
Hahh........padahal aku baru beberapa hari di dunia ini tapi sudah dapat rumor ajah..... kalo rumornya baik,bagus,dan tidak negatif masi mending tapiii liat nih!
"Ehhh bukanya itu si muka api?"
"Muka api yang kemarin menggalahkan Zet kan? dia sangat kuatt..."
"Liat deh Zet,adikny dan teman nya yang berada dibelakang si muka api aku yakin mereka terpaksa ikut dengannya karena diancam mau dibunuh!"
Lihatttt!!! rumor ku dikota ini aneh aneh,lagian apa coba muka api? sebenernya mereka melihat ku seperti apa sih?
Trus gegara mereka bertiga mengikuti trus rumor tentang diriku makin aneh aneh!
"Kak Zett,Lunoxxx...,Steroo..... bisa gk berhenti mengikuti ku?"ucap diriku sambil memasang muka melas dan memandang mereka bertiga yang dari tadi dibelakang ku trus..
"Hahhhh... kamu ini bilang apa sih Fel! kita ini kan teman bukannya wajar kalo teman berada disampingnya? toh hari ini aku gk ada kerjaan hahah"ucap Zet dengan nada santai.
"Aku gk mengikuti mu kok Fel hanya saja kebetulan kita mau ke guild bareng jadi gk salah kan berangkat bareng? toh kita ini.... juga temen"ucap Lunox sambil memandang arah lain.
"Hmmm kaalo aku sih ikut Lunox aja kemanapun dia pergi aku ngikut ajah si hehehh."
Bohongnya kelihatan tuh....... akhhh dasar kenapa jadi kuacauuuuu gini dah tahu gini aku menghindar saja pas tadi pagi berpaspasan dengan mereka.
"Hahhh... jika kalian berbicara begitu setidak nya jaga jarak lah denganku!."
"Cih teman sejati itu tidak perlu jaga jarak dengan temanya tahu,itu ilmu dasar Fel ILMU DASAR!."
"Be benar kok apa yang dikatakan kak Zet! sebagai teman bukannya sudah wajar kalau pergi bareng?."diikuti dengan anggukan kepala Stero
"AKhhhh masalahnya bukan disitu BODOH! masalahnya rumor jelek tentang diriku makin meluas tahuuu!."
"YAAA maaf Fel takdir mungkin hehehehhe."
"TAKDIR pala bapak kau lah! lagian Lunox napa cerita semua nya sampe ke sihir itu dah bukannya dah janji kalo itu rahasia!?" wajahku sambil memandang sinis ke Lunox.
"Bener tuh gegara adikku Lunox jadi salahin Lunox aja yahhh."
"WOIII KAK aku cerita ke kamu kan karena sudah janji gk bakal kasih tahu ke orang orang! jelas salah kakak lah kenapa diajak duel segala!!."
"Hmmm??? aku gk denger gk boleh bilang ke siapa siapa tuh..... kalo beneran udah janji tetap saja kan ini salahmu karena gk menepati janji mu dengan Felix."
"Felix teman ku kau sangat sial sudah dikhianati oleh adik tersayang ku maafkan akuu... karena tidak bisa menjaga sifat buruknya,tolong jangan bunuh dia" Zet berbicara dramatis seperti itu sambil memeluk diriku dengan sangat erat.
"AKHHH!!! Kak Zet lepasss aku sesakkkkkk"teriakku sambil memukul mukul baja biru keras nya itu.
"Anu Fel kamu sekarang akan bagaimana?"ucap Stero sambil menarik tangan kiriku.
"AKHHHH....... ah!... KE ke kenapa tiba tiba tanya itu sih?"ucap ku yan berhasil melepaskan pelukan Zet.
"Habisnya disini kau benar benar kuat sampai bisa menggalahkan Zet si baja biru kau pasti punya pikiran untuk pergi negara atau ke kota lain."
"HEHHH FELIX SUDAH MAU PERGI AJA!!!??"ucap Lunox dan Zet.
"Jangan dong Fellll jangan pergiii nanti yang bakal nemenin ku siapa......"ucap Zet sambil memohon kepada diriku.
"Hmmmm sebenrnya yang dikatakan Stero bener sih... aku akan pergi ke kota lain yang lebih nyaman menurutku."
"HEHHh beneran Fel?."
"Yap sudah kuputuskan juga tapi gk sekarang aku butuh uang yang banyak dulu soalnya aku mungkin bakal melalukan perjalanan panjang."
