
2075 adalah tahun kematianku dan aku mati karena terbunuh oleh seorang gadis....... setidaknya itu yang kuingat pertama kali saat terbangun dari kematian di daerah rerumputan yang sangat luas dan asing bagiku.
"Tempat ini begitu tenang dan asri. Mungkin ini adalah surga, sepertinya tidak. Hmm... apa ini mimpi, tapi sepertinya tidak juga."
Tapi bagiku, setidaknya dapat hidup kembali adalah sebuah keajaiban yang membuatku merasa senang, sekaligus gelisah.
Setelah cukup lama berpikir aku akhirnya memutuskan untuk berjalan mencari tahu tempat seperti apa yang sedang ku tempati ini. Saat berjalan aku beberapa kali menemukan banyak reruntuhan di padang rumput yang luas itu.
Aku terus berjalan tanpa tau apa yang terjadi padaku. Aku telah benar benar hidup kembali..... tubuhku ingatanku dan perasaanku kembali secara utuh..
Tidak mungkin jika ini adalah sebuah kebetulan semata....
8 ribu langkah dari tempatku datang di dunia ini. Aku memanggap dunia ini adalah dunia yang berbeda dari dunia ku....
"Mekipun begitu, aku sangat lapar dan sangat lelah setelah berjalan selama beberapa hari dihamparan rumput tanpa ada mahkluk hidup sama sekali. Hanya ada rumput hijau dan langit biru"
Tapi untunglah setelah aku berjalan cukup lama, aku akhirnya bertemu dengan hutan.......
Hutan itu juga masih benar benar liar dan tidak pernah tersentuh sama sekali. Tapi dari itu aku seperti menemukan keberuntangan dan kesialan secara bersamaan.
Karena saat pertama kalinya aku bertemu hewan yang harusnya bisa dimakan, tapi juga datanglah segerombolan monster betubuh besar. Orc!
Jika saja yang muncul adalah goblin biasa mungkin aku masih bisa mengalahkannya dengan mengandalkan kenekatan dan insting bertahan hidupku sebagai seorang manusia. Tapi ini adalah lain cerita, karena yang muncul adalah segerombolan orc yang baru saja memakan seseorang... !
Aku mencoba untuk bersembunyi dan kabur dari tempat itu sesegera mungkin. Karena jika langsung berlari dan kabur akan percuma.
Setelah beberapa menit aku akhirnya dapat melarikan diri dengan selamat, aku sempat tergigit oleh ular liar saat menepi di pohon. Ular itu hanyalah ular kecil jadi aku tidak terlalu mengkhawatirkannya....
Meskipun tidak sempat mencari makanan di hutan, setidaknya aku berhasil keluar dari hutan yang berbahaya itu. Bagaimana tidak, saat aku berlari saja aku menemukan banyak sekali monster dan binatang buas didalam hutan.
Setelah keluar dari hutan aku sangat lega dan betapa beruntungannya aku yang menemukan kereta kosong di tengah jalan tepat setelah keluar dari hutan!
"Mungkin keberuntungaan selama hidupku ini sudah terpakai semua, jika tidak aku tidak akan hidup lagi setelah bangkit dari kematian..."
Aku menghampiri kereta kuda itu dan benar seperti yang ku duga, pemilik kereta itu meninggalkan barang barangnya didalam kereta.
"Termaksud denganpakaian dalam wanita berwarna merah muda......."
Aku tidak tau itu milik siapa, tapi jika dilihat dari bentuknya beserta kondisinya ini adalah bekas..
"Tidak aku tidak mesum, aku hanya memastikannya saja..."..
Selain pakaian dalam, aku juga menemukan beberapa benda lainnya, termaksud sebuah pisau dan beberapa makanan. Ini adalah kali pertamanya aku sesenang ini menemukan makanan.
3 potong roti dan sebotol air minum. Itu sudah cukup untuk mengisi energi.
"Aku tidak tau ini milik siapa, tapi aku tidak akan ragu untuk memakannya....."
Setelah memakan makanan yang ku temukan, aku memutuskan untuk segera pergi dengan beberapa benda yang ada di kereta. Termaksud liontin yang terlihat sangat berharga.
