
hari dimana aku belajar di akademi Aldmoor pun tiba...(Secret mission:Menaikan gaji Kazuha berkali kali lipat)
aku pun sedikit tercengang saat didepan gerbang akademi itu"Jadi ini akademi Aldmoor?"Tanya ku kepada Kazuha,Aku,Lunox,Zenom dan Kazuha sudah berada di depan gerbang Akademi itu,sekolah yang besar,dengan halaman yang luas dan megah banyak pilar pilar berwarna putih dan banyak tanaman nya indah indah ada banyak murid murid yang sedang tertawa dan saling mengobrol disana,kami pun memasuki akademi itu,kami melihat ada beberapa murid yang sedang melatih fisik,pedang,panah dan sihir disuatu lapangan.
Banyak murid yang menyapa Kazuha dari kejauhan tapi ada beberapa murid juga yang melihat ku karena penasaran dan bertanya tanya.
"Nona Kazuhaa!!!!"ada seorang perempuan elf yang berlari menuju arah kami sambil melambai lambai kan tangannya ke arah Kazuha.
Kazuha menoleh ke arah perempuan itu,dan perempuan itu berhenti didepan Kazuha "Aha Dablia? apa kau sedang berlatih pedang?"Tanya Kazuha kepada Dablia,dia memiliki ekspresi wajah yang tenang berambut hijau dan sedang membawa pedang kayu di tangan kanan nya dia terlihat seperti perempuan berumur 17 tahun - 18 tahun
"tentu saja aku sedang berlatih,aku harus menjadi kuat,nona Kazuha sendiri apa anda menikmati libur nya?"tanya Dablia dengan ekspresi senang.
"Tentu saja aku berlibur dengan baik!!"ucap Kazuha sambil tersenyum dan mengacungkan jempol.
Dablia melirik ke arah Lunox yang sedang mengeluh"apa ini anak anda yang anda maksud nona?"Tanya Dablia.
Kazuha pun memegang kepala Lunox dan mengusap ngusap rambut nya"ah ya,dia Lunox anak ku,imut kan? mulai sekarang dia akan belajar disini juga jadi kuharap kalian menjadi teman yang akrab ya!"
Dablia pun memegang kedua tangan Lunox sambil mengangkat ke atas dan menurunkan nya sebagai tanda perkenalan"Tentu saja!,perkenalkan nama ku Dablia,Dablia greenwood! dari klan Greenwood semoga kita bisa menjadi teman yang akrab!!"
"ah...yaaa salam kenalll"jawab Lunox dengan Lesu.
"Nona Kazuha apa hari ini anda memakai parfum? anda wangi sekali!"tanya Dablia
"Parfum? ah maksud mu wangi harum ini,maaf tapi ini bukan berasala dari ku tapi berasal dari anak yang berada di kiri ku!"Kazuha menunjuk ke kirinya.
Dablia menoleh ke kiri nya Kazuha tapi dia tidak melihat apa pun"Tapi...disini tidak ada siapa pun?"tanya Dablia yang kebingungan.
"kau tidak bisa melihat nya? coba kau kedipkan mata mu berkali kali sampai bisa melihat nya"jawab Kazuha.
Dablia kebingungan dan dia mencoba mengedipkan mata nya sekali,2 kali lalu saat 3 kalinya dia sedikit terkejut karena melihat diri ku yang tiba tiba muncul dengan wajah ku yang ditutupi oleh api ungu dan kedua mata dengan ekspresi datar.
"gila hawa keberadaan nya tipis banget,perempuan berambut biru itu juga muncul saat kedip pan ketiga,tapi....apa dia ini pelayan pribadi Lunox?"tanya Dablia yang kebingungan
"apa yang kau maksud? dia ini juga murid tahu lalu perempuan berambut biru itu adalah pelayan nya"jawab Lunox.
"Tapi.....bukan kah murid tidak diizinkan untuk memakai seragam lain?,kenapa nona Kazuha membiarkan nya?"
Kazuha pun menjawab nya dengan nada bangga"Itu karena dia spesial!("penambah gaji ku hahah!!!"pikir Kazuha)"
"Spesial? tapi aku tidak bisa merasakan energi sihir nya setetes pun"
"cih dasar ras kuping panjang berani nya kau mengejek Shadow hanya karena dia tidak punya energi sihir?"ucap Zenom yang kesal.
Dablia pun marah dan melirik Zenom sambil mendekatinya"Oi? tadi kau bilang apa?,kau ini hanya pelayan jangan kebanyakan bacot!"
