
di lapangan rumput berwarna hijau cerah di bawah sinar matahari,tempat latihan bagi para pemula yang ingin menjadi ahli pedang atau penyihir,disana para pahlawan sedang menerima latihan brutal yang pertama kalinya.
"Ugh.....ampunnn aku kalahh"Ucap Keliath yang sudah babak belur dan sedang berbaring dengan pedang kayu di tangan kanan nya.
"Hah...padahal kita baru mulai loh masa kau sudah terkapar lemas? masih ada banyak latihan untuk mu,kau bahkan 1 latihan saja sudah kewalahan"ucap Zet yang berdiri di samping Keliath yang terkepar.
"Pemula mana....yang bisa melawan dia coba? kalau pun ada pasti si ksatria bayangan bajingan itu..,level 50 loh...stats nya juga ngeri ngeri,strength nya masa level 15?,aku yakin pagi sore malam dia terus berlatih pisikk....,itu belum kekuatan sihirnya ama keahlian dia memakai pedang besar itu...jika dia memakai itu tamat riwayat ku sebelum berkedip"Pikir Keliath yang memeriksa status milik Zet.
"Yoshh kau sudah kalah!,Zelgum! kau selanjutnyaa!!"Teriak Zet ke arah Zelgum yang sedang duduk dengan membawa tongkat kayu.
"Baiklahh master.."Ucap Zelgum sambil berdiri dan berjalan menuju Zet.
"level Zet.....level 50? pantas saja Keliath langsung kalah,stamina yang dia miliki juga pasti sangat kuat.."Pikir Zelgum yang langsung menggambil ancang ancang untuk menyerang,Zelgum mengarahkan tongkat nya kedepan lalu memegang nya dengan kedua tanganya,Zelgum mulai membungkuk kan badan nya sedikit,lalu kedua kaki nya ia buka sedikit dan ditekuk sedikit.
"Hoh?? kuda kuda mu bagus juga,sepertinya kau pernah mencoba memakai tombak"Ucap Zet sambil menaruh tangan kirinya ke belakang pinggang nya,lalu mengarahkan pedang kayunya ke arah Zelgum,tubuh dia di kesampingkan lalu kaki nya dibuka sedikit lebar.
"senjata yang kupilih adalah tombak,sama seperti yang kugunakan dalam game karena jangkauan panjang, mudah digunakan, relatif murah. Serbaguna (dapat menyodoknya kepada orang lain dan juga menggunakannya seperti quarterstaff jika variasinya lebih pendek). Efektivitas diperkuat dalam formasi jarak dekat— banyak hal penting yang harus dilewati musuh. namun...Bisa lebih sulit digunakan jika musuh berhasil mendekati jarak grappling atau di ruangan sempit."Pikir Zelgum.
disaat Zelgum melamun secara tidak sadar Zet mulai menundukkan sedikit badan nya menarik kaki kirinya kebelakang dan mulai berlari mengitari Zelgum.
"Sialan..padahal belum ada yang bilang mulai loh!,kecepatan berlari gk logis!,tapi..dia meremehkan ku,dia mengitari ku dan mulai menghampiriku,tidak peduli secepat apapun kau secara jarak dan kesiapan aku menang!"Pikir Zet.
disaat Zet hampir mendekati jarak serang Zelgum dia menggunakan skill steatlh,Zelgum terkejut dengan itu,formasi dia mulai acak acakan dan mulai menoleh ke berbagai arah,tanpa sadar Zet sudah dibelakang Zelgum dan langsung memukul keras punggung Zelgum yang membuatnya terjatuh.
"Sakit......Akh..."Rintih Zelgum sambil memegang punggung nya.
