The Legend Has A Risen

The Legend Has A Risen
Blade of the sea!



disaat asap itu mulai menghilang secara perlahan,didalam tungku itu terdapa katana beserta sarungnya,sarung itu berwarna biru tua seperti kedalaman laut lalu ada Naga berwarna biru tua yang melilit sarung itu,katana itu dikunci oleh mulut naga yang melilit sarung nya,Zenom pun mendekati tungku dan menggambil katana itu dan membuka katana itu,bilah katana itu berwarna biru tua lalu pegangan katana itu berteksture seperti sisik ular.


"Blade of the sea!! itulah nama katana iini!!!"Ucap Zenom sambil menggangkat katana tersebut.


"Wahh...1 temaa...."UCap ku sambil bertepuk tangan.


"Sekarang bagaimana kalau kita memberi enchant?"Ucap pria itu sambil memberikan kristal berwarna putih kepada Zenom.


Zenom pun menggarahkan katananya kedepan kristal itu sambil menyalurkan energi sihir nya,kristal itu pun bercahaya terang.


"Apa Enchant bisa diberi lebih dari 5 skill?"UCap ku kepada pria itu..


"Apa yang kau katakan anak muda? enchant hanya bisa memberi 1 skill atau pasif jika kau kuat maka bisa memberi 2,sejauh ini hanya 2 yang bisa digapai oleh manusia banyak manusia yang mencoba lebih dari 2 tapi hasilnya tubuh mereka meledak,bukan hanya manusia tapi elf dan setengah manusia juga seperti hanya sang agung yang bisa memiliki efek skill atau pasif lebih 2."


"Ahh......jadi begitu....pantas saja waktu itu Jack melarang keras aku untuk menggenchant senjatanya lebih dari 2,dia takut aku akan meledak seperti makhluk lain?"Pikir ku.


"HAHAH!! akhirnya aku bisa enchat 2"UCap Zenom dengan bangganya.


"WOi dia kau pemula aku pernah enchant lebih dari 2 tahu"Pikir ku.


"Shadow! bagaimana kalau kita mencoba katana ini!"Ucap Zenom sambil menaruh katana itu di pinggan kirinya.


"YOsh!! kalau begitu kita pergi sekarang"Ucap ku sambil berjalan keluar.


"Oi anak muda!"


Aku pun menoleh ke arah pria itu lalu pria itu berkata"hati hati dijalan! kalau kau ingin membuat sesuatu kau bisa datang kapan pun kau mau!."


Aku pun tersenyum sambil melempar kantong berukuran kecil ke arah pria itu.


"Ambillah itu,itu bayaran untuk katana ini aku sangat berterimakasih pada mu yang kekeh tidak menjual rongsokan ini."


"Anak muda! bukankah 25 koin emas terlalu banyak!."


"Itu bonuss!! saat aku datang kesini kuharap ruangan nya tidak buluk kek gudang"Ucap ku sambiil keluar dari ruangan.


dissat kami sudah berjalan cukup jauh dari blacksmith itu aku baru kepikiran sesuatu "ALAK aku lupa nanyain namany."


"Memang nya sepenting itu Fel?."


"ya enggak sih cuman aneh aja manggil dia pria tua terus."


"Yaa dia kan memang pria tua Fel."


"Kalau begitu aku panggil kamu wanita tua mau?."


"Tentu saja tidak mu! aku ini masih muda Fell jangan samakan aku dengan mnusia lain."


Aku pun melihat ke atas kepala zenom sambil berkata"Tanduk mu kemana? aku baru sadar sedari tadi kamu tidak memiliki tanduk."


"Ahh aku membuat tandukku menghilang jadi orang orang tidak mengira kalau ak uini iblis nanti jadi makin repot!."


"Ukhukk..bagaimana cara aku menghilangkan  api ungu ku iniiiii."


"Yaa..kalau Felix menghilangkan api itu nanti aku yakin para ****** akan mendekati mu."


"kurasa itu memang benar....ukhujk....,sialan! sisa kutukan nya ngeselin bat sumpah aku jadi harus keluarin darah 3 kali sehari."


"terkadang sisa kutukan lebih menyealkan dari kutukan itu sendiri sihh.."


tiba tiba terdengar suara yang memanggilku dari belakang"TUANKUUU!!!!!!"Itu Jack yang langsung melompat ke arah ku.


BUAK! secara refelk Zenom langsung memukul perut Jack dengan katananya yang masih di sarung.