"Hah? apa apaan tatapan mu? kau ingin bertarung?"Zenom dengan ekspresi marah.
"gaass! siapa takut? apa kau seorang swordman?"
Disaat Zenom ingin menarik katana nya aku mengangkat tangan kiri ku sebagai tanda untuk berhenti,Zenom yang melihat itu tidak jadi menarik katana nya dan menarik napas lalu membuang nya.
"anuu senior...bisa kah kau ampuni pelayanku? dia memang sedikit sensitif jadi tolong dimaafkan ok?"ucap ku sambil memasang ekspresi memohon ampun.
Dablia melirik lambang "yin yang" yang berada di dada ku lalu berpikir sejenak"Yin yang? ternyata masih ada orang yang membiarkan skill gk berguna itu?,biasanya orang orang akan membuang skill ini,kenapa anak ini tidak membuang nya?"
Kazuha yang melihat aku dan Dablia saling bertatapan dalam waktu yang lama pun menjadi gelisah lalu dia mencoba mencairkan suasana"Yoshh yoshh!!! sudah sudahhh sebentar lagi mereka akan mengikuti ujian masuk,Dablia lebih baik kau fokus berlatih saja kami akan memasuki ruangan ujian! bye byeee"Kazuha mendorong kami secara paksa dan meninggalkan Dablia yang semakin curiga.
setelah cukup jauh dari Dablia Kazuha membisikkan sesuatu pada ku"Shadow!! lebih baik kau tidak cari masalah dengan nyaa!!"
"Hmm? kenapa memang nya?"
"Dia itu salah satu Royalty tahu! kau gk akan menang kalau kau melawan nya!!"
"HAH! mana ada sini biar ku sparing!!"Ucap Zenom yang mengangkat tangan nya ke atas.
"Tidak kau tidak boleh sparing!"Ucap ku dan Kazuha secara serontak.
Lunox pun hanya menghela napas panjang melihat kelakuan aku dan Kazuha"hahhh...kalian berdua bisa tidak fokus,kita sedang di akademi loh...."
"Kita sudah sampai di ujian menulis loh,apa ibu akan mengikuti kami sampai kelar?"tanya Lunox dengna wajah lesu.
"Hadehh...apes nyaaa"gumam Lunox,aku dan Zenom hanya menepuk bahu nya Lunox sambil berkata"Semangat anda tidak beruntung!!"Lunox pun hanya memukul wajah kami berdua.
ujian menulis sendiri adalah ujian alternatif semisal ujian praktek mu jelek tapi ujian menulis mu bagus,kau masih bisa masuk kelas menengah atau tinggi,ujian ini sangat singkat dan relatif memakai bahasa kuno yang sangaaatt mudah bagi ku lalu tentang sihir kuno juga ada tapi itu tetap mudah bagi ku.
Jadi aku sendiri juga bisa menyelesaikan nya dengan sangat mudah.....yaa....tidak untuk Lunox otak dia benar benar panas,lalu kami memasuki ujian praktek....ujian praktek sendiri adalah ujian pertempuran 1 lawan 1 antar Royalty lawan pemula seperti kami,nanti akan ada beberapa juri yang akan menilai kami,tidak peduli kau menang atau kalah yang terpenting menunjukkan hasil bertempur yang bagus,ujian ini juga yang paling berdampak di pengambilan tingkatan dan kelas,jadi di ujian ini aku harus benar benar serius.
Tentu saja saat ujian praktek murid lain diizinkan untuk melihat pertandingan,akan ada 5 arena yang berbentuk seperti stadion bola untuk pertempuran dan 5 anggota Royalty yang berbeda beda setiap murid diizinkan untuk memilih arena 1 sampai lima yang berisi masing masing anggota Royalty,aku? tentu saja aku memilih nomer 4 karena sedikit yang memilih sekaligus Royalty yang akan ku lawan adalah...Dablia,lalu juri nya sendiri adalah Olivia,Zet,Kazuha dan Root.
Yaa.....awalnya sih aku duduk tenang sambil menikmati pemandangan pertarungan karena no urut ku masih jauh tapi....."Kyakk!! pahlawan tombakkk anda keren sekaliiI!!!"ucap salah satu perempuan yang berada di dekat Zelgum.
Entah kenapa Keliath dan Zelgum sendiri duduk di kursi yang berada di atas ku,itu benar benar merusak ketenangan ku tapi...kurasa ada yang lebih kesal dari ku....yaa... itu si Zenom dia benar benar gk tahan mendengar obrolan mereka,tapi aku selalu merasa di perhatikan oleh Zelgum dan Keliath.
