Reborn As A Duke's Daughter

Reborn As A Duke's Daughter
Shadow Lord



Saat tiba di kediaman Darold. Kediaman nampak sibuk. Banyak pelayan yang berlalu lalang dengan membawa perlengkapan pesta. Saat Audrey bertanya pada salah satu pelayan, pelayan tersebut menjawab kalau dua hari lagi akan di adakan pertunangan Cassandra dengan putra Marquess Morkaphy. Setelah itu Audrey kembali ke kamarnya.


" Apa lagi yang sekarang di rencanakan wanita itu? "


Audrey melangkah menuju perpustakaan di kediaman Darold. Susana di perpustakaan nampak sepi, tak ada seorang pun di sana. Audrey mulai mencari buku mengenai Marquess Morkaphy. Dan tak beberapa lama, ia menemukannya. Audrey mulai membacanya dengan seksama, setelah hampir satu jam barulah ia selesai membaca.


" Ah... jadi seperti itu? Aku mulai paham apa yang kau rencanakan Cassandra " Audrey berdiri lalu melangkah menuju kamarnya.


Saat sampai di kamarnya, prajurit bayangannya berada di hadapannya. Dengan membawa sebuah tumpukan kertas. Setelah Audrey menerimanya, prajurit bayangan itu menghilang.


Audrey membaca tumpukan surat kabar tersebut. Mulai dari berita mengenai pertunangan Cassandra dengan putra Marquess Morkaphy. Hingga berita mengenai hilangnya warga desa secara misterius.


Selesai dengan itu, Audrey duduk di dekat jendela kamarnya yang menghadap ke arah balkon.


" Jadi, kemungkinan yang di rencanakan oleh Cassandra adalah mendekatkan dirinya kepada keluarga Kekaisaran, melalui pertunangannya dengan putra Marquess Morkaphy "


" Hal yang cukup wajar jika dia berfikir bisa dekat dengan keluarga Kekaisaran melalui pertunangan ini. Dari buku yang aku baca tadi, keluarga Marquess Morkaphy sudah ada sejak kepemimpinan Kaisar pertama, dan Kaisar pertama dikenal dekat dengan nenek moyang keluarga Marquess Morkaphy "


Tak lama, Audrey memunculkan kembali prajurit bayangannya. " Awasi keluarga Marquess Morkaphy dan sampaikan bila ada hal yang mencurigakan "


Lalu prajurit bayangan tersebut menghilang.


" Aku tidak akan membiarkan wanita itu untuk mendapatkan apa yang dia inginkan. Aku akan menggagalkan nya. Walau aku tak yakin kalau Cassandra hanya akan merencanakan hal itu saja, aku yakin kalau dia akan merencanakan hal busuk lainnya "


' Walau aku sudah menanamkan prajurit bayangan pada Cassandra. Namun, tak ada hal aneh yang terjadi. Yang dia lakukan hanya mengadakan pesta teh dan datang ke acara pesta. Tak ada informasi penting yang aku dapatkan mengenai rencananya '


Hari pertunangan Cassandra


Banyak tamu undangan yang datang ke acara ini. Namun, acara puncak terjadi di malam hari. Yang adalah malam di mana Cassandra dan putra Marquess Morkaphy resmi bertunangan.


Karena lelah dan bosan, Audrey memilih untuk kembali ke kamarnya. Namun, tak beberapa lama ada suara ketukan pintu. Setelah di persilahkan masuk, barulah orang tersebut masuk ke dalam kamar Audrey. Yang ternyata orang itu adalah Jefford, Ayah dari Audrey.


" Ada yang ingin Ayah bicarakan dengan mu "


" Akan ada acara perburuan di bulan depan, kau harus menjadi perwakilan keluarga Darold "


' Perburuan ya? ' setelah diam sejenak Audrey mengangguk. Lalu, Clara masuk ke dalam kamar Audrey.


" Ayah aku mencarimu di mana-mana "


" Ada apa? " tanya Jefford.


" Aku sudah menyiapkan teh untuk Ayah dan kakak "


Setalah itu Clara memberikan teh tersebut untuk Jefford dan Audrey. Walau, awalnya Audrey menolak namun, Audrey penasaran dengan apa yang direncanakan oleh Clara.


Setelah meminumnya, Audrey tak merasakan apa-apa berbeda dengan Jefford yang memang tak menaruh curiga pada Clara. Jefford meminumnya hingga habis lalu tak beberapa lama ia muntah darah dan pingsan.


" AYAH?! TOLONG?! " teriak Clara, namun dia tersenyum. Setelah itu beberapa pelayan dan tamu undangan masuk kedalam kamar Audrey. Audrey awalnya terkejut dengan Jefford yang tiba-tiba muntah darah. Namun, ia kembali menetralkan ekspresinya dan memandang tajam ke arah Clara. Sedangkan, Clara tersenyum ke arah Audrey.


" Nona?! Apa yang terjadi?! " tanya pelayan.


" A-aku tidak tau. Tapi, setelah Ayah minum teh tersebut tiba-tiba dia muntah darah lalu pingsan " jawab Clara dengan menangis tersedu. Para tamu undangan yang melihat mulai berbisik.


" Teh dari siapa ini? " tanya Ibu Audrey. Bukannya menjawab Clara melirik takut ke arah Audrey. Seakan-akan Audrey lah penyebabnya. Setelah itu, semakin banyak bisikan terdengar. Namun, Audrey tak merasa tertekan dengan itu. Karena semua ini bukanlah salah Audrey. Bisa saja sekarang ia menyerahkan bukti bahwa Clara lah yang melakukan nya. Namun, menurut Audrey akan menjadi membosankan jika ia melakukannya.


Setelah nya tamu undangan di bubarkan. Jefford di periksa oleh dokter keluarga Darold. Dan dokter mengatakan bahwa ada kandungan racun yang cukup berbahaya di dalam teh yang di minum Jefford.


Maaf kalau banyak typo.


Jangan lupa like.


Terima kasih 🙏