The Legend Has A Risen

The Legend Has A Risen
stupid hero



"Kimono? apa Dizaman ini sudah ada kimono?"gumam Zelgum yang ingin duduk sambil melihat ke arah Zenom"Apa dia dari dunia lain juga? tapi aku belum mendengar nya dari raja Zelbub,lalu......pria ber api ungu itu juga kenapa dia mempunyai katana? perasaan disini tidak ada katana,saat kutanya pada Dwarf dan pengrajin besi lainya mereka bilang tidak tahu apa itu katana,apa mungkin mereka berdua ini dari dunia lain juga?"Gumam Zelgum.


Disaat Zelgum terus memperhatikan ku dan Zenom,aku secara perlahan menoleh ke arah nya dengan tatapan penuh kebencian,namun beberapa detik kemudian pandangan ku dihalangi oleh Keliath yang langsung duduk di samping ku.


"Ukhh..ituu..tatapan apa? aku sampai merinding dibuat nyaa.......sehabis ini aku berterimakasih pada Keliath"Ucap Zelgum didalam hati.


Angelia dan Ari yang sudah duduk pun menoleh ke arah Zenom dan aku lalu Ari pun bertanya kepada raja Zelgum"Anu yang mulia kami baru melihat mereka berdua lalu ditambah lagi pakaian mereka berdua sangat aneh,pakaian mereka seperti ada didunia mereka,yang dikenakan perempuan itu kalau tidak salah Kimono,dan yang dipakai pria itu seperti kimono hitam....tidak kurasa lebih tepatnya itu seperti Ninja."


"Masa sih mana coba biar kulihattt.......pffttttt buahahahahahah kau bercanda Ari?mana ada ninja yang memakai warna ungu norak yang disukai oleh para perempuan?Tu laki bencong kali yaa?buaahhah"Ucap Raizal tertawa terbahak bahak.


"Woi Raizal! mereka bisa mendengar mu loh!! kita ini pahlawan jangan berkata seperti tahu!"Ucap Angelia.


"Hah? walaupun kita pahlawan tapi aku yakin kalian juga ingin terta-"Swossh! 1 lemparan belati dengan kecepatan yang tinggi  melewati pipi Raizal dan meninggalkan sedikit goresan"WOI SIAPA YANG BERANI MELEMPAR BELATI ITU KEPADA  PAHLAWAN HAH!!"Ucap Raizal marah.


"Aku tidak tahu apa itu kimono atau ninja...tapii jika kau menghina  tentang kesukaan ku terhadap warna ungu...persetan mau itu pahlawan kek atau raja.......kepala nya akan langsung kupenggal dan aku cincang kecil kecil lalu keberikan pada ANJING YANG KELAPARAN!"Ucap ku yang sedang berdiri dan menatap tajam ke arah Raizal,begitu juga dengan Zenom tangan dia sudah sangat guatal sambil bergumam"ORANG ITU ORANGI TU ORANG ITU ORANG ITU AKAN KUPASTIKAN GINJAL DIMAKAN HIU!!!."


"Nona Kazuha maafkan telah mengecewakan mu tapi kami sudah muak dengan ini,tidak ada informasi lagi tentang Sloven"Ucap ku sambil berjalan menuju pintu keluar.


"Tu tunggguuuu duluu!!!!!!"Ucap Kazuha sambil menghadang ku yang tinggal beberapa langkah lagi menuju pintu keluar.


"KIta bisa jelaskan ini,kami benar benar minta maaf atas perlakuan yang tidak sopann!!!"Ucap nya sambil terus menurus menundukkan kepalanya lalu menggangkat nya lagi.


"Woii.....Zet....ini ibu kan? suruh dia meniyingkir dari jalan keluar..."


"Tunggu sebentar!! bagaimana kau tahu dia ibu ku padahal aku gk pernah bilang kalau dia itu ibu ku loh"Ucap Zet sambil mendekat pada ku.


"yaa......sifat dia ini mengingat kan ku pada.....Sentinel soulfordd.....atau bisa dibilang Luna moonrest.....ketua osis yang membangongkan sekalii....mengingat nya saja sudah membuatku sakit kepala"Gumam ku dalam hati.


"Kumohon Shadoww biarkan aku mendengar info nyaaa... jangan pergi duluuuuuu woi Zet bantu menahannya dongg"Ucap Kazuha sambil memengang tangan kanan ku.


"Baiklah ibu akan kupengang tangan kirinyaa"Zet pun ikutan...memang yaa buah jatuh tidak jauh dari pohonnya kok....Lunox beda jauh nya sifat nya...


"Woii kalian menjauh dari tuan mudaaa,yang memengangg tangan tuan muda itu aku karenaa aku tuna-gk maksud ku karena aku tangan kananya tuan muda!! LEPASKAN DIAAA"ucap Zenom yang berusaha melepaskan Zet dari Diriku.


"Awas kau baja biruu!!."


"BERISIK LO,BAJU LU JUGA BIRU TAHU!"


"Kumohon jangan pergii~~ tetaplah disini Shadow silentt."


"entah rasanya tingkah mereka ini mengingatkan ku kepada 3 orang bajingan yang selalu memburu ku dan menempel pada ku..."Ucapku dalam hati sambil memasang raut wajah masam.


Mendengar itu Kazuha dan Zet pun saling memandang lalu mereka pergi munuju Raizal,Zet pun memukulnya menggunakan tangan kanannya lalu cukup terkena stun Raizal pun digotong oleh Kazuha dan Zet lalu menuju hadapan ku,Kazuha dan Zet pun menjatuhkan Raizal yang masih terkena stun ke lantai lalu Zet memengang kepala nya Raizal,setelah Raizal sadar....Zet pun berkata"Minta maaflah kepada Shadow silent"


"Hah? aku? yang benar saj--"BUK BUK BUK BUK saat Raizal belum menyelesaikan perkataan nya Zet membanting kepala Raizal ke lantai berulang kali,aku dan Zenom melihat itu hanya terkejut dan terdiam,aku pun menoleh ke belakang ku tapii...mereka semua yang dibelakang malah pura pura gk melihatt! bahkan raja Zelbub juga?!!.


