Sad Girl

Sad Girl
chapter 19



โ™ก Sekali lagi ketika aku bangun tidur, aku selalu menemukan diriku sedang menangis โ™ก


~Zuriel Queensha Athalis~


๐Ÿ›†๐Ÿ›†๐Ÿ›†๐Ÿ›†


ยค


ยค


ยค


ยค


" gak jangan pergi!, jangan pergi! hiks.. jangan hiks.."


kringg kringg


suara berisik itu pun mulai membangunkan seorang gadis yang sedang bermimpi buruk. ya!! gadis itu tak lain adalah zuriel. dia selalu bermimpi tentang keluarga kecelakaan dan mimpi inilah yang selalu menemaninya saat tidur.


" hosh hosh hosh" zuriel terengah-engah bangun dari tidurnya. dia mendudukkan tubuhnya di atas kasur lalu menarik kedua kakinya dan menenggelamkan kepalanya diatas lututnya.


air mata yang tak ingin dia keluarkan kini mulai keluar dengan sendirinya. tangannya mulai menariki rambutnya sendiri. dia hancur sekarang, benar-benar hancur. dia sangat frustasi atas kematian keluarganya. yang dimilikinya hanya teman-temannya dan kakaknya. dia berharap bahwa kakaknya masih ada di dunia ini.


" ARGHH" teriakan itu keluar dari mulut zuriel. siapa saja yang mendengarnya pasti akan ikut merasakan juga apa sedang di rasakan zuriel. benar-benar teriakkan yang memilukan.


dia tak berniat untuk keluar kamar sekarang. dia mulai mengurung diri seperti yang di lakukannya dulu.


Tok Tok Tok


" non ini bibik, non gak papakan? tadi bibik denger suara berisik terus bibik liat asalnya dari kamar non" ucap bik ina khawatir


" PERGI!!" teriak zuriel dari dalam kamar


" tapi non"


" GUE BILANG PERGI, JANGAN PERNAH GANGGU GUE LAGI" teriak zuriel


" huftt yaudah non bibik pergi kalo ada apa-apa non bilang aja ke bibik, bibik bawa makanan tadi terus bibik taro di depan pintu jangan lupa di makan ya non" ucap bik ina sambil menaruh piring di depan pintu


bik ina sudah hafal dengan sifat zuriel. zuriel akan mengurung diri di dalam kamar ketika dia mengalami sebuah masalah.


bik ina yakin bahwa zuriel sedang tak baik-baik saja sekarang. zuriel tak pernah bercerita kepada siapapun jika dia mengalami masalah. hanya kepada teman-temannya dia akan bercerita walau tak sepenuhnya. dia akan memendam masalahnya sendiri.


dia bahkan tak memakan makanan apapun jika sedang dalam fase seperti ini. dia bahkan tak memikirkan dirinya sendiri. dia tak menyadari akibat dari apa yang di lakukannya sendiri.


" hah lagi, apa tuhan belum cukup nyiksa gue, setelah dia ngambil keluarga gue, sekarang dia ngasih hadiah bonus" ucap zuriel sambil mengamati darah yang ada di tangannya


ya inilah akibat yang di alami zuriel ketika dia mengurung diri. entah sudah berapa kali dia mulai mengeluarkan darah dari hidungnya.


zuriel mulai sering mengeluarkan darah dari hidungnya. dia tak berniat untuk memeriksakan dirinya kepada dokter. dia selalu menyembunyikan masalahnya. walau masalah itu adalah masalah yang berat.


zuriel mulai berlari masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan darah yang keluar dari hidungnya. tak lama kemudian dia keluar kamar mandi. lalu mulai berjalan kembali ke tempat tidurnya. belum sempat dia sampai ketempat tidurnya dia sudah lebih dulu kehilangan kesadarannya.


" gue ikhlas kalo sekarang tuhan mau ngambil nyawa gue, gue malah bersyukur kalo emang tuhan mau ngambil nyawa gue dengan begitu gue gak bakal menderita lagi" ucap zuriel dalam hati sebelum kesadarannya hilang sepenuhnya


To be continue :)


ig : Ruwaida_zulfi_amalia029