
"Shadoww.....Shadoww......"UCap Zenom sambil melambai lambaikan tangannya didepan ku yang sedang melamun.
"Akh..Sakit tahu..."Ucap ku pada Zenom yang tiba tiba mencubit hidungku.
"Hah...Shadow...apa yang sedang kau pikirkan? kita sudah di depan gerbang menuju dungeon nya lohh yang lain sudah masuk tinggal kita ini."Gerbang dungeon itu terletak di tempat penambang yang sudah di tinggalkan dan ada air yang memenuhi tempat tambang itu,kira kira tinggi air nya selutut ku
"Tuanku apa kau sedang tidak enak badan?aku bisa menggantikan mu sementara waktu,lalu anda lebih baik istirahat saja."Ucap Myst kepada ku.
"Gk kok aku baik baik saja...hanya saja aku...sedang memikirkan seseorang kau tahu..aku penasaran kabar orang itu....."ucap ku sambil melihat ke langit langit.
"Maa...kuharap mereka berempat tidak tertawa karena aku mati konyol~~rasanya ingin bertemu dengan mereka sekali lagi....ternyata tanpa mereka aku sangat kesepian...."Pikirku.
"Baiklah ayo kita masuk kita tidak boleh lama lama juga kan?"Ucap ku sambil berjalan masuk menuju gerbang dungeon sambil diikuti Zenom,Kai dan Myst.
Kami pun memasuki dungeon,didalam dungeon itu berlokasi di goa yang menuju kebawah,ada tetesan air dari atas kepala mereka,lalu ada banyak kristal berwarna biru yang bercahaya redup ditembok tembok goa tersebut.
"Aha! kalian akhirnya masuk juga kupikir kalian taku dan pergi"Ucap Morgan,''
"Kami?takut tidak mungkin lahh Morgan"Ucap Kai dengan percaya diri.
"Busett...perlahaan lahan goa ini menuju semakin dalam ya....aku tidak sabar boss monster apa yang berada didalamnhya"Ucap Cozbi,Lalu saat kami sedang berbincang sebentar tiba tiba didalam goa itu terjadi gempang yang membuat gerbang nya tertutup.
Letnan Astor! gerbang menuju pintu keluar nya tiba tiba menghilang"Ucap Dulcie menunjuk ke arah tempat dimana gerbang itu muncul sebelumnya.
"Apa?bagaimana bisa gerbang itu tiba itba tertutup? seharusnya....gerbang dungeon akan tetap terbuka walau sudah memenuhi kapasitas...apa yang terjadi?"Ucap Astor sambil memengang tembok tembok dungeon yang sebelumnya gerbang masuk dan keluar.
"Sekarang apa yang akan kita lakukan?"Ucap Knox keepada Astor.
"Hmm...walau ada sesuatu yang tidak terduga....bagaimana kalau kita fokus menyelesaikan dungeon terlebih dahulu?aku yakin gerbang nya akan kembali saat kita sudah menyelesaikan dungeon."
"Kalau begitu semuanya jangan panik kita akan terus menuju ke dalam"Ucap Avenma,mendengar keputusan itu yang lain pun hanya menanggapi nya dengan baik.
"Hohh.....kepanikan yang sempat terjadi langsung hilang begitu saja seperti menyapu kotoran?Mereka terlalu percaya diri dan menyerahkan semuanya kepada Astor...sangat buruk sekali...aku yakin ke delapan anggota ini hanya numpang menang saja lalu sisanya digendong oleh Astor,aku yakin Astor sekrang dalam keadaan sedikit panik karena dia yang veteran penakluk dungeon baru melihat kejadian dimana gerbang itu menghilang.....khehehhe gerbang sebenarnya tidak menghilang hanya saja gerbang itu berpindah tempat random yang tidak dapat ditemukan... lalu keputusan Astor?melanjutkan katanya..... jelas jelas itu hanya membawa mereka ke kematian..Kheheheh kalau saja mereka tahu bahaya yang berada sedang menunggu mereka,lalu bahaya yang telah membuat karakter ku mati sebanyak 20 kali...khuhuuh mengingat nya itu perjuangan yang cukup menyiksaa..."pikirku sambil menyeringai ke arah mereka yang sdang berdiskusi sendiri.