"saat aku berlari menuju ke arah mu,kau pasti berpikir kau menang jarak kan?sayang sekali....tombak memang mudah digunakan dan memilki jarak yang lumayan jauh,tapi saat kau menghadapi assasins atau melawan seseorang yang memiliki kecepatan yang tinggi kau akan kesusahan karena tombak sangat lemah terhadap belati atau pedang yang mampu digerakkan dengan cepat,tombak sangat membutuhkan tank atau setidak nya kau membawa perisai agar bisa menghindari beberapa serangan musuh,sebagai senjata jarak dekat kau harus bisa memprediksi pola serangan musuh agar kau sendiri tidak kebingungan,akan lebih baik jika kau memiliki skill debuff yang membuat musuh silau,licin,atau lambat,lalu usahakan kau membawa belati agar saat kau di tempat sempit atau tombak mu patah kau masih bisa bertarung dan tidak jadi beban"ucap Zet sambil tertawa puas dan pergi dari lapangan.
Keliath pun menyeret dirinya ke dekat Zelgum dan ikut turu disana.
"Keliath..apa menurutmu si bajingan bayangan itu sedang bersantai sekarang?"Ucap Zelgum lemas.
"Hah...entahlah...aku yakin dia sedang menaklukkan dungeon lagi?,daripada itu lebih baik kita fokus masalah kita terlebih dahulu.
"Kau benarr..."Ucap Zelgum sambil membalikkan badan nya dan melihat langit langit berwarna biru cerah beserta hangat nya sinar matahari.
DUARRR!!!!!....suara ledakan dari lapangan sebelah tempat mereka berlatih pedang,disana ada lapangan khusus sihir dan disana.....terlihat banyak asap hitam.
"Yaa...kurasa aku harus bersyukur sekarang karena tidak memilih penyihir..."Ucap Keliath sambil melihat ke arah lapangan sebelah.
"Setuju...."Ucap Zelgum yang mulai memejamkan matanya.
dilapangan sihir.......
"AMPUNN!!! UDAHH CUKUPP UDAHH...aku mau keluar dari sini!!! bairkan aku keluarr!!!!"teriak Ari yang berusaha membuka pintu menuju keluar dari lapangan.
dibelakang Ari ada Kazuha sambil menyeringai ke arah Ari dan di kedua tangan nya ada bola cahaya.
"AKHH....ampunnn....."Ucap Ari sambil menangis meminta tolong dari dalam,namun kedua penjaga yang menjaga pintu keluar dan mereka berada di luar hanya bisa memejamkan mata mereka dan menutup telinga mereka.
"Aku tidak bisa membayangkan suami dari iblis iniii..kenapa sifat dari anak nya yang memakai baja biru itu beda jauhhh.....lagian level 170 itu apaaan cobaa..."pikir Ari sambil memasang wajah panik dan melihat bayangan iblis di depan nya.
"KYAAAA!!!!!"Teriak Ari yang terkena ledakan lagi.
"Set dah..berisik amat tempat latihan"Ucap Lunox yang duduk di dekat lapangan bersama dengan Olivia,ditangan Lunox dia membawa secangkir kopi.
"hmm benarkah? aku malah suka mendengar jeritan mereka yang meminta tolong"ucap Olivia.
"Yaa..psikopat emang beda.."gumam Lunox sambil menyeruput kopi yang panas itu pelan pelan.
"Lunox tipe laki laki mu seperti apa?"Ucap Olvia sambil menoleh ke arah Lunox,Lunox yang mendengar hal itu dia terkejut dan langsung menyembur kopi nya kedepan.
"A..apa maksud mu hah?"Ucap Lunox menoleh ke arah Olivia.
"Yaa.gk kenapa kenapa sih...cuman aku punya firasat kalau salah satu dari pahlawan itu termasuk tipe mu..."Ucap Olivia sambil menutup mulut nya dengan tangan kanan nya.
"Ma..mana ada! tipe ku bukan yang seperti itu!"Ucap Lunox sambil mengalihkan pandangan nya ke arah lain.
"Hoo...begitukah.."Ucap Olivia sambil mendekatkan wajahnya ke Lunox.
"baiklah baiklhhhh akan ku sebutkan! berhenti menggoda ku"Ucap Lunox,Lunox pun melihat ke langit dan berkata"hahh.....tipe ku..itu....dia tidak mengincar jabatan bangsawan,dia kuat mungkin yang terkuat diantara semuanya,dia sedikit blak blakan,dia selalu menyembunyikan beberapa sikap rahasia yang membuat ku tertarik untuk mencari tahunya,yang terpenting sih...menerima aku apa adanya..."
