
Sejak umur 10 tahun aku memiliki luka bakar yang menutupi setengah wajah kiri ku,luka bakar ini disebabkan oleh kakak laki laki ku saat dia latihan
Kakakku bisa sihir api dan sihir kegelapan,dia menyatukan kedua sihir tersebut dan memiliki efek yang sangat panas
Sebenarnya kakak ku sudah memperingati diriku bahwa saat dia sedang latihan sihir aku tidak boleh mendekatinya atau berada disekitarnya karena api berwarna biru tersebut sangat panas,tapi saat itu aku melanggarnya aku mulai mendekati kakak secara diam diam dan memperhatikannya di balik rerumputan,tiba tiba api kakak tidak bisa dikendalikan lalu mulai mengarah pada rumput persembuyian ku.
"Akhh panasss!!!!!! to...to tolong kak"api secara cepat membakar setengah wajah kiriku badan ku mulai meronta ronta kesakitan
"Tu tunggu sebentar Zet jangan banyak gerak nanti makin luas,biar kakak siram dulu pake air suci."
Aku pun berusaha untuk diam dan menahan rasa sakit yang berada di wajah ku,apinya sudah mulai berhenti menyebar tapi trus membakar kulit dan mulai menenmbus daging ku
kakak ku secara perlahan menyiramkan air ny kepada wajah ku secara perlahan,api tersebut pun mulai menghilang
Lalu setelah itu ayah dan ibu mulai keluar dari rumah untuk mengecek apa yang terjadi padaku
"Diablo bukankah sudah ayah bilang untuk berhenti mempelajari soul fire!."
"Tapi yah jika orang orang tahu tentang api ini mungkin aku bakal dipilih menjadi salah satu kelompok dari pahlawan yang bisa membunuh raja iblis!lalu keluarga Sentinel akan menerima gelar yang lebih baik oleh raja!."
"Tapi wajah adik mu terluka gara gara sihir mu."
"Itu salah adik lah!! jelas jelas aku sudah melarang adik untuk mendekat! Soul fire haus akan jiwa manusia!."
"Diablo! sekarang ayah melarang mu untuk memakai sihir ini lagi! lebih baik kau menggunakan sihir api biasa!."
"CIH! ayah dan ibu tidak mengerti potensi diriku!"ucap kakak ku sambil masuk kerumah dan membanting pintu dengan keras.
"ck dasar anak keras kepala!."
"Sudah sayang sekarang yang terpenting kita bawa Zet ke dokter dulu kalo tidak lukanya akan semakin parah."
Aku pun dibawa ke tempat perobatan terdekat disana,lalu setelah di periksa ternyata kulit ku tidak bisa kembali ke semula lukanya memang bisa disembuhkan tapi muka jadi memliki luka bakar di muka kiriku
Itu membuat ku dikatain aneh oleh teman teman ku dan dijauhin oleh orang orang yang berada di kerajaan Belgia
Aku pun memutuskan untuk menjadi ksatria daripada menjadi penerus tahta bangsawan dan meneruskan tahta kepada Lunox yang baru berusia 1 tahun
Orang tua ku mau tidak mau pun harus mengiyakan keinginan ku yang tidak ingin menjadi penerus tahta bangsawan
Lalu Kakak ku malah sering melanggar larangan ayah dan trus berlatih Soul fire sampai kedua tangan nya penuh luka bakar,ayahku sering menceramahi kakakku yang masih saja menggunakan sihir itu
Lalu sampai saat aku umur 12 tahun,emosi kakaku yang marah kepada seluruh keluarga ku tidak dapat dibendung lagi dan dia tanpa sadar dia menggeluarkan Soul fire yang membakar tubuh kakakku aku,ayah dan ibuku mencoba untuk memadam kan api tersebut,lalu kakakku mati dalam insiden tersebut aku dan kedua orang tua ku pun merasa sedih atas kepergian kakakku
setelah kejadian itu aku pun memutuskan untuk melanjutkan wasiat kakakku untuk menaikkan nama baik keluarga ku dengan memakai helm berwarna biru ,walaupun aku tidak bisa menjadi pahlawan dan tidak bisa melawan raja iblis setidaknya aku menjadi orang yang terkuat diseluruh kerajaan di dunia ini! agar para iblis pun bisa menggingat namaku yaitu Zet si baja biru!!!
.................