Liontin berwarna merah dan akan berubah menjadi biru jika dilihat dari sudut yang berbeda. Liontin itu sangat berkilau dengan aksen asing dan hiasan dari permata yang mungkin akan laku jutaan, bahkan miliaran yen di duniaku.
Keputusanku menganggap dunia ini adalah dunia lain adalah hal yang tepat, karena hal hal yang ku temui semenjak tadi adalah hal yang tidak akan pernah ada di dunia modren dengan berbagai teknologi yang maju.
"Padang rumput, hutan, monster, jalanan tanah, dan kereta kuda sebagai kendaraan adalah hal yang sangat mustahil ada di duniaku, apa diriku yang pendosa ini diberi kesempatan untuk hidup lagi oleh Tuhan?"
Atau mungkin, seorang raja iblislah yang memanggilku di dunia ini?.....
"Tidak mungkin, sebaiknya aku membuang pikiran fantasisku itu..."
Pisau.... mungkin pedang kecil dan beberapa benda berharga. Setidaknya itu yang dapat ku ambil dari kereta kuda yang cukup mewah itu......
"Semoga saja aku dapat menemukan desa kecil disekitar sini.... ehh pandangan tiba tiba saja kabur dan tubuhku melemas, tunggu apa aku akan tiba tiba pingsan ditengah jalan ini dan akan mati oleh binatang liar?........"
Aku merasakan pusing, dan rasa kantuk, sekaligus seluru badanku yang melemas sekaligus tubuhku terasa seperti ditekan segala arah. Mulutku mati rasa, pendengaranku tidak berfungsi dan mataku yang semakin berat..... benar saja, tepat setelah aku merasakan itu semua aku benar benar tidak sadarkan diri ditengah jalanam tanah dan disebelah hutan lebat...... tubuhku tiba tiba saja lemas tanpa sebab yang bahkan yang dapat ku lakukan hanyalah berharap agar aku dapat membuka mataku lagi......
「 Beberapa hari kemudian 」
Entah sudah berapa hari semenjak aku tidak sadarkan diri, tapi aku akhirnya terbangun dengan selamat dan masih hidup.
Saat aku terbangun, aku menatap langit langit yang asing bagiku. Yang tanpa ku sadari aku telah berada tempat yang tidak ku ketahui.
Kasur, meja, semua isi ruangan yang sangat mewah. aku terbangun di ranjang yang sangat nyaman...... setidaknya aku berterima kasih pada siapa pun yang menyelamatkanku.
"Sepertinya kamu sudah terbangun......" suara seorang gadis yang membuka pintu dengan tiba tiba.
"Bahasa jepang.....?" Ucapku pertama kali saat mendengar ucapan gadis itu yang menggunakan bahasa jepang.
"Tidak maksudku... terima kasih atas pertolongannya, aku sangat berterima kasih padamu"
"Jangan sungkan... memang seharusnya manusia menolong sesamanya... seperti dugaanku kamu penduduk desa Yamigawa Mura"
"Bisa dibilang begitu......" ..
"Hm Bukan penduduk desa? Tapi kenapa kau berbohong......"
Jawaban darinya membuatku terkejut dan bertany tanya bagaimana dia tahu kalau aku sedang berbohong.
"Aku memang berbohong.... tapi bagaimana caranya kau tau?"
"Apa kau tidak mengenaliku?" Balasnya.
"Siapa kau?"
"Sepertinya kau tidak kenal diriku.... ya itu juga bagus sih" balasnya sekali lagi yang membuatku semakin bingung.
"Aku baru saja terbangun dan kau membuatku merasa bingung dengan prilakumu itu... siapa namamu? Setidaknya aku harus mengingat nama penyelamat hidupku"
"Penyelamat hidup, itu berlebihan. Namaku adalah Vishl.... Vishl Lisbeth Cellestial von Cellestial, aku adalah tuan rumah ini dan kepala desa Yamigawa Mura" balas gadis itu memperkenalkan diri dengan nama yang panjang.
"Apa tadi....?"
"......"
"Vishl, panggil saja aku Vishl!!" Terusnya yangkesal.
"Baiklah Vishl, akan ku ingat nama itu. saatnya aku mengenalkan diriku. Namaku Enma Yuuta, seorang manusia biasa dari dunia lain"
Mungkin ini sedikit mendadak dan pastinya akan membuatnya bingung, tapi aku ingin membuktikan sesuatu darinya dengan memberitahu siapa dirikuyang sebenarnya.
"Dunia lain?! Hal yang konyol.... eh tunggu kamu tidak berbohong?! Bagaimana bisa?" Balasnya menjawab perkenalanku yang secara blak blakan mengatakan asal usulku.
Dia... Vishl dapat membaca perkataan seseorang itu adalah kebohongan atau tidak.. itu yang ku dapat dari jawabannya itu.
"Aku tidak menyangka kau akan se terkejut itu, tapi aku lebih terkejut karena tau kau bisa membaca perkataan seseorang"
Aku tidak tau bagaimana cara dia melakukannya, tapi jika saja pemikiran terburukku adalah jawabannya. Maka gadis itu pastinya sangat menderita.
"Ah.. soal maaf, aku tidak dapat mengendalikannya...."
"Ya aku tidak mempermasalahkannya jika itu sebatas membaca perkataan itu bohong atau tidak..... ngomong ngomong, apa bahasa di dunia ini sama dengan dunia ku?" Sebaiknya aku mengalihkan arah dari pembicaraan ini...... kemungkinan besar aku sedikit memahami bagaimana cara dia dapat mendeteksi sebuah kebohongan.
".... Sayang sekali tidak, mungkin bahasa yang kamu sebut dengan bahasa jepang mirip dengan bahasa yang dipakai penduduk desa ini..... hanya desa ini, tidak dengan bahasa yang ada di dunia ini.. jika di hitung mungkin ada lebih dari 30 bahasa total di dunia ini, bahasa desa ini tidak terhitung...."
"Tapi aku tidak menyangka akan ada seorang manusia dari dunia lain yang bertemu denganku dan mengatakannya dengan blak blakan.... tapi aku jadi teringat dengan ibuku yang sangat ingin bertemu dengan seseorang di dunia lain...... uhmm siapa yah nama orang yang pernah disebut ibu...."
"Ibumu? Apa dia sudah tiada"
"Hm.. Begitulah, dia telah tiada 5 tahun lalu saat fenomena LeidRo aurora terjadi....." balas Vishl dengan wajah murung.....
"Leidro?"
"Ohh.... artinya merah bahagia, itu adalah bahasa kuno Irgragsil... umm ini mungkin mendadak, tapi aku ada permintaan untuk orang yang ku selamatkan...." ucap Vishl yang ingin meminta sesuatu padaku. Aku harap itu tidaklah hal yang merepotkan.
"Apa tujuanmu dari menyelamatkanku adalah untuk memanfaatkanku?..."
"Ya begitulah..... hehe"
"Ya baiklah aku akan menerimanya, selama itu tidak mustahil dan masuk akal...... aku juga tidak ingin terlalu berhutang ada orang lai-" ucapku yang kemudian dipotong oleh Vishl
"A... apa kamu ingin tinggal disini dan menjadi kakakku?" Teriaknya memotong ucapanku dan memberi tawaran yang sedikit aneh padaku......
"Hah? Apa hanya itu?".. tanpa pikir lama aku dengan santai mengucapkan kata yang seakan seperti menerima permintaannya itu. setidaknya aku bisa memanfaatkannya dengan menerima permintaannya..
Aku tau itu sangat mendadak, yang bahkan aku sangat beruntung telah menyiapkan jawaban itu terlebih dahulu.
Mulai hari itu juga aku dan Vishl menjadi kakak dan adik didalam rumah yang besar dan sangat mewah dengan banyaknya pelayan.
.
Yang kulihat dan pahami selama beberapa hari, Vishl adalah seorang gadis yang ceria, menawan, dan sedikit nyentrik sekaligus sangat menarik perhatian dengan kepribadian yang dia miliki.
Mungkin keseharianku dengan Vishl adalah sedikit istirahat dan hal yang terlalu mendadak sekaligus hanya permintaan yang kuterima hanya untuk keuntunganku. Tapi entah kenapa aku merasa sangat dekat dengan Vishl.
Dan untuk kedua kalinya aku menemukan seorang gadis yang entah bagaimana menjadi adik angkatku........
To be continue to next chapter....