Re: Word to Realism

Re: Word to Realism
015. Bertemu



Beberapa hari, atau mungkin beberapa Minggu setelah kejadian buruk yang menimpa mereka bertiga.


Lena telah kehilangan ingatannya tepat saat Yuuta pergi menyusul dirinya disuatu desa... Namun Yuuta malah harus kehilangan matanya dan secara langsung membunuh puluhan orang diwaktu yang sama.. setelah ia mendapatkan mata yang entah dari mana..


Vishl Juga begitu. Dia harus merelakan kematian pelayannya Lisbeth yang dia anggap sebagai saudari perempuannya dan semua penduduk desa tempat adiknya Lisbeth tinggal.


Mereka bertiga mengalami takdir yang begitu buruk... Tapi takdir itu saling berhubungan, karena semuanya telah ditentukan dan diubah oleh seseorang.


3 hari semenjak Yuuta mendapatkan kemampuan yang dia anggap kutukan... Dia sekarang harus tetap melanjutkan perjalanan setelah ia menguburkan mayat Sylph yang tercecer karena ulah kutukan Yuuta.


Dia berjalan tanpa memikirkan apapun, pikirannya begitu kosong... Dia tidak peduli bahkan saat kelaparan ataupun kehausan.


Begitu pula dengan Vishl yang masih mencari cari Yuuta setelah 1 Minggu dia mengalami hal itu.. dia mencari Yuuta dengan mengendarai kuda unicornnya seorang diri.. yang dimana itu membuatnya merasa kesepian dan hampa.


Berbeda dengan mereka berdua.. Lena masih hidup seperti biasa, namun dia menjadi semakin sering berinteraksi dengan para warga desa sekitar.


Ingatan Lena tentang dirinya dan tentang dunianya benar benar menghilang tanpa jejak sama sekali, dia tidak benar benar lupa ingatan. Karena dia masih ingat jelas kehidupannya didunia ini..


Mungkin beberapa orang beranggapan bahwa Lena hanya mengalami takdir yang tidak sebanding dengan mereka berdua, namun jika dipikirkan lagi... Kehilangan seluruh ingatan, mau itu kenangan pahit sampai kenangan manis adalah hal yang menyakitkan dan paling tidak ingin dirasakan oleh kebanyakan orang.


Terlebih lagi, Lena kehilangan seluruh ingatannya... Yaitu ingatan yang berusia 16 tahun lamanya menghilang begitu saja, bahkan itu hampir setengah ingatan dari masa hidup Lena. Tidak.. maksudnya lebih dari 50 atau bahkan 70 persen ingatan semasa hidupnya..


Kenapa bisa 70 persen? Jelas saja itu karena saat Lena didunia baru ini sudah tidak memiliki ingatan tentang Yuuta yang adalah kakaknya dan sama sama orang yang datang ke dunia baru ini.


Dan dari sisa ingatannya itu Lena hidup sendirian di hutan dekat desa dengan kesepian dan merasa hampa, serta selalu terganggu dengan pikirannya sendiri karena menyadari ada yang salah dari dirinya.


Beberapa hari tetap seperti itu... Lena tetap merasa hampa dan kesepian dalam hatinya..


Hingga suatu hari disaat Vishl yang datang lebih dulu tempat Lena berada...


Lena saat itu sedang berjalan jalan dengan melamun disekitar jalan menuju desa... Dan disanalah dia bertemu dengan Vishl yang sedang duduk merenung disebelah unicornnya.


Unicorn milik Vishl itu membuat Lena penasaran dan langsung mendekat ke arah unicorn dan Vishl..


"Unicorn? Gadis? Siapa mereka?" Ucap Lena penasaran.


Saat Lena memandangi wajah Vishl, dia merasa sedikit tidak enak padanya..


Wajah Vishl terlihat sangat suram...


Namun disitulah awal perubahan sikap dan sifat Lena.. yang sangat berbanding balik pada kepribadian sebelumnya.


"Kamu.. kenapa matamu terlihat sedikit suram..." Ucap Lena yang ingin mengambil perhatian Vishl.


Beberapa detik kemudian, Vishl pun menjawab dan dengan perlahan menoleh ke arah suara Lena datang.


"Ah.. maaf aku hanya tidak..." Seketika itu Vishl langsung menghentikan ucapannya Karena tercengang dengan siapa yang sedang berada didepannya.


"Putri Leina!!!!" Teriak Vishl yang kaget dan langsung berdiri.


Yang setelah itu, Lena juga langsung mengenali Vishl karena dia pernah bertemu dengan Vishl beberapa kali.


"Um.. apa kamu putri Vishl?"


Lena membalas dengan sopan dan memanggil Vishl sebagai seorang putri juga.


Dari pertemuan singkat itu mereka menjadi akrab hanya dalam beberapa menit saja.. karena mereka memiliki sedikit kesamaan. Setidaknya mereka terlihat sama karena kepribadian Lena yang sekarang.


Vishl pun diantar menuju desa oleh Lena dengan berjalan kaki dan mengobrol..


Beberapa kali juga Vishl menanyakan Yuuta.. namun Lena tidak paham sama sekali dengan pertanyaan Vishl. Karena Lena sudah tak memiliki ingatan tentang Yuuta lagi. Sama sekali tidak memilikinya.


Namun Vishl tetap bersikeras menanyai Lena tentang Yuuta.. yang akhirnya dia menyerah setelah merasa Lena tidak tau apa apa.. bahkan nama Yuuta itu sendiri dan Lena beranggapan bahwa Lena bukanlah adik Yuuta yang Yuuta maksud.


Pertanyaan pertanyaan Vishl tentang Yuuta membuat Lena berpikir.. bahwa Yuuta adalah tunangan Vishl yang sedang mengembara..


Kesalahpahaman mereka berdua itu mengubah informasi yang sebelumnya mereka percayai....


Lena pun berpikir bahwa dia tidak bisa meninggalkan keadaan Vishl yang terlihat sedih... Dan memutuskan mengajaknya tinggal bersama dirumahnya.


Singkat cerita, 2 hari semenjak kedatangan Vishl.. pikiran Vishl masih terganggu dengan apa yang terjadi padanya..


Tapi setidaknya dia sedikit lebih baik karena Lena selalu mengajaknya berbicara dan menenangkannya.


Vishl akhirnya bertemu dengan Yuuta, yang kebetulan saat itu Lena bersamanya.


Sebelumnya Lena mengajak Vishl untuk berjalan disekitar hutan.. karena Lena ingin mengajari Vishl beberapa sihir yang dia miliki. Namun itu berujung Mala petaka, segerombolan goblin menyerang Meraka berdua.


Meskipun mereka bisa dengan mudah menyerangnya, tapi itu akan membuat mereka kewalahan dengan jumlahnya yang sangat banyak itu... Terlebih lagi, goblin goblin itu dipimpin oleh puluhan makhluk raksasa yang disebut troll..


Lena juga hanya menyisakan mana yang sedikit.. karena ia tidak sempat untuk beristirahat.


Mereka kewalahan dan kesusahan, namun mereka berhasil untuk membantai goblin yang entah bagaimana bisa bermarkas dihutan yang telah dijaga oleh Lena.


Pakaian mereka juga terlihat tidak baik.. banyak bagian yang sedikit robek karena ditarik tarik oleh goblin goblin yang menjijikan.


Mereka pun harus kembali ke rumah tanpa melakukan apapun.. yang membuat Lena merasa bersalah pada Vishl karena membuatnya berada di situasi ini dan tidak bisa menepati janjinya.


Ditengah perjalanan... Mereka berhenti sejenak untuk memulihkan tenaga.


Tapi yang secara kebetulan Yuuta yang juga berniat berhenti sejenak, malah bertemu dengan mereka berdua yang juga ingin berhenti di tempat yang sama dengan Yuuta.


Yuuta melihat mereka berdua sangat terkejut.. karena dia melihat Vishl yang sedang berjalan dengan pakaian yang compang-camping..


Tidak hanya Yuuta yang merasa terkejut dengan yang dia lihat.. tapi juga Vishl yang sama sama terkejutnya dan langsung berlari ke arah Yuuta untuk memeluknya.


Awalnya Yuuta sedikit tak bereaksi, namun dia kembali tersadar saat Vishl menangis dipelukannya.


"Vishl? Kenapa kau ada disini?"


"Aku ingin bertemu denganmu.. Yuuta...."


Meski Vishl menangis, tapi dia masih berusaha untuk menahan tangisannya itu.


"Vishl... Lebih baik kamu mengeluarkan semuanya."


Lena berjalan ke arah mereka berdua dan mengatakan pada Vishl untuk tidak menahan perasaannya.. Yang setelah itu Vishl menangis sekencang kencangnya di pelukan Yuuta..


Dia sangat ingin bertemu dengan Yuuta dan itu sudah terwujud, tapi Vishl tetap merasa sangat sedih dengan kematian pelayannya Lisbeth.


Melihat Vishl yang menangis itu, Yuuta langsung mendekap Vishl dengan mengatakan.


"Apa yang membuatmu sedih sampai seperti itu?"


Yuuta bertanya pada Vishl dan Vishl langsung menjawabnya.


"Lis... Lisbeth telah pergi meninggalkanku!!!" Jawab Vishl terbatah batah.


Mendengar jawaban Vishl, Yuuta mendekap Vishl semakin erat dan menenangkan Vishl..


"Itu pasti berat bagimu... Tapi kamu harus sabar, Lisbeth tidak akan diam saja saat melihatmu menangis seperti ini.." ucap Yuuta menenangkan Vishl.


Yang akhirnya.. Vishl bisa tenang dan melepas dekapan Yuuta.


"Maaf Yuuta, aku terlihat menyedihkan.. aku sudah tak apa, terima kasih"


"Vishl yang tersenyum lebih cantik dan imut dari biasanya... Ngomong ngomong siapa kamu?"


Yuuta bertanya pada Lena yang tadi menenangkan Vishl.. Yuuta masih tidak tau bahwa yang dia tanyai adalah adiknya sendiri.


"Aku? Hmm.. namaku Leina Finnestia" ucap Lena memperkenalkan dirinya.


Yuuta yang mendengar hal itu langsung terkejut.


"Lena?!! Apa benar kamu Lena?!"


Yuuta akhirnya menemukan adiknya dari dunia sebelumnya.. namun dia terlambat, karena adiknya itu sudah tidak memiliki ingatan tentangnya sama sekali.


Setidaknya Yuuta yang datang terlebih dahulu, ataupun gadis yang merenggut ingatannya itu terlambat dari Yuuta.. Lena akan memiliki ingatan tentang Yuuta yang adalah kakaknya didunia ini.


Tapi mau bagaimana lagi, semua itu sudah terlambat... Bahkan bagi Vishl sendiri yang merasa sedikit terlambat.


To be continued.