"Kak Zet! kalo dah bangun jangan pura pura tidur trus tahu!" ucap Lunox sambil menggoyang goyangkan tubuhku
"Eh? apa yang terjadi......"gumam Zet dalam hati
"Ukkhhhhh.........."Zet mulai membuka mata nya secara perlahan lahan.
"Nahhh tuh udah bangun dasar tukang tidur!."
"Ukhh aku baru saja bangun,apa yang terjadi setelah duel? dan dimana helm ku....."
"BUAWAHAHAHAHAHAHAH Zet si baja biru yang katanya menjadi salah satu orang terkuat dikerajaan malah kalah dengan sihir tingkat rendah milikku BUAHAHAHAHAHHAHA." ucapku sambil tertawa terbahak bahak."
"Iyap dengan menyedot sihir mu dengan sihir BLACK HOLE ku dengan begitu aku bisa melepaskan mu kembali dengan sangat mudah tanpa rapalan!."
"AKHH..... Felll..... didunia ini tidak ada sihir yang seperti itu tahu..."ucap Lunox sambil tidak percaya
"HEHHHH!!!???????? benarkahhhh???!!!! padahal sihir itu benar benar sangat mudah lo! aku hanya perlu BLACK HOLE!!! lalu nanti muncul black hole yang akan menghisap sihir yang menggarah pada ku."
"MENCURIGAKAN...... -_-" ucap Lunox dan Zet sambil memasang muka masam
"Oya Zet wajah mu ituu..."
"CIH! kalau kamu mau tertawa,tertawa sajah! tidak usah ditahan."
"HAH? siapa yang bakal ngetawain coba,bukan kah itu keren sekali punya luka sebesar itu di wajah mu."{ karena di negara yang berada di dunia asalnya,punya luka seperti itu dibilang suangarrr cuy}
"HAH!? jadi menurutmu gk aneh begitu? dan gk jijik itu?."
"Gk gih soalnya di desa ku orang yang memiliki luka permanen seperti itu disebut sangat pemberani,berwibawa,ksatria sejati, dan lain lain,menurut ku juga luka adalah piala bagi para ksatria seperti mu
"Be be begitukah... hufft...... huu huhuhuuuhuhuuh...... Fellll Terimakasihhh" Zet pun memeluk ku dengan eratsambil menangis tersedu sedu.
"AKh akhhhhh."
"Kak Zet! Felix sudah hampir mati tuh loh!."
"ah maafkan aku,aku terharu soalnya baru kali ini luka bakar ku dibilang..."Zet masih memelukku dengan erat.
"Akhhhh uhuk uhuk!...... wahh...... saya melihat sungai yang indah....."
"Teman ku jangan kesana!!!!!! sadarlah sadarlah!!!!" ucap Zet sambil melepaskan ku dan mulai menguncang guncang badanku.
"uggghh..... karena kak Zet sudah kalah dari ku permintaan ku sangat sederhana........"
"sebutkan permintaan tersebut Fel! akan kusanggupi permintaan walau sangat berat!!" ucap Zet dengan lantang dan mulai memakai helm biru nya kembali.
"Hehehehhe sangat mudah kok hehehhehe." ucap ku sambil menyeringai ke arah kak Zet
Beberapa saat kemudian
aku pun meminta Kak Zet untuk meniru dan menjadi kuda milikku sambil menaikinya dan menggelilingi kota
"Buahhahahahahhahahha trus kak Zet trussss buahahhahahahahhahaha"ucap ku sambil trus memukul kepala Kak Zet yang dilindungi oleh helm birunya
"UGH katanya sangat mudah... inimah harga diri ku sudah hancur Fel" Zet pun mulai menangis lagi karena menyesal mengabulkan permintaan diriku.
"BUAHAHHAHAHAHAHAHHA tenang kak Zet kita bakal menggelilingi kota ini sebanyak 10 kali!!! aku juga sudah siapkan botol minum yang banyak BUAHAHAHAHAHHAHAHAHA."
"Dasar iblis+_+."
dari kejauhan Lunox pun memantau kakaknya dan diriku yang sedang bersenang senang.
"Cih dasar kakak bodoh harusnya gk perlu sampai diajak duel segala nyesel kan sekarang,emmm Felix kalo dilihat lihat tampan juga ya..." ucap nya sambil tersenyum kecil
BErsambung
mwhehehe