Cozbi yang menyadari kalau aku sedang menyeringai ke arah mereka dia hanya kebingungan lalu tidak mempermasalahkan hal tersebut.
"Tuanku~~ sekarang kita harus bagaimana...kalau tidak salah ciri ciri dungeon yang seperti ini kan habitat si monster ganas itu.."Bisik Kai.
"Hahh....Zenom dan Myst mendekat lah sebentar ada yang ingin kubicarakan"Zenom dan Myst pun mendekati ku untuk mendengarkan apa yang ingin kukatakan.
"Biarkutebak....kalian ingin manusia yang dibelakang ku ini sengsarakan?"Bisik ku kepada mereka.
"Wohoho seperti yang diharapkan dari tuanku!"Bisik Kai.
"Shadow memang hebatt."bisik Zenom
"Jadi kita harus bagaimana tuan? jika anda mengetahui niat kami itu berarti anda memilki niat yang sama kan?"Bisik Myst.
"Keheheh ini lebih parah dari yang sebelumnya tahu~~ sini sini biar kuperjelas."
..............................
"Huahhahaha jadi begitu! baiklah baiklah aku paham!"ucap Myst sambil bersemangat.
"Buahahahahahah aku sudah gk sabar melihat reaksi merekaa~~bauhahahahahah"Ucap Kai sambil tertawa dengan volume 20%.
"Hmmm penyiksaan yang bagus Shadow! aku ingin cepat cepat melihat harga diri mereka yang tinggi itu menjadi bersujud kepada mu yang agung ini!"Ucap Zenom.
"Baiklah kalau begitu kita hanya tinggal menunggu aba aba ku ok?."
"OK!!!"teriak mereka bertiga.
"Woi...kalian ini benar benar berisik ya dasar kelompok gadungan...kecuali kau nona biru tua kau sungguh mempesona"ucap Zayn sambil menebar pesona.
"Yoshh....ayo kita jalan nanti kita ditinggal lohh~~"Ucap ku sambil berjalan kedepan dan cuek terhadap Zayn,soalnya yang lain sudah berjalan duluan jadi kami tidak boleh tertinggal.
"Woi.. tunggu sebentarr!! aku belum selesai bicaraa!!"ucap Zayn sambil mengejar ku.
setelah kami berjalan cukup jauh dari tempat asal tiba tiba salah satu tembok goa ada mata berwarna merah yang
3 jam kemudian........
"Gilaa.....seberapa banyak uang yang kita dapatkan dari kristal kristal ini?bukankah sekelas dungeon level 5 ini terlalu banyak"Ucap Avena yang dari tadi melihat ke atap atap yang penuh dengan kristal.
"Hah..untungnya kristal kristal ini sedikit bercahaya,itu membuat kita tidak perlu membuang banyak mana untuk sihir penerang"Ucap Lucia yang dari tadi nempel di Astor.
"Aneh...daritadi kita belum menemukan 1 monster...."Ucap Cozbi keheranan.
"benar juga.....padahal ini bukan dungeon jebakan tapi kenapa tidak ada monster sama sekali"Ucap Morgan.
"Bagus dong! dengan ini aku tidak perlu buang buang mana ku memanggil makhluk"Ucap Knox sambil menaruh tongkat ny dipundak.
"Ini aneh...padahal ini dungeon level 5...kenapa tidak monster 1 pun? yang kami lihat hanya kristal yang banyak nya tidak masuk akal ini?"Pikir Astor.
"Khheheheh dasar bodohh....apa mereka tidak menyadari kalau mereka daritadi diintai?Padahal mata monster itu berwarna merah cerah loh...kehhehe mereka minim informasi"Pikir Kai.
