The Legend Has A Risen

The Legend Has A Risen
Misi dari kerajaan Axtrasia bagian 4



Kukira misi ini akan mudah ternyata sangat susah aku harus berhadapan dengan kelompok pembunuh bayaran nomer 5 yaitu Night core,walau pengintai nya sudah kuurus sih tapi cepat atau lambat mereka pasti akan menyadarinya,lebih baik cepat kuurus daripada tuan putri kerepotan.


"Kenapa pengintai yang kita kirim belum kembali!"ucap ketua  pemimpin kelompok pembunuh bayaran Night core yang sedang  beristirahat dan bersiap menyergap tuan putri


"Hmmm kemungkinan dia tertangkap? atau dia masih menyelidiki? atau ada perubahan rute"ucap leo asisten Night core


"Hah... tertangkap? dia itu tingkat tinggi loh tidak mungkin tertangkap."


"Tapi bos sehebat hebat manusia pasti bisa tertangkap juga."ucap para pengikut nya


"Ada kemungkinan kalau prajurit kerajaan akan menyergap kita."


"HAH! orang bodoh mana yang akan menyergap pembunuh bayaran kelas tingi beranggota 20 orang ditambah pasukan kerajaan cuman 9 orang."


"Bagaimana kabar dari orang yang kita suruh untuk berpura pura menjadi prajurit."


"Dia bilang dia masih aman tidak ada yang mengetahui kalau dia adalah salah satu dari kita."


"HAh! meski pengintai kita sudah tertangkap tapi kita masih punya 1 pengintai lagi yang bersembunyi di balik mereka hahahhaha."


"Sesuai informasi bahwa yang mengawal putri adalah 10 prajurit,Zet dari bangsawan sentinel beserta adiknya lalu ada orang bernama Stero dan satu pengintai yang belum diketahui namanya dan informasinya."


"Satu pengintai? apa mungkin dia yang membunuh pengintai kita?."


"Wajah pengintai itu seperti apa?."


"penyusup yang kita kirim untuk menyamar dengan prajurit pun hanya tahu pakaian dia tidak tahu wajah nya,wajah dia ditutupi aura ungu."


"Aura ungu? berarti sihir? apa mungkin dia kuat?."


"Itu tidak mungkin pengintai yang kita kirim pengintai profesional."


"Benar tuh boss dia juga bisa sihir menghilang kan gk mungkin dia ditemukan."


"Hmmm benar benar orang ynag harus kita waspadai."


"Hmmmm jadi itu alesan orang orang memanggil ku wajah terbakar karena wajah ditutupi oleh aura ungu gelap begitu?"Gumam ku yang sedang mengintip mereka dari balik pohon


"Apa aku langsung muncul dan bantai aja ya?."


"sebenernya pembataian lebih baguss saat malam sih cuman karena sebentar lagi tuan putri akan lewat sini jadi aku harus cepet cepet bantai mereka."


"Walaupun aku tidak diuntungkan karena 1 lawan 20 pengalaman ku cuman modal nonton anime badas yang 1 lawan dunia ."


"Kalau gk salah pose dia pas mau menyergap orang yang berkeroyok itu dia lompat lalu masuk ketengah ketengah dengan gaya kerennya,ok aku ambil konsep seperti itu saja!."


"BAIKLAH WAKTU NYA PEMBANTAIAN!!!!" Aku pun melompat tinggi keluar  dari tempat persembunyianku dan mengeluarkan katana dari pinggang ku dan melempar kan ke tanah saat katana ku sudah menancap aku mendarat diatas katana ku dan aku bilang ini ke hati ku pada saat sudah mendarat "AJGGG KEREN BAT GW COKKKK."


"BOS itu orang nya! semuanya kepung dia!."Ucap salah satu anggota Night core.


"SEMUANYA KEPUNG DIA SAMPAI TIDAK ADA CELAH UNTUK KABUR!!!."ucap asisten NIght core sambil mengarahkan senjata


"Waduh waduh\~\~\~\~ padahal aku udah atraksi keren keren lohh masa hadiah nya ditodong senjata sih minimal dikasih tepuk tangan lah\~\~."


"HAH! kau pikir kami akan tertipu lebih baik kami langsung bunuh kau!."


"Tunggu sebentar leon! jangan diserang."ketua dari night core pun muncul dia berpenampilan kekar tubuh ny lumayan besar penuh bekas luka dannn sepertinya dia lebih berpengalaman tidak seperti ku modal nekad sama scene keren di anime


"Bos bukan kah lebih baik kita langsung bunuh dia?."


"Woi woi ada apa ini aku tadi cuman atraksi doang loh masa mau di bunuh,ya maap kalau atraksi gw kurang keren nanti gw latihan deh biar kalian gk marah hehhe."


"Kau pikir kami bodoh HAH! lebih baik kau mati sekarang!"Leon pun ingin menebas diri ku namun dicengah oleh ketua.


