The Legend Has A Risen

The Legend Has A Risen
mwhehehe



"Woahhhmmm.....lama banget sih! oi Lucifer kapan kita bertemu dengan tuan? kita sudah jalan jalan gk jelas selama 1 jam loh"Ucap Jack yang berada dibelakang Lucifer.


Lucifer pun tiba tiba terdiam,Jack yang sedang melihat kesana dan kemari dia tertabrak punggung Lucifer karena tidak melihat jalan"Ugghhh.....ada apa sih Lucifer? kenapa tiba tiba diam! aku kan jadi terbentur ni.....Lucifer? kenapa kau gemetar? apa terjadi sesuatu?"Ucap Jack sambil memengang bahu kiri Lucifer.


Lucifer mulai menoleh secarah perlahan ke arah Jack lalu berkata dengan nada panik"ke..kekuatan sihir tuan...tiba tiba menghilang..."


Mendengar hal itu Jack pun reconnect sebentar dan mencoba untuk merefresh otak nya,lalu dia pun berteriak terkejut sambil berkata "A APA!!!!."


"Lu telat bangsat!"Ucap Lucifer sambil memukul kepala Jack dengan tangan kanan nya.


"ughh..sakittt....... jadi apa benar yang kau katakan tadi?."


"Untuk apa aku mencoba berbohong dasar labu!,energi sihirnya sih tadi masih kurasakan tapi entah kenapa energi sihir itu tiba tiba menghilang."


"apa mungkin tuan sudah mati?."


"Gk gk mungkin jika tuan mati karena tuan sangat kuat ditambah lagi coba kau lihat disekitar jika memang tuan kita mati pasti dia bertarung kan? aku yakin jika dia bertarung dampak nya akan sampai kesini lalu jika seseorang dibunuh maka energi sihir nya akan perlahan menghilang tidak langsung menghilang begitu saja."


"kalau begitu....apa munngkin tuan kita ditangkap lalu di pindahkan ke dimensi lain?."


"Itu mungkin saja sih Jack...tapi jika tuan dikurung aku yakin di bisa melepaskan dirinya dengan mudah,bagaimana kalau kita berpencar dan mencari keanehan?."


"aku sih setuju tapi ikan ini kita apakan?."


"Sini biar kusimpan di runag tak terbatas kau langsung saja berlari dan mencari tuan"ucap Lucifer sambil memasukkan ke tiga ember itu di sihir pencipta ruang.


"kalau gitu aku pergi terlebih dahulu! kau juga harus mencari nya ok!"ucap Jack sambil berlari menuju ke arah lain.


"sial..kenapa jadi seperti ini? apa yang terjadii...."ucap Lucifer sambil berlari ke arah yang berlawanan dari Jack.


Beberapa menit kemudiann......di pusat kota perdagangan


"Akhhh capeee! aku sudah berkeliling ke sana kemari tapi belum menemukan kejanggalan"Ucap Lucifer yang duduk di tempat air mancur.


Lalu dari kejauhan Lucifer melihat Jack yang bergerak lemas menuju dirinya,setelah sampai dia langsung ambruk dihadapan Lucifer.


"Akhhh.......capeee!! ternyata kekuatan ku belum pulih sepenuhnyaa!!"ucap Jack.


"hahh..Jack ..sepertinya berpencar adalah ide terburuk bagi kita,bagaimana kalau kita mencari bareng bareng saja?."


"Walau gk efektif dan memakan waktu tapi aku terima tips itu!."


keesokan harinya dipelabuhan kapal.....


"Sip! sudah selesai semuaa!!!"Ucap Zet sambil merenggangkan badan ny.


"Terimakasih ya Fel sudah mau membantu kami memindahkan beberapa barang ke kapal"Ucap putri Rose.


"ahaha anda tidak perlu berterimakasih kok tuan putri,toh aku juga sudah dibayar jadi wajar kalau aku membantu."


"Teman ku apa kau yakin ingin berada disini sementara waktu? kamu gk mau ikut kami ke kerajaan Belgia?."


"Tidak Zet soalnya ada yang ingin ku lakukan disini,untuk sementara waktu aku akan berada disini nanti juga bakal ke Belgia kok tenang saja!"Ucap ku sambil menggnacungkan jempol.


"yaa...kalau itu sudah permintaan mu mungkin kami tidak masalah tapii...apa kau yakin Lunox ingin disini terlebih dahulu?"Ucap Putri Rose sambil memandang ke arah Lunox.


"tuan putri anda tidak perlu mengkhawatirkan putri ku yang unyu ini!"Ucap Kazuha sambil memengang pundak Lunox.


"ughhh...ibuuu lepasin ah..."ucap Lunox sambil menepis tangan Kazuha.


