
Entah sudah berapa kali kehidupanku terulang kembali semenjak aku datang di dunia lain yang sangat asing bagiku.
Saat ini adalah tahun 76 kalender Dimestia (kalender kerajaan Domistic Arc) dan tahun ini juga adalah tahun dimana aku bertemu sebuah kesialan paling sial didalam hidupku.... mungkin.
7 hari lagi, tepatnya saat festival perayaan ulang tahun kerajaan Domistic akan muncul sebuah masalah yang melibatkan aku, Vishl, Lena, Yuna, dan Rika yang baru saja terlepas dari dimensi kehampaan. Sebuah masalah dimana kami akan difitnah oleh pemerintah kerajaan karena telah membunuh sang raja dan akan dieksekusi didepan semua orang, tapi sebelum itu kami disiksa habis habisan.
Yang padahal pembunuh sang raja adalah utusan raja iblis dari benua Tyrania. Tapi mau bagaimana lagi, kami tidak bisa melawan karena para petinggi pemerintahan telah bekerja sama dengan raja iblis..
"Bahkan saat ini pun aku tidak bisa berbuat apa apa selain mencoba untuk kabur dari ibu kota"
Aku tau kejadian buruk itu dari pengulanganku sebelumnya......
"Aku tau dan ingin keluar dari ibu kota yang pastinya akan susah, karena meyakinkan mereka juga akan sedikit sulit....."
Lena Finnestia, atau Leina de Domistic arc adalah adik angkatku di dunia sebelumnnya. Dia bereinkarnasi menjadi anggota keluarga kerajaan setelah mengalami kematian, itu yang dia ceritakan. Melihat sifatnya yang sekarang pastinya dia akan bersikeras untuk tidak meninggalkan istana....
Lalu Yukawa Yuna, atau Yusha Yuna adalah temanku dan Lena yang terpanggil sebagai pahlawan di dunia yang bernama Arielhelm 7 juta tahun lalu dan tersesat di dunia ini setelah Vishl melakukan suatu ritual.
Sedangkan Rika adalah seorang perempuan yang berpacaran denganku di dunia sebelumnya yang siapa sangka dia juga hidup kembali dari kematian dengan tubuh yang utuh di dunia yang dia sebut sebagai dunia percabangan utama. Setelah beberapa tahun dia meneliti dunia tempat dia hidup kembali dia telah dibekukan, lebih tepatnya dia telah dikurung di dalam penjara dimensi kehampaan yang diciptakan oleh dewa penjaga ketertiban yang bernama dewa Vhianess dan terlepas dari dimensi itu juga karena Vishl yang melakukan hal aneh. Tapi dari itu Vishl mempertemukanku dengan Rika.
Setelah pertemuan itu kami saling membahas dan memberikan semua argumen yang kami miliki tentang apa yang kami alami dan lihat. Beberapa minggu berlalu sampai sekarang dan membuatku menyadari bahwa keberadaan Yuna dan Rika adalah masalah bagi raja iblis dan membuatnya menjalankan rencana yang kebetulan sejalan dengan rencana awalnya. Aku baru menyadari disaat ini.
Saat pengulangan sebelumnya aku aku masih belum menyadarinya bahkan sampai pengulangan terjadi, dan menyadarinya baru beberapa hari ini. Aku sangat ingat bagaimana wajahku saat melihat dan tidak dapat melakukan saat adikku, temanku, pacarku, atau bahkan orang yang kutemui dilecehka didepan mataku........
Suara rontahan mereka masih terngiang ngiang dikepalaku sampai saat ini........
Aku saat itu masih takut akan kematian, karena 2 pengulanganku sebelumnya aku mati dengan sangat tragis.....
"Semua itu benar benar buruk dan yang lebih buruk adalah kutukan yang berada didalam diriku, yang entah kenapa saat aku mengulang waktu, semakin tragis dan kejam kehidupan yang ku jalani"
Maka dari itu aku sebelumnya sangat ketakutan dengan kematian, tapi setelah kejadian di pengulangan sebelumnya aku memutuskan untuk melakukan segala cara untuk melewati masalah ini hanya dengan sekali mengulang.
Aku datang ke dunia ini bukan untuk menyelamatkan umat manusia atau apapun itu dan aku juga tidak bereinkarnasi menjadi makhluk asli dunia ini. Maka dari itu aku tidak akan peduli dengan dunia ini dan akan melakukan apapun yang ku inginkan.
