
hujan Badai besar besertai banyak kilatan petir yang menyambar,sang naga legenda Leviathan tepat berada di depan,badan yang besar dan tinggi menjulang aku tidak tahu seberapa tinggi nya makhluk ini mungkin di dalam laut masih ada setengah atau sebagian besar tubuhnya berada di dalam laut lalu sisik nya berwarna biru tua memilik 2 sirip besar di sekitar kepalanya dia juga memiliki 2 berwarna biru sedikit cerah di atas kepala nya,pertama kali aku melihat nya aku sangat terkejut ternyata bayi naga kecil imut yang dulu pernah kugendong dan kuberi nama,malah jadi kek legenda di dunia gw!.
Naga itu terdiam sebentar dia ke arah ku dengan tatapan tajam nya,naga itu menggelingi ku dengan kepala nya lalu dia pun berkata"Wahai manusia Aura mu sangat berbeda dengan manusia lainnya,turunkan senjata mu sekarang kau tidak perlu lagi waspada dengan ku karena aura mu berbeda dengan manusia lain,kuizinkan kau untuk meninggalkan tempat ini sebelum aku membantai habisi manusia yang berada disini."
"Heh? kenapa memang nya? apa aku tidak boleh melawan mu?."
"Melihatmu memiliki aura yang berbeda dari manusia lainnya itu membuat ku merasa iba,makanya itu lebih kau pergi dari sini sekarang aku bisa menggantarkan mu ke daratan lalu setel"Sebelum Leviathan menyelesaikan perkataan nya aku pun langsung menebas katana ku dengan sihir kegelapan sambil berkata"BACOT!!! diam lu Naga biru! kebanyakan ngomong bisa menjadi kuburan mu sendiri tahu!"Ucap ku,kedua manusia yang berada dibelakang ku pun terkejut dengan apa yang kulakukan.
Leviathan yang menghindari serangan itu pun diam sejenak dia mulai menggeluarkan aura biru tua lalu langit mulai semakin menggelap cuaca semakin memburuk dan lautan pun semakin menggamuk,Lunox dan Zet yang sedari tadi berdiri dibelakang ku mereka mulai terjatuh karena ketidak seimbangan kapal yang semakin memburuk seolah olah kapal ini bisa saja terbalik kapan pun,aku terus mempertahankan keseimbangan ku dan terus memasang kuda kuda untuk berjaga jaga,Leviathan pun mulai menatap ku tatapan nya penuh dengan kemarahan yang membara.
Leviathan pun bertanya kepada ku sekali lagi agar aku pergi namun jawaban ku tetap sama yaitu menolaknya.
Leviathan yang mendengar penolakan ku yang kedua kali nya,dia tanpa ragu mulai menyemburkan napas naga yang berwarna biru tua kepada ku,mengetahui itu aku langsung menggeluarkan Black hole di tangan kanan ku lalu mengangkat nya ke atas,nafas naga langsung terhisap kedalam black hole namun Leviathan terus mennggeluarkan nafas naganya tanpa henti dia pun menggulung kapal yang sedang kami tumpangi.
"Kau mungkin manusia yang cukup kuat sampai bisa menghisap napas naga ku tapi kau tetap lah manusia yang kesusahan yang bertarung sambil melindungi orang orang yang berada dikapal ini,padahal bisa saja kau menggabaikan mereka mati dan fokus pada pertarungan"ucap Leviathan
"Huh? melindungi orang orang? kenapa aku melakukan hal yang jelas jelas tidak mengguntungkan bagi ku? sedari awal aku tidak ada niatan melindungi mereka asalkan dompet berhar- gk maksud ku putri Rose aman aku tidak peduli apa yang akan kaulakukan dan mau seberapa banyak kau membunuh manusia!"Ucap ku sambil menyeringai besar.
"Hoh? begitukah baiklah mari kita buktikan perkataan mu tadi!"Leviathan pun meremukkan kapal,kapal mulai hancur dan ada banyak orang yang terjatuh dari kabin,Lunox dan Zet yang sedang terjatuh pun melihat keadaan sekitar untuk mencari putri Rose namun putri Rose sudah aman berkat penyu besar yang dipanggil oleh Stero,menyadari pinjakan sudah mulai hancur aku pun meloncat ke badan Leviathan dan mulai berlari cepat menuju kepala nya sambil menggesekkan katana ku ke sisiknya untuk memberi sedikit luka kepada Leviathan
mendari akan hal itu Leviathan menembakkan beberapa laser biru kepada ku.
aku pun menggangkat tangan kanan ku dan menggaktifkan Black hole lagi namun tidak menyerap tapi menembakkan nafas naga yang tadi kuserap ke arah kepala Leviathan sambil menghindari beberapa laser.
Nafas naga yang kutembakkan pun mengenai kepala Leviathan,Leviathan mulai sedikit lengah aku pun melompat ke arah tanduk bagian kirinya lalu menggankat ke 5 katana ku dan menebas dengan sihir nya ke arah tanduk kiri dan matanya,setelah berhasil mengenai nya Leviathan pun mulai berteriak kesakitan dengan keras aku langsung mundur dan menginjak serpihan kapal yang menggambang di air.
