
“Eh,emang ayah ya yang menyuruhmu?”.Tanyaku pada Amber.
“Ya iya dong.Kau gak tahu ya aku ini siapa?”.
“Emang siapa sih?”.
“Pacarmu lah~.”
Sebenarnya,Ayahnya memanipulasi Brine dengan menghapus ingatannya di Jepang dan Alice anak perusahaan terkenal di US yang menyukai Brine itu mendapat peluang untuk menjadi pacar barunya.
“Ha?Pft..ga mungkin sumpah.Ngapain aku pacaran sama orang kayak kamu.?”
“Ha..asal kau tahu ya,Ayahku yang membantu Perusahaan Devu milik ayahmu dan berhutang budi pada Ayahku.”
“Jadi?”
“Sebagai gantinya kita pacaran~”
“Hiiii”.
-
-
“Kak!Eh,maksudku Yamade!”.Teriak Dong Wook memanggilku dari kejauhan. “Ah?Ada apaan?”.Kataku.
Dong Wook memberikan sebuah skripsi dari guru baru itu kepadaku. “Ha?Ini doang?Ya gusti..”.
Lima hari lagi merupakan kelulusan kuliah kami.Dan ini adalah tugas terakhirku di sini.
“Hei Dong wook.”
“Mm?”
“Setelah lulus kau mau pergi ke mana?”
“Mungkin aku akan pergi ke Korea sebentar.Karena ada beberapa urusan yang belum ku selesaikan.”.
“...”
“Mmm...ada apa Yamade?”
“K-kalau k-au per-pergi...aku berarti k-kesepian dong.”
“Ha?Pfftt..hhahha..”
“Ke-kenapa tertawa sih?!”
“Kau ini lucu sekali.Mana mungkin aku meninggalkanmu,akan tetapi akan kuusahakan”,
“ (Tersenyum) ”
Aku merasa senang ada Dong Wook di sampingku,karena hatiku yang kosong ini telah terisi kembali.Apa aku harus tetap menunggu Brine atau mengsinya dengan yang baru ya?
-
-
-
-
“Ha...”
“Kenapa kau menghela nafas?”
“Bisakah kau pergi sekarang?Aku risih kalau ada cewek dirumahku.”
“Hmph...”
Tutt tutt
“Eh,Ayahmu nelpon tuh”
“Ah,iya bakal aku jawab.”
Brine:Halo?Ada apa Yah?
Ayah:Begini,5 hari ke depan kita akan pergi ke Jepang untuk refreshing.Bersama Amber juga tentunya.
Brine:Ha?Ngapain sih ngajak tu anak.Rese banget dah.
Ayah:Hm..sudah jangan seperti itu.Bereskan barangmu sekarang juga.
Brine:Ng.Yodah,mau aku tutup nih.
Ayah:Ya,tutuplah.
“Hmm..harus ke Jepang bersama si Rese ini.”Gumam Brine.
“Mm..Woi Brine.Kalo kau mau,ini ambil.”
“Mmm??Apa ini?Gelang?”
“Ya..t-terserah lu juga kalo mau ngambil apa nggak.”
“Hah..ya udah deh gue ambil,tapi jangan ganggu gue lagi.”
“Gak,gue bakal gangguin lo terus.”
“Dih!!Dasar RESE!”
-
-
-
Lima hari kemudian di hari kelulusan..
“Dong wook,kamu kan masih ada 1 semester lagi,kenapa kau mau berbarengan denganku?”.Tanyaku pada Dong Wook.
Aku melihat Dong Wook sepertinya dia berhenti karena masih ingin bersamaku.Aku pun tersenyum melihat kelakuannya.
“Hm..kau ini ya.Gak pernah berubah.”
“Mmm..Yamade.Apa kau ada waktu sore ini?”
“Tentu.Memang ada apa?”
“Aku...mau mengajakmu ke Cafe sore ini dan melihat matahari terbenam.’’
“Ya.Baiklah,aku akan ikut”.
--
Wah,aku tak pernah melihat Yamade tertawa padaku.
DEG DEG
S-saatnya,aku mengatakan perasaan ini kepada Yamade.Kalau..aku ini suka dengannya,atau,ini perasaan cinta?
-
-
Brine sampai Di Jepang waktu tadi pagi bersama Amber.Brine memesan kamar hotel dengan 2 kamar single.
“Woi,lu tidur di kamar sebelah aja.”
“Ih..gak mau.Kita tidur berdua yuk!”
“Woi!Inget!Bukan muhrim!”
“Hmph”
Brine membaringkan badannya di kasur dan dia ketiduran hingga sore.
Dia pun terbangun. “Hoam..aku mau jalan jalan deh.”
“Jalan kaki aja deh”.Brine pun jalan kaki dan mengajak Amber untuk ke Cafe.Padahal di Cafe itu sudah ada Yamade dan Dong Wook.
Di Cafe
“Ha...Yamade.”
“Mmm?”
“Seperti ini ya rasanya kelulusan.Aku tak pernah menyangka.Untung nilaiku besar semua jadi bisa di sogok.”
“Sumpah,keterlaluan banget.Wkwkwk”
TAP TAP
“Eh,ini suara ...”
Aku melihat ke arah luar jendela Cafe dan aku melihat Brine.
“Ha...Brine..ternyata kau ke sini juga akhirnya!”
“Mmm..siapa Yamade?”
“BRINE!”
Tunggu..sepertinya aku salah kira.Brine yang ku kenal dulu..bukanlah Brine yang sekarang..
“D-dia..bersama siapa?”..