Sad Girl

Sad Girl
chapter 5



β™‘ Terkadang aku berharap jika diriku ini akan tenggelam dalam kapal. Dan berharap terhanyut dalam kelam agar kisah piluku hilang β™‘


~Zuriel Queensha Athalis~


πŸ›†πŸ›†πŸ›†πŸ›†πŸ›†πŸ›†




*


Hari ini zuriel kembali ke taman, tempat terakhir kalinya dia berkumpul dengan keluarganya. taman ini menjadi saksi bisu atas awal sebuah kehancuran dan kesedihan yang zuriel alami.


Dia tidak menyangka bahwa tempat ini yang selalu membuat dirinya bahagia akan menjadi sebuah tempat dimana kehancuran hidupnya di mulai.


Zuriel kembali mengingat masa kecilnya bersama keluarganya. masa kebahagiaan dirinya bersama orang yang dia sayang.


masa yang benar-benar dia rindukan saat ini .


masa yang tidak pernah dia alami kembali.


FlashBack》>>


Pada saat itu keluarga zuriel sedang berada di sebuah taman. taman ini memang menjadi tempat favorit untuk berkumpul dan menghabiskan waktu untuk keluarga tersebut.


Zuriel saat ini tengah sibuk mengejar kakak dan kembarannya. karna kakak pertamanya yaitu Zaflan mengambil permen favorit zuriel sedangkan Zain kembaran zuriel juga ikut membantu kakaknya mengerjai zuriel.


" ihh balikin dong permennya, itukan permen aku " ucap zuriel memelas


" kalo mau sini ambil!, tapii kejar dulu haaha " ucap zalfan sambil tertawa.


" ayo kejar kita !!" ucap zain


" awas aja ya kalian kalo ketangkep " balas zuriel.


mulailah aksi kejar-kejaran itu terjadi.


hingga akhirnya...


" udah dong balikin, zuriel capek ngejarnya " ucap zuriel


" enggak mau wlekk" ucap zalfan dan zain sambil menjulurkan lidahnya.


" Huwaaa ABANG SAMA ZAIN NYEBELIN huwaa " teriak zuriel sambil menangis


" AYAHH BUNDAA!! " sambungnya lagi sambil berlari menuju orang tuanya.


" eh eh jangan nangis dong, udah nih abang balikin permennya " ucap zalfan coba menenangkan zuriel


mendengar itu zuriel kembali mengeraskan suara tangisannya.


" AYAHH BUNDAA!! " zuriel kembali meneriaki orang tuanya.


" lho lho kok anak ayah yang cantik ini nangis, kenapa sayang ?" ucap ayah zuriel


zuriel yang mendengar suara ayahnya tersebut sontak langsung memeluk ayahnya.


" anak bunda yang cantik kok nangis sihh, kenapa hem?" ucap bunda zuriel sambil mengelus rambut zuriel.


" itu abang sama zain jahat sama zuriel, mereka ambil permen kesukaan zuriel terus ngatain zuriel cengeng " ucap zuriel mengadu kepada orang tuanya.


" bener yang di bilang sama zuriel " ucap ayah zuriel


" iya ayah maafin kita, kita cuman becanda aja " ucap zain


" maaf ayah " ucap zalfan menyesal


" yaudah sekarang kalian berdua minta maaf sama zuriel " ucap bunda zuriel lembut.


" iya bunda " ucap zalfan dan zain berbarengan


" maafin kita yahh kita tadi cuman becanda aja, jangan nangis yahh pliss " ucap zalfan


" maafin yahh, kita janji kok gak bakal kayak gitu lagi " ucap zain


" janji? "


" janji " jawab zalfan dan zain


setelah mereka bermaaf-maafan mereka langsung saling berpelukan. melihat itu orang tua zuriel hanya tersenyum bahagia. memang dari kecil mereka telah menanamkan rasa kasih sayang kepada saudara-saudara mereka.


FlashBack Of 》>>


Zuriel hanya tersenyum kecut setelah mengingat masa lalunya.


" andai waktu bisa di putar kembali " gumam zuriel


setelah mengucapkan itu zuriel kemudian pergi dari tempat itu.


dia pergi dengan menggunakan motor ninja kesayangan.


dia mulai menyusuri jalan yang lumayan ramai itu dengan santai.


pikirannya saat ini kosong, dia kembali memikirkan masa lalunya. hingga dia tidak sadar menabrak sebuah mobil yang ada di depannya.


" WOYY !!"