Leviathan pun mulai menyelam kembali ke dalam laut dia mulai menghilang dari permukaan,cuaca yang tadi buruk mulai membaik,langit kembali cerah,angin pun kembali normal.
Aku terdiam sekian detik sambil melihat ke arah laut lalu aku berkata"AKHHH!!! kok gampang banget sih! padahal baru mulai loh! setidak berikan aku luka yang cukup besar seperti patah tulang atau hilang salah satu anggota badan ku UKHUKK!"ucap ku sambil menghentakkan kaki kiri ku.
Penyu yang dinaiki putri Rose,Zet,Lunox dan Stero pun menghampiri ku yang terus menerus batuk darah sambil menutupi mulut ku lalu Lunox pun berdiri dan melompat ke arah ku yang berdiri serpihan kapal dia mulai mendekati ku tapi aku masih belum sadar kehadiran Lunox karena masih batuk darah yang tiada henti nya.
Setelah Lunox sampai di dekat ku dia pun mulai memukul punggung dengan keras sambil berkata"DASAR GUABLOK! NGAPAIN KAMU COBA KAMU 1 LAWAN 1 DENGAN LEVIATHAN HAH! DIA ITU LEGENDA TAHU! ORANG ORANG YANG MELIHAT NYA SAJA SUDAH KETAKUTAN SETENGAH MATI LOH LAH KAMU MALAH NANTANG BY ONE! OTAK MU SEKLEK KAH!."
"Ukhhh...sakitttt..tapi kan aku berhasil menggalahkan nya toh kamu lihat sendiri kalau dia sudah balik lagi ke laut! setidak berikan aku terimakasih atau apa kek karena sudah menyelamatkan 3 kerajaan yang hampir dibantai."
"Cih! setidak nya biarkan kakakku ikut tahu! aku juga pasti akan berusaha membantu kok!,tapi jika kamu sudah menggalahkan nya sendirian bukan kah kamu akan dibenci oleh dewa laut dan Leviathan itu sendiri?...Ja,,jangan salah paham! a..aku gk mengkhawatirkan mu kok! aku hanya bertanya itu saja!"Ucap Lunox sambil menggalihkan pandangan nya dari ku.
"Hah? dewa? memangnya aku tipikal orang yang peduli dengan yang begituan? percaya saja tidak loh karena tuhan ku adalah Allah swt tidak ada yang lain"Ucap ku sambil memasukkan katana ku ke sarung yang berada di belakang pinggang ku lalu aku pun menghilangkan ke empat tangan kegelapan ku.
"Hah? siapa tuh? aku gk pernah dengar nama itu Fel."
"Cih nanti juga kau tahu aku sedang tidak mood menjelaskan nya kepada mu seka-"sebelum aku menyelesaikan perkataan ku tiba tiba dari dalam laut muncul perempuan cantik yang berumuran 18 tahun dia memakai baju kimono berwarna biru tua dan dia memakai gaya rambut model kuncir kuda ,rambut dia lumayan panjang dan berwarna biru tua,mata kirinya ditutupi oleh sebagian rambut (Simple nya di kek Lloyd frontera lah pasti kalian semua pada tahu lah rambut tu orang kek gimana cuman bedanya rambut yang ini sampe ketutupan mata kirinya dah cape gw ngedheskripsiin ),dia memiliki tanduk berwarna biru tua di kanan atas kepalanya(Sumpah susah cuy deskripsiinya mwhehhehe) ekspresi dia sedang menangis dia melompat keluar dari laut dan dia ingin memelukku sambil berkata"TUAN MUDAA!!!!."
Aku pun terkejut karena muncul manusia dari dalam laut dan langsung ingin menyambur ku tapi aku tidak sempat menghindari karena lengah,alhasil aku pun berhasil dipeluk karena dorongan pelukan nya sangat kuat itu membuatku terdorng ke belakang dan nyebur ke dalam laut,Lunox dan lainnya yang melihat itu pun kaget mereka hanya terdiam saat aku tenggelam dan belum keluar ke permukaan laut.
Beberapa detik kemudian aku muncul ke permukaan dengan nafas terengah engah karena hampir mati tenggelam "perempuan itu masih saja menempel padaku aneh nya nafas dia tidak terengah engah padahal aku yang tenggelam beberapa detik tanpa persiapan saja sidah hampir mati lah dia yang muncul dari dalam laut lalu nyemplung lagi kelaut masa napas nya gk terengah engah sih?"Gumam ku dalam hati,lalu aku pun berteriak sambil berusaha melepaskan perempuan itu"WOYY LEPASIN WOYY NANTI AKU TENGGELAM LAGI TAHU! LEPASS LEPASSS!!!! "Teriak ku yang terus berusaha melepaskan pelukan erat dari perempuan itu.