"Tapi itu sama saja, aku tidak pernah berubah. Meskipun aku mengatakan hal itu, aku tidak bisa melakukan apapun. Karena aku sendiri tidak memiliki kekuatan yang dimiliki para protagonis cerita fiksi"
.
Aku terus mengoceh dan memikirkan semua cara untuk terbebas dari takdir yang mengerikan itu sampai sampai waktu telah berlalu cukup lama dan saat ini 2 bulan dengan jarak yang berjauhan bersinar terang ditengah malam dan tampak dengan jelas dimataku. (Sudah beberapa jam dia berpikir sampai ditengah malam)
"Mungkin ini tidak seperti diriku yang biasanya, tapi mau bagaimana lagi. Aku ingin mencari jalan yang lebih masuk akal bagiku, meskipun aku harus membahayakan diriku sendiri......"
Ditengah malam yang panjang itu aku hanya diam dan berpikir bagaimanakah cara terbaik agar aku dapat melewati masalah itu. Karena jujur sama aku masih sedikit takut dan khawatir dengan diriku dibeberapa waktu kedepan yang harus mengulangnya lagi.
Aku ingin membicarakannya, aku ingin memberitahu dan menjelaskan informasi yang ku dapat dari pengulangan yang terjadi padaku. Tapi aku tidak akan bisa selama aku masih berada dibumi ini. Yang dari awal mengawasi perbuatanku yang sejak awal menyimpang dan mencelah jalannya takdir didunia ini. Maka dari itu dunia beberapa kali sudah terulang tanpa ku sadari.
"Ah..... pada akhirnya dunia ini adalah dunia yang sama saja dengan game ampas!「くそーゲーム」Andai saja aku adalah tokoh utama yang memiliki berbagai kekuatan yang tak tertandingi bahkan bagi dewa .... tapi mau bagaimana lagi, ini adalah kenyataan. Tidak ada tokoh utama di dunia ini"
Kecuali dikehidupan manusia itu sendiri....
「 kamu terus mengeluh hal yang tidak akan pernah terjadi, begitulah kehidupanmu. Bukan sebagai tokoh utama, tapi sebagai penjahat.... 」
Ucap seseorang dengan lembut yang tiba tiba muncul tepat dibelakangku. mendengar suara itu, suara itu tidaklah asing dan membuatku aku langsung mengambil beberapa langkah untuk menghindar darinya dan betapa terkejutnya aku saat melihat orang itu sekali, dia adalah gadis yang membunuhku di dunia sebelumnya.
Gadis dengan sayap bulu berwarna hitam yang besar dan senyumannya yang membuatku merasa nostalgia. Tapi rasa itu tidak bertahan lama setelah Vishl dan Lena yang datang dan langsung menyerang gadis itu dengan sihir mereka.
Mereka pastinya menyadari datangnya gadis itu, karena aura yang dipancarkannya. Serangan Vishl dan Lena langsung mengenai gadis itu dan aku yang berada didekatnya. Tapi Lena lebih dahulu memasang sebuah penghalang disekitarku.
Aku menyadari bahwa kami sudah tidak berada di dunia lagi karena aku merasa lebih bebas dan suatu hal yang membuatku merasa aneh.
Tidak lama setelah kami menyadari apa yang terjadi, Gadis itu tiba tiba muncul kembali dan berbicara pada Lena yang sebelumnya ikut menyerang.
「 Hm, Lena Adikku kenapa kau menyerangku? 」
Mendengar hal itu Lena sedikit bingung tapi juga dengan cepat dia membalas ucapan gadis itu dan menyangkalnya.
"Siapa kau?! Aku tidak kenal kau dan kau memanggilku adik perempuanmu? Aku tidak mengingat memiliki kakak perempuan!" Balas Lena yang merasa kesal dan langsug menyerang lagi dengan sihir yang kuat.
Tapi tepat setelah sebuah sihir yang mungkin dapat melenyapkan sebuah benua tiba tiba saja berhenti. Tidak bukan sihirnya, tapi waktu telah berhenti. Gadis itu menghentikan waktu diseluruh dimensi ini. Tapi yang anehnya aku masih bisa melihat dan mendengar dengan jelas gadis itu berjalan dan berbicara dengan kecepatan normal yang seakan tidak terjadi apa apa pada kami.
「 Biar ku tebak, kedua adikku saat ini berpikir aku baru saja menghentikan waktu, ataupun memperlambatnya. Tapi itu salah, aku tidak menghentikan waktu. Tapi aku baru saja memengaruhi dimensi ini secara langsung... 」
Ucapnya yang berhasil menebak isi pikiranku dan menjelaskan apa yang telah dia perbuat.