"Sip reflek yang bagus Zenom"Ucapku sambil menggancungkan jempol ke arah Zenom.


"Lagian pria ini siapa dah? apa Shadow menggenalnya."ucap Zenom sambil menoleh ke arah Jack yang merengek kesakitan sambil memengang perutnya


"Tidak aku tidak menggenalnya.."


"Tu..tuankuu!"Mendengar itu aku pun menoleh ke arah depan untuk melihat siapa yang memanggilku,aku melihat Lucifer yang sedang menangis saat melihatku.


"Lu..Lucifer?."


"Woi Lucifer! aku yang harusnya memeluk tuan sebelum kau!!,tuanku apa kau tidak menggenalku"ucap Jack yang sudah bangkit dari kesakitannya sambil menggubah dirinya kembali menjadi manusia labu.


"JACKK!."


"TUANKUU"Jack pun melompat ke arah ku sambil menangis(Hmm labu bisa nangis juga ternyata...yasudah lah_-).


"Shadow apa kau menggenal mereka?"Ucap Zenom.


"ALAK Apa Zenom sudah menyadari kalau aku Shadow kngiht?"pikir ku.


"Yaa..hebat juga para Sloven bisa mengetahui wadah sang agung."


"Wadah? maksudmu tubuh ini adlaah wadah untuk nanti begitu? maaf tapi sang agung sudah menguasai wadah ini sepenuhnyaaa..."Pikirku.


"pertama bisakah kalian berhenti menangis di bajuku? nanti bajuku basah."


"Ah ya maafkan kami tuan"Ucap Jack dan Lucifer sambil melepaskan ku.


"Hahhh..kalian ini darimana saja? ,kesampingkan hal itu bagaimana kalian tahu kalau aku Shadow knight?."


"Tunggu sebentar apa yang dibicarakan oleh Felix?! jangan bilang sedari awal Sang agung berenkarnasi ke dalam tubuh itu?"pikir Zenom,tanpa basa basi Zenom langsung meluncur dan sujud ke hadapan ku yang sednag duduk dan ingin mendengar caerita dari Jack.


"Zenom kau kenapa"?ucap ku kebingungan.


"MAAFKAN SIKAP SAYA SELAMA INI SANG AGUNGGG!!! BUNUH SAJA SAYAAAA!!!!!!."


"Heh?! kau baru sadar kalau aku Shadow knight?."


"Ma..maafkan sayaa~~ saya kurang pekaaa...."


"Ughh..kau tidak menyadari orang yang pernah merawat mu sejak kau masih kecill.."


"MMAAFKAN SAYYAAA......"UCap Zenom.


"Tuanku siapa wanita ini bisa bisanya wanita ini tidak menggenal dirimu yang agung"Ucap JAck sambil menunjuk ke arah Zenom.


"Ahh dia Leviathan yang pernah kuceritakan pada kalian."


"ohh..Leviathan toh...gk heran sih...."Ucap Jack dan Lucifer.


"Wajarkan saja naga ini tuanku sedari awal penglihatan dia memang tidak baikk"UCap JAck.


"Woii! mulut siapa itu!"Ucap Zenom sambil bangkit dari sujudnya.


"Sudah sudahlahhh.,Jack dan Lucifer bisakah kalian memanggilku tanpa harus formal? kalian anggap aku ini seperti teman kalian saja."


"Ta..tapi tuanku"Lucifer pun memengang pundak Jack sambil mengganguk angguk kepada Jack.


"hahhh baiklah tuanku..aku akan berhenti memanggil mu tuan mulai sekarang aku akan memanggilmu Shadow saja seperti si cacing biru itu."


"WOII SIAPA YANG KAU BILANG CACING HAHHH!!"Ucap Zeom sambil berdiri dan menggepal tangan nya.


"HAHH!! kau gk terima dipanggil cacing?  tapi faktanya memang cacingg!"ucap Jack sambil berdiri dan menggepalkan tangan nya jugaa.


"DASAR LABU JELEK MAU GELUT HAHH?!!"


"AYOK SINI GELUT KITA!."


Aku dan Lucifer pun hanya melihat tontonan pertarungan 2 makhluk aneh.


"O ya Lucifer bagaimana kau bisa tahu aku Shadow knight?."


"ooo itu karena katana anda,awalnya kami ragu untuk mendekati anda tapi setelah melihat anda bisa membuka ktana itu kami pun langsung  berlari ke arah anda dan menangis."


"ko..konyol bangett...."


bersambung


mwhehe