Perempuan itu masih saja terus menangis di dadaku,"aku tidak tahu apa penyebab nya tapii...aku harus keluar dulu!!!"Gumam ku dalam hati,"Lunoxx!! tolong akuu!!! lama lama aku bisa tenggelam!!"Ucap sambil menjulurkan tangan kanan ku ke Lunox,Lunox yang melihat itu pun berkata"Kamu kan punya 6 tangan toh dasar cabul!"UCap nya dengan nada kesal.
Penyu milik Stero pun mendekati ku lalu Zet pun menjulurkan tangan nya ke pada ku sambil berkata"Ayo naik teman ku!."
Setelah itu kami pun menuju ke tepian kota perdagangan yang kebetulan sudah hampir sampai,disana ada banyak prajurit yang sedang mengevakuasi penumpang,setelah kami sampai di tepian dan perempuan itu tangisan nya sudah mulai mereda kami pun meminta penjelasan dari perempuan itu dan mulai menanyai beberapa hal.
"Jadi apa kau bisa jelaskan kenapa kalian bisa saling kenal"Ucap Lunox.
"Tunggu sebentar kenapa aku juga diintrogasi? kan kita sedang menanyai perempuan ini bukan aku!."Ucap ku sambil berdiri.
"DIAM LAH!"LUnox pun memukul kepala ku dengan keras dan menyuruh ku untuk duduk.
"Se..sebenernya Felix adalah tuan ku sekaligus Tunangan ku"Ucap perempuan itu,mendegar itu semuanya terdiam termasuk diriku juga.
"Tu..tungguu aku kenal kamu saja tidak loh kok kamu tiba tiba ngomong kamu tunangan ku sih!"Ucap ku dengan nada panik.
"Hmm? mungkin karena tuan muda dulu pernah hilang ingatan jadi tuan muda tida kingat siapa aku tapi yang jelas tuan muda pernah bilang kalau kau kan menikahi ku saat kau sudah besar jadi waktu itu kita tunangan terlebih dahulu sampai umur mencukupi"Ucap perempuan itu.
"HAHH??!!! kau bilang apa dah?(Gk gk gk gk gk mungkinn!!! aku ini orang dari dunia lain loh! perasaan aku kesini pas umurku 15 tahunan dah!! ucap ku dalam hati)"Lalu saat itu aku merasakan aura yang benar benar seperti aura kematian rasanya seperti berhadapan langsung dengan malaikat maut yang siap menggambil nyawaku aura itu tepat berada di depan ku namun aku tidak tahu aura siapa itu karena pandangan ku sedang tertuju pada perempuan biru tua,perlahan lahan dengan keringat merinding dan memasang eskpresi wajah ketakutan aku muali menoleh kedepan disana aku benar benar melihat malaikat maut dengan membawa pentungan kayu,dia sangat marahh aku tidak tahu apa yang membuat nya marah tapii...aku rasa itu gawat.
"Fel....... kau mau alasan apa lagi SEKARANG HAAHHH!!!!!"ucap Lunox sambil memukul ku dengan pentungan itu berulang kali.
"AKHHH AMPUNNNNN TAPI AKU BENAR BENAR TIDAK TAHU!!!!......."
"Hahhh.. aku puass... untuk sekarang kita kesampingkan itu bisakah kau menyebutkan namamu?"Ucap Lunox dengan tersenyum manis.
"Ahh ya aku lupa menyebutkan namaku,perkenalkan nama ku adalah Levia-"BUkkk!! sebelum dia menyelesaikan perkataannya aku memukul leher belakang nya,dia pun terjatuh pingsan.
"Felll........."Lalu muncullah lagi aura kematian itu namun berbeda dari sebelum nya aura itu ada 3,saat aku menoleh ke aura itu aku langsung dipukuli dengan pentungan secara membabi buta oleh putri Rose,Stero dan Lunox.
"MUKUL PEREMPUAN ITU NAMANYA PENGECUT DASAR HELAI UNGUU!!!!"
"AKU SETUJU DENGAN MU LUNOXX!!!! WOI PENYU! IKUT AKU GEBUK ORANG BANJINGAN INI!!!"Ucap Stero sambil mengganti pentungan nya dengan cangkang penyu yang berukuran sedang
"AKHHH AMPUNN AMPUNNNN KENAPA TUAN PUTRI JUGA MUKUL AKUU!!!."
"GK TAHU AKU SEDANG KESAL SAJA RASANYA PENGEN GEBUK SESUATU GITU..."
"ZETTT TOLONGGG AKUU!!!!! UKHHH."
"Maafkan aku teman ku tapi kalau 3 perempuan yang menghalangi ku aku tidak punya cukup keberanian untuk melakukannya semoga kau tenang di alam selanjutnya kudoakan setiap hari nanti tenang saja"Ucap Zet sambil memberi salam dan membalikkan badan lalu menangis
,whehehe
wmmeheheh
bersambung
mwebhhehehe