"No 73!"Teriak Root.
Zelgum pun berdiri dari duduk nya sambil mengangkat tangan kiri nya dan pergi ke arena pertarungan tentu saja sambil diteriaki ****** ******.
"Zelgumm!!! semangaatt!!!"Teriak Keliath yang berada di tempat duduk.
Zelgum yang sudah di arena hanya menghela napas nya dan pura pura tidak mendengar,dia mengeluarkan tombak nya dari skill inventory(Skill bawaan,beda jauh ama skill ruang tak terbatas).
"Hohh...jadi itu pahlawan tombak....siapa namanya?"tanya Root ke Zet.
"Dia Zelgum,dia yang paling berbakat dari yang pahlawan lain,dia juga leader dari kelompok nya"jawab Zet.
Olivia pun termenung sejenak"Hmmm kurasa akan terjadi pertempuran yang menarik"
Kazuha pun hanya memejamkan kedua matanya dan menggeleng geleng kan kepalanya sambil berkata"Cik cik cikkk....pertempuran yang menarik akan terjadi di nomer 74 bukan 73!"
"74? maksud mu Shadow itu?"tanya Root yang melihat daftar isi.
"hehehe liat saja,nanti kau akan terkejut"
Dablia yang sudah berada di arena pun mengeluarkan pedang nya dari sarung nya sambil berkata"Suatu kehormatan bisa melawan pahlawan,akan kugunakan kesempatan ini sebaik mungkin"
Zelgum pun menyiapkan kuda kuda nya,dia menarik kaki kiri nya kebelakang lalu tangan kanan nya yang memegang tombak di taruh disamping pinggang dan sedikit membungkuk kan badan nya.
"tolong gunakan kekuatan penuh anda,jangan ragu ragu hanya karena aku pahlawan"ucap Zelgum yang percaya diri.
Dablia hanya diam dan terus menatap Zelgum,lalu tangan kiri nya diangkat ke atas dan muncul akar akar pohon dari bawah Zelgum.
Zelgum yang terkejut pun langsung berlari ke arah Dablia,dia bermaksud menyerang langsung dengan cara menerjang tanpa berpikir,Dablia hanya berdiri diam lalu tangan kiri nya yang masih diatas dia kepal kan,akar akar tadi yang meleset langsung mengikuti Zelgum,Zelgum berhenti sebentar dan menoleh kebelakang namun itu membuat nya terperangkap di ikatan akar akar pohon.
"BERHENTII!!!!,sudahi pertarungan nya Dablia"ucap Root
Dablia melihat ke arah Root lalu melepaskan akar akar yang melilit Zelgum,Dablia kecewa berat melihat tingkah bodoh dari Zelgum,Dablia berjalan mendekati Zelgum yang masih tersungkur sambil memegang kepalanya.
Zelgum melihat ke arah Dablia yang berada didepan nya lalu Dablia berkata"tch lemah"dan dia berbalik badan pergi ke tempat awal.
Zelgum yang mendengar itu hanya termenung sambil berdiri dan meninggalkan arena,saat selangkah dia keluar dari arena pertarungan dan ingin kembali ke kursi duduk,dia mendengar 2 orang yang tertawa dengan keras.
2 orang itu adalah aku dan Zenom yang tertawa terbahak bahak melihat aksi bodoh dari Zelgum"BAUAHAHAHAH!!!!gerakan nya mudah dibaacaa!!!!!"ucap ku yang tertawa sambil memegang perut ku.
"One hit KO wokowokwokwkowkowko!!!!"Zenom yang tertawa keras sambil memukul mukul pundak ku dan menangis karena lucu.
tentu saja semua orang yang berada di kursi menatap kami dengan tatapan tajam nya termasuk Zelgum yang sedang menggigit bibirnya,semua orang yang berada di sana mulai ricuh dan membicarakan kami diam diam.
"No 74!! cepat masuk ke arena sekarang!!"Teriak Root.
Aku pun berdiri sambil berkata"baiklahhh seperti nya aku diberi panggung hari ini"aku berjalan turun ke ke arena,tentu saja dipandang oleh banyak orang.
aku berpapasan dengan Zelgum yang melihat ku dengan kesal,aku pun menepuk bahu nya sambil berkata"watch, analyze and reference how I fight"Dengan ekspresi senang dan tersenyum lebar.
"dasar kau bajingannn....."Zelgum yang mulai geram dan tangan nya sudah sangat gatal ingin meninju wajah ku.
................................
mwheheheh