The Legend Has A Risen

The Legend Has A Risen
terjebak di Dungeon kuno



"Jawabb!!!!!! dari mana kau bisa tahu nama Sentinel soulford!!!!"teriak Lunox sambil menodong pedang cahaya nya


"Yah..... karena pas aku belum di dunia ini aku dan dia adalah teman 1 sekolah ditambah kami sering main bareng sih... YA KALI AKU NGOMONG KEK GITU NGEK NTAR MALAH MAKIN CURIGA!!!"ucap ku dari dalam hati.


"Yaa... soalnya.... aku punya buku sejarah tentang dia sihh..jadi....aku bisa tahu... "


"Hmmm? buku sejarah,bukan kah buku sejarah kuno hanya ada 2 duplikat di dunia ini?."


"Yap benar aku punya salah satunya,kalau gk salah nama penulis nya ituu... Antimage."Ucap ku dengan ragu,"karena aku gk yakin kalau buku itu yang dijadikan buku sejarah karena pada wajarnya itu adalah buku harian Kendi pas gabut bukan buku sejarah!!."gumam ku dalam hati.


"Ka... ka..kau bisa tahu penulis buku nya?! bagaimana mungkin"Kata Lunox dengan nada terkejut.


"HAHHH!! jadi buku itu yang dia jadikan sebagai buku sejarah!!!!!!!!"Teriak ku dalam hati.


"Maafkan aku karena sudah mencurigakan mu Fel."Lunox pun menghilangkan pedang cahaya tersebut dari tangannya.


"Iya gpp kok toh wjar kalau curiga."


"Tapii aku baru tahu buku itu bisa ada dimilikmu."


"Yahaha aku gk punya bukunya tapi desa ku pernah mempuyai buku itu."


"Desa? kau tinggal dimana sebelum kesini."


"Barat."


"Ba..barat?! bukan kah itu tempat keempat buku sejarah yang tersisa?!."


"E iya kurasa begitu."


"Dimana tempat nya Fel kita harus melapor ini!"Ucap Lunox dengan bersemangat.


"WOi SIKON dikit lah jelas jelas kita ada di dungeon loh,ditambah aku yakin buku itu sudah terbakar."


"Terbakar? kenapa memangnya?."


"Buku itu hangus bersamaan dengan hancur nya desa yang kutinggali."


"ha....ka.kalau begitu orang tuamu?."


"Orang tua ku sudah meninggal saat melahirkan ku tahu jadi aku diurus oleh orang orang di desa."


"Desa mu hangus berapa tahun lalu dan ulah siapa?."


"Desa ku dihancurkan oleh para iblis saat aku berenjak ke umur 15 tahun"Kataku dengan nada pura pura sedih"BUhaahahhahah yakali aku ngomong kalau aku dari dunia lain.buahahhaahha mending aku ngawur cerita saja sambil menggunakan ekspresi hehehe."guman ku didalam hatiku.


"Maaf Fel karena sudah mengingat masa kelam mu."


"Iya gpp kok Lunox itu juga kejadian 1 tahun lalu sih jadi aku sudah mengiklaskan kepergian orang orang desa."


"Ka..kalau gitu bagaimana kalau kita lanjut mencari Putri Rose dan lainnya."


"Sebentar lebih baik kau sembuhkan kaki mu dulu."


"Ah.. benar juga daritadi kaki teriak sakit,tapi... aku gkbisa sihir pemulih"Ucap Lunox sambil melihat kepada ku.


"HAHHH!!! kau kan memliki kekuatan sihir cahaya toh? harusnya punya semacam bakat di teknik pemulih atau apalah itu."


"Huh buat apa aku mempelajari sihir pemulihan? mending fokus ke sihir penyerang daripada sihir pemulih,lagian juga kalau bisa sihir pemulih gk akan bisa berguna saat digunakan ke luka seperti patah tulang!."


"Cih.. seengak kau  bisa sihir penyembuh toh? walau gk ngefek ke tulang tapi itu bisa menyembuhkan beberapa luka"Ucap ku sambil menghampiri kaki Lunox dan memeriksanya"Kau ini bisa sihir cahaya tapi kau tidak bisa menggunakan nya bukankah itu rugi toh? kalau kau mau belajar lebih giat mungkin sihir mu itu bisa lebih berguna dari sekarang."