"Hmmm begitukah Fel jadi kau benar benar butuh uang ya sekarang..."
"Bener kak Zet."
"Kakak beneran biarin Felix pergi?."
"Kalo ini dia sudah menentukan nya gk boleh kita halangin kan."
"Bener sih... tapi...."
"hhahaha tenang Lunox masi lama kok aku juga harus ngumpulin uang dulu kan."
"Hmmm yudah sih..."
"Yap kita sudah sampai di guild petualang! aku masuk duluan yah" ucap Stero sambil berlari langsung memasuki nya.
"Hahhhh buru buru amat yudah ayo kita masuk."
Kami pun masuk kedalam guild dann langsung menuju ke papan misi untuk melihat beberapa misi hari ini.
"Hmmm misinya gk yang buat rank kecil kek kita apa..."ucap Lunox sambil mencari cari.
"Hahhhh..... rank kecil misi sulit.... benar benar gk seimbangg." ucap ku sambil memasang muka putus asa
tiba tiba datang seorang resepsionis yang mendatangi Zet.
"Anu maaf menggangu Zet."
"Oooo ada apa ya memanggilku?."
"ini surat dari tuan putri Rose tadi datang kesini dan menyuruhku untuk memberi surat ini padamu"resepsionis itu pun menyodorkan surat yang dimaksud
"Hmmmm sini biar ku lihat." Zet pun menggambil dan langsung melihat surat tersebut
lalu setelah membaca surat tersebut espresi Zet betubah 180 derajat.
"GAWAAATTTTT."
"kenapa kak Zet?."
"AKU HARUS KE ISTANA SEKARANG MAAF KAN AKU KARENA TIDAK BISA MENEMANIMU LEBIH LAMA DADAHH!!! AKU PERGI DULU!!." ucap Zet sambil berlari dengan terburu buru
"Yap baguslah 1 orang yang merepotkan udah pergi..."
"Tadi lu bilang apa Fel?."
"Gk bilang apa apa kok hehehhe."
Yap walau 1 orang pergi tapi masa ada 1 bajingan merepotkan sih...hahhhh kenapa sih awal tadi aku ketemu ama Lunox dah?.
"Lunox Felix kita ambil misi ini aja gampang tuh"
"Benarkah? coba liat"Lunox pun menggambil kertas yang dibawa Stero.
"Membunuh sekelompok magic orc ya.... bukannya ini susah bagi pemula seperti kita?
"Benar tuh ini lumayan susah bagi pemula seperti kita tapi kita kan ada Felix yang kekuatannya setara sama Zet!"ucap Stero dengan nada sombong
"Hehhh??? aku? yang benar sajah!."
"Kenapa kau takut? tenang saja Lunox sang bangsawan berada disamping mu tahu!."
"Gk sih daripada dibilang takut bisa dibilang lebih baik aku menyelasaikan misi ini sendirian."
"Eh? kenapa misi ini susah lo kalo sendirian."
"Bener kata Stero magic orc punya resistensi tinggi terhadap magic."
"kalo gitu tinggal aku belah pake katana ku ini"ucap ku sambil menggeluarkan katana dan menggarahkan nya keatas.
"Katana?" Lunox dan Stero kebingungan dengan nama tersebut
"Benar pedang ini bukan pedang biasa tahu pedang ini sangat spesial sekali."
"Seberapa spesialnya pedang itu?."
"jika katana ku diambil musuh dan disuruh membunuh kalian berdua pasti akan kulakukan" sambil menggembalikan katana ku ke dalam sarungnya
"Ehhhhh sepenting itu kah pedang mu????."
"Katana ku ini sangat tajam lo walau ini bilahbermata satu tapi ini sangat tajam."
"Setajam apa memangnya Fel?."
"Kamu pengen tahu Lunox? kalo gitu ayo kita experimen ke magic orc yang punya ketahanan sihir dan fisik yang kuat."
"Kau yakin Fel? nanti pedang tersayang mu hancur loh."
"Tenang saja Stero kalau rusak tinggal perbaiki toh?,lalu jangan samakan katanaku dengan pedang katanaku berbeda dengan pedang lain ok?." ucap ku sambil menuju kelar dari guild untuk menyelesaikan misi.
"CIH dasar penggila pedang masa pedang kecil itu sangat berharga daripada nyawa kita aku ini bangsawan loh."
"Sudah lah Lunox ayo pergi kau gk mau ditinggal kan"Stero pun keluar dan mengikuti diriku
"Cih baikhlah baiklah."
Bersambung mwehhehehe
mwehehehe