"Hanya perlu menunggu waktu saja sih ini..aku sudah tidak sabar~~"pikir Myst.
"Mereka......bodoh ya?padahal di balik tembok tembok itu ada sekitar 20 monster yang daritadi mengikuti dan mengintai lohh.....aku bisa mendengar suara lidah mereka dan air liur merekay ang terus berjatuhan karena sangat lapar....apa manusia manusia tidak pernah melawan mosnter ini?"pikir ku.
"Letnan!!!"Teriak Dulcie dari arah depan.
"apa kau menemukan sesuatu? tunggu kami,kami akan segera menyusul."
"Bodoh~~~"Pikir ku,Kai,Myst,dan Zenom sambil menyeringai...
"ada apa Dulcie?.........aaa...."Ucap Astor yang ternganga saat melihat jalan penuh cabang seperti sarang semut.
"Jalannya...bercabang?"Ucap Lucia.
"Bukankah ini terlalu banyak?"Ucap Zayn.
"Monster mana yang mampu membuat cabang sebanyak ini? ini ada sekitar 1000 cabang dari atas sampai bawah,maan lobang nya gede lagi...."Ucap Knox yang tidak percaya.
"Letnan sekarang paa yang harus kita lakukan?"Ucap Avena sambil menoleh ke arah Astor.
"Untuk sekarang kita lebih baik bersama dulu,jika kita berpencar maka kita akan mati karena tidak tahu monster apa yang akan lawan."
"Le..letnan! para pemula yang daritadi mengikuti kita menghilang!"Ucap Cozbi panik.
"Apa? bagaimana bisa mereka menghilang? bukankah sudah kusuruh untuk mengawasinya Cozbi?,coba ceritakan apa yang terjadi"Ucap Morgan.
"Ta..tadi saat kita baru sampai pria api ungu itu mendekati salah satu,awalnya aku memperingati mereka untuk tidak masuk lalu jawaban mereka hanya mengganguk sambil menggancungkan jempol,aku terus memperhatikan mereka,mereka terlihat sedang mendiskusi kan sesuatu lalu berjalan perlahan mendekati cabang dan saat aku mengedipkan mata mereka langsung menghilang begitu saja tanpa jejak!."
"Siall..... kenapa mereka malah memasuki salah satu cabang? apa sebaiknya kita mencari mereka?."
"Tidak perlu! bukankah dia sendiri yang bilang untuk menerima seluruh konsekuensinya? kita tidak adak hak untuk mencari sampah!"UCap Astor.
"Ta..tapi letnan meraka itu masih muda,bagaimana jika terjadi sesuatu pada mereka?."
"Morgan! berhentilah mengkhawatirkan orang lain yang baru saja kau kenal! dia sendiri yang memaksa ikut dia juga yang bilang akan menerima hal hal buruk yang akan terjadi!,kita sudah memperingati nya tapi mereka tetap ngeyel untuk ikut!biarkanlah mereka menerima akibatnya."
"Ta..tapi.."
"INI PERINTAH!."
"B..baiklah Letnan."
"Yaa semuanya kita akan memasuki salah satu cabang! Lucia persiapkan sihir penerangan,Dulcie kau maju duluan! jika ada sesuatu yang mencurigakan langsung laporkan saja,Arlo jaga barisan belaakng,Morgan lindungi para penyihir,lalu Cozbi berada disamping Morgan untuk jaga jaga!."
"Baik!"Ucap mereka semua dengan lantang.
Mereka pun berjalan menuju salah satu cabang untuk menyels*&@!%^&* UNTUK MENDEKATKAN MEREKA KE KEMATIAN................dibalik tembok tembok itu ada 50 monster yang terus memperhatikan mereka\,disaat mereka mulai memasuki cabang cukup lama...Monster itu pun keluar dari persembunyian nya dan mulai mempersiapkan senjata mereka...........
bersambung
EHEH!