Aku pun menggobati kaki Lunox yang patah....walau ada sedikit jeritan kesakitan sihh..taapi gk papalah hahahaha.


"Nah dah sudah selesai! untuk sekarang kau jangan banyak gerak dulu ok?."


"Baikk....."Kata Lunox yang masih menahan sakit.


"Nahh.. sekarang kita tinggal cari putri Rose."


"Kau mau tinggal aku disini gitu?" kata Lunox dengan nada sebal.


"Ya enggak lah,tapi kalau aku mau bisa aku tinggalin sih hahahahahhaha."


"HUHFFFHHH dasar helai ungu!."


"Untuk sekarang aku mau coba sihir baru ku dulu"Ucap ku sambil menggambil sikap duduk silat.


"Hahh? sihir apa tuh."


"HUffhh awas lo kalau gk 10 menit."


10 menit kemudian...


Lunox menggantuk karena menunggu aku menyelesaikan sihirnya.


"HUaaahhh..... lama banget sih! tu orang kok kuat banget nya diam trus selama 10 menit."


"YOSHAAA sudah kelarrr!!!!!!!"Kata ku dengan nada bersemangat dan berdiri dari dudukku.


"KElar darimananya? kagak ada perubahan loh..."


"Cih diam kau,aku ini sudah berhasil menciptakan teknik sihir baru ku tahu!."


"HAHHH!!!! menciptakan teknik sihir baru?."


"Benar kau mau lihat?."


"HUMPH! palingan juga kau cuman ngada ngada coba tunjukin kayak gimana."


"Liat yahh... TEKNIK KE 4! DEVIL EYE!"muncullah bola hitam dari bawah dan dia memiliki 1 mata ditengah dan memiliki sayap kecil di badan nya.


"Gk mungkin! bahkan seorang yang bisa sihir tingkat tinggi tidak akan bisa membuat teknik sihir baru loh! ditambah kau bisa membuat sihir nya dalam waktu 10 menit! bagaimana kau bisa membuatnya?."


"Aku hanya mengimajinasikan bola yang memiliki mata ditengah.. tapi aku gk tahu kalau wujudnya jadi seseram ini!."


"HAHHH!!!!! sesimpel itu?! bahkan penyihir terhebat di didunia ini kalau membuat sihir butuh waktu 10 tahun loh!."


"Eh begitukah?."


"KAU GK TAHU ILMU BASIC TENTANG SIHIR???!!!!!."


"Waduhh! kalau ketahuan hidup tenang ku akan berakhirrr..."


"Sebenernya kau ini siapa sih Fel."


"Aku hanyalah petualang biasa!!."


"Wahh~~ sangat dipercaaya sekali omongan mu.."


"Sudahlah ayo kita berangkat aku sudah tahu posisi Putri Rose."


"HAHH bagaimana kau bisa tahu?!."


"Aku tadi menggunakan Devil eye untuk mencari Putri Rose,dan dia berhasil menemukanya!."


"AKHHH... secepat itu?."


"Sudahlah untuk sekarang kau naik dulu ke punggung ku."


"HAH! maksudmu gendong? ogak banget!!!."


"Yudah aku tinggal yahh.."


"GK aku ikutttt."


"TUh nuurut juga."


Lunox pun menurut dan menaiki punggungku.


"Fell kau yakin akan berlari seperti ini? nanti kalau ada musuh didepan gimana?."


"Tenang saja aku punya ini!!!  Dākuāmu!!!."munculah 4 tangan hitam yang berada di depan dadaku salah satu tangan tersebut menggambil Katana yang berada dibelakang pinggangku.


"HEHHH kau punya teknik sihir baru lagi?."


"HEHEHEHEHE dengan begini tinggal bantai yang didepan kita sambil berlarii!!! Lunox pegang erat erat ya! kalau lepas aku malas balik lohh."


"EHHHHH kok gitu sih..."


"Mau gimana lagi namanya juga buru buru."


"Ukhuk kek ny ini hari sial ku dehh~~~."


bersambungg


mwhehe