Memengaruhi dimensi secara langsung? Itu adalah hal yang mustahi. Bahkan kemampuan untuk menghentikan waktu saja rasanya sudah mustahil. Tapi dia dengan mudah mengatakan seakan itu adalah hal yang mudah. Memengaruhi dimensi secara langsung sama saja dengan memengaruhi ruang waktu. Apa dia ingin pamer kekuatannya kepada kami?..........
「 kalau begitu tanpa waktu yang lama, aku akan mengakhirnya dengan cepat 」
Aapa yang dia katakan aku sama sekali tidak mengerti apa maksudnya sampai dia mengucapkan kalimat terakhir sebelum dia menusuk dengan pisau yang sama saat dia membunuhku di dunia pertama.
「 sebelumnya aku ingin mengenalkan diriku, aku adalah kakak dari pria yang bernama Enma Yuuta dan secara tidak langsung juga adalah kakak dari adik angkat Yuuta yaitu Lena Finnestia, atau Leina. Namaku...... Enma Marie dan aku ingin mengakhiri ini semua dengan cepat, Yuuta... aku ingin kau lenyap dari dunia ini. 」
Ucapnya panjang lebar dan langsung melesat cepat kearahku yang sekaligus menusuk dengan pisau panjang dengan hiasan berlian berwarna merah darah.
Seketika itu waktu kembali berjalan dengan normal dan aku merontah kesakitan. Melihat itu Lena dan Vishl murka dan melepaskan energi sihir gabungan yang sangat besar.
Sinarnya terlalu terang dan aku masih kesakitan. Pisau itu memberikan damage yang begitu besar bagiku, darahku semakin lama semakin keluar dengan deras dan membuatku begitu tersiksa. Hingga akhirnya aku kehilangan kesadaranku...
.. ーLeina Pov.
Saat perempuan yang mengaku dia adalah seorang kakak perempuanku menghampiri kakakku Yuuta dengan menikamnya tepat pada bagian jantungnya aku langsung mengingat semuanya dan aku mengeluarkan energi sihir yang sangat besar bersamaan dengan Vishl. Itu adalah energi sihir paling besar yang pernah ku keluarkan selama kehidupan keduaku....
Sihir kami berdua jelas mengenainya dan aku langsung menghamipiri kakakku yang mengeluarkan begitu banyak darah dengan deras dari dadanya. Pisau yang digunakan perempuan itu bukanlah pisau biasa. Tidak lama setelah aku melihat kakakku mengeluarkan banyak darah, aku melihat secara langsung kakakku mati begitu saja didepanku. Tidak ada 1 detik setelah perempuan itu menusuknya.
Melihat kakakku yang mati didepanku, aku begitu syok dan berteriak sekencang kencangnya. Ini adalah pertama kalinya aku bersedih dan merasa ingin mengutuk dunia selama hidupku. Entah itu di dunia lama maupun dunia baru ini.
Tidak hanya aku yang begitu syok melihat mayat kakakku yang tiba tiba saja membusuk, Vishl juga begitu terkejut dan menangis. Sekali lagi ini adalah pertama kalinya aku melihat Vishl menangis sepanjang pengulangan yang terjadi.
"Tidak, tidak! Ini tidak boleh terjadi. Kenapa! Kenapa waktu berjalan begitu cepat baginya. Kenapa!" Tangis Vishl didepan mayat kakakku yang kian lama kian membusuk dan hanya meninggalkan tulang belulang.
Sementara itu aku hanya terdiam dan memikirkan sesuatu untuk menyelamatkan kakakku, yang akhirnya aku terpikir untuk mengulang waktu sama seperti yang dilakukan kakakku.
"Tidak ini percuma...." ucapku dengan tubuh yang gemetaran dan menyadari kematian kakakku begitu memenggaruhiku.
Kami berdua hanya berdiam diri meratapi kematian kakakku yang tanpa kami sadari kami telah kembali ke dunia....
"Ehh sepertinya aku melupakan sesuatu.... apa kau tau sesuatu Vishl?"
"Sama saja denganku, aku juga seperti melupakan sesuatu yang penting bagiku dan juga kenapa kita ada disini?"
Afterword.... Ini adalah prolog dari novel pertamaku yang rilis di aplikasi noveltoon, semoga para pembaca dapat menikmati cerita yang saya tulis. Meskipun cerita saya masihlah banyak kekurangan, ada baiknya anda mendukung saya dengan memberi kritik dan saran.