"ukhhh...Shadoww~~~kau lihat kan? putri ku sekarang kasaar banget! soalah olah aku bukan ibu nyaa!!!"ucap Kazuha sambil menangis dan menggoyang goyang kan tubuh ku.


"Ibu! nanti Felix pingsan kalau digituuin terus!,lagian napa Felix di panggil Shadow?."


"Eh? Lunox tahu nama aslinya Shadow?"Ucap KAzuha sambil melepaskan ku.


"Kami sudah berkenalan setelah mendaftar menjadi petualang,namun dia waktu itu menggunakan nama aslinya saat berkenalan."


"Hmm begitukah? lagian Shadow! kenapa pake disembuyiin segala?,memang benar sih wajah mu tidak diketahui tapi kenapa nama mu juga harus disembunyikan?."


"Huhhh dasar wanita tua,Felix menyembunyikan identitasnya agar dia lebih leluasa bergerak jadi saat nama Shadow silent sudah ramai dia bisa menjadi identitas baru lagi!"Ucap Zenom.


"Yang dikatakan Zenom benar ini juga demi keamanan ku sendiri sih."


"Hoohhh..pemikiran yang cerdas teman ku! kalau begitu sampai jumpa lagi di Belgia ya! sebentar lagi kami harus berangkat!"ucap Zet sambil menaiki kapal.


"Yaa sampai jumpaa!! itu juga kalau kau masih hidup hahahaha"Ucap ku sambil melambai lambai kan tangan ku ke kapal yang dinaiki oleh Zet,putri Rose dan Stero,kapal itu perlahan lahan mulai berangkat.


"Yoshh kalau begitu sampai jumpa juga ya Shadow aku dan Lunox akan mengurusi  'itu' nanti akan kami kabari kalau sudah selesai ok!"Ucap KAzuha sambil menyeret Lunox yang memberontak dan pergi dari sana.


"Felix sekarang kita mau kemana?"ucap Zenom.


"Kita sekarang akan mencari blacksmith."


"Blacksmith?untuk apa memangnya?."


"Pake nanya! untuk membuat katana untukmu lah! apalagi coba?"Ucap ku sambil menunjukkan blueprint yang berisi ilustrasi katana untuk Zenom.(Sebenernya kertas biasa yang ada gambar ilustrasi katana sih mwheheheh)


"WOhhh!!! jadi kemarin anda menanyai model katana yang aku inginkan untuk membuat katana ya!."


"Tentu saja! aneh rasanya jika hanya aku yang memiliki katana!,yahh bisa dibilang ini hadiah pertunangan untukmu!"Ucap ku sambil tersenyum.


Zenom yang melihatku hanya terdiamm..melihat senyuman itu dia teringat seseorang,seseorang yang amat sangat berharga baginya"Apa ini? kenapa...senyuman itu..seperti sang agung yang pertamakali membuka helm nya dan tersenyum kepadaku sambil menggendong ku saat aku masih,suaranya,senyumannya,bahkan Sourubureikā pun memilihnya,apa ini hanya kebetulan mirip dengan sang agung?"Ucap Zenom didalam hatinya.


"Zenomm? kamu tidak apa apa kan?"Ucap ku samil melambai lambaikan tangan ku didepan wajah Zenom.


"eh a..aku gk apa apa kok! bagaimana kalau kita cari blacksmith nya sekarang? aku sudah tidak sabar mendapatkan katana seperti mu."


"Heh??...ngelamun apa tadi kamu?"Ucap ku sambil tersenyum lalu aku lanjut berkata sambil memasang wajah curiga"Jangan jangan kau mikir yang mesum lagi."


"Mana ada! aku cuman memikirkan yang tidak berguna sebentar!"Ucap Zenom sambil berjalan.


"Woii tunggu aku!,aku tahu tempat yang baguss!!"Ucapku sambil berusaha menyusul Zenom.


Zenom pun berbalik ke arah ku dan tersenyum kepadaku sambil berkata"Cepatlah bodoh!."


"APA TADI LU BILANGG!!!!"Ucap ku sambil menggambil katana ku yang masih disarung.


"AKHHAHHAHAHA LARII ADA MONSTERR"Ucap Zenom sambil berlari


"AWAS AE YA KALAU DAH KETANGKAP!!"Ucak ku sambil berlari menyusul Zenom.


Benar jugaa..lebih baik kunikmati hidup ku dengan tuan muda daripada memikirkan kesamaan tuan muda dengan sang agung,akan lebih baik kalau tuan muda adalah reikarnasi dari sang agung,semoga saja tuan muda adalah sang agung mungkin aku akan berterimakasih kepadanya karena pernah merawatku dengan baik,lalu aku akan menjadi istri yang baik dimasa depan kami(Zenom).


bersambung


BUAHAHAHAH JOMBLO YAA BUAHHAHAHAHA


wmhehehe


mwhehehe


w mehhehe