
Keesokan harinya aku terbangun karena suara ramai yang berasal diluar penginapan. Karena festival perayaan akan segera dimulai, lebih tepatnya beberapa jam lagi saat siang hari.
Aku dan Vishl tidur disalah satu penginapan terbaik diibukota yang bernama Respeace..... Kami berdua tidur satu ranjang, karena Vishl memaksaku untuk tidur dengannya. Yang padahal aku sudah bersih keras untuk menolaknya.
Tapi dia akan memberiku kutukan jika tidak menurutinya... Aku lupa jika dia akan bersih keras dengan apa yang dia inginkan.
Aku menolaknya karena aku sudah menduga sesuatu dan benar saja, saat aku terbangun yang pertama kali ku lihat adalah Vishl yang masih tertidur dengan posisi yang sangat berantakan. Yang saking berantakannya baju yang ia gunakan untuk tidur terangkat. Tidak hanya itu dia juga beberapa kali menendang dan memukulku saat sedang tertidur..
Saat aku terbangun aku tidak langsung membangunkan Vishl karena aku sendiri masih sedikit mengantuk.... Terlebih lagi aku merasa akan sulit untuk membangunkannya.
Setelah beberapa menit terdiam akhirnya aku membangunkan Vishl yang masih saja tertidur dengan posisi yang membuatku sedikit.......
Mau bagaimana lagi aku hanyalah remaja biasa!
"Hei Vishl! Bangunlah bukankah kamu ingin segera bermain main saat festival...." Ucapku dengan menggoyangkan tubuhnya yang berpakaian mengunakan tank top.
Yang dimana hal itu juga menjadi salah satu alasanku menolak untuk tidur dengannya.....
Aku baru kali ini melihat Vishl yang mengunakan tank top....
Setelah aku mencoba untuk membangunkan Vishl, tapi dia tetap tidak bangun saat ku bangunkan dan seketika itu aku merasa Dejavu akan apa yang baru kulakukan.... Vishl benar benar susah sekali untuk dibangunkan.
Setelah aku mencoba membangunkannya akhirnya Vishl terbangun setelah 30 menit semenjak aku terbangun.....
"Ahh Yuuta selamat pagi....." Ucap Vishl padaku yang dimana dia masih belum tersadar bahwa pakaian yang dia pakai sangat terbuka sekarang.
"Oh selamat pagi.... Pagi ini sangat segar dengan pemandangan yang menyehatkan pastinya" balasku melontarkan candaan pada Vishl.
"Ehhh!!! Dasar cabul! Yuuta bodoh!" Teriaknya yang langsung memahami perkataan dengan langsung menutup tubuhnya dengan tangan yang justru malah membuat hal itu lebih menjadi erotis.
"Maaf maaf, aku tidak sengaja melihatnya. Lagipula aku baru saja terbangun, jadi aku tidak seutuhnya melihat tubuh seksimu itu" ucapku padanya yang langsung menghadap belakang dan berjalan ke arah pintu keluar.
"..... Mau kemana kamu?" Tanya Vishl tepat saat aku memegang gagang pintu.
"Tidak kemana mana, aku hanya ingin membukakan pintu ini untuk para pelayan" ucapku padanya dengan membuka pintu yang ingin ku buka itu.
"Eh kenapa kalian ada disini?" Ucap Vishl kebingungan.. yang padahal kemarin malam dia mengatakan hal seperti ini "saat kalian semalua terbangun segeralah bersiap karena kitavakan pergi menuju kastil kerajaan untuk menyapa sang raja."
"Putri apa putri lupa dengan menyapa kerajaan?" Balas salah satu dari mereka yang secara langsung mengingatkan Vishl. Lebih tepatnya pelayan Vishl yang bernama Lisbeth.... Nama yang sama dengan nama belakang Vishl.
Lisbeth dia adalah pelayan Vishl yang langsung berani memperbaiki kesalahan Vishl. Tanpa takut Vishl memarahinya....
"Ah aku lupa dengan hal itu, tunggu sebentar aku ingin ganti pakaianku. Jadi Yuuta kamu keluar dari ruangan ini sekarang" ucap Vishl setelahnya. Yang langsung menyuruhku untuk keluar dari kamar... rasanya, seakan aku telah diusir dari kamar...
Setelah Vishl selesai Menganti pakaiannya, sekarang adalah giliranku.....
Itu adalah sihir yang curang........
Aku tidak perlu membersihkan diri, karena aku terlalu malas.... Jadi aku bisa saja melakukan saat sore hari ataupun malam hari nanti.
Setelah itupun. Kami berlima langsung bersiap untuk pergi ke dalam kastil kerajaan untuk bertemu dan menyapa sang raja sekaligus anggota keluarganya.... jujur saja aku tidak ingin melakukannya, tapi Kami juga tidak bisa menghindarinya karena Vishl juga memiliki hubungan diplomatik dengan kerajaan.
Kami berdua berjalan dengan ditemani 3 pelayan yang mengikuti dari belakang menuju kerajaan ditengah ramainya orang yang berlalu lalang sedang merayakan festival perayaan.
Situasi dimana mana sangat ramai meskipun baru beberapa stan stan yang didirikan. Tapi itu adalah hal yang wajar, karena festival yang akan berlangsung adalah festival super besar yang berlangsung 7 hari.
Setelah kami berjalan cukup lama kami akhirnya sampai gerbang kastil dan kami bertemu dengan 2 orang penjaga yang dimana salah satunya bertanya pada kami.
"Ada urusan apa kalian? Orang luar tidak diperkenankan untuk masuk kedalam kastil" ucap salah satu penjaga itu pada kami.
Yann kemudian salah satu dari mereka mengenali Vishl dan langsung membuka gerbang untuk kami. Jadi kami tidak perlu berlama lama untuk memberitahu mereka.
"Dia adalah tunangan pangeran Theth!" Ucap penjaga itu kepada penjaga yang menanyai kami.
"Apakah itu benar ?!" Balas penjaga yang menanyai dengan langsung membuka gerbang...
Saat didalam kastil kami melihat orang orang yang berlalu lalang sibuk melakukan tugasnya untuk festival perayaan.....
Akan tetapi kami tidak menghiraukan mereka yang berlalu lalang karena itu bukanlah pekerjan yang dilakukan oleh kami berdua. Kami langsung pergi menuju ruangan pangeran Theth tempat dia bekerja. Kami berniat untuk memanfaatkan pangeran Theth agar mempertemukan kami dengan raja.
Kami melakukan hal itu karena kami tidak datang ke kastil sebagai undangan, ataupun secara resmi.....
Setelah kami menemukan ruangan Theth, kami langsung bertemu dengan sang raja, yang membuat kami tanpa berlama lama harus menunggunya.
.
Singkat cerita setelah kami menemui sang raja, kamipun langsung pergi keluar kastil dan tepat setelah kami keluar dari kastil, Vishl dengan senangnya dan gembira langsung menarik tanganku untuk mengajakku berlari dan bersenang senang di festival.
"Hei Yuuta!! Ini adalah festival besar, ayo kita bersenang senang" teriaknya dan langsung berlari dengan menggandengku.
"Tunggu dulu! Jangan terlalu bersemangat. Kau ini bukanlah seorang anak anak lagi!" Balasku kepada tingkah Vishl yang berubah menjadi kekanak-kanakan.
Perubahan Vishl saat itu adalah dirinya yang paling baik dan paling hangat.... Kami pun menghadiri acara dimulainya festival perayaan ditengah alun alun kota.
Dialun alun besar terdapat sebuah panggung yang besar dan megah, yang kemudian muncullah seorang raja yang baru saja ku ketemu dikastil. Dia dengan antusiasnya memberi dukungan terhadap dunia perpolitikan dinegara ini menjadi lebih baik dari sebelumnya.....
Dan mulai hari itu adalah hari hilangnya salah satu kutukan yang ada pada Vishl.