
Setelah kejadian itu aku pun ikut rombongan putri Rose,yak lumayan kan tumpangan gratis dengan begini aku bisa sampai ke kota dengan cepat.
"anuu tuan putri apa perjalanan nya masih lama?."
"sebentar lagi kita sampai kok Fel,o ya aku penasaran sebenarnya kau lahir di negara mana? aku gk ingat kalo ada negara dari barat,setahu ku daerah barat itu adalah tanah tandus dan dipenuhi berbagai macam monster bahkan ada monster tingkat tinggi."
Alamakkk aku baru nyadar kalo daerah barat adalah daerah yang tandus,mana aku dah terlanjur ngomong lagi kalo udah gini enak nya kasih alasan apa cobaaa.
"ahahah sebenernya aku tinggal disuatu desa yang berada di barat si hehehe" sambil melihat kearah lain
"lalu knp kau kesini? bukanya bahaya kalo desa mu ditinggalkan begitu saja kau juga masih punya orang tua kan? aneh kalo kau kesini sedangkan desa mu bisa dalam keadaan bahaya kapan pun" ujar Sarah
"yaa kalo ituuu... sebenarnya desa nya sudah dihancurkan dan hanya aku yang berhasil bertahan hidup.. sejujurnya aku merasa sedih si karena tidak bisa melindungi orang tua ku..'mulai berpura pura sedih karena takut dicurigai lebih dalam
"begitu yaa maafkan sikap sarah karena sudah mencurigai mu ya Fel,aku turut berduka karena kematian kedua orangtua mu"Rose mulai menundukkan kepala sambil meminta maaf
"ahaahaha gpp kok aku sudah terbiasa dengan perkataan seperti itu,lagian waspada juga wajar kok anda sangat beruntung punya bawahan sepertinya."
"ah sebenarnya Sarah adalah anak dari kedua orangtuanya yang sudah mengabdi pada keluarga kerajaan jadi dia lumayan setia pada ku."
ehhh kalo mengabdi ke kerajaan bukanya seperti menggekang hidup nya sendiri? orang tua nya udah gila ya? masa anaknya dikekang dan disuruh patuh si? tapi ya mau gimana lagi mungkin orang tuanya penjlat sepatu?? konyol si kalo ada di zaman ini
"bukanya itu terlalu menggekang Sarah ya? harusnya anak muda kan dikasih kebebasan toh?
"Yaa masalahnya ini bukan permintaan ku si ini permintaan Sarah sendiri jadi aku gk bisa menghalangi."
Aaaaaaaaaaa kalo permintaan Sarah sendiri berarti kemungkinan orang tua nya putri Rose dan orang tuanya Sarah memiliki hubungan yang cukup kuat,lebih baik aku berhenti menanyakan topik ini dah daripada aku kena masalah
"Aku baru tau kalo ada penyihir pengguna sihir kegelapan yang mau menolong orang,kau gk ada niatan jahat kan Fel?." sambil menoleh kepada ku
Ehhhhhhhhhhhhhhhhhhh kalo Sarah ampe curiga gitu berarti sihir kegelapan di dunia ini juga dipandang sebelah mata dong? akhhhhh kekny pas aku sampe ke ibu kota bakal lebih buruk dah
"Eh sihir kegelapan di kerajaan Axtrasia dianggap buruk kah sampe aku di curigai begitu?."
"Yaa begitulah Fel sebenarnya bukan di kerajaan Axtrasia doang si hampir semua kerajaan dan negara menggangap sihir kegelapan adalah sihir jahat jadi pengguna nya rata rata iblis dan monster"ujar putri Rose
Yaaaa aku berarti monster dong? ugh ternyata hasil ny tetap sama ya uhuhuhuhh
"Uhuhuhuuh berarti aku bakal gk bisa masuk ke kota dong" pura pura menangis.
"Tenang saja kok Fel kamu berbeda dengan orang orang yang menggunakan sihir kegelapan,malah aku terkejut ternyata pengguna sihir kegelapan ada juga yang ramah kek kau"sambil tersenyum kepada aku.
"Nanti aku bantu kok kalau kau dicurigai ama penjaga kota,kau mending kertas ini aja" sambil menyyerahkan kertas
"Itu adalah surat yang membuktikan kalo kau tidak mimiliki niat jahat,dengan begitu kau bisa lepas dari orang orang yang menggira kau iblis."
"Ehhhh menyeramkan berarti ini penting dong." sambil menggankat kertas nya.
Ukh udah kek sertifikat aja hilang sama dengan hilang pekerjaan,tapi kalo ini hilang sama dengan MATI.
"Jangan sampai hilang ya Felix kalo hilang kamu ditangkap lo,kemungkinan aku bantu membebaskan kau kecil si heheh"sambil tertawa kecil dan menoleh ke arah lain
"Terimakasih atas surat nya saya akan menjaga dengan baik permintaan Putri adalah perimtah bagi saya."
"Begitukah? kalo begitu mau gk kamu mengabdi ke kerajaan Axtrasia atas nama diriku?."
"Nah kalo itu saya gk bisa maafkan saya putri Rose saya ingin hidup bebas tanpa dikekang apapun,tapi anda bisa meminta bantuan apapun selama saya bisa menyanggupinya."
"Baiklah Fel kalo itu mau mu."
Lalu salah satu prjurit pun mendekati kaca dari kereta kuda lau berbicara "tuan putri sebentar lagi kita sampai di ibu kota kerajaan Axtrasia."
"Wah benar gerbang nya sudah mulai kelihatan."sambil melihat ke luar jendela
"Eh dah sampe aja iseng liat keluar dah" gumam ku
Mulai terlihat gerbang kota yang cukup besar dan banyak kereta kuda yang ingin masuk kesana,aku pun mulai menggeluarkan kepala lu ke jendela untuk meilhat ke luar
"WOAAHHHHHH besar sekaliii tak kusangka kalo gerbang ibu kota sebesar inii."
kita pun mulai memasuki gerbang itu dengan mudah,karena ada putri Rose masuk ke dalam pun jadi lebih mudah semua kereta kuda yang mengghalangi muali menyingkir untuk memberi jalan kepada kereta kuda putri Rose,kurasa putri Rose akan menjadi penerus kerajaan Axtrasia.
Setelah masuk ke dalam aku pun mulai turun dari kereta kuda
"Terimakasih banyak atas tumpangan nya Putri Rose" mulai menundukkan kepala
"Gk kok harusnya yang berterimakasih itu aku karena bila gk ada kau aku mungkin udah diapaain sama para bandit
,Felix sendiri jaga diri ya semoga kita bisa bertemu lagi"kereta kuda pun mulai melanjutkan perjalan menuju istana
"Baiklah putri semoga kita bisa bertemu kembali,kuharap kau tetap sehat selalu yaa byeeeee"sambil melambai lambaikan tangan.
"Nahh setelah sampaii........ ayo mendaftar menjadi petualanggg dengan begini aku bisa mendapat kan uang HAHAHAHAAHAHHA [kuruyukkkkk] ah aku mulai lapar lebih baik aku langsung menggambil misi setelah mendaftar" mulai berjalan secara perlahan
bersambung............