Saat Raizal mau pingsan Kazuha pun menyembuhkan nya lalu Zet pun melanjutkan membanting kepalanya Raizal ke tanah,teknik itu terus dilakukan berulang kali"Anak..dan ibu gk ada bedanyaa..."Ucap ku didalam hati.


"Baiklah baiklahh tolong berhenttii!! aku mengaku salah! aku mengaku salah tolong ampuni aku"ucap Raizal,mendengar itu Zet pun diam dan melepaskanya lalu dia berdiri setelah itu anak dan ibu tersebut mendekati wajah ku dan memasang mata berbinar binar sambil berkata"Udahh yaa jangan marah lagiii..."


melihat perlakuan mereka aku pun hanya bisa mengiyakan perkataan mereka dan kembali duduk di tempat semula,begitu juga dengan Raizal.


"hahhh....para pahlawan...seharusnya kalian menjaga sikap kalian tahu!"ucap pangeran Yard dengan menghela napas panjang.


"memang mereka ini siapa yang mulia Zelbub? kelihatannya mereka sangat penting sampai kedua guru kami memohon kepadanya?"ucap Zelgum.


"Mereka lah yang berhasil memukul mundur Leviathan dan mereka juga mengetahui sesuatu tentang Sloven"Ucap Raja Zelbub sambil memengan kepalanya.


"Woahhh jadi mereka ini yang anda bicarakan?! yosh kalau begitu salam kenal nama ku Keliath! pahlawan pedang! senang bertemu dengan mu the purple flame,dan maafkan atas sikap salah satu dari teman kami."Ucap Keliath sambil meminta jabat tangan.


Aku yang melihat tangan Keliath pun merasa jijik dan ingin sekali memotong tanganya itu,tapi jika aku melakukan itu yang ada hanya akan menyalakan api warga,lebih baik aku mencari alasan"Ahh maafkan aku pahlawan tangan ku sedang sakit karena habis terkena penyakit,jika kita bersalaman maka kau akan terkena dampaknya."


"Ohh begitukah? maaf aku tidak tahu,lalu katanya kau punya 1 rekan,dia ada dimana? aku tidak melihat nya"ucap nya sambil menoleh ke berbagai arah,aku pun menunjuk ke belakang dengan tangan kanan ku.


Keliath pun melihat ke arah yang aku tunjukkan dan dia melihat Zenom yang sedang marah,namun dipenglihatan orang bodoh ini dia seperti sedang melihat bidadari yang turun kebumi,reflek dia pun berdiam menghampiri Zenom dan berlutut kepadanya sambil memengang kedua tangan Zenom dan berkata"Ohh bidadari ku sedang apa kau di sini..,pakaian biru tua mu,mata biru tua mu lalu rambut mu yang berwarna biru tua itu seperti ombak lautan yang sangat cantik,ditambah dengan muka anda yang PERFECT~~ bagaikan lautan dengan matahari di sore harii...sangat indahh!,saya Keliath pahlawan pedang maukah kamu menjadi istri dari anak anak kita? aku bersumpah akan melindungi mu sampai akhir hayat ku"Keliath yang sedang menutp matanya,dia membanyangkan jawaban apa yang dia terima mungkin..seperti"AHhhh tuan pahlawan anda sangat keren!! ayo kita menikah sekarang!!"atau sepertii"aku sangat terhormat bisa menikah dengan pahlawan yang sangat gagah dan berwibawa,apalagi dia harus melindungi dunia ini ksatria kegelapan yang jahat"namun saat Keliath membuka matanya secara perlahan,tidak seperti halusinasi nya tetapi dia melihat wajah yang menunjukkan ekspresi menjijikkan dari Zenom,Zenom yang sedang memedam amarah pun bergumam dalam hatinya"ORANG INI ORANG INI ORANG INI!!! DIALAH YANG PERTAMA MENYARAN KU LALU SETELAH ITU MAU AKU MENIKAHINYA HANYA KARENA DIA PAHLAWAN? JIJIK BANGETT!!!".


"Maafkan aku pahlawan yang menjiji-tidak maksud ku pahlawan yang terhormat..tapi aku sudah mempunyai tunangan"Ucap Zenom dengan sabar.


"Lupakan orang ituuu~~ lebih kau bersamaku aku jamin 100 persen aman bersama ku!"Ucap Keliath sambil berusaha menebar pesona.


Zenom yang sudah muak ditambah tangan nya sudah gatal daritadi,dia ingin segara meninju kepala  Keliath namun dia sudah berjanji kepada ku untuk tidak menyerang manusia tanpa izin.


"Bagaimana?apa kau mau menerimanya? bidadari"Mendengar itu kemarahan Zenom semakin memuncak dia sudah tidak bisa menampun amarahnya,tangan nya yang sedang dpengang oleh Keliath pun menggepal dengan keras hanya perlu beberapa detik lagi sampai si Keliath melayang,saat Zenom benar benar ingin memukulnya.


"BUBAARR!!!!!!"Aku pun berteriak sambil menendang Keliath dengan kekuatan penuh sampai dia mental ke tembok


"Zenom tunangan gw SAT! jangan pikir karena kamu seorang pahlawan aku menginzikan mu untuk menjadi pengantin Zenom begitu?!!"


bersambung


mehehehe