"Hohh......"Ucap Olivia
"Itu dia!!! kejarr jangan biarkan dia kabur lagi!!"Ucap salah satu prajurit yang sedang mengejar makhluk spirit berwarna ungu.
"Pahlawan tombak! dia ada disana cepatt!! sebelum kita kehilangan diaa"Ucap salah satu prajurit yang mengejar nya,beberapa pemanah pun mulai menembakkan anak panah mereka ke arah makhluk itu.
"Nge cheat ajg! bawa bawa pahlawan!!!"Ucap makhluk itu yang masih membawa bola kristal itu di kedua tangan nya.
"Lebih baik kau menyerah sekarang! tidak ada gunanya kau berlari lagi!!"Teriak Zelgum ke makhluk itu.
"Sialan mana serangan jiwa nya sakit bat!!! kalau sudah begini terpaksa aku memakai ini! smoke disappeared!!"Ucap makhluk itu sambil mengangkat tangan kanan nya ke atas,lalu muncul asap berwarna ungu yang menghalangi penglihatan para beberapa prajurit dan Zelgum.
"Aku harus cepat mencari wadah!"Ucap makhluk itu yang mulai terbang dengan kecepatan penuh dan keluar dari hutan,di padang rumput yang luas dan indah dia melihat tubuh manusia yang tergeletak di tengah tengah padang rumput,makhluk itu pun menghampiri tubuh itu dia melihat kepalanya sudah di penggal dan terpisah di tubuhnya,dengan syal berwarna ungu yang berada di laher nya dan memakai pakaian seperti ninja berwarna hitam.
"Tubuh ini..."Makhluk itu pun mulai memeriksa sekitar badan nya dia melihat pedang yang berada dipinggang nya dan melihat.
"i..ini! Sourubureikā!! jika Sourubureikā berada ditangan anak ini maka dia wadah yang terpilih itu kan?!"ucap makhluk itu yang terkejut sambil mengusap kembali matanya untuk melihat apa itu benar Sourubureikā atau bukan,namun mau 1 juta kali dia mengecek itu tetap Sourubureikā.
"Sayang sekali...dia sudah mati kalau dia masih hidup ini sangat menguntungkan."
"tidak tidak! yang penting wadah nya ketemu lebih baik aku melakukan nya sekarang sebelum mereka mengetahui tempat ku,itu bisa sangat berbahaya bagi keselamatan tuan yang baru bangkit!"Makhluk itu mulai menaruh bola itu di dada anak itu,dia mulai membacakan beberapa mantra.
"Kumohon sangattt semoga berhasill!"ucap makhluk itu sambil menepuk kedua tangan nya dan memejamkan mata,lalu beberapa detik kemudian bola kristal itu hancur,makhluk itu terkejut"Bagaimana mungkin?! apa gagal lagi?!!"kekuatan yang berada di bola itu mulai terbang ke udara dan membentuk seperti makhluk berwarna hitam,memiliki 2 tanduk,bermata putih,berkaki panjang dan ber tangan panjang,memiliki kuku yang panjang dan tajam lalu kedua sayap nya yang membentang membuat ukuran dia sangat besar,dibawah sinar matahari makhluk itu mulai meraung dengan sangat keras ke penjuru dunia,hingga Zelgum yang masih mencari spirit itu menyadari teriakan,dia bergetar karena merasakan sesuatu yang tidak pernah dia rasakan,para prajurit terjatuh karena raungan itu.
setelah meraung makhluk hitam itu langsung memasuki tubuh anak itu,dan mulai menyatukan kepala yang terpenggal,spirit yang melihat itu dia merasa sangat senang.
"Akhirnyaa!!! berhasill!!!,seharusnya sebentar lagi tuan akan bangun!!!,sebagai Sloven yang membangkitkan nya aku harus tetap berada disini dan mulai melayaninya......"spirit itu mulai melihat ke tubuhnya,tubuh nya lama kelamaan mulai menghilang karena pertarungan yang dialaminya.
"Sial...sepertinya....ini akhir hidup ku...tapi jika aku mati disini pahlawan bajingan itu akan menyadari kalau anak ini adalah sang agung!,tidak tidak boleh begini! lebih baik aku alihkan perhatian mereka sekarang! masih ada beberapa detik sebelum tuan bangkit namun itu tidak sempat!,maafkan aku tuan...aku..benar benar minta maaf saya harap anda bertemu dengan Jack dan yang lain...maaf kan saya karena tidak bisa berada disisi anda"Ucap makhluk itu sambil pergi meninggalkan anak itu.
"Sialan asap ini tidak hilang hilang! gegara teriakan tadi para prajurit terjatuh lemas! sebenarnya makhluk apa yang teriak itu?"Disaat Zelgum berusaha menghilangkan asap asapnya,Spirit itu langsung menyergap Zelgum dari belakang,namun Zelgum mengetahui hal itu dan langsung berbalik kebelakang dan menusuk nya.
"Berakhir sudah!"ucap Zelgum.
"Kheheheh......seperti yang diharapkan dari pahlawan...."
"heh! sesali perbuatan mu yang mebunuh lebih dari 5.000 ribu manusia dalam 1 bulan ini!."
"Kehheheheh? menyesal?buat apa aku menyesal? Manusia seperti kalian sudah sewajarnya mati ditangan yang kuat!."
"Kau sudah mau mati masih banyak omong,padahal jika kau meninggalkan bola itu kau tidak akan diketahui dan bisa terus membunuh orang!,apa alasan mu melindungi bola yang hanya menjadi beban untuk mu? karena itu lokasi mu bisa diketahui!."
"Kehehhe? beban? kau serius bilang bola itu beban?keheheheh jika itu hanya bola biasa tidak mungkin aku berjuang mati matian melindungi nya."
"Lalu kenapa?."
"dasar bodoh! bola itu...berisi jiwa Shadow knight! musuh bebuyutan kalian!."
"A...apa! berarti teriakan tadi..?."ucap Zelgum mulai panik.
"Benarr benar sekali...aku berhasil menemukan wadah yang pas untuk nya...teriakan tadi berfungsi membangunkan semua Sloven yang tertidurr...."
"SIALANN KAUU!!!,prajurit! cepat cari sumber suara tadi! kita harus menangkap siapapun yang berada disana!"Teriak Zelgum kepada prajurit yang baru bangun,para prajurit langsung pergi mencari sumber suara tersebut.
"KHEHAHHAHAHA percuma saja! aku yakin dia sudah pergi!!."
"SIALANNN........ kau jangan mati dulu akan kubawa kau ke hadapan raja dan menjawab beberpaa pertanyaan dari sana!."
"keheheh sayang sekali...kau lah yang membunuhku.........m..misi terakhir...me...membangkitkan....sang agungg....Se..le.....sai...Atas nama Soul...E..ater......."makhluk itu sepenuh mati dan menghilang dari hadapan si Zelgum.
Zelgum yang melihat itu dia tidak bisa lagi menahan amarahnya"SIALAN KAU SOULL EATEERR!!!"teriak Zelgum sambil menoleh ke langit..................
didunia yang ditinggali Felix....
"Ugh......ngantukkk.....apa aku pulang aja ya...."ucap Felix sambil mengecek sekitar.
"aku pulang saja dehh....."Disaat Felix ingin berdiri...dia mulai batuk darah"Ukhukk!!....sialan bukankah tadi sudah kuminum obat nya? Ukhukk!!!! sial kalau begini terus aku bisaa....UKHUKKK!!!!!"Dia mengeluarkan darah yang sangat banyak,dia berusaha mencari obat obatan di dalam tas nya...namun sudah terlambat dia mengeluarkan batuk yang terakhir kali nya,dia mulai jatuh didepan depan layar komputer dan dia terus menerus mengeluarkan darahnya sampai habis...... lalu..mati....
bersambung...
ADIOZZZ khahahah!!!
mwhheehehe