"Sabar Leon aku ingin bicara dengan nya terlebih dahulu."


"Benar tuh kata ketua mu lebih baik kita selesaikan dengan damai kan iya kan?."


"Pedang kecil namun panjang,memakai kain berwarna ungu yang berada di leher,dan memiliki aura ungu gelap ,ku dengar kau sudah menggalahkan Zet kan?."


"Uiiiii ternyata kau punya banyak cabang informasi ya."


"Ini memang sihir tapi kenapa aku harus menunjukan wajah ku ke orang orang yang tidak kukenal?!."


"Woi kau jaga bicara mu kau pikir kau sedang berhadapan dengan siapa?!."


"Kita ini sesama manusia toh ketua kalian juga bukan orang tua ku jadi buat apa aku menghormati kalian?."


"CIHH... dasar bajingan tidak tahu diri!!."


"Sudah cukup Leo!,Maafkan saya atas bawahan saya yang tidak sopan pada anda."


"Gpp kok toh wajar aja sih ada orang yang keras kepala."


"Perkenalkan nama saya Dalz core ketua pemimpin Night core, boleh kah aku tahu nama anda sendiri?."


"Nama ku Shadow silent! ingat itu ok?."


"Hoh? Shadow silent,Shadow silent apa kau mau masuk ke kelompok kami? Night core akan kujanjikan kau ditempatkan menjadi wakil ketua."


"HAH!! Wakil ketua?!!!"ucap para bawahannya.


"Maaf kan aku Dalz tapi aku tidak tertarik dengan KELOMPOK SAMPAH SEPERTI KALIAN!."


"Hmm begitukah lalu yang membunuh pengintai dari kelompok ku itu kau?."


"Ooo maksud mu  ini?!!" aku melemparkan kepala tengkorak  pada ketua.


"Kauuu berani berani nya membunuh anggotakelompok ku!."


"Salah kan dia sendiri karena terlalu LEMAH!."


"Cih kau tidak faham dengan kondisi mu ? kau masi bisa santai seperti sembari melempar kepala tengkorak bekas teman berharga kami?!!!."


"Yaa maaf kalau sifat ku tidak sopan habis nya KALIAN LEMAH SIH!."


"Cih dasar bajingan sombong! akan kubuat kau menangis kau karena sudah menggejek kami lemah!!!" Leo langsung maju ke arah ku dan mengarahkan pedang nya padaku dan ingin menebas tapii......


SHRESHHH!!!!!! dengan cepat aku menggambil katana ku dan memutuskan leher Leo.


"hah..? gerakan apa tadi itu kapten Leo langsung tumbang!?." ucap para Anggota Night core lainnya.


"Apa yang sebener nya kau inginkan hah! kau sudah membunuh dua anggota ku mereka adalah teman berharga ku tahu!."


"Jika kalian masi ingin hidup cepat pergi dari sini dan jangan pernah menggangu putri Rose!!."


"Kau pikir kami mau hah!! mungkin dalam 1 lawan 1 kau kuat tapi kau sedang melawan 19 pembunuh bayaran tingkat tinggi!! Semua serang dia!!!!!."


"YAAAA!!!!!!!" para anggota Night core secara serentak menyerang menyerang ku secara bersamaan.


"HUH! dasar naif! kalau hanya 19 itu masih terlalu gampang aku pernah melawan lebih banyak dari itu! PERGILAH KE ALAM BAKA!!! DARK SPEAR!!."  Ribuan tombak hitam muncul dari dalam tanah dan menusuk 15 orang yang sedang menggepung ku.


"Ba.. ba bagaimana mungkin..." ucap Dalz sambil ketakutan karena melihat 15 bawahan nya bercucuran darah.


"Ke... Ketua! jangan dendam pada kami ok?,kami benar benar minta maaaffff!!!!!" Anggota yang tersisa pun kabur dari TKP.


"WOI KALIAN TUNGGU AKU!." Dalz pun berusaha ingin kabur tapi dia sudah tertangkap oleh ku.


"Woi woi jangan kabur lah~~ harusnya kamu senang loh karena masih hidup.. tenang saja kau tidak akan kubunuh kau akan KUSERET KE PENJARA!!!,Ngomong ngomong hujan darah dari mayat yang baru dibunuh itu... rasanya menyenangkan dan menyegarkan juga ya"ucap ku sambil memandang ke atas dan membiarkan setengah muka ku dan rambut ku terkena cipratan darah.


"Dasar orang gila! kau malah senang karena kematian seseorang! apa kau tidak memiliki hati nurani HAH!?."


"Berisik banget sih jadi orang tidur bentar sana." aku pun memukul pingsan ketua Night core.


"Hahhh.... siapa sangka membunuh itu menyenangkan~~~ sialan aku malah ketagihan,apa nanti aku daftar jadi pembunuh bayaran ya? kayaknya melihat organ manusia yang masih segar itu gk buruk juga hhhehehehehe."


Bersambung


mwheheh