Sad Girl

Sad Girl
chapter 1.



♡ Dibalik sebuah senyum terdapat sejuta cerita yang takkan pernah kau mengerti ♡


~ Zuriel Queensha Athalis ~


Di sebuah taman yang sepi, yang jarang sekali di datangi oleh orang-orang. terlihat seorang gadis yang duduk di sebuah bangku yang ada di salah satu taman tersebut.


gadis itu sedang menatap sekumpulan kupu-kupu yang terbang di atas bunga-bunga yang sedang bermekaran. dengan ekspresi wajah yang datar, yang tidak menunjukkan sebuah ekspresi apapun.


dengan sebuah pandangan yang kosong.


matanya seperti menyorot sebuah kesedihan yang mendalam , menyorot sebuah kesepian yang tak kunjung selesai.


" Tuhan , kapan aku seperti kupu-kupu itu yang sedang terbang bahagia bersama keluarganya? " ucapnya sambil tetap mengamati sekumpulan kupu-kupu tersebut.


ya!! gadis itu adalah zuriel .


dia selalu datang ketempat ini ketika dia sedang rindu dengan keluarganya. kenapa taman ini ? , karna taman inilah kenangan terhakhir dari keluarganya.


tanpa terasa hari semakin gelap , tapi zuriel tak kunjung pergi dari taman itu.


hingga hujan mulai turun dan dia dengan berat hati meninggalkan taman itu.


Dia berjalan di bawah hujan yang mulai deras. dia seperti tidak peduli dengan hawa dingin yang mulai menyengat tubuh nya. hujan seperti mewakili perasaannya saat ini , sebuah kerinduan yang tak kunjung selesai.


Dia berjalan dengan pandangan yang kosong, seperti orang yang tidak memiliki sebuah tujuan hidup.


tanpa terasa dia telah sampai di depan sebuah masion yang cukup mewah. yaa!! masion ini merupakan peninggalan terakhir dari orang tuanya. walaupun dia selalu tersiksa di dalam masion ini, karna masion selalu mengingatkan dia kepada keluarganya. tapi dia lebih tidak rela lagi meninggalkan masion tersebut.


zuriel berjalan memasuki masion tersebut dan mulai menaiki satu persatu anak tangga yang ada di dalam mansio tersebut.


yaa kamar tersebut merupakan kamar orang tua zuriel. dia selalu melakukan hal tersebut karena dia merasa bahwa orang tuanya masih ada di dalam kamar tersebut.


lalu dia menutup kembali pintu kamar itu seperti semula dan melanjutkan jalannya.


Dan berhenti di depan sebuah kamar yang bertuliskan namanya dan mulai masuk kedalam kamar tersebut.


dia berjalan menuju kamar mandi dan tak berselang lama dia telah berganti pakaian untuk tidur.


Lalu dia berjalan menuju sebuah balkon yang ada di kamarnya dan mulai menghirup udara malam yang terasa segar secara dalam-dalam dan menghembuskan udara tersebut secara perlahan.


Tangannya tiba-tiba telulur ke udara dan berhenti di depan bulan yang sedang bersinar terang. gerakan tangannya seperti sedang mebelai bulan itu. lalu dia menarik kembali tangannya dan menaruhnya ke dadanya sambil memejamkan matanya.


itulah yang selalu dilakukannya ketika dia sedang merindukan kakak pertamanya yaitu zalfan.


"zizi rindu kamu Big bear" ucapnya dalam hati


zizi merupakan nama yang di berikan oleh zalfan kakanya, sedangkan Big bear merupakan julukan yang di berikan zuriel kepada kakaknya.


lalu dia membuka matanya dan kembali masuk kedalam kamar dan membaringkan tubuhnya di atas kasur yang selama ini dia gunakan untuk tidur.


Tiba-tiba rasa kantuk mulai menghampirinya dan tidak lama kemudian dia mulai memasuki alam mimpi.


"semoga besok menjadi hari yang bahagia" ucapnya sebelum benar-benar memasuki alam mimpi.


selamat membaca:)


maaf masih banyak yang typo hehe:)