Reborn As A Princess Of Norea

Reborn As A Princess Of Norea
Peringatan



Firasat Mercia ternyata benar. Hawa dingin yang sangat menyeramkan itu muncul. Dan semua itu berasal dari Iriano. Awalnya Mercia tidak menyangka Iriano Tsuna benar - benar memunculkan dirinya secara terang - terangan.


"Ternyata benar - benar kamu yah. Iriano Tsuna, " ucap Mercia menyeringai tak senang. Iriano menatap Mercia dengan tatapan ingin melahap sekarang juga.


"Masalah apa yang membawamu ke desa terpencil seperti ini? Iriano Tsuna, " seringai Mercia menanyakan apa tujuan Iriano.


"Aku ingin menyampaikan sesuatu padamu. Aku telah memutuskan untuk mengadakan perang dengan semua penyihir. " jawab Iriano menjelaskan maksud ia datang kepada Mercia.


"Aku akan menguasai dunia ini. Tanpa bantuan manusia, " tambah Iriano lalu pergi meninggalkan desa papan dan menghilang dari pandangan Mercia.


***


Keesokannya Mercia dan rekan misinya itu berpamitan kembali untuk memberitahu laporan kepada ketua academy. Sesampainya di perbatasan negara. Sehari penuh telah terbuang habis hanya untuk kembali. Mercia pun secepatnya memberikan detil laporan pada Raiya. Ia mengatakan semua yang terjadi di desa papan. Dan juga memberitahu kalau Iriano mengajukan perang kepada para penyihir.


Setelah melaporkan semua masalah Mercia pergi ke istana Norea dan membersihkan dirinya yang di penuhi kotoran debu. Lalu Mercia membantu para penyihir senjata menyiapkan persedian senjata untuk mengalahkan Iriano.


"Apa para penjaga pengawas sudah di perintahkan berjaga sekitar mungkin?" tanya Mercia kepada seorang salah satu penjaga.


"Semua sudah di siapakan putri. Apakah anda membutuhkan senjata persiapan?" tanya balik penjaga itu kepada Mercia.


Mercia mencari bunga penangkal racun dan beberapa bunga racun. Mercia ingin membuat beberapa ramuan baru untuk Mary yang merupakan seorang penyihir racun. Mercia membeli bunga Foxglove. Bunga Foxglove adalah salah satu bunga beracun di dunia.


Setelah Mercia selesai membeli semua yang di butuhkan. Mercia berjalan pergi ke laboratorium yang ada di markas lama. Di laboratorium Mercia mendapati Mary dan Lucas yang sedang meracik beberapa racun tanaman.


Mereka membuat racun menggunakan botol racun Lucas. Mary dan Lucas terlihat sangat serius untuk membuat racun baru. Mereka terlihat bagaikan saudara tanpa hubungan darah.


"Mary buatlah racun jenis baru dari bunga Foxglove ini, " saran Mercia seraya memberikan sekantung plastik yang berisi banyak jenis bunga beracun. Saat Mary menerimanya Mary terlihat sangat senang saat melihat banyak bunga beracun. Begitu juga dengan Lucas.


Karena keluarga Mereka adalah keluarga kerajaan yang memiliki kemampuan meracik racun. Sedangkan yang membuat penawarnya adalah keluarga Hyerin. Keluarga Hyerin adalah satu - satunya kerajaan suci yang memimpin di bagian pengobatan dan kesucian kuil.


Karena Mercia sudah menyelesaikan bagian pekerjaannya. Mercia pergi ke taman tempat di mana Mercia dan Karvein menyatakan perasaannya masing - masing. Sesampainya Mercia di taman. Mercia malah mendapati Armado hewan sihir Karvein sedang memakan biji - bijian. Seperti burung pada umumnya. Walau pun Armado jenis burung elang, Armado bukan tipe burung pemakan daging.


Mercia pun menghampiri Armado dan duduk di ayunan putih samping Armado.


"Di mana Karvein? Kenapa kamu makan sendirian di sini?" tanya Mercia kepada Armado seraya mengayunkan ayunan nya ke depan.