The Legend Has A Risen

The Legend Has A Risen
Penyiksaan..



"Hah...sial...semoga saja mereka tidak mengejar sampai sini"Ucap Cozbi yang terlihat berkeringat dan napas nya ter engah engah lalu dia pun melihat kebelakang untuk memastikan bahwa mereka tidak diikuti.


"Dasar monster gilaaa,berapa banyak stamina yang mereka miliki? mereka terus saja mengejar kita"Ucap Zayn sambil terduduk lemas.


Mereka pun beristirahat sebentar di depan pintu yang sangat besar yang terbuat dari batu.


"Kurasa ini pintu menuju boss dungeon nya.."Ucap Astor sambil memegang permukaan pintu itu.


"Aku ingin cepat cepat menyelesaikan neraka ini.....aku sudah tidak tahan..."Ucap Zayn.


Lalu Morgan pun mendekati Cozbi dan duduk di samping nya sambil meminum air.


"Cozbi...menurut mu si pemula itu masih hidup tidak?"Ucap Morgan yang baru selesai meminum air.


"Jika kita saja sudah kesusahan bagaimana dengan mereka?kurasa...mereka sudah mati duluan"Ucap Cozbi sambil memejamkan matanya.


"ya...gk salah sih.....mereka masih level 1 trus rank rendah.."Ucap Morgan sambil melirik ke arah Avena lalu Morgan pun berbisik ke arah Cozbi.


"Aku baru tahu kalau Arlo itu tunangan si Avena"Bisik Morgan.


"Yaa...aku tahu sih dia sedang sedih karena tunangan nya mati...tapi coba lihat Lucia,padahal dia baik baik saja tapi kenapa dia yang paling terlihat tersiksa coba? mana dia kek lintah nempellll trus di Letnan"Bisik Cozbi sambil melirik ke arah Astor dan Lucia.


Astor pun berdiri dan berjalan menuju pintu besar itu dan berbalik ke arah mereka semua dan berkata"Istirahat sudah selesai! lebih baik jika kita bereskan neraka ini dengan cepat! dan segera pulang!."


perlahan lahan satu persatu mereka pun mulai berdiri dan berjalan ke sisi Astor.


Mereka muka membuka pintu besar itu secara perlahan,saat dibuka terdapat suara yang sangat berisik dan penglihatan mereka ditutup oleh asap yang tiba tiba muncul,disaat asap itu mulai menghilang mereka terkejut sekaligus tidak percaya apa yang mereka sedang lihat,dimana para Abominations bersujud ke arah bukit dari tumpukan mayat,dipuncak bukit itu ada aku dan yang lain,aku yang sedang duduk santai di singasana mulai menatap mereka dan menyeringai.


"Ba..bagaimana mungkin? mereka masih hiduP?"Ucap Cozbi yang terkejut


"bagaimana cara mereka membunuh banyak monster seperti itu? kita saja dihadapi 1 monster sudah kewalahan!"Ucap Morgan.


Astor yang masih percaya dengan apa yang dia lihat,dia menoleh ke arah ku yang dari tadi menyeringai ke arah mereka.


Astor yang merinding langsung berbicara dengan nada halus kepada"Se.seperti yang diharapkan dari Shadow silent!,kau bisa mengurus mereka dengan mudah!,se.sekarang bagaimana dengan boss?apa kau sudah mengalahkan nya? kita harus keluar dari sini sebelum terjadi dungeon breakk"Ucap Astor ragu ragu.


"Aha? boss ya? sayang sekalii.....sekarang kau sedang berbicara dengan boss dungeon disini!"Ucap ku sambil menjentikkan jari ku,lalu pintu besar itu tertutup sendiri,Astor dan yang lain pun panik dan menoleh kebelakan namun pintu nya sudah dijaga oleh 5 Abominations elite.


"A..apa maksud dari ini hah? kau boss dungeon nya?apa apaan itu!"ucap Zayn tidak percaya.


"Yaa.....kalian tahu? aku awal nya bukan boss nya tapi penghuni asli ini yang menyerahkan posisi boss dungeon nya kepada ku,ya kan?"ucap ku sambil melirik ke arah boss Abominations yang menjadi pijakan untuk kaki ku.


"kalau begitu keluarkan kami dari sini!,itu seharusnya tidak masalah kan bagi mu?!"Ucap Astor.


"Bagaimana kalau ku tolak?"Ucap ku sambil menyeringai..


"kalau begitu tidak ada alasan bagi kami untuk melawan mu!"Ucap Astor sambil menghunuskan pedang nya kearah ku.


"Le..letnan! tunggu sebentar! mungkin saja kita bisa menyelesaikan masalah ini baik baik!"ucap Morgan sambil berusaha menenangkan Astor.


"itu benar,kita mungkin saja masih bisa bernegoisasi,ya kan Shadow?"ucap Cozbi sambil menoleh ke arah ku.


"Baiklah akan kukeluarkan kalian..."Mendengar itu mereka pun bernapas lega namun aku belum menyelesaikan perkataan ku"Tapi dengan satu Syarat\~\~\~ yaitu kalian harus meninggalkan kepala kalian terlebih dahuluu\~\~"ucap ku sambil melempar kepala Arlo ke mereka.


Mereka yang melihat itu  pun terdiam dan terkejut,Avena yang marah pun langsung melontarkan sihir api ke arah ku namun tangan kiri  dia langsung terputus oleh pedang yang terbuat dari darah,Avena pun menjerit kesakitan dan meminta tolong kepada Lucia,Lucia pun berusaha menyembuhkan nya semampu dia,Di atas mereka langsung tersedia banyak tombak darah yang dibuat oleh Myst sambil menatap tajam ke arah Avena.


Lucia yang merinding ketakutan pun menoleh ke arah ku dan berbicara "anu...tuan Shadow..bisakah kau membiarkan kami pe..pergi?"Ucap Lucia sambil menangis ke arah ku dan menebar pesona,namun kedua tangan Lucia langsung terputus oleh tebasan air.


"A..akhh ta..tangann kuuuu"Jerit Lucia dengan keras.


"Khehehehehh monsterr?,tuanku kenapa manusia yang satu ini lucu sekali KHEHEEHEHEE"Ucap Kai sambil mengeluarkan ramuan penyembuh tingkat tinggi dari ruang tak terbatas.


"Oi oi manusiaa....apa kalian membutuhkan ini?"Ucap Kai sambil menggoyang goyang kan botol ramuan itu dan menyeringai.


"Ya! kami butuh itu! tolong berikan itu pada kami!!"Ucap Cozbi yang sedang memeriksa Avena.


"Kalau begitu AMBILLAH DASAR ANJING KECILLL KEHEHEHEHEHHE"ucap Kai sambil melempar botol itu ke arah mereka.


"Mo.Morgan cepat ambil itu!"Teriak Astor kepada Morgan.


Morgan pun berlari ke arah jatuh nya botol ramuan  itu namun terlambat,sebelum Morgan menangkap nya botol itu sudah jatuh dan pecah,melihat itu Astor pun hanya terdiam .


"KEHEHHEHEHE!!!! BAGAIMANA? WAHAI ANJING KERAJAAN? BAGAIMANA RASANYA KAU DIPERMAINKAN KEHHEHEHEHEHEHEHEHEH LUCU BANGETT ANJING SATU INI LOHHH,BAGAIMANA RASANYA? AKU PENGEN DENGAR GONGGONGAN KALIAN?KHEHEHEHEHEHEHE"Ucap Kai sambil tertawa terbahak bahak sampai perutnya sakit.


"Dasar monster! apa kau tidak punya hati nurani?!! kau membiarkan seseorang mati didepan mata mu begitu saja?! jika terus dibiarkan teman teman ku akan mati kehabisan darah!!"teriak Cozbi pada ku.


"Salah kan kalian sendiri karena tidak mengambil ramuan itu,ditambah lagi Kasian? hati nurani? apa itu? kalian hanya akan kehilangan 2 nyawa manusia tidak berguna,apa aku harus peduli? toh dunia ini juga akan bersyukur karena kehilangan 2 HAMA yang merusak lingkungan"Ucap ku sambil menyeringai ke arah mereka,Cozbi yang mendengar itu hanya terdiam dan terkejut.


"TCH!! dasar kau level 1! mentang mentang kau sudah menundukkan boss dungeon kau jadi sombong!!,sebentar lagi akan ada bala bantuan dari luar yang berlevel 60!,jumlah mereka ada 10 orang! dungeon ini bukan apa apa bagi mereka!!"Teriak Astor sambil menghunuskan pedang nya kembali ke arah ku.


Aku yang mendengar itu hanya tersenyum dan berkata "Hohh? bala bantuan? maksud mu mereka?"ucap ku sambil menjetikkan jari ku,lalu muncul 10 orang berjubah hitam dengan tanda bintang di dada nya.


"Ba..bagaimana mungkin?,kalian! bunuh dia! bukan kah aku sudah menyewa kalian!"Teriak Astor.


"Sayang sekali.....tapi yang kau sewa tuh bawahan ku loh....,percuma saja kau bayar sebanyak apa pun mereka ini loyal sekali dengan ku...,oi ayam jago....sebenar nya kau sudah tahu kan kalau dungeon ini dungeon kuno?"Ucap ku.


"apa maksud nya itu Letnan!"ucap Avena kepada Astor.


"Le..letnan? jangan bilang  kalau anda sudah tahu kalau ini dungeon kuno?!"ucap Cobiz menoleh ke arah Astor,namun Astor hanya diam saja.


"Dasar manusia bodoh....selama ini kalian tidak menyadari nya? lalu setelah melihat 10 orang tak diundang kalian tetap tidak menyadari? bodoh banget"Ucap Zenom,Cozbi,Morgan dan Avena yang mendengar hal itu mereka terdiam dan tidak percaya(Dungeon kuno bisa dimasuki tanpa batasan orang).


KHEHEHEHEHE!!! LIAT WAJAH ANJING ANJING ITU! MEREKA TERLIHAT PUTUS ASA TUH!!! KUAHAHAHAHAHHAHAK"ucap Kai sambil terus tertawa terbahak bahak.


"oh ya,jangan salah kan aku jika yang lain mati..karena ini termasuk rencana si ayam jago untuk membunuh Morgan,Cozbi dan Avena lohh..."Ucap ko sambil tersenyum.


"Bo,,bohong! jika memang benar apa bukti nya hah!"ucap Astor.


"ini apa? disini tertera tanda tangan mu dan Lucia loh...kau pikir aku tidak tahu? kau menyuruh kelompok pembunuh yang terkenal untuk membunuh 7 anggota yang berpatisipasi"Ucap ku sambil melempar selembaran kertas yang berisi kontrak tanda tangan.


Morgan pun mengambil kertas itu dan membacanya.."Le...letnan...apa maksud nya ini? bisa kah kau menjelaskan ini?"ucap Morgan sambil menoleh ke arah Astor dan mendekatinya .


"Ka..kau tahu Morgan itu hanya bala bantuan untuk menaklukan dungeon ini itu saja!"Ucap Astor sambil mundur beberapa langkah.


"Baiklah..sekarang sudah kuputuskan kalau aku akan mengeluarkan kalian jika jumlah kalian hanya tiga orang!."


"3? orang?! apa itu maksudnya..."ucap Cozbi ketakutan.


"Benarr kau sangat pintar Cozbii,kalian hanya perlu saling membunuh sampai jumlah kalian itu 3 orang saja!,lalu kalau kalian tidak melaksanakan nya kalian akan diserang para monster yang sedang bersujud ini lohh,mereka sudah sangat kelaparannn kasian banget...."Ucap ku sambil tersenyum lebar


bersambung


ADIOZZ


mwhehe