
Vishl POV....
Beberapa hari semenjak kejadian itu, Yuuta telah pergi dari negri ini. Aku tidak tau dimana dia, itu membuatku merasa gelisah dan kesepian.
Pangeran telah ditahan oleh hukum... Tapi yang namanya dunia politik, pasti akan ada yang namanya..... Ya pasti semua orang dapat menebaknya apa yang terjadi. (Apalagi latar dunia yang ditempati Yuuta sekarang adalah dunia yang penuh dengan tindak korupsi dan suasana politik yang sangat berat)
Yang malah, Yuuta menjadi buronan karena apa yang telah dia lakukan. Padahal yang jelas jelas itu adalah kesalahan pangeran Theth.
Saat itu aku terkejut... karena aku tidak pernah melihatnya sampai seemosi itu, Lena.... Apa adiknya memang sepenting itu baginya?
Aku jadi teringat, dulu aku sedikit terkejut saat mengetahui bahwa dia adalah manusia dari dunia lain... Tapi sekarang malah ada 2 orang yang berasal dari dunia lain....
"Sepertinya manusia dari dunia lain yang datang ke dunia ini adalah hal yang biasa sekarang...."
Disaat aku yang termenung didalam kamar, tiba tiba pintu terbuka dan Lisbeth mendatangiku. Dia tidak bersama dengan Yuri, karena Yuri juga telah menerima hukuman mati bersamaan dengan perempuan yang menyamar sebagai adik Yuuta.
Aku bisa membayangkan kronologi saat mereka tiba tiba memberi hukuman mati pada mereka berdua.. pengumuman itu diumumkan setelah Yuuta pergi. Yang dimana itu sangat mendadak.
"Apa putri tidak merasa bosan didalam kamar?" Ucap Lisbeth membawakanku makanan.
"Maaf Lisbeth... Tapi entah kenapa aku sangat terpukul saat mengetahui Yuuta yang tiba tiba pergi..."
"Kalau begitu... Bagaimana jika putri menyusulnya, aku tau dimana ia sekarang."
"Itu ide bagus, tapi kau tau sendiri jika kita... Seluruh penghuni dan penjuru mansion ini diawasi"
"Tidak seperti putri saja... Aku bahkan sebelumnya membayangkan putri yang langsung pergi diam diam dari negara ini untuk menyusul Tuan Yuuta"...
"Ah... Sepertinya kau sedikit benar. Maafkan aku, mungkin besok malam aku akan keluar dari mansion ini.... Tapi sebelum itu aku ingin kau memberitahu dimana Yuuta sekarang" jawabku yang telah memutuskan untuk keluar dari negara ini. jujur saja aku sudah muak dengan kerajaan.
Aku sudah tidak peduli lagi dengan hubunganku dengan kerajaan...
Yang mungkin saja aku tidak akan pernah kembali lagi ke sini.... mungkin.
"Tapi putri, jangan lupakan bahwa desa ini adalah daerah netral yang tidak ikut dengan daerah kerajaan meskipun berada cukup jauh dari perbatasan negara lain" balas Lisbeth yang seakan tau apa yang sedang ku pikirkan
"Mana bisa aku melupakan desa yang dibangun oleh ibuku dan teman temannya 100 tahun lalu...."
Sejak detik itu juga aku langsung beranjak dari kasur dan memakan makanan dari Lisbeth dengan mencari rencana untuk keluar dari kerajaan tanpa diketahui. Karena jika saja aku ketahuan... Aku pasti akan dibawa ke dalam istana... Atau bahkan yang paling buruk adalah aku akan segera dimasukkan penjara..
Kerajaan sialan, gara gara mereka aku tidak bisa menikmati hari terakhirku difestival bersama Yuuta. Kami malah dibuat harus beradu mulut dengan anggota kerajaan.
Setelah beberapa menit... Aku selesai makan, tapi aku masih tidak bisa memikirkan solusi terbaiknya. Hampir semua area perbatasan kerajaan dengan negara lain dijaga dengan pos penjagaan selama 24 jam penuh.
Jangan perbatasan negara lain, dengan desa ini saja sudah dijaga dengan beberapa prajurit...
Setelah aku menghabiskan beberapa jam untuk berpikir akhirnya aku akan merasa sangat berterima kasih karena Lisbeth yang menemaniku sejak tadi.
Aku tidak akan mengecewakan Lisbeth dan pasti akan bertemu dengan Yuuta.. tapi juga aku masih tidak bisa meninggalkan desa ini untuk waktu yang lama.
Karena aku khawatir dengan keadaan desa ini kedepannya. Karena aku juga tidak memiliki lagi hubungan diplomatik dengan kerajaan....
.
Tengah malam telah tiba dan akhirnya aku bersama Lisbeth pergi dari desa. Kami menaiki 2 ekor unicorn. Kami memanfaatkan jalur udara... Itu yang hanya bisa ku pikirkan...
Tapi mengingat daerah kerajaan sangatlah luas, akan memakan waktu yang lama untuk menuju perbatasan terdekat. meskipun kami mengunakan jalur udara, tapi juga kami tidak memilih perbatasan terdekat, kami berdua memilih perbatasan terjauh dari perbatasan kerajaan dengan negara Lofraft. Yang pastinya akan memiliki rute yang sangat jauh.
(Yuuta POV)
10 hari setelah aku lari dari kerajaan....
Kuda yang ku pinjam dari Vishl telah hilang.... Apa yang harus ku katakan padanya nanti??..
"Aku jadi sedikit penasaran dengan apa yang dia lakukan sekarang.."
Aku selama beberapa hari ini bertahan hidup dihutan dengan beberapa makanan yang ku bawa... Aku sedikit berterimakasih pada pelayan Vena. karena aku jadi sedikit terbiasa untuk bertahan hidup dihutan bebas.
Tapi meski begitu, hutan yang ada didunia ini sangatlah keras bagi seorang NEET sepertiku.....
(NEET adalah istilah dari..... intinya Nolep..)
Aku lari keluar kerajaan bukan hanya ingin lari dari sana. Tapi juga aku ingin mencari Lena dari peta yang ku dapat dari adik bungsu pangeran.
1 hari setelah pangeran tertangkap... Adiknya mengirimiku surat bersamaan dengan peta yang berarah pada suatu daerah di negara lain..
Tempat itu adalah tempat Lena sekarang berada.
Disitu juga tertuliskan, kakaknya sebelumnya tidak sebejat itu.. tapi dia menjadi bejat dan brengsek seperti sekarang adalah karena perempuan yang dinikahi oleh ayahnya.
Itu sekitar 5 tahun lalu, saat adiknya itu berumur 5 tahun.
Aku tidak mengerti dengan seseorang seperti itu...
Keesokan setelah aku menerima surat itu, aku langsung pergi dari kerajaan... Tapi sebelum itu aku memberitahukan apa yang akan ku lakukan pada Lisbeth... Bersamaan dengan lokasi yang akan ku tuju.
Karena jika saja Vishl sangat ngotot dan bersih keras untuk bertemu denganku. Dia pasti akan mencariku kemana mana tanpa tujuan. Jadi setidaknya dia tau tempat yang akan ku tuju.
Jarak tempat yang ku tuju cukup jauh..... Jadi aku berharap besok ada kereta lewat disekita jalan yang ada diluar hutan itu...
(Lena POV)
"sepertinya kerajaan telah mengalami masalah...."
"Aku adalah manusia dari dunia lain yang telah bereinkarnasi...."
Meskipun aku bereinkarnasi menjadi seorang putri kerajaan, tapi kehidupan sangatlah hampah.... yang bahkan sangat buruk..
"Pangeran sialan itu membuang ku karena pengaruh dari wanita sialan itu!"
Wanita ****** yang memengaruhi sang raja...
tapi, aku sedikit berterima kasih padanya karena dia, aku jadi sedikit memiliki hiburan.
"tapi juga aku sangat kasian pada adik Perempuanku"
dia selalu mendapat pelecehan.... tapi sepertinya pangeran itu masih tidak berani mengambil kesuciannya langsung..
Pangeran yang dulunya sangat bermatabat, kini menjadi pangeran yang sangat bejat dan brengsek....
To be Continued