got real !



*******



Vote, komen, kritik dan sarannya di tunggu.



love


ilz_