The Legend Has A Risen

The Legend Has A Risen
lich pemilik dungeon



"Jadi? bagaimana keadaan Felix sekarang? apa dia baik baik saja?"kata Zet sambil mengecek keadaan sekitar.


"Tidak ada luka di tubuh nya... aku tidak bisa menggembalikkan darahnya,tapi dia baik baik saja"Kata putri Rose.


"Apa dia kehabisan energi sihir? karena dia harus menggunakan sihir teleportasi dalam jumlah yang besar?"kata Stero.


"Hehh?? dia kehabisan energi sihir? padahal dia tadi tidak menggunakan sihir dalam jumlah yang banyak"Ucap Lunox.


"Apa mungkinn.... dia terkena kutukan?"Kata salah satu prajurit.


"Bisa jadi sii.........,tapi untuk sekarang aku ingin bertanya kepada Lunox... bagaimana kalian bisa tahu kalau kami ada disini?"kata putri Rose sambil memberhentikan mantra penyembuhnya lalu menoleh kepada Lunox.


"Ooohh... itu yaa... sebenernya tadi ituu..."


Kita kembali ke beberapa waktu sebelum sekarang............


"Fel aaa...apa kau yakin? bukankah kau membawa terlalu banyak beban?"ucap Lunox yang digendong dibelakang punggung ku.


"Trus kamu mau ditinggal disini gitu?"kata ku dengan nada kesal.


"Ya... gk gitu sihh... tapi kau kan bisa tinggal tasnya disini toh? daripada dibawa ntar malah makin berat."


"Jangan mengeluh tas ku memang berat tahu,kalau kau gk kuat bawanya aku tinggal loh."


"Gk gitu Fell... kalau aku membawa tas mu bukankah beban akan bertambah? bukan kah lebih baik kalau kita tinggalkan tas nya disini?."


"Tas itu berisi barang barang penting tahu! disitu ada berbagai macam obat dan makanan siapa tahu putri Rose membutuhkan nya."


"Hahhhhh.... yasudah lah kalau kau bilang begitu aku menurut saja."


"Yudah kalau kau menurut aku tinggal kamu ya?."


"GK GAK USAH!!"Kata Lunox sambil memukul kepalaku.


"CIH! gk usah mukul juga lahh aku tinggal beneran loh!."


"Kalau gitu tinggal aku peluk kamu sampai gk bisa lepas!."


"Dimana pun tempat nya Cewe itu merepotkan yaa"Gumam ku.


"Apa tadi kau bilang?!!"


"GK gk jadi kok,lebih baik kau pegangan yang erat soalnya kita bakal lari dengan kecepatan penuh."


"Aku sudah tahu kok! nih ku remukkan badan mu!."


"Hehhehe sudah siap ya? nanti kalau jatuh jangan nangis ya kalau ditinggal."


"Baiklah dasar tukang omong!."


"Yoshhh! kitaaa..... berangkatt!"AKu langsung berlari cepat kearah yang ditujunkkan oleh Devil eye.


"Felll!!! pelan pelan dongg!!!!"Kata Lunox sambil mulai memengang erat diriku.


"KAN TADI UDAH BILANGIN TAHU!!! INI BAKAL CEPET! KALAU KAU JATUH AKU GK PUNYA KESEMPATAN BUAT SELAMATIN KAU!."Ucap ku sambil trus menebas apapun yang menghalangi.


"Ughhh awas depan ada jurang tuh! hati hati ntar jatuh!"Lunox pun menunjuk kearah jurang yang tidak jauh dari depan ku.


"HEH! Jurang nya gk terlalu jauh tahu! mending gw loncatin aja! lama kalau muter balik!!!!!"Kataku sambil melompat jauh ke arah lorong didepan jurang tersebut.


"FELIX BODOH!!! jangan nekat lahh!!!!"Kata Lunox pada saat ditengah tengah lompatan tersebut.


Kami pun sampai di lorong tersbut dan langsung melanjutkan lari"WOHAHAHHAHA LOMPAT TINGGI TU KEREN  JUGA!!!"


"KEREN PALA BAPAK KAU LAH!! AKU MERINDING SETENGAH MATI TAHU!"Ucap Lunox sambil memukul kepalaku.


"Maaf maafff hehehhe mau coba lagi?"Kata ku sambil menoleh kepada Lunox lalu memasang ekspresi nyengir.


"OGAH!."


Singkatnya kami pun sampai di ruangan tempat Devil eye itu berhenti.


"Fel? Putri Rose dimana? disini gk ada gih.. apa sihir mu rusak?"ucap Lunox.


"Gk harusnya ini sudah benar..mungkin putri ada diii...."Sebelum aku menyelesaikan kalimat tiba tiba terdengar suara Putri Rose meminta tolong dibawah.


"hEH? Ada dibawah? yang benar saja! masa kita harus muter sih Fel?"


"Hmmm mencurigakann..... lebih baik aku menurut!!."


"YOshh siap siap yaa.... akan kuhancurkan tembok bawah ku!!!!"Aku pun menggarahkan salah satu tangan bayangan ku dan membesarkan "HAncur lahh!!!!!"


Setelah aku memukul kami pun turun kebawah...


kembali ke waktu saat ini


"Seperti itu lah kejadian nya Kak Zet"Kata Lunox.


"Hoohh.... bar bar juga si Felix,tapi dia benar benar keren bisa lompat jauh di jurang"UCap Zet


"Selera laki laki anehh....."Kata Stero dan Lunox.


"Berisik! kalian para perempuan gk akan mengetahui arti keren yang sejati tahu!."


"Ya ya yaaaa terserah kakak mau bilang apppaaaa..."


"Sudah sudah yang penting kita tunggu Felix sadar lalu kita lanjutkan perjalanan."kata Putri Rose sambil menyembuhkan para prajurit yang terluka.


Tiba tiba lantai yang mereka pijak hancur dan itu membuat mereka jatuh kebawah.


"Se..Sejak kapann!! lantai nya dihancurkan!!"Kata Zet sambil menangkap putri Rose dan memeluknya.


"Sialan kita lengahh!! kalau begini tubuh kita bisa hancur!!!"Kata Lunox sambil memengang tanganku.


"Semua nya berkumpul disini!!!"Kata Stero.dia menjulurkan tangan nya kepada Zet dan Lunox.


Zet dan Lunox pun berhasil menggapai tangan stero.


"Prajurit! cepat pegang kaki kanan ku ni loh!! kalau mau masih hidup!"Zet pun menyodorkan kaki kanan nya kepada 2 prajurit tersbut.


"BAIK KAPTEN!"Kedua prajurit tersebut pun memegang kaki kanan Zet.


"baiklah semuanya sudah didekat sini!"Pada saat ingin mendarat Stero mengucapkan mantra"Sihir pemanggil!!! slime besar muncullah!!"Dibawah munculah slime besar yang menahan mereka dari ketinggian yang mungkin bisa membunuh mereka.


"Stero memang pemanggil the best dah!!!!"Ucap Lunox sambil menggancungkan jempol.


"Benar kata Adikku mungkin jika aku tidak membawa mu dalam misi,kita pasti sudah mati."


"hahaha biasa saja kok ini mah,ini belum seberapa!"Ucap Stero dengan nada sombong.


"Se..semuanya lebih baik kalian lihat apa yang ada didepan kalian..."kata Putri Rose sambil menunjuk kearah depan.


"Hah? ada Tuan putri? apa ada masalah.... HAH! ii..itu apa?..."Ucap Zet dengan nada sedikit ketakutan.


Lalu ada suara tepuk tangan yang berasal di depan "Buahhahahahaha luar biasaaa!!! baru kali ini ada manusia yang berhasil sampai ke sini! benar benar luar biasaaa!!!"Ucap Lich sang penguasa kerajaan tengkorak  yang sudah menunggu mereka daritadi.


"ii...Itu Tengkorak?! di..dia bisa bicara? aku belum pernah melihat tengkorak dengan pakaian semewah itu.."Ucap Lunox dengan nada ketakutan sembari tubuhnya bergemetar.


"Ck ck ck ck.... manusia bodoh... jangan sama kan aku dengan bawahan ku dong! aku ini TOKOBETSU!!."


"HAH?! dia tadi ngomong apa?"Kata Lunox keheranan.


"Itu adalah bahasa kuno yaitu bahasa jepang  kalau tidak salah artinya adalah spesial"kata putri Rose.


"Spesial? maksudnya dia berbeda dari tengkorak yang kita temui tadi?"


"Kurang lebih begitu Zet...tapi aku merasakan energi sihir nya sangat besarr.."


"Hohhh.. ternyata ada juga manusia yang faham bahasa jepang? benar benar menakjubkan!kuberi tepuk tangan yang meriah untuk mu!'ucap Lich sambil memberinya tepuk tangan yang meriah.


"Apa yang kau inginkan dari kami dasar tengkorak!"


"Santai dongg....kalau tidak salah..namamu Zet sibaja biru kan?."


"Ba..bagaimanaa kau bisa tahu! nama keren ku!."


"HAHAHAHAH yaaa yaaa... bagaimana yaaa..... percuma si aku kasih tahu endingnya juga bakal kubunuh KALIAN SEMUA!! hahahahaha."


Mwhwehehe